NovelToon NovelToon
Di Bawah Payung Yang Sama

Di Bawah Payung Yang Sama

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:646
Nilai: 5
Nama Author: zhafira nabhan

Kim Ae Ra hanya ingin hidup tenang setelah kehilangan ayahnya di masa kecil. Demi bertahan, ia bekerja keras hingga akhirnya diterima di Aegis Corp dan menjadi sekretaris CEO muda yang dingin, Hyun Jae Hyuk.

Bagi Ae Ra, pertemuan mereka hanyalah kebetulan. Namun tanpa ia sadari, Jae Hyuk telah mengenalnya jauh sebelum itu—pada sebuah malam hujan yang hampir mengubah hidupnya.

Saat hubungan mereka perlahan mendekat, seseorang dari masa lalu muncul kembali membawa kenangan yang telah lama terlupakan. Di antara rahasia, takdir, dan perasaan yang tumbuh diam-diam, Ae Ra mulai menyadari bahwa beberapa pertemuan bukanlah kebetulan.

Karena terkadang, orang yang berdiri di samping kita saat hujan… adalah rumah yang sejak lama kita cari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zhafira nabhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8 — Sesuatu yang Tidak Nyaman

Hujan turun sejak pagi.

Tetesannya membasahi kaca besar gedung Aegis Corp, menciptakan garis-garis tipis yang terus bergerak turun seperti waktu yang tidak pernah berhenti. Kim Ae Ra berdiri beberapa detik di depan pintu masuk sebelum akhirnya melangkah masuk sambil merapikan jas tipisnya.

Hari itu entah kenapa terasa berbeda. Bukan lebih sibuk. Bukan pula lebih sulit. Hanya… Terasa tidak nyaman.

Ia tidak tahu kenapa.

Lift naik perlahan menuju lantai eksekutif. Pantulan wajahnya di dinding logam terlihat lebih serius dari biasanya. Ia bahkan tidak sadar sejak kapan ia mulai terbiasa datang paling pagi.

Saat pintu terbuka, suasana kantor sudah hidup.

Beberapa staf berbicara cepat, layar monitor menyala, dan aroma kopi memenuhi ruangan.

“Pagi, Sekretaris Kim.”

Ae Ra menoleh. Yoo Min Ji berjalan melewatinya sambil membawa map tebal.

“Pagi.”

“CEO datang lebih awal hari ini.” Kalimat itu cukup membuat Ae Ra mempercepat langkahnya.

Benar saja. Lampu ruang CEO sudah menyala. Ia baru saja duduk ketika interkom berbunyi.

“Masuk.”

Ae Ra membawa tablet dan mengetuk pintu sebelum masuk.

Hyun Jae Hyuk berdiri di dekat jendela, mengenakan kemeja putih tanpa jas. Lengan bajunya tergulung, memberi kesan lebih santai—namun ekspresinya jauh dari kata santai.

“Jadwal hari ini berubah,” katanya langsung.

Ae Ra membuka agenda. “Ada tambahan rapat?”

“Investor baru.” Nada suaranya pendek.

“Ada masalah?”

Jae Hyuk terdiam beberapa detik sebelum menjawab, “Belum.” Jawaban itu justru terdengar seperti kebalikannya.

Sepanjang pagi, suasana kantor terasa tegang.

Beberapa direktur keluar masuk ruang rapat dengan wajah serius. Percakapan dilakukan dengan suara lebih pelan dari biasanya, seolah ada sesuatu yang tidak boleh terdengar.

Ae Ra bekerja tanpa banyak bertanya, namun ia merasakan tekanan itu.

Ketika membawa dokumen ke ruang rapat utama, ia sempat mendengar satu kalimat sebelum pintu tertutup.

“…Haesung bergerak lebih cepat dari prediksi.” Nama itu terasa asing, tapi entah kenapa membuatnya merinding.

Menjelang siang, Ae Ra akhirnya duduk sejenak.

Belum sempat membuka makan siang, pesan masuk di ponselnya.

**Bo Ram:**

*Jangan lupa makan!!!*

Ae Ra tersenyum kecil.

Beberapa detik kemudian pesan lain muncul.

**Seo Jun:**

*Hujan deras. Bawa payung?*

Senyumnya melebar tanpa sadar.

Namun tepat saat itu pintu ruang CEO terbuka. Tatapan Jae Hyuk langsung jatuh pada ekspresi Ae Ra yang sedang tersenyum ke layar ponsel.

