NovelToon NovelToon
Ayla, Anak Kandung Yang Tersisih

Ayla, Anak Kandung Yang Tersisih

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:16.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia

Bagaimana rasanya menjadi seorang anak yang tidak diinginkan, di tuntut untuk selalu mengalah dalam segala hal, menyerahkan apapun yang dimiliki untuk orang lain bahkan orang yang di cintai sekalipun harus ia lepaskan? Selalu salah dan di anggap pembawa sial.

Itulah penderitaan yang di rasakan oleh seorang wanita bernama Ayla, ia tumbuh di keluarga yang serba berkecukupan, punya dua kakak laki-laki dan orang tua yang masih lengkap, namun sayang sekali, meskipun memiliki semua itu Ayla sama sekali tidak memiliki kasih sayang dan kebahagiaan.

Di mata keluarga Ayla adalah pembawa sial, sosok yang selalu salah dalam segala hal, berbanding terbalik dengan Alena yang selalu menerima kasih sayang penuh dan selalu di utamakan oleh semua orang.

Siapa Alena? Dan kenapa Ayla memiliki nasip berbeda dengan nya? Cus baca kisah mereka di sini, bersama author Nadia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

07# Perlakuan Kejam Adnan

“Alena, aku ini sahabat baik mendiang ibumu. Aku tak ingin kau terus-menerus terjerumus ke jalan yang salah. Kau pura-pura sakit padahal kau sangat sehat. Justru sebaliknya... Ayla, putri kandung keluarga Gunawan, dialah yang sebenarnya sedang sakit. Dia menyimpan trauma yang sangat berat di hatinya,” ucap Liam berusaha menjelaskan.

“Tunggu! Sejak kapan kau memeriksa keadaan Ayla? Siapa yang memberimu izin untuk mendekati dia? Dengar baik-baik perkataanku ini, Paman Liam... Jika kedapatan kau berkhianat atau melakukan hal di luar perintahku seperti sekarang ini satu kali lagi, aku pastikan nyawa putrimu melayang,” ancam Alena tajam, sambil mengarahkan jari telunjuknya tepat ke wajah Liam.

Laki-laki itu sudah melakukan banyak hal kotor untuk Alena—mulai dari memalsukan laporan kesehatan, memanipulasi hasil pemeriksaan, hingga berbagai hal licik lainnya. Namun bagi Alena, semua itu masih terasa kurang. Meski usia Liam jauh lebih tua darinya, Alena tak pernah bicara sopan atau menghargai laki-laki itu, sangat berbeda jauh dengan sandiwaranya saat berhadapan dengan keluarga Gunawan atau Reyhan.

“Alena, aku kembali...”

Suara Reyhan terdengar dari ambang pintu. Ia bergegas masuk ke dalam ruangan sambil membawa kantong belanjaan berisi buah-buahan segar yang baru saja dibelinya.

“Aku permisi dulu...” ucap Dokter Liam. Ia pun segera berjalan keluar ruangan dengan tergesa-gesa seolah lega karena interogasi itu berakhir.

“Dokter itu baru saja memeriksamu?” tanya Reyhan, lalu meletakkan kantong berisi buah-buahan itu di atas meja dekat sofa.

“Ya,” jawab Alena singkat. Seketika itu juga, ia kembali berubah menjadi sosok gadis lemah dan manis seperti sedia kala.

“Lalu apa katanya? Bagaimana kondisimu?” tanya Reyhan penasaran.

“Beliau bilang kondisiku sudah jauh membaik. Katanya aku sudah boleh pulang sore ini atau malam nanti,” jawab Alena santai.

“Syukurlah kalau begitu. Aku jadi lega mendengarnya,” sahut Reyhan dengan senyum bahagia.

“Hmm...” Alena hanya tersenyum kikuk.

Jauh di dalam hatinya, ia masih merasa gelisah dan marah mendengar ucapan Liam tadi. Ia terus memikirkan satu hal: bagaimana mungkin Liam bisa memeriksa keadaan Ayla dan sampai tahu kalau sebenarnya Ayla-lah yang sakit parah?

