NovelToon NovelToon
Sumpah! Arwah

Sumpah! Arwah

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Horor / Kutukan
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Maple_Latte

Kematian Tragis Aning membuat desa Kalung Ganu di teror. satu persatu pemuda di temukan mati mengenaskan. ketakutan mulai menyelubungi penduduk desa..

Namun, yang menjadi anda tanya besar siapa pemerkosa dan pembunuh Aning?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maple_Latte, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kematian Herman

"To.... tolong... Ja...ngan apa-apakan aku, Aning. Bu...bukan aku otak di balik semua ini!" Suara Herman bergetar hebat, kontras dengan penampilannya yang biasanya mengintimidasi. Selama ini, Herman adalah penguasa jalanan Desa Kalung Ganu. Tubuhnya yang tegap dibungkus jaket kulit usang, dengan bekas luka di pelipis yang menjadi simbol keberaniannya dalam berbagai bentrokan antar-pemuda.

Di desa itu, tatapan matanya yang gahar sanggup membungkam nyali siapapun yang berani berpapasan dengannya. Ia dikenal sebagai preman yang tidak punya rasa takut, sosok yang lebih memilih adu jotos daripada bicara. Namun malam ini, di depan sosok Aning, aura beringas itu luruh tak bersisa.

Dari kejauhan Aning terlihat berdiri. Dia tak berwujud hantu seram. Tapi, dia berwujud sebagai sosoknya yang cantik. Seperti saat dia masih hidup dan bernafas sebagai manusia. Namun, penampakan itu justru membuat lutut Herman lemas hingga ia tersungkur ke tanah. Napasnya memburu, tersengal-sengal di sela isak tangis yang memalukan bagi pria sepertinya. Harga dirinya sebagai pemuda paling ditakuti di desa seolah menguap, berganti dengan insting bertahan hidup yang menyedihkan. Ia terus merangkak mundur, mencoba menjauh dari bayang-bayang Aning yang kini terasa jauh lebih mengancam daripada senjata tajam mana pun yang pernah ia hadapi.

"Tolong... Lepaskan aku." Ucapnya dengan tubuh gemetar.

Arwah Aning yang tadinya diam, kini berubah menyunggingkan senyum menyeramkan. Sepersekian detik kemudian. Aning sudah tepat di depan wajah Herman.

"Terlambat! Nyawa bayar nyawa! Hutangmu harus kau lunasi!" Ujar Aning

Senyum cantik di bibir Aning perlahan melebar, melampaui batas wajar hingga sudut mulutnya seolah robek menyentuh telinga.

Dalam sekejap mata, keindahan itu luruh layaknya kulit yang mengelupas paksa. Wajah ayunya berubah menjadi pemandangan paling mengerikan yang pernah dilihat Herman. Kulit wajah Aning kini dipenuhi bekas sayatan dalam yang masih menganga, persis seperti saat jasadnya ditemukan.

Cairan hitam kental merembes dari luka-luka itu, membawa aroma busuk bangkai yang menyengat hingga membuat Herman mual.

Yang paling mengerikan, dari bekas sayatan yang membusuk itu, keluar belatung putih yang menggeliat, jatuh satu per satu.

Herman, si preman pemberani, anak jalanan yang biasanya tak gentar menghadapi siapapun, katanya, kini benar-benar kehilangan sisa harga dirinya. Matanya melotot, tubuhnya kaku, dan rasa dingin yang luar biasa menjalar dari selangkangannya. Cairan hangat merembes membasahi celana jinsnya, ia terkencing di celana karena ketakutan yang teramat sangat. Nyalinya hancur berkeping-keping.

"A...ampun Aning. Ampuni aku.." rintih Herman, suaranya tercekik di pangkal tenggorokan. Namun, permohonan itu hanya dibalas dengan lengkingan tawa dari Aning.

"Terlambat!!!" jerit arwah Aning. Suaranya bergema, membawa hawa dingin yang membekukan darah. Dengan gerakan secepat kilat, tangan pucat Aning mencengkeram leher Herman. Kuku-kukunya yang hitam dan tajam amblas masuk ke dalam daging, mengoyak kulit leher sang preman hingga darah segar menyembur.

