NovelToon NovelToon
SANDIWARA BERUJUNG CINTA

SANDIWARA BERUJUNG CINTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyelamat / Keluarga / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:46
Nilai: 5
Nama Author: marwa18

Demi uang, Keysa setuju berpura-pura menjadi kekasih pria kaya raya. Namun, jebakan ini seharusnya untuk sahabatnya. Kini, ia terperangkap di bawah kendali pria itu. Keysa harus memainkan peran yang bukan miliknya, sebelum rahasia pertukaran identitas ini menghancurkan mereka semua..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon marwa18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8 GOSIP KANTIN

GOSIP KANTIN

Hari-hari Keysa di Swastamita Karya berjalan lancar. dia menikmati setiap pekerjaan barunya sebagai Staf Administrasi. Hubungannya dengan rekan kerja, terutama Risa, semakin akrab. Risa adalah staf senior yang ceplas-ceplos, pandai bergosip, tapi memiliki hati yang baik dan selalu siap membantu Keysa.

Siang itu, Keysa dan Risa sedang makan siang di kantin karyawan Swastamita Karya Tempat itu ramai, dipenuhi tawa dan obrolan bisnis santai. Keysa lagi menikmati nasi goreng kampung yang dibelinya di sudut kantin, sementara Risa asyik dengan ponselnya.

“Keysa, lihat ini,” bisik Risa sambil menyenggol lengan Keysa dan menunjukkan layar ponselnya.

“Lihat deh, foto yang baru diunggah di sosial media kantor”

Keysa melirik. Foto itu menampilkan sebuah acara peresmian proyek besar. Di barisan depan, berdiri seorang pria muda dengan setelan jas mahal, wajahnya tegas dan karismatik, tampak menonjol di antara para eksekutif senior.

“Wah, gagah sekali ya. Itu pimpinan proyek yang baru?”

tanya Keysa, kembali fokus pada nasi gorengnya. Bagi Keysa, ketampanan pria gak lagi menjadi prioritas utama.

Risa memutar matanya.

“Astaga, Keysa! Kamu ini benar-benar gak perduli sama gosip kantor, ya? Dia bukan pimpinan proyek, dia pemilik proyek ini.bahkan pemilik seluruh gedung ini!”

“Maksudmu?”tanya kesya

"Itu pak "Aksa perwira" CEO kita, Keysa! Dia yang mendirikan Swastamita Karya ini. Usianya baru dua puluh sembilan tahun. Masih muda, lajang, dan jelas, sangat kaya” Risa berbisik dengan nada penuh kekaguman.

Keysa menoleh lagi ke ponsel Risa, mengamati Pak Aksa itu .Pria itu emang tampak luar biasa tampan, dengan garis rahang yang tegas dan tatapan mata yang tajam seolah bisa membaca pikiran.

"Oh, jadi itu dia CEO yang selalu dibicarakan orang-orang di lantai atas. Aku belum pernah melihatnya secara langsung” komentar Keysa santai.

“Dan kamu gak akan mau melihatnya terlalu sering” sela Risa, suaranya tiba-tiba merendah menjadi nada waspada.

“Meskipun dia tampan, Keysa. dia itu terkenal galak dan super tegas. Dia sangat perfeksionis. gak ada ruang untuk kesalahan di departemen manapun di bawahnya. Dia akan langsung memanggil kamu ke ruangannya dan menginterogasi kamu seperti agen FBI kalau ada folder yang salah letak”

"WOW menakutkan sekali,” Keysa tertawa kecil. “Tapi itu wajar, kan? Dia seorang CEO. Dia pasti menuntut kesempurnaan untuk perusahaannya”

“Iya sih, wajar. Tapi kadang berlebihan. Dia itu Manusia super galak di kantor ini. gak ada yang pernah melihatnya tersenyum pada staf, apalagi pada staf rendahan kaya kita di administrasi.”ujar risa

Keysa, yang selalu melihat sisi positif dari seseorang, mencoba menggoda Risa.

“Ya udah, Risa. Kalau kamu menganggap dia tampan dan keren, kenapa kamu gak bilang aja sama dia kalau kamu suka?”

canda Keysa, sambil menyikut lengan Risa pelan.

“Siapa tahu, dia juga lagi nyari jodoh. Anggap aja kesempatan kamu untuk keluar dari pekerjaan staf ini!”

Risa terbahak, tawa yang kali ini cukup keras hingga membuat beberapa staf di meja sebelah menoleh.

“Keysa, kamu ini ada-ada saja! Itu namanya bunuh diri karier!” seru Risa, menggelengkan kepalanya.

