NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti Sang Mafia

Pengantin Pengganti Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Mafia / Cintapertama / Tamat
Popularitas:950.1k
Nilai: 5
Nama Author: kenz....567

Dipaksa menjadi pengantin pengganti demi melunasi utang lima miliar keluarga angkatnya, Kiyora Aleena pasrah dibawa oleh penguasa mafia Italia yang paling ditakuti—Salvatore.

Namun, alih-alih dijadikan tawanan atau simpanan, pria dingin nan kejam itu justru memperlakukannya bagai seorang ratu. Puncaknya terjadi saat sebuah bisikan misterual membakar ingatan masa lalunya.

"Aku tidak pernah salah mengenali milikku," bisik Salvatore rendah, menatap gelang perak berbandul merah di pergelangan tangan Kiyora.

"Kamu adalah Istriku. Ratu dari seluruh kerajaanku ... Alaura."

"N-Nama aku Kiyora, Om Tuan Mafia! Salah orang kali!" pekik Kiyora panik dengan mata bulatnya yang berbinar kaget.

Siapa sebenarnya Alaura? Dan mengapa takdir mempertemukannya kembali dengan Salvatore di tengah ancaman perang berdarah antar-klan mafia yang siap membongkar rahasia besar tentang identitas aslinya?

Terlebih, ada bocil cadel menggemaskan yang merecoki kisah percintaan mereka.

"Ini Mama Milooo!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kenz....567, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Peperangan

Sementara itu, jauh dari ketegangan di markas Cosa Nero, suasana di mansion Salvatore terasa begitu hangat dan menenangkan.

Kiyora duduk di pinggir ranjang kamar utama seraya memainkan jemarinya yang canggung. Di hadapannya, Salvatore yang baru saja selesai membersihkan diri melangkah mendekat. Wajah pria itu kini bersih tanpa kumis maupun jenggot tipis, memancarkan pesona ketampanan yang matang dan membuat dada Kiyora berdebar tak karuan.

Salvatore mendudukkan dirinya tepat di samping Kiyora. Pria tegap itu mengulurkan tangan, lalu dengan sangat lembut mengusap pipi halus gadis di hadapannya. Tidak ada tatapan dingin seorang Don Mafia di sana, hanya ada kehangatan yang pekat.

"Kamu masih takut padaku?" bisik Salvatore lembut, suaranya yang serak terdengar bagaikan musik di telinga Kiyora.

Kiyora menggeleng pelan, menggigit bibir bawahnya yang ranum. "A-aku cuma ... kaget. Om kelihatan beda banget kalau begini."

Salvatore terkekeh tipis, sebuah tawa langka yang sangat jarang didengar oleh siapa pun di dunia bawah tanah. Ia mengikis jarak di antara mereka, menyandarkan dahi tegapnya pada dahi Kiyora yang halus. Jemari kekarnya menyelinap ke sela-sela rambut panjang gadis itu, menikmati keharuman alami yang menguar dari tubuh Kiyora.

"Kamu manis sekali kalau sedang gugup," gumam Salvatore. Pria itu mendaratkan ciuman lembut yang manis di kening Kiyora, lalu turun menyapu kelopak matanya yang terpejam, sebelum akhirnya hinggap dengan hangat di pipi gadis itu.

Kiyora meremas kemeja Salvatore, menikmati sensasi perlindungan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Hatinya yang biasa dipenuhi kewaspadaan mendadak merasa aman berada di dalam dekapannya. Namun, tepat saat Salvatore hendak mendaratkan kecupan hangat di bibirnya—

BRAK!

Pintu kamar utama didorong paksa dari luar! Thomas masuk dengan napas memburu dan raut wajah yang pucat pasi, sama sekali tidak mempedulikan momen intim atasannya.

"Tuan! Gawat!" seru Thomas panik. "Pasukan Cosa Nero menyerang wilayah perbatasan selatan secara masif! Mereka membakar markas distrik dan membantai anggota kita di sana!"

Atmosfer hangat di kamar itu seketika sirnah, berganti menjadi aura mencekam yang menusuk tulang. Senyuman di wajah Salvatore menghilang sepenuhnya, menyisakan raut wajah seorang Don Mafia yang haus akan darah. Pria itu berdiri tegap, mengambil jaketnya.

