gadis dengan senyuman manis yang selalu menghisai wajahnya yang imut saat bersama teman-temannya, siapa sangka jika sebenarnya gadis itu merupakan seorang Capten Senior Elit militer, karna suatu misi ia akhirnya masuk ke masa lampau.
bagaimana perjalanannya? apakah ia bisa kembali?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kang anna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 8
“Memangnya berapa usia nona muda Gu?” tanyanya sinis.
“Ah usia hambah baru 10 tahun nona muda Ruan.” jawab nona Gu polos.
Penuturan tersebut membuat semua orang terkejut, bagaimana mungkin umurnya baru 10 tahun, sudah menampilkan penampilan yang begitu cantik, belum lagi kabar yang beredar dialah yang membuka rumah seni dan mengesahkannya.
“Wah nona muda keluarga Gu sangat genius, diusia semuda itu mampu membangun rumah seni yang telah berkembang pesat selama 2 bulan terakhir ini.” ucap salah satu tamu undangan dari kerajaan tetangga.
“Tuan Gu, benarkah anak gadismu itu baru berusia 10 tahun?” tanya Raja Zuan kepada Tuan Gu.
“Benar Yang Mulia, maaf jika sikapnya sedikit kurang sopan. Anak hambah masih anak-anak Yang Mulia.” ucap Tuan Gu.
“Ah tidak apa-apa, ohya tolong perkenalkan nama kalian keluaga Gu, dan sebutkan usia kalian.” ucap Raja Zuan dengan penasaran.
“Hormat yang mulia nama hamba Gu Min umur hambah 17 tahun yang mulia.”
“Hormat Yang Mulia, nama hamba Gu Ana, umur hamba 10 tahun.”
“Hormat Yang Mulia, nama hambah Gu jun, umur hambah 5 tahun.”
Perkenalan mereka membuat semua orang terperangah, bagaiman mungkin umur mereka masih
sangat muda untuk ukuran pebisnis sukses di era itu.
“Wah…. Kalian sungguh mengejutkan.” puji Raja Zang Zuan.
“Terimaksih yang mulai, kami sangat tersanjung atas pujian anda.” jawab Gu Min mewakili anak-anak keluarga Gu.
“Ya ya ya… ah setelah ini aku ingin mengajak keluarga Gu untuk makan malam, aku sangat penasaran dengan keluarga kalian yang sungguh jenius.” ucap raja Zang Zuan
“Terimakasih atas kemurah hatiannya yang mulia.” jawab Tuan Gu.
Saat mereka mulai makan malam tiba-tiba ada dua orang gadis muda yang masuk dan menyapa raja Zuan, satu orang gadis kira-kira berumur 15 tahun, dan yang satunya lagi berumur 10 tahun.
“Salam hormat paman kaisar.” ucap kedua gadis itu.
“Duduklah.” ucap Raja Zuan kepada dua gadis tersebut. “Mereka adalah Xu Jiali, dan Xu jiang.” ucap kaisar memperkenalkan mereka.
“Ah, maaf yang mulia, apakah Xu Jiang itu yang jendral muda?” tanya Gu Ana penasaran.
“Ternyata matamu jeli juga.” kata Raja Zuan tersenyum.
“Hanya tebakan yang beruntung Yang Mulia.” jawan Gu Ana.
“Baiklah,” ucap raja Zuan mengalah. “Silahkan makan.” sambung raja Zuan.
Setelah makan selesai Raja (Zang Zuan), ke 4 Pangeran (Zang Liue, Zang Jade, Zang Hanrong, dan Zang Limo), jendral Li Zong, dan jandral kecil Xu Jiang berkumpul untuk membicarakan tentang perbatasan. Tanpa mereka sadari Gu Ana mencuri dengar pembicaraan mereka, karna terlalu fokus membahasa permasalahan yang berada di perbatasan utara, mereka bahkan tak menyadari keberadaan Gu Ana alias Ariana yang sedang asyik makan di jendela. Sampai pada saat mereka berdebat tentang penyusup yang membocorkan tentang informasi mereka, Gu Ana atau Ariana barulah berbicara sambil setengah terkekeh.
“Hah tentu saja penyusup mudah mendapatkan informasi kalian, bahkan kalian tak menyadari kehadiranku.” ucapnya sambil terkekeh, mereka tak percaya bahkan bingung bagaimana ia bisa masuk, bahkan penjagaan sudah di perketat. “Aku bisa membantu kalian, aku jamian semua informasiku dapat kalian andalkan.” ucapnya lagi, dengansantai dan tanpa kewaspadaan ia duduk di samping Xu Jiang.
“Benar begitu…” sembari menatap Xu Jiang, lalu mendekatkan bibirnya kea rah telinga Xu Jiang. “Jendral Rose Jane Wildom?” sambil tersenyum, mendengar hal itu Xu Jiang menoleh tak percaya kearah Gu Ana atau Ariana.
maaf ya mbok lopyu pul...
maaf y thor aq ketawa
"Liu Li Secret And Love"
ditunggu yah dukungannya
🥰ಥ‿ಥ (个_个) heheeh