“Keluarga Gunawan tidak boleh sampai tahu kondisi asli Ayla. Jika sampai ketahuan, semua yang telah aku miliki dan usahakan selama ini akan hilang seketika,” batin Alena penuh kekhawatiran.

Sementara itu, di kediaman utama keluarga Gunawan...

Di rumahnya sendiri, Ayla tak pernah sekalipun mendapatkan kasih sayang. Bahkan dari para pelayan pun ia tak pernah dihargai. Mereka sama sekali tidak menganggap Ayla sebagai anak majikan. Satu-satunya orang yang mereka hormati dan layani dengan sepenuh hati hanyalah Alena. Tak jarang para pelayan itu malah menindas Ayla dan menyuruhnya mengerjakan pekerjaan rumah yang berat. Semua perlakuan itu mereka lakukan karena mereka pun ikut membenci Ayla, menganggapnya sebagai pembawa masalah yang selalu bermusuhan dengan Alena dan kedua kakaknya.

“Aku lapar...” gumam Ayla pelan.

Beberapa menit yang lalu ia baru saja keluar dari kamarnya dengan niat mencari makanan.

“Masak sendiri saja kalau mau makan. Nyonya, Tuan, dan anggota keluarga lainnya sedang tidak ada di rumah, jadi kami tak perlu menyiapkan makan siang khusus. Kalau kau lapar, buatlah makananmu sendiri,” jawab kepala pelayan dengan nada ketus. Ia duduk santai di kursi sambil menikmati camilan yang ada di hadapannya.

Ayla hanya terdiam. Ia sudah sangat terbiasa menerima perlakuan kasar seperti itu. Ia pun berjalan perlahan menuju dapur, berniat mencari apa saja yang bisa dimakan. Padahal tangan dan tubuhnya sedang terasa sangat sakit hari ini, hingga ia tak sanggup memasak makanan berat.

Sesampainya di dapur, ia membuka lemari es. Tangannya yang kecil dan kurus perlahan hendak meraih sebotol susu dan sepotong roti yang ada di dalam sana. Namun tiba-tiba... Brak! Pintu lemari es itu tertutup paksa tepat di depan wajahnya. Tangan Ayla hampir saja terjepit keras.

“Apa yang kau lakukan? Itu makanan milik Alena. Dia sedang sakit sekarang. Nanti kalau dia pulang, dia pasti akan segera mencari makanannya. Jadi jangan coba-coba menyentuh barang-barang miliknya,” ucap seseorang dengan nada dingin.

Ternyata pintu itu bukan tertutup sendiri, melainkan ditutup oleh orang lain. Orang itu adalah Adnan, kakak kedua Ayla yang baru saja pulang dari kantor. Ia diminta Bastian untuk menjaga dan mengawasi keadaan Ayla di rumah, entah karena masih ada sisa rasa peduli, atau justru karena khawatir Ayla akan menimbulkan masalah baru saat rumah sedang kosong.

“Tapi Kak... aku lapar...” ucap Ayla dengan suara bergetar menahan tangis.

“Tak ada jatah makanan untukmu hari ini. Kau pantas diberi hukuman atas segala perbuatan kejam yang kau lakukan pada Alena,” jawab Adnan dengan tatapan penuh kebencian.

“Kenapa kalian masih saja tak mau mempercayai ucapanku? Aku sama sekali tak bersalah. Aku tak melakukan apa pun padanya. Soal gelang itu pun... dia sendiri yang bilang—”

“Cukup, Ayla! Berhenti terus-menerus membela diri. Baiklah, jika kau sangat ingin makan, boleh saja. Tapi sama seperti para pelayan lainnya, kau harus bekerja dulu. Bersihkan rumah ini sampai selesai. Jika tidak, kau bahkan tak pantas menerima sepotong roti pun dariku,” potong Adnan dengan kejam.

Setiap kali Ayla mencoba menjelaskan, Adnan selalu saja memotong dan tak mau mendengarkan.

“Aku sudah tahu betul, ucapan dan pembelaan diriku tak akan pernah didengar oleh mereka semua. Percuma saja aku bicara,” batin Ayla pasrah.

“Kenapa diam saja?! Cepat bergerak!” bentak Adnan dengan suara keras.