Kiyora yang kaget ikut berdiri, menatap Salvatore dengan tatapan cemas. "Om ... mau ke mana?"

Salvatore memutar tubuhnya, menatap Kiyora sejenak. Ia merengkuh tengkuk gadis itu, mendaratkan satu ciuman tegas di dahi Kiyora. "Tunggu aku di sini. Jangan ke mana-mana."

Tanpa mengulur waktu lagi, Salvatore menyambar senapan serbunya dan melangkah lebar meninggalkan kamar, disusul oleh Thomas. Kiyora hanya bisa berdiri membeku, menatap punggung tegap pria itu yang kian menjauh menuju medan perang.

BOOOOM!

Ledakan dahsyat membubung tinggi ke udara malam di wilayah perbatasan selatan. Suara dentuman tembakan dan jeritan kesakitan membahana di tengah kobaran api yang membakar bangunan distrik. Pasukan mafioso Cosa Nero bergerak bagaikan serangga kelaparan, menggempur pertahanan klan Salvatore dengan kejam.

Salvatore tiba di lokasi kejadian dengan mengendarai mobil taktis lapis baja. Tepat saat pintu mobil terbuka, sang Don memuntahkan tembakan presisi yang langsung menembus dada tiga prajurit musuh di hadapannya. Ia bergerak maju tanpa rasa takut, memimpin pasukannya merangsek ke garis depan.

Di seberang medan pertempuran yang berantakan, si kembar D'Alterio, Eren dan Enzo berdiri gagah mengomandoi pasukan mereka. Eren bertarung dengan ketenangan yang mematikan, sementara Enzo membantai lawan dengan kegilaan bertarung yang tak terkendali.

"Aalvatore!" teriak Enzo di tengah desingan peluru, matanya menyala merah oleh hasrat membunuh. "Akhirnya kamu berani keluar dari sarangmu, Bajingan!"

Salvatore menyeringai dingin dari balik tempat perlindungannya. "Kalian anak-anak muda Cosa Nero terlalu lancang menginjakkan kaki di tanahku."

Pertempuran sengit tak terelakkan. Peluruh bertukar di udara bagaikan hujan api. Pasukan Salvatore yang terkenal terlatih mulai memukul balik barisan depan klan musuh. Namun, di tengah kekacauan itu, sesosok figur misterius mendadak melompat dari atas atap kontainer!

Sosok itu adalah seorang wanita yang mengenakan seragam serba hitam dengan turban kain tipis yang melilit rapat menutupi seluruh kepala dan sebagian bawah wajahnya, hanya menyisakan sepasang mata elang yang berkilat tajam.

Sret!

Wanita berturban itu mendarat mulus tepat di hadapan Enzo D'Alterio. Sebelum Enzo sempat menarik picu senapannya, wanita itu bergerak dengan kelincahan yang luar biasa luar biasa. Ia menyabet pergelangan tangan Enzo dengan belati, memaksa senapan pria itu terlepas dan jatuh ke tanah.

"Brengsek!" umpat Enzo kesal. Ia memutar tubuhnya, melayangkan pukulan mentah berdaya hancur tinggi ke arah wajah wanita itu.

Namun, wanita berturban itu meliukkan tubuhnya bagaikan bayangan. Gerakannya begitu fleksibel, lincah, dan tak terduga. Ia memanfaatkan momentum serangan Enzo untuk melompat, menumpukan kakinya di bahu Enzo, lalu memutar tubuhnya hingga menghantamkan tendangan berputar yang keras tepat di rahang sang pangeran Cosa Nero!

BUAK!

Enzo tersentak hebat, tubuh tegapnya terdorong mundur beberapa langkah dengan darah segar mengalir dari sudut bibirnya.

"Kurang ajar! Siapa kau?!" teriak Enzo murka. Ia berniat menerjang kembali, tetapi wanita berturban itu dengan cerdik melempar bom asap kecil ke tanah.

CSHHH!

Asap tebal berwarna abu-abu seketika membumbung tinggi, mengaburkan pandangan Enzo dan membuatnya batuk-batuk hebat. Saat asap menipis, wanita lihai itu sudah menghilang tanpa jejak di tengah kegelapan malam.

