mengisahkan penderitaan seorang gadis bernama tiara zaskia (ara) karna perjodohan yang dilakukan kedua orangtuanya dengan seorang CEO dingin nan kejam bernama rifqi yulandres.. ara harus menahan rasa sakit hatinya akibat ulah suaminya juga harus menahan rasa sakit ditubuhnya akibat penyakit mematikan yang dideritanya.. mampukah ara berjuang melawan mautnya dan mendapat cinta rifqi?
"jika matiku membuatmu bahagia aku siap mas.. bunuh aku sekarang dengan tanganmu sendiri.. jikalau aku mati ragaku mungkin akan hilang dari bumi tapi cintaku akan terus mengikuti langkahmu" _ara
"aku tidak akan membiarkanmu mati dengan mudah.. akan kubuat hidupmu menderuta hingga kau sendiri yg menghabisi nyawamu"_rifqi
mampukah ara meluluhkan hati rifqi? apakah akhirnya rifqi mencintai ara?.. ikuti kisahnya CINTA TUAN AROGAN
kisah ini hanya karangan penulis bukan kisah pribadi.. maaf apabila ada kesalahan kata ataupun kesamaan nama tokoh maupun kisah.. semata mata bukan sebuah kesengajaan..
no plagiat..
#klu ga suka ga usah dibaca..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANIVITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menentukan jalan
"oke aku akan cuci darah. tapi jangan katakan pada rifqi"
"oke kau cuci darah lusa saja. besok datanglah kesini lagi untuk control"
ara menganggukan kepalanya dan begegas pulang sebelum rifqi. ia takut rifqi akan sampai duluan.
setelah sampai rumah tak diduga rifqi sudah berada di ruang tamu bersama seorang wanita cantik dan sexy sambil berperilaku mesra. tampak sisi lain rifqi yang lembut terhadap wanita itu. berbeda saat sedang bersamanya.
"siapa wanita itu?? kok kayak kenal yha?? ohh bukannya mbak shinta sekertarisnya? tapi kok deket banget sih"gumamnya dalam hati.
"udah pulang mas?"
"hmm"
"sayang.. dia siapa.. bukannya dia karyawan di kantor?" (ucap wanita tersebut kepada rifqi)
"dia pembantu disini" jawab rifqi
"owhh. kenalin aku shinta. pacarnya rifqi"
ucap shinta sambil mengulurkan tangannya.
"eh iyha. saya ara" jawab ara sambil mengulurkan tangannya.
(sebenernya rifqi dan shinta ga ada hubungan apa apa. cuma rifqi mau membuat hati ara lebih tersiksa lagi. jadi rifqi memaksa ara untuk berpura pura jadi pacarnya)
"buatkan shinta minum dan antar ke kamarku" titah rifqi pada ara.
"i iyha mas"
dalam benak ara dipenuhi banyak pertanyaan.
' kenapa dikamar? apa yang dilakukan mereka? apa sebegitu istimewanya mba shinta?'
tak terasa air matanya mengalir begitu saja. dadanya terasa sesak.
sesaat kemudian ara selesai membuatkan kopi.
dan ia segera naik ke lantai atas dimana kamar rifqi berada.. sebelum mengetuk, ara mencoba menenangkan pikirannya dahulu. ia menarik napas panjang dan menghembuskan perlahan. ia segera mengulas senyum dibibir cantiknya itu.
"tok tok tok" ara mengetuk pintu
rifqi pun bergegas membuka pintu kamarnya
"i ini mas kopinya"
tanpa menjawab rifqi mengambil alih 2 cangkir di atas nampan yg dibawa ara dan masuk kembali ke kamarnya dan menutup pintu dengan keras.
ara pun hanya diam membeku sambil meneteskan air matanya.
aku tau mas rifqi adalah orang baik.. dia begitu karna aku sendiri.. akulah yang memaksanya berada dalam posisi seperti ini.. andai aku tak menerima perjodohan itu.. mungkin saat ini dia sudah menikah dgn mbak shinta dan hidup bahagia (lirih ara dlm hati)
ara pun beranjak dari kamar rifqi dan pergi ke kamarnya. ia menumpahkan kesedihannya dalam kamarnya itu. hanya kamar itulah yang menjadi saksi bisu atas penderitaannya. ia mengingat ingat kehidupannya sebelum menikah dulu. hidup sederhana, damai dan tanpa air mata. pernikahan manis yang dulu ia impikan. kebahagiaan, cinta, kasih sayang.. nyatanya hanya mimpi. justru saat ini dia sedang diposisi menyakitkan.
bercerai? ia ingin melakukan itu. tapi ia juga bingung alasan apa yang akan ia katakan pada ibunya. bertahan? entah sampai kapan ia bertahan. sampai maut menjemputnya? atau sampai rifqi menceraikannya?..
setelah berkelahi dengan pikirannya ia akhirnya memutuskan untuk bertahan sampai ajalnya. toh dia juga tau ajalnya tak lama lagi. ketika dia mati, maka tak ada yang tersakiti. suaminya akan bebas ikatan dengannya dan bisa memulai hidup barunya. dan juga dia yang tak perlu memberi penjelasan pada ibunya tentang rumah tangganya yang sebenarnya.
setelah selesai merenungi nasibnya ara segera keluar dari kamarnya untuk memasak makan malam.
tampak rifqi dan shinta sedang duduk di sofa ruang tamu.. saat sedang menyajikan makanannya di piring saji, tiba tiba kepalanya pusing dan
pyarrrr
piring itu jatuh berserakan dilantai.
rifqi yang mendengar itupun berlari ke arah sumber suara.