NovelToon NovelToon
Journey Of Love

Journey Of Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:360.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mila Arida

Haiii semua.. Ini Novel karya pertamaku.. Mohon dukungannya ya, semoga kalian suka alur ceritanya. 🙏🙏

Ini menceritakan tentang romansa cinta anak sekolah. Kisah cinta yang penuh dengan berbagai perasaan.

Menceritakan seorang gadis remaja lugu dan apa adanya yang tiba-tiba menjalani kehidupan yang sangat rumit.

Febhia Putri Kusuma gadis remaja berusia 16 tahun ini tinggal bersama kedua orangtuanya dan kakak laki-lakinya. Febhia menjalani kehidupan gadis remaja pada umumnya, hingga suatu ketika dia mengalami sebuah situasi dimana kedua orang tuanya harus berpisah.

Dan disituasi yang bersaam Febhia harus mengalami penghianatan dari sahabatnya. Hidupnya makin rumit dan membuatnya putus asa. Cinta pertamanya berpaling darinya. Febhia merasa semua yang ia cintai mulai menghilang perlahan-lahan.


Mau tau kelanjutan ceritanya?? ayoo baca Novel pertamaku ini.. Mohon dukungannya ya.. ❤️❤️🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mila Arida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 Dreams Come True

****

Bhia hanya berdiri di samping pintu mobil Gio sambil mengernyitkan dahinya, lalu ia teringat Arkan.

" Ahh ya, gue balik sama kak Arkan aja yo, di cariin ntar gue " tolak Bhia yang ingin menutup mobil Gio.

Saat Bhia ingin menutup pintu mobil Gio yang masih terbuka itu, dengan sigap Gio menghalanginya.

" Arkan ada bimbel, tadi dia kirim pesan WA trus bilang nitip adik nya yang bawel " jelas Gio yang masih menahan pintu mobilnya.

Bhia pun masuk ke dalam mobil Gio, saat di perjalanan tiba-tiba saja perut Bhia berbunyi. Gio menoleh dan memasang wajah yang geli.

" Laper lo? " tanya Gio dengan tatapan aneh nya.

" Nggak..!! " elak Bhia yang langsung memalingkan wajahnya.

Muka Bhia memerah ia menahan malu, perut lapar memang tidak bisa di toleransi. Bhia pun memalingkan wajahnya ke arah jendela. Kemudian ia menyadari Gio mengendarai mobilnya bukan ke arah jalan menuju kost-an Bhia.

" Lohh, kita mau kemana Yo? " tanya Bhia sambil melihat sekelilingnya.

" Makanlah .. tadi ada yang laper " ledek Gio masih dalam keadaan fokus menyetir.

" Rese lo, nyindir gue ya? " gerutu Bhia yang merasa malu.

Gio menghentikan mobilnya di sebuah restoran siap saji. Ia memesan makanan melalui Drive Thru.

" Lo mau makan apa? " tanya Gio dengan serius.

" Nasi pake pecel sambel nya yang banyak " jawab Bhia dengan jahil nya.

" Lo gila ya? yaudah lo aja yang pesen " ujar Gio yang kesal.

Bhia pun tertawa sambil menepuk lengan kiri Gio.

" Yaelah becanda yo, gitu aja marah " ledek Bhia yang melihat raut muka Gio yang mulai kesal itu.

" Nggak lucu " ucap Gio lalu ia lanjut memesan makanan.

Bhia hanya tertawa melihat ekspresi wajah Gio yang sangat kesal. Gio tanpa bertanya lagi lalu memesan makanannya.

Setelah memesan makanan merekapun kembali menuju kost-an. Gio yang tidak tega melihat Bhia yang kesulitan membawa makanan akhirnya membantu Bhia sampai depan teras kost-an nya.

Sesampainya di kamar, Bhia meletakkan makanannya di atas meja yang berada di samping tempat tidurnya, lalu ia mulai merebahkan badannya yang mungil itu . Ia melihat pergelangan tangannya dan teringat kembali pada mama nya. Bhia pun mencari handphone yang berada di kantong tas nya dan mengambilnya. Bhia mencari kontak mama nya dan mencoba menghubunginya lagi. Namun tetap saja nomor yang Bhia hubungi sudah tidak aktif lalu Bhia meletakkan handphone nya kembali di atas tempat tidur nya.