Terpukul mundurnya Enzo menciptakan celah besar di barisan pertahanan klan musuh. Salvatore tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Dengan komando dingin dari mulutnya, ia memimpin serangan balasan gelombang kedua secara brutal.

"Maju! Ratakan mereka semua!" perintah Salvatore tegas.

Bantu gelombang tembakan mematikan dari pasukan Salvatore membuat barisan Cosa Nero kian terdesak. Para mafioso klan Cosa Nero tewas bergelimpangan satu per satu, tidak sanggup menahan gempuran tanpa cela yang dilancarkan oleh sang Don Mafia berpengalaman.

Eren yang melihat situasi kian tidak menguntungkan segera merangkul bahu Enzo yang masih meringis kesakitan.

"Enzo, kita harus mundur! Pertahanan kita sudah hancur!" tegas Eren seraya menembakkan pistolnya ke arah pasukan musuh.

"Tapi Eren, tanah ini—"

"Mundur sekarang juga!" bentak Eren tak tertahankan.

Dengan rasa dendam yang membara dan kekalahan pahit di dada, si kembar melempar bom asap pelindung dan memerintahkan sisa-sisa pasukan mereka untuk melarikan diri dari wilayah perbatasan.

Suara desingan peluru perlahan-lahan surut, digantikan oleh deru api yang melahap puing-puing bangunan. Salvatore berdiri tegap di tengah medan pertempuran yang penuh dengan mayat musuh. Pria itu menyapu bersih darah yang terciprat di wajahnya, memenangkan peperangan malam ini dengan mutlak dan berhasil memukul mundur seluruh mafioso Cosa Nero kembali ke markas mereka.

"Dasar tikus kecil," desis Salvatore.

1
Nanik Kusno
Okey Kak.... terimakasih ceritanya.... seperti biasanya.... sangat menghibur....cush ke cerita berikutnya....🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Nanik Kusno
Akhirnya.... perjuangan Kiyora terbayar sudah dengan lahirnya sang putri..... selamat datang di dunia ini princess....
Nanik Kusno
Nah.....auto kicep kan.....Si singa tunduknya hanya ma pawangnya....😏😏😏😏😏
Nanik Kusno
Kasian banget Kiyora.....😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Nanik Kusno
Terus terang dan mohon ampun sekarang juga ke Daddy....😥😥😥😥😥
Nanik Kusno
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Nanik Kusno
Salvatore pasti selalu memantau istrinya....jadi begitu Kiyora pergi ke rumah sakit....dia langsung menyusul....
Nanik Kusno
Salvatore..... jangan sedih.....saat ini kamu sudah bisa mengelus perut Kiyora dan anakmu juga merespon..... saat melahirkan nanti kamu pasti menungguinya......
Nanik Kusno
Betul Milo....dipasar banyak di jual ikan merah putih.....satu plastik 10 ribu sudah dapat banyak.....🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Vera Wilda
Nah ini yg d tunggu2 Thor S BODEL 🤣🤣🤣🤣
Nanik Kusno
Datanglah ke kediaman keluarga Alterio....bicara baik2 dan mohon ampun.... mereka pasti punya hati...
Nanik Kusno
Keluarga Leon mpunya hiburan buntelan lontong ini.....🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Vera Wilda
Waduh kisah Alaura sama dg ibunya terpisah dr keluarganya Thor 😁, semoga Leon cepat bertemu dg princes nya ya Thor
Saya hadir Thor
Nanik Kusno
Penyesalan selalu datang belakangan..... kalau di awal namanya pendaftaran......🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Nanik Kusno
Thomas emang keleta api the best dah.....👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Nanik Kusno
Keluarga Leon sudah berkumpul+ buntelan lontong itu..... bahagia selalu 👏👏👏👏👏👍👍👍👍
Nanik Kusno
Milo lagi lapal....ingin makan Olang lacanya.....ciapa yang duluan.....🤭🤭🤭🤭
Nanik Kusno
Lebih kaget lagi nanti jika semua tahu kalau Alaura hamil anak Kael.....
Nanik Kusno
Berarti kemampuanmu hanya seujung kuku Eren....😏😏😏😏😏😏😏
Nanik Kusno
Aduh.....nih buntelan .... ngrepotin aja....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!