Sequel dari {Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda}
Diana Ayu Puspita, Wanita cantik dari desa itu, di lamar oleh seorang Preman, yang tidak dikenalnya.. dan Seolah takdir. mereka selalu bertemu, dan disetiap pertemuan. dia selalu dikejar oleh pria itu. untuk menerima lamarannya
Rafael Widjaya Alexandre. Pria tampan tapi seorang Preman. yang mempunyai suatu rahasia tiba-tiba melamar seorang gadis Desa.
Simak ceritanya, Bang Rafael yang berubah jadi Preman? Ada apakah dengannya ini!. Langsung baca ya gaes dan juga dukung karya ini🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aaswidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 8
''Tolong cubit aku'' pinta Diana pada Alex
Alex pun mencubit kedua pipi Diana, untuk menyadarkan Diana kalau ini bukanlah mimpi.
''Aaa sakit, lepas'' suruh Diana lalu ia tersadar ''Kok sakit ya.. hah jadi ini nyata dong bukan mimpi?'' Ucapnya lagi
Alex justru terkekeh geli.. ''Iya ini memang bukan mimpi.. siapa yang menyebut ini mimpi.. ini nyata, aku melamar mu'' ujar Alex Tersenyum
''Hah melamar.. tidak tidak..'' Diana panik jadi sumpah temannya ini benar nyata?
''Tidak.. apa yang tidak?'' tanya Alex tak mengerti
''Ya ti-tidak mungkin. orang yang tidak saling kenal, lalu melamar'' Sahut Diana
''Kenapa Begitu. siapa bilang, bukankah kita ini sudah saling kenal.. Lo sudah tahu nama gue dan Begitu sebaliknya gue tahu nama Lo iya kan? itu artinya kita sudah kenal'' Ucap Alex
''Ih ya mana bisa begitu atuh'' protes Diana
''ya bisa. buat gue bisa, dan tidak ada yang tidak bisa, jadi Lo juga harus terima lamaran gue, gak ada penolakan'' Ujar Alex memaksa
''Apaan seperti itu, gak bisa ya seenaknya begitu. ini hidup saya.'' Diana masih protes
''Tapo bagi gue. Mulai saat ini Lo sudah resmi jadi calon istri gue.. Lo milik gue'' Celetuk Alex tiba-tiba
''Apa? calon istri'' mata Diana membulat shock
''Ya kau milikku.. dan kemanapun kau pergi gue akan mengikuti Lo, jadi jangan coba-coba pergi'' Ujar Alex lagi
''Tapi aku aku tidak mau sama Preman'' Ucap Diana, mengingat penampilan Alex ini. bahkan Diana sedikit takut padanya. mungkinkah Alex ini bukan orang baik!
''Sudah gue bilang.. Jangan hanya melihat dari penampilan seseorang, tanpa mengenalnya'' Sahut Alex mengingatkan Diana
''Ya tapi. membuat kenyataan nya kamu ini teh kan preman, aku teh ya jadi takut sama kamu'' Ucap Dinda kembali
''Maka dari itu, Mulai sekarang cobalah terbiasa dengan gue.. karena sebentar lagi Lo bakal jadi istri gue, kita akan menikah, jadi kita harus saling dekat dan saling mengenal'' Ucap Alex
''Ih apa sih mas, dari tadi bilangnya teh jadi istri Menikah. siapa juga atuh yang ingin menikah'' Sahut Diana pada Alex
''Kita.. tentu kita yang akan menikah Diana,'' Jawab Alex
''Ah sudahlah. mas ini mungkin sedang sakit ya, sudah ah saya permisi'' Dinda ingin pergi meninggalkan Alex yang menurutnya sakit
''Tunggu'' cegah Alex ''Ingat yang jangan coba pergi jauh. atau menghindari gue, karena kemanapun Lo pergi . gue akan ikutin. karena Lo sudah jadi milik gue.. dengan Lo menerima atau tidak nya lamaran gue ini, tapi yang harus Lo ketahui kita akan menikah.. see you calon istriku'' Ucap Alex berbisik di telinga Diana dan setelah itu Alex langsung pergi
Diana balik melihat kepergian Alex dan dengan tajam Diana menatap pria asing ini.. ''Dasar tidak waras. tiba-tiba melamar ku lalu bilang calon istri dan Menikah, apa maksudnya?'' ujar Diana dengan bersungut-sungut kesal
''Apa, siapa yang melamar dan yang akan menikah?'' tanya Clara baru kembali tapi tak sengaja mendengar ucapan Diana walau tidak jelas
''Eh.. anu bukan apa-apa, sudah ah ayo kita pulang. besok kan Mulai kerja lagi'' Ajak Diana mengalihkan perhatian Clara
''Dih aneh banget kamu ini Di, dari kemarin'' Ucap Clara
''Sudah gak ada yang aneh kok. aku juga nggak aneh, aku baik-baik saja tahu'' ujar Diana bersikap biasa
''Yasudah. tapi ingat aku ini teman mu, jadi kalau ada apa-apa beritahu aku'' Ucap Clara
''Tentu. pasti dong aku bilang padamu, temanku'' sahut Diana, mereka pun berpelukan