Ia berhenti sejenak. “Ada kabar baik?”

Ae Ra buru-buru mematikan layar.

“Bukan… hanya teman.”

Kata itu lagi.

Teman.

Jae Hyuk mengangguk singkat, tapi entah kenapa suasana langsung terasa lebih dingin.

“Rapat mulai lima menit lagi.”

“Iya.”

Rapat investor berlangsung lebih lama dari biasanya.

Ae Ra duduk di sisi ruangan, mencatat, namun fokusnya beberapa kali terpecah oleh aura aneh di antara para eksekutif.

Nama perusahaan pesaing kembali disebut. Strategi. Akuisisi. Tekanan pasar.

Semua terdengar besar dan jauh dari dunianya. Namun ketika rapat hampir selesai, salah satu direktur berkata,

“Kalau Haesung benar-benar masuk penuh, konflik ini tidak bisa dihindari.”

Jae Hyuk hanya menjawab singkat.

“Kalau mereka ingin perang, kita siap.” Nada suaranya tenang… tapi dingin.

Ae Ra merasakan sesuatu berubah di ruangan itu.

 

...****************...

Sore hari hujan masih turun.

Ae Ra akhirnya pulang lebih lambat dari biasanya. Tubuhnya lelah, kepalanya penuh istilah bisnis yang belum ia pahami.

Langkahnya otomatis menuju toserba.

*Klining…*

Bel pintu berbunyi.

Kehangatan langsung menyambutnya. Bo Ram berdiri di balik kasir sambil melambaikan tangan.

“Pahlawan kantoran datang!” Ae Ra tertawa kecil.

Seo Jun muncul dari belakang membawa payung lipat.

“Kau lupa bawa.” Ae Ra terdiam.

Ia memang lupa.

“Terima kasih…”

Seo Jun hanya mengangguk, seolah itu hal biasa.

Mereka berbicara ringan. Bo Ram mengeluh tentang pelanggan aneh, Ae Ra menceritakan sedikit pekerjaannya, dan untuk beberapa menit dunia terasa kembali normal.

Namun di luar toko, sebuah mobil berhenti cukup lama. Mesinnya tetap menyala. Seseorang memperhatikan dari dalam.

Hyun Jae Hyuk tidak tahu kenapa mobilnya kembali berhenti di tempat yang sama.

Ia melihat Ae Ra tertawa lagi.

Ekspresi yang tidak pernah ia lihat saat gadis itu berada di dekatnya. Perasaan asing muncul di dadanya—tajam, tidak nyaman.

Ia memalingkan wajah.

Namun sebelum mobil melaju, matanya sempat bertemu dengan seseorang di dalam toko.

Seo Jun.

Tatapan mereka bertemu sepersekian detik. Tenang. Tapi penuh arti.

Seo Jun tidak menunjukkan ekspresi apa pun.

Namun setelah mobil itu pergi, ia berdiri diam beberapa saat. Seolah memastikan sesuatu.

Ae Ra tidak menyadari apa pun.

Ia hanya tertawa bersama Bo Ram, menikmati satu-satunya tempat di mana ia bisa menjadi dirinya sendiri.

Tanpa tahu bahwa dunia besar yang mengelilinginya… mulai saling mengenali satu sama lain.

1
Lisa
Senangnya akhirnya Jae Hyuk & Ae Ra sudah mengetahui masa lalu itu dan membuat hubungan mereka makin dekat 👍👍
Lisa
Semangat y Ae Ra..💪👍
Lisa
Kmu harus kuat Ae Ra..ada Jae Hyuk yg selalu mendampingimu..
Lisa
Wah gimana ya suasananya pertemuan bisnis itu..makin seru aj nih ceritanya
Lisa
Ceritanya menarik jg nih ternyata Ae Ra adalah anak dr org yg dibunuh oleh papa dr direktur tmptnya bekerja saat ini..moga aj kebenaran itu dapat terungkap.
Lisa
Wah gmn y acara rapat besarnya..jadi penasaran nih 😊
Lisa
Ae Ra punya masa lalu yg berhubungan dgn CEO
Lisa
Tetap semangat y Ae Ra 💪👍
Lisa
Seo Jun sebenarnya siapa y..apakah dia org penting.
zhafira: hayoo siapa ya?🤭
masih 'Rahasia' 🧐
total 1 replies
Lisa
Wah berarti ada mata² di toserba itu
zhafira: wahh hayoo ada siapa?? 😁
total 1 replies
Lisa
Aku mampir Kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!