“Mana mungkin pegawai rendahan kaya aku ini bisa bilang suka gitu aja sama pria itu? Kita ini cuma semut di matanya, Key. Dia hidup di dunia penthouse, kita di dunia slip gaji”

Risa melanjutkan, nada suaranya kembali serius,

“Dan lagi,Pak Aksa itu gak akan tertarik sama wanita biasa. Dia pasti udah dijodohkan sama putri CEO perusahaan besar lainnya. Semua orang di kantor tahu, dia cuma fokus sama angka dan keuntungan. Rumornya, dia gak punya waktu untuk hal-hal romantis”

Keysa menyantap nasi gorengnya. Obrolan tentang CEO tampan dan galak itu gak terlalu menarik perhatiannya. Pikirannya masih dipenuhi kekhawatiran tentang Dila dan gimana dia bisa bantu sahabatnya lepas dari tekanan perjodohan.

Keysa udah cukup menghadapi pria kaya yang mencoba mengontrolnya (Dion), dia gak butuh drama lain yang melibatkan pria ber jas mahal.

“Ya udah. Kita fokus aja pada pekerjaan kita, Risa. Biarkan Pak Aksa itu sibuk dengan angka-angkanya di lantai atas, dan kita sibuk dengan folder kita di lantai kita 25” putus Keysa, tersenyum menenangkan.

tapi, Risa masih belum selesai dengan analisisnya.

“Tapi, kamu tahu gak? Walaupun galak, dia itu selalu muncul di saat-saat penting. Aku pernah dengar cerita, dia tiba-tiba datang ke divisi customer service saat ada klien besar marah-marah, dan dia menyelesaikan masalah itu dengan sangat profesional”

Keysa mendengarkan dengan setengah hati, menghargai energi Risa dalam bercerita.

“Itu namanya kompeten, Risa. Kita harus mencontoh etos kerjanya, bukan mengejar ketampanannya”

Saat mereka sedang asyik berbincang, tiba-tiba suasana kantin mendadak senyap. Tawa dan obrolan yang ramai tadi mereda menjadi bisikan-bisikan tertahan.

Risa langsung menyadari penyebabnya. Matanya membulat, dan dia menyenggol Keysa dengan keras, nyaris membuat nasi goreng Keysa tumpah.

“Keysa! Jangan bergerak! Jangan menoleh! Jangan bernapas!” bisik Risa panik, suaranya nyaris hilang.

“Kenapa, sih? ada apa?” Keysa bingung.

“Itu! Pak Aksa ,CEO kita ! dia ada di sini! dia lagi berjalan ke arah kita!”

Keysa merasa jantungnya berdebar kencang, bukan karena dia terpesona, melainkan karena dia takut tanpa sengaja melakukan kesalahan di hadapan CEO yang terkenal galak itu. Keysa menahan diri untuk gak menoleh. dia cuma bisa melihat bayangan hitam yang semakin mendekat, diikuti oleh bau parfum mewah yang kuat.

Langkah kaki itu berhenti, sangat dekat dengan meja mereka. Keysa bisa merasakan tatapan tajam pria itu menembus kepalanya, meskipun dia cuma menunduk menatap nasi gorengnya.

Sebuah suara berat, penuh otoritas, dan dingin terdengar. Suara yang persis kaya yang Keysa bayangkan dari sosok

"Manusia super Galak" itu.

"Permisi!” ujar suara itu. Keysa dan Risa langsung kaku.

Keysa akhirnya mengangkat kepala sedikit, memberanikan diri. Di depannya, berdiri tegak Aksa .Dia gak terlalu menatap Keysa, tapi pokus menatap baki kosong di samping meja mereka.

"Baki ini milik siapa? Ini bukan tempat sampah” katanya datar, menunjuk baki yang lupa dibersihkan oleh staf lain.

Risa,dengan tegang segera berdiri.

“Maaf, pak Aksa. aku akan segera memindahkannya!”

Aksa hanya melirik sebentar ke arah Risa dan Keysa, tatapannya sedingin es. Mata tajamnya berhenti sejenak pada Keysa tatapan yang berlangsung kurang dari satu detik, tapi terasa sangat lama bagi Keysa.

Tanpa menunggu balasan, CEO itu berbalik dan melanjutkan langkahnya, menghilang di antara kerumunan. Seluruh kantin kembali bernapas lega.

Risa langsung ambruk kembali ke kursinya. “Ya Tuhan, Keysa! dia benar-benar menakutkan!”

Keysa hanya bisa mengangguk. dia gak melihat pesona, dia cuma melihat dominasi. Keysa kini tahu, Aksa itu adalah pria yang harus dia hindari di Swastamita Karya, kalau dia mau hidup damai di pekerjaan barunya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!