NovelToon NovelToon
BOUND BY BLOOD, LOCKED BY LOVE

BOUND BY BLOOD, LOCKED BY LOVE

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Aliansi Pernikahan
Popularitas:941
Nilai: 5
Nama Author: indri novianti

Siap, ini deskripsi singkat yang diambil dari naskah yang kamu kirim (lebih sesuai dengan konflik, karakter, dan tensinya):

Dalam sebuah perjanjian yang tak bisa dihindari, Talia harus menerima takdirnya untuk menikah dengan Etnan—pria dingin, penuh kuasa, dan menyimpan banyak sisi yang tak terduga.

Di balik hubungan yang terlihat formal, terselip ketegangan, kecemburuan, dan rahasia yang perlahan terungkap. Kehadiran Sophia yang obsesif, serta perasaan tersembunyi dari orang-orang di sekitar mereka, membuat hubungan itu semakin rumit.

Namun di antara sindiran, sentuhan yang tak diinginkan, dan emosi yang saling ditahan—perlahan tumbuh sesuatu yang lebih dalam dari sekadar kewajiban.

Cinta yang seharusnya tidak ada… justru mulai mengikat mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indri novianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 : Natalia Oliver Smith

“Kau apa—?” Amelia belum sempat menyelesaikan pertanyaannya, ketika pintu besar itu kembali terbuka.

Suara langkah sepatu hak tinggi memecah keheningan yang sempat tercipta sejak kedatangan Ethan dan Sophia tadi.

Semua mata menoleh.

Dan di sanalah—

Talia.

Ethan yang sudah duduk di kursinya, di samping Noah dan Bella, ikut mengalihkan pandangannya ke arah pintu yang kembali terbuka.

Tak lama kemudian, muncullah seorang wanita anggun.

Ia mengenakan gaun soft pink berkerah Sabrina yang menampilkan kulit beningnya, leher jenjangnya dihiasi kalung bermata hijau kecil—sederhana, namun begitu menawan. Rambutnya ditata indah, memperlihatkan kening serta mata yang begitu memikat.

Ia berjalan bak seorang putri, memberikan senyuman lembut kepada setiap tamu yang hadir. Bola matanya bergerak perlahan, menyapa satu per satu—hingga akhirnya bertemu dengan sepasang mata yang tak asing.

Ethan.

Pria itu menatapnya begitu tajam.

Namun dengan penuh percaya diri, Talia hanya menunduk sopan, tetap menyunggingkan senyum terbaiknya sebagai bentuk sapaan.

Gadis yang kemarin ia temui dengan kaus dan celana jeans sederhana—nyatanya kini menjelma bak dewi Yunani.

Sophia yang melihat itu tak percaya. Tatapannya dipenuhi ketidakrelaan saat menyaksikan kecantikan Talia yang begitu memukau.

Begitu pula Alex.

Ia seolah terhipnotis oleh pesona wanita yang diam-diam menjadi pujaan hatinya.

Alex berdiri, merentangkan tangannya menyambut Talia.

“Kau benar-benar cantik, Tata,” ujarnya saat Talia telah mendekat.

Talia membalas pelukan itu dengan hangat.

“Kak Al bisa saja,” jawabnya lembut, senyumnya tak pernah lepas.

Di seberang sana, Ethan mengepal tangannya. Rahangnya mengeras. Ia jelas tidak menyukai pemandangan itu.

Talia kemudian melangkah lagi, menghampiri kedua orang tuanya dan disambut pelukan hangat. Setelah itu, ia beralih menuju Noah dan Bella.

“Maaf, saya terlambat, Bibi,” ucapnya sopan pada Bella.

“Oh tentu tidak, sayang. Kau adalah bintang di sini,” balas Bella lembut, membelai wajah ayu Talia.

“Ya Tuhan… wajar saja kau disembunyIkan keluargamu. Ternyata kau memang berlian terindah yang pernah Bibi lihat.”

“Bibi terlalu berlebihan,” Talia tersipu malu.

“Tidak, aku tidak berlebihan. Benar, kan, sayang? Talia sangat cantik,” ujar Bella pada Noah, mencari dukungan.

Noah tersenyum tipis. Dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Bagaimana ya… tapi di mataku, kau tetap berlian paling indah yang pernah kulihat, Bella.” Talia tersenyum mendengar penuturan calon ayah mertuanya yang sangat random.

“Kau ini…” Bella kehabisan kata-kata.

Ucapan Noah membuat beberapa orang di sekitar mereka tertawa kecil, sementara Bella hanya bisa tersipu malu.

Talia tersenyum melihat interaksi hangat itu, lalu menyapa Noah dengan sopan. Setelah itu, ia beralih pada Ethan—yang sejak tadi tak henti memindainya dengan tatapan penuh arti.

“Hai,” sapa Talia lembut.

Ethan tiba-tiba mendekatkan wajahnya. Talia terpaksa menyambutnya, mengira pria itu hanya akan melakukan cipika-cipiki.

Namun ia terkejut—

Ketika bibir Ethan justru menyentuh pipi kanannya.

Tangannya yang besar meremas pinggang ramping Talia dengan posesif.

Talia tak bisa menolak. Ia hanya mampu mempertahankan senyumnya, meski ada keterkejutan yang ia sembunyikan.

Kemudian ia dipersilakan duduk—tepat di sebelah Ethan. Talia memang tidak ikut dalam rombongan karna sejatinya ia telah menginap dihotel itu demi pertemuan ini. Agar wajahnya tetap tidak dipublikasikan sebelum hari pernikahannya.

Ethan memandang gadis disebelahnya dengan sangat intens.

Sophia dan Alex jelas tidak menyukai interaksi itu.

Namun bagi Alex… selama Talia bahagia, ia akan merelakannya. Meski dalam hatinya, ia sudah berjanji—jika Ethan sampai menyia-nyiakan gadis itu, maka ia sendiri yang akan merebut Tata dari sisi pria tersebut.

Berbeda dengan Sophia.

Ia benar-benar tidak terima dengan semua ini.

1
Amila FM,IG:amilaeditslife
seruuu, recommended kalau yang suka cerita pasangan powerful
Amila FM,IG:amilaeditslife
tolong itu si Ethan jgn plin plan, nggak usah kebanyakan ngeles dan sandiwara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!