Tubuh tegap Herman terangkat ke udara seolah tak berbobot. Ia meronta-ronta, kakinya menendang angin dalam keputusasaan yang sia-sia. Matanya melotot hampir keluar, menatap ngeri pada belatung yang mulai merayap dari tangan Aning ke dalam luka di lehernya sendiri.

Krek!!!

Bunyi patahan tulang yang mengerikan memecah kesunyian malam. Aning tidak hanya memutar, tapi memulas leher Herman hingga kepala pria itu menghadap ke punggung dengan sudut yang mustahil. Herman meregang nyawa dalam posisi yang sangat mengerikan, matanya yang membeku menatap lurus ke arah dosa-dosa yang ia tinggalkan di belakang, tanpa sedikit pun pengampunan dari Aning.

"Ayo cepat! Sepertinya suara tadi dari pematang sawah!" seru Jaka lantang. Cahaya senter di tangannya membelah kegelapan malam, menyorot liar ke arah rimbunnya padi yang bergoyang tertiup angin. Udin dan Pak Warsito berlari kencang di belakangnya.

Pak Warsito, yang usianya tak lagi muda, tampak kepayahan. Dadanya terasa sesak, napasnya tersengal-sengal mencoba mengimbangi langkah lebar kedua pemuda itu. Firasat buruk menggelayuti pikirannya saat bau busuk bangkai tiba-tiba menyengat indra penciuman mereka. Langkah Jaka mendadak terhenti, senternya terpaku pada satu titik di depan sana.

"Pak, sepertinya di depan ada orang yang terbaring!" ujar Jaka. Tangannya mengarahkan sorot senter tepat ke sebuah gundukan gelap di antara batang padi yang rebah.

Pak Warsito, Jaka dan Udin mendekat. Alangkah kagetnya mereka saat mendapat jika orang yang terbaring di tanah itu dengan kondisi yang tidak wajar.

Pak Warsito, yang paling tua diantara mereka memberanikan diri mendekat untuk membalikkan tubuh itu, agar wajahnya terlihat.

Krek...

Saat membalik tubuh itu bunyi gesekan tulang yang patah terdengar jelas saat tubuh itu terlentang. Jaka dan Udin seketika memekik tertahan. Di bawah sorotan senter yang bergoyang liar, terpampanglah wajah Herman, sang preman gahar yang kini pucat pasi dengan mata melotot tanpa nyawa.

Udin yang berada di baris paling depan seketika kehilangan tenaga. Matanya membelalak ngeri melihat wajah Herman yang membiru. Lututnya melemas, gemetar hebat hingga ia jatuh terduduk di tanah yang becek.

"Astaghfirullah..." Jaka bergumam lirih, suaranya bergetar hebat saat cahaya senternya menyapu leher Herman yang terpilin layaknya kain diperas. otot-otot leher yang mencuat dan tulang yang patah menembus kulit menjadi bukti kekejaman yang tak terbayangkan.

Sementara itu, Pak Warsito hanya terpaku membisu. Tak ada satu kata pun yang sanggup keluar dari mulut tuanya, namun rahangnya mengeras dengan tatapan mata yang dipenuhi rasa takut dan keterkejutan.

Tiba-tiba, angin malam berembus pelan, membawa aroma busuk yang menusuk di jasad Herman.

Membuat mereka semakin heran. Kematian Herman sepertinya baru beberapa menit lalu. Tapi kenapa mayatnya sudah berbau busuk yang menyengat.

"Udin.. cepat, kabari para pria yang lain. Dan minta mereka menghubungi polisi, aku dan Jaka akan menunggu disini." Ucap Pak Warsito setelah dia sadar dari keterkejutannya.

"Ba... baik, Pak," jawab Udin terbata-bata. Tanpa menunggu perintah lagi, dia langsung berbalik dan lari tunggang langgang menembus gelapnya pematang sawah. Meski kakinya gemetar hebat dan berkali-kali nyaris tersandung akar serta tanah becek, ketakutan yang mencekam memberinya kekuatan untuk terus berlari sekencang mungkin agar cepat bisa mengabari warga yang lain.

