NovelToon NovelToon
AKIBAT SALAH SERVER

AKIBAT SALAH SERVER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:589
Nilai: 5
Nama Author: Linda Lubi Channel

Novel ini bergenre horor komedi yang menghibur meski horor. Cinta bisa tumbuh kapan saja dan pada siapa saja. Termasuk cinta Mbak Kunti kepada Nurdin, bestienya yang notabene-nya manusia. Karena patah hati, Mbak Kunti pindah ke daerah lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Lubi Channel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKIBAT SALAH SERVER (7)

Penulis: Linda Lubi

Nurdin terbangun dan seperti merasakan kehadiran Mbak Kunti. Tapi ia tak melihat Mbak Kunti sama sekali. Apa hanya perasaan dia saja? Kok bisa ada rindu ya di hati Nurdin.

Nurdin melihat di sebelahnya ada Salima. Sebenarnya Nurdin mulai cinta pada Salima. Namun karena semenjak hamil ini Salima sudah cukup meresahkan bagi Nurdin. Rasa cinta seperti hilang begitu saja. Ngidamnya selalu yang sulit didapat. Harus dimasak biar sesuai. Gara-gara ini Nurdin jadi nggak pengin punya anak lagi. Cukuplah ini yang pertama dan terakhir baginya.

Masih dalam perut aja sudah bikin susah ayahnya. Gimana kalau sudah dewasa nanti? Nurdin memegang kepalanya tanda nggak kuat. Bukan berarti dia nggak sayang sama anak. Ngidamnya itu yang merepotkan.

Beberapa waktu yang lalu pernah Nurdin nggak boleh ke mana-mana. Cuma di dalam rumah saja. Kata Salima, itu permintaan bayi mereka.

Seharian Nurdin disandra Salima. Mau minum kopi di warkop Getir milik-nya aja, nggak dibolehi. Terpaksa minta Cekni antarin kopi ke rumah. Padahal cuma di teras dan di halamannya letak warkop Getir.

Mana Emak lagi Umroh. Belum pulang. Betapa menderitanya Nurdin. Sedangkan 2 anak Salima, Tasya dan Dafa, selama Salima hamil, dititipkan ke orang tua Salima. Karena Salima takut tidak bisa merawat kedua balita itu.

Bawaannya muntah-muntah terus. Jadi di rumah cuma ada Nurdin dan Salima saja. Harusnya mereka bisa lebih romantis, tapi justru penuh ketegangan. Nurdin habis dikerjai oleh bayi mereka, meski masih di dalam perut.

Lama-lama Nurdin bisa stress. Seharusnya jadi suami siaga tapi malah jadi suami yang teraniaya.

Nurdin merasa lapar. Sepertinya ia belum makan sejak siang tadi. Nurdin merasakan tubuhnya sudah segar. Tidak meriang lagi.

Ia menuju dapur. Tapi ketika tudung saji dibuka, tidak ada makanan sama sekali. Ia buka rice cooker, ternyata masih ada nasi.

Nurdin membuka pintu kulkas. Ia mengambil 2 butir telur. Lebih baik ia bikin nasi goreng saja. Mau nyuruh Cekni antar ke dalam, kasihan.

Nurdin mengiris 1 siung bawang merah dan cabe caplak 1 bh. Lalu ia mencari kecap manis dan garam. Ia aur-aur kecap ke nasi. Ia tambah garam sedikit.

Nurdin mendadar telur hingga matang. Lalu ia tiriskan. Lalu ia cemplung bawang merah dengan sisa minyak tadi. Pokoknya Nurdin yakin nasi gorengnya pasti sukses.

Beginilah nasib seorang suami ketika istrinya sedang mengidam. Jauh dari harapan. Harapan istirahat. Harapan bahagia. Nurdin pengin minggat. Tapi siapa yang akan menjaga Salima?

Ternyata ia bukan suami yang penyabar. Ia merasa bukan suami yang baik. Perlahan-lahan timbul penyesalan dalam hatinya.

"Maafkan abang, Dek. Mulai besok apa yang Adek minta, akan abang penuhi." Nurdin bicara sendiri.

***

Mbak Kunti meminumkan kopi pahit getir milik Nurdin. Ia menyamar menjadi wanita cantik. Ia kangen rasa kopi getir itu. Ia membeli 2 cup lalu menghilang. Pasti karyawan Nurdin ketakutan. Ia menerima daun, bukan uang. Ia masih belum sadar jika uang dari Mbak Kunti adalah selembar daun.

Sementara Abang Kunti mengetuk pintu rumah kosong yang ditempati Mbak Kunti. Mbak Kunti yang lagi asik minum kopi jadi merasa terganggu.

"Siapa sih. Reseh banget." Dengan malas Mbak Kunti membuka pintu.

"Hai...ajak aku masuk, dong." Dengan kepedean tingkat Dewa, Abang Kunti nyelonong aja.

Jika bukan karena hati Mbak Kunti sudah tertawan Nurdin, bisa jadi ia pun terpesona dengan penampilan Abang Kunti yang memang terlihat lebih keren dibandingkan yang tadi.

"Mau ngapain kamu datang ke mari?" Mbak Kunti melanjutkan minum kopinya.

Ia tak menawari Abang Kunti dengan kopi yang satu lagi. Itu kan kopi cintanya. Nggak boleh diminum oleh siapapun termasuk Abang Kunti.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!