“Kondisiku sangat lemah hari ini, Kak Adnan... Aku mohon, berbaik hatilah padaku sekali saja...” lirih Ayla, suaranya terdengar begitu pilu dan menyedihkan. Padahal hanya untuk sekadar makan, ia harus memohon sedemikian rupa.

“Sudah kubilang, jika mau makan... bekerja dulu!” bentak Adnan sekali lagi, kali ini lebih keras dan tak sabar.

Pantas saja para pelayan berani memperlakukan Ayla semena-mena. Lihatlah, keluarga kandungnya sendiri saja sama sekali tak punya hati nurani atau rasa iba sedikit pun.

****

1
sunaryati jarum
Perkataan Danu sebaiknya direkam/ divideokan , sudah terang- terangan begitu dan kirim ke papa Hans
sunaryati jarum
Haduh ngeri tiga orang balas dendam pada satu orang.Alena kau merasakan kebahagiaan selama 15 tahun di atas penderitaan Ayla putri kandung ,tapi Setelah kebusukan kamu terbongkar kamu akan menderita selama sisa hidupmu
sunaryati jarum
Emak kira pemuda ternyata ibu kandung Alena , yang dinyatakan meninggal.Orang pendidikan kok percaya peramal🤣🤣🤣
Author Nadia🪷: 15 tahun lalu mungkin masih kudet kak🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Sebelum melakukan kejahatan sudah terbongkar,kah.Apakah peramal 15 tahun yang lalu, ternyata masih muda?
Soraya
lanjut thor
sunaryati jarum
Benar dugaan emak jika Danu berada di rumah yang sama lebih mudah mengawasinya dengan Maya.Msya ternyata bukan istri dan ibu yang baik saat suami bangkrut seharusnya disemangati bukan digugat cerai bahkan tega meninggalkan Danu demi kebahagiaannysa sendiri.
sunaryati jarum
Kau satu rumah Danu, yang sangat diuntungkan malah Valen, karena lebih mudah mengawasi gerak-gerikmu.Kau Ayra wanita gampangan Bu Maya.Valen dan Ayra bekerja sama untuk mendapatkan bukti banyak kejahatan kalian.
Author Nadia🪷: makasih komentar nya kaka
total 1 replies
sunaryati jarum
Alena pasti iri dan Rayhan menyesal melepas Ayla
sunaryati jarum
Semoga hubungan Valen dan Ayla semakin baik
Soraya
lanjut thor
Author Nadia🪷: sip kak
total 1 replies
Yeni Astriani
yuuk lanjut Author
Author Nadia🪷: iya kak 🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Emak sangat menanti pembalasan Valen untuk Ny Maya dan Danu
sunaryati jarum
Seru dan bagus
Author Nadia🪷: makasih banyak ya kakak
total 1 replies
sunaryati jarum
Sekarang keluarga Gunawan Ingin menjilat Ayla, bukan karena sayang tapi agar perusahaan tetep berdiri
sunaryati jarum
Sepertinya kejahatan Ny Maya dan Danu pada Tuan Muda Valen akan segera terbongkar.Karena Valen dan Ayla sama - sama waspada dan mencurigai Ny Maya, tinggal cari bukti atau tertangkap basah .Danu ingin merebut Ayla? , tidak akan bisa.
sunaryati jarum
Ayo Valen bantu Ayla membalas atas penderitaan yang dialaminya selama lima belas tahun,jadi dari usia lima tahun, sungguh benar kenyang mendapatkan perlakuan kejam dari orang tua maupun saudara kandungnya
sunaryati jarum
Semakin seru Thoor
Author Nadia🪷: makasih kak👍
total 1 replies
sunaryati jarum
Yang mencelakai Valen itu malah , Maya karena mengingat Gavin yang mewarisi semua kekayaan Tuan Hans.Dengan Maya bergerak lagi terbongkarlah kejahatannya,mungkin Valin sudah mencurigai
Author Nadia🪷: gak asih ah ketebak 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Semoga semua memperlakukan Ayla dengan baik dan Valen jatuh hati padanya
Author Nadia🪷: kehidupan Ayla di keluarga Aditama akan berbanding terbalik dengan keluarga Gunawan kak
total 1 replies
putmelyana
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!