Di tengah kegelapan pematang sawah yang hanya diterangi sorot senter yang meredup, Jaka berdiri mematung. Matanya sebisa mungkin menghindari jasad Herman yang kepalanya terpilin ke belakang, namun bayangan mengerikan itu seolah melekat di matanya.

"Pak.. apa sebenarnya yang terjadi?" Tanya Jaka yang tak bisa mencerna kejadian itu dengan benar.

Pak Warsito menghela napas berat, karena dia sendiri tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi.

Jaka hanya bisa menelan ludah yang terasa pahit di kerongkongannya. Sorot senternya kini tak sengaja menyinari bekas cairan di celana Herman, si preman yang bongkak, tewas dalam kondisi yang menghancurkan martabatnya. Bekas air kencing yang membasahi celana jins mayat itu menjadi saksi bisu betapa hancurnya mental sang preman sebelum nyawanya direnggut paksa

1
Setiahati
💜💜💜💜💜💜
Ririn Wati
Bagus🌟🌟🌟🌟🌟
Gadis misterius
Ternyata daud ikut terlibat dan siapa laki2 yg dipanggil mas oleh daud dan sbntar lg aning akan membasmi klian smua walaupun klian sembunyi dilubamg smut ...dsr aki2 diparani aning kapokkk we
awesome moment
smg ditemui yg dia liat..somsek.bgts.
awesome moment
aning kn meninggoy dilecehkan. pasti d bekasnya dunk. main pangkas. perampokan. layak dpt balasan mrk smua
Gadis misterius
Makanya jngn sok jago pak marsuki...bnr bu blas smua dendam anakmu mereka terlalu sepele klu tdk dpt keadilan dr mereka maka carilah keadilan sendiri...anak tunggal yg dijaga dngn sepenuh hati dibunuh oleh orang2 yg tdk berhati
Gadis misterius
Wong kok pd aneh cb perkatanya dijaga sekali2 ada rs empati dan berujar semoga aning dpt keadilan dan siapapun pelakunya semoga cepat terungkap gitu kan aman tdk bklan dinganggu🤣
Gadis misterius
Knp seaka2n pd tutup mata dngn kmatian aning pdhal ada yg melihat klu salah satu korban ada ditempat kejadian....dendamnya aning psti tmbh membara krn tdk dpt keadilan
Gadis misterius
Sdh dikubur seno tp kajahatan belom juga terbongkar....apakah ibunya aning juga pny ilmu dan blas dendam
Gadis misterius
Untung gk keluar kencing
Gadis misterius
Ayo tngn sopo kuwe Q kok melu deg2n ....gara2 seno nich smuanya kn imbasnya
Gadis misterius
Anakmu itu dlang dr kemalangan dan meninggalnya aning bu cb berdoa mint maaf atas semua kesalahan anakmu jngn hny nangis dimata ibu seno anak baik tp diluar kelakuan bejat
Gadis misterius
Ngeri ngeri sedap
Gadis misterius
Masalahnya pr pelaku keparat itu tdk ada yg mengaku trs klu ada yg curiga klu ada kaitanya dngn aning pd blng mustahil...mereka seakan2 tdk perduli seharsnya kn mereka curiga tp ini tdk .....apakah masih ada korban selanjutnya krn mereka pr pelaku tdk ada yg mengaku jd jlan satunya2 iya mati dtngn aning
Gadis misterius
Sdh tau yg dihadapi lebih kuat dr dirimu kok masih dipksa mbh matikan jdinya...seno sdh mudar apakah ada lg orang yg terlibat
Gadis misterius
Itu bkn cinta seno tp nafsu klu kau bnr2 mencintai aning dngn tulus walaupun ditolak tdk akan sakit hati trs menyakiti aning ....seno matinya yg pling di bikin maju mundur oleh aning krn dia dlang dibalik peristiwa itu
mawar
jangan satu" kak, 3 sekaligus up'nya ya, semangat 💪🙏
Gadis misterius
Seno iblis yg berwujud manusia....shrsny gk usah ikuta2n mbh klu gk mau mati
Gadis misterius
Melu2 kuwe mbh di plinter lehermu oleh aning kapokk we....muleh turu kono mbh biarkan aning blas dendam
awesome moment
smg pelaku dilecehkan xan mokat spt mrk melecehkan dan membunuh aning
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!