*** Pukul 18.30 ***

Bhia keluar dari kamar kost nya, ia berencana ingin mencari udara segar di luar. Lalu Bhia duduk di teras kost-an sambil mengutak-atik handphonenya.

Saat Bhia sedang melihat album di galeri fotonya Bhia menemukan foto Ningrum dengan Rossi. Dada nya terasa sesak lagi, ia membayangkan bagaimana perasaan Ningrum setelah kejadian itu. Air mata Bhia mulai menetes, Bhia mencoba untuk memaafkan segalanya, namun setiap Bhia teringat Ningrum ia juga selalu teringat penghianatan Angga dan Rossi.

Bhia menangis dengan tersedu-sedu sampai ia tidak sadar ada sepasang mata yang memperhatikannya dari tadi. Pria itu mendekati Bhia dan bertanya padanya.

" Lo kenapa Bhi? " suara pria itu terdengar sangat jelas di telinga Bhia.

Bhia terkejut dan langsung menghapus air matanya ia melihat pria itu dan makin terkejut.

" Fero?? Ngapain lo di sini? " tanya Bhia dengan mata yang terbelalak menatap Fero.

" Ini kost-an om gue " jawab Fero sambil duduk di sebelah Bhia.

" Oh ia lo kan sepupunya Gio, Gue ngekost disini Fer " jelas Bhia pada Fero dan menggeser posisi duduknya.

" Ohh berarti lo adek nya Arkan? " tanya Fero yang tiba-tiba menoleh ke arah wajah Bhia.

" Iya, lo kenal Kakak gue? " jawab Bhia dan kembali bertanya sembari memundurkan sedikit wajahnya.

" Kenal lah gue satu SMP dulu nya, trus akrab karna sama-sama hobi main futsal " jelas Fero sambil menepuk lututnya sendiri.

Bhia tidak tahu bahwa Arkan dan Fero saling mengenal, walau satu sekolah tapi mereka beda kelas nya cukup jauh.

" Lo kenapa nangis Bhi? gara-gara gue minta tolong lo ya Bhi? " Fero pun melanjutkan pertanyaan nya.

" Bukan apa-apa, gue cuma keinget nyokap gue aja yang lagi di luar kota " jelas Bhia berbohong pada Fero.

" Sabar ya Bhi, gue kira lo kemaren sakit sampe di rawat gara-gara gue " ungkap Fero yang sedikit merasa bersalah.

" Maksudnya?? " Bhia bertanya karna tidak mengerti apa yang dikatakan Fero.

Bhia bingung dengan kata-kata Fero, seakan-akan Fero sudah tau mengenai keluarga Bhia. Dan ternyata memang iya, Fero sudah mengetahui semuanya itu dan semua itu berkat Arkan, berkat persahabatan mereka yang tidak di ketahui Bhia.

Fero menceritakan semua pada Bhia, ia juga mencoba menghibur Bhia, dan Fero mengatakan bahwa saat ia bertanya pada Alin, Bhia sakit apa, mantan kekasihnya itu tidak memberitahukan apa-apa. Merekapun berbincang-bincang sangat lama hampir satu jam tidak terasa. Dan Fero pun mengatakan sesuatu yang diluar dugaan Bhia.

" Bhi ... buat ucapan gue tadi siang yang minta tolong sama lo lupain aja ya. Maaf gue udah egois dan nggak mikirin perasaan lo " ucap Fero menundukkan kepalanya.

Bhia hanya terdiam dan menganggukkan kepalanya. Sebenarnya Bhia ingin membantu hubungan antara Alin dan Fero tapi entah kenapa itu sangat sulit.

" Fer, kalo emang lo masih sayang ya lo perjuangin, tanpa harus minta bantuan gue lo pasti bisa kok " ujar Bhia mencoba memberi semangat pada Fero.

" Iya Bhi, thanks ya " ucap Fero sedikit lesu.

Terlihat Gio dari kejauhan yang sedang berjalan menghampiri Fero dan Bhia. Sesampainya ia langsung memberikan buku yang ingin di pinjam sepupunya itu dan berlalu pergi meninggalkan Fero dan Bhia begitu saja, tanpa sepatah kata pun.

" Sepupu lo emang dari orok begitu apa Fer? " tanya Bhia penasaran.

Fero tertawa sambil melihat Gio yang berjalan semakin jauh.

" Kok malah ketawa? Serius gue nanya?" tanya Bhia yang menoleh ke arah Fero dan menatapnya serius.

" Dulu dia itu manja banget, apalagi sama nyokap nya. Tapi semenjak nyokap nya meninggal dia jadi begitu " jelas Fero yang menyudahi tawanya.

" Ooh pantesan ... tadi nya gue sebel tapi sekarang jadi kasian, kalo tau dari awal mungkin gue nggak sesebel ini kali ya. Kalo denger dia udah ngomong tuh bawaannya pengen gue iket mulutnya pake karet gelang. Terus gue tumpulin tuh lidahnya biar nggak tajem kalo ngomong " Celoteh Bhia yang kesal pada Gio.

Fero pun kembali tertawa mendengar Bhia yang berbicara tanpa henti itu. Bhia yang menyadarinya lalu menutup bibirnya dengan tangan.

" Ternyata lo bawel ya Bhi, gue kira lo pendiem " ucap Fero sambil tersenyum.

" Stop !! Jangan senyum " ucap Bhia sambil memelototi Fero.

Bhia selalu tidak tahan dengan senyumannya Fero, Bhia sedang berusaha untuk move on darinya jadi sebisa mungkin ia harus terhindar dari senyum nya Fero itu.

" Loh?? Kenapa?? " tanya Fero masih dengan senyuman mengembang di wajahnya.

" Masih nanya lagi, nanti kalo gue tambah suka sama lo gimana? gue kan baru mau move on " kelas Bhia dengan ekspresi cemberutnya.

" Yaudah, semangat ya move on nya " ledek Fero sambil tersenyum lagi.

Bhia hanya melirik Fero dengan wajah cemberutnya, ia tak menyangka momen seperti ini bisa terjadi. Seperti mimpi yang menjadi kenyataan, namun tetap kenyataanya ya hati Fero hanya untuk Alin. Mungkin berteman juga tidak apa-apa pikir nya.

Selama ini Bhia hanya bisa melihat Fero tersenyum dari kejauhan tapi sekarang ia melihat Fero tersenyum di sampingnya.

Sudah semakin malam Fero pun berpamitan pada Bhia. Bhia pun kembali masuk ke dalam kamar nya. Ia melihat di atas meja nya masih tergeletak makanan yang tadi dibelikan oleh Gio. Bhia pun menghabiskannya lalu bersiap untuk tidur.

Bonus senyum nya Fero

1
bunda DF 💞
saluuut sm cintanya gio bwt bhia,,, dalem bgt
viva vorever
vero sepertinya mulai punya rasa ke bhia,rasa nyaman yg mkn berubah menjadi cinta nantinya
Coretan Senja: Hai ka kalau berkenan mampir juga yuk di ceritaku judulnya MENIKAH DENGAN MAFIA ARROGANT hehehe 🥰
total 1 replies
Cicilia
novelnya bagus bnget
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Imarin
hello aku mampir lagi..
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Imarin
Hello kak aku mampir baca bawa like dan favorit...
mampir juga yuk dinovelku
Deandra🕊🌻
darah tinggi gw kambuh tengah malam kalo kek gini mhaa...
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Y
Baca novelku juga dong thor!!
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Ryantie A
Sukses terus thor buat karyanya, aku gak lupa like juga. Maaf jika berkenan mampir yuks ke Novel CS aku , JUDULNYA GADIS KRISTAL BIRU.TERIMAKASIH.
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Karen_gold
kalau liat tulisan author terdahulu suka ngiri sama cara penyampaian bahasa nya, masuk banget ke otak, giliran aku yang nulis kok kayak susah di pahami ya🥴
Lies Atikah
ayo gi aku dukung semoga uthor meridoi nya jangan cari yng susah kalau yang mudah ada bikin bucin ya thor
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Yuni Verro
mksh thor
Yuni Verro
cepet banget thor gak ada season ke 2
Yuni Verro
ye ingatan bhia kembali tapi sbr gio yah
Yuni Verro
sbr yah bhi
Yuni Verro
semoga bhi gpp thor ini laki2 itu emang gak tau diri
Yuni Verro
lucu banget febri yah tapi buat bhi nnti kamu akan ingat siapa kamu dan keluargamu yah
Yuni Verro
utut
Yuni Verro
sweet deh
Yuni Verro
senangnya
Yuni Verro
yang sbr yah gio
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!