Tak menyangka, setelah sampai di kota dan belum lagi bekerja . Tini malah salah masuk kamar ,dia tidak tau kalau ternyata kamar yang dia masuki adalah kamar milik tuan muda disana .
"Kau cari mati ya ? "
"Mau menjebak ku ?"
"Siapa yang menyuruh mu?"
Tini jelas ketakutan, pria tinggi besar didepan nya ini begitu menakutkan. Walaupun wajah nya tampan ,tapi hanya dengan satu tangan saja dia bisa mencengkeram leher tini dengan kuat membuat tini sulit bernafas . Apalagi kini wajah mereka sudah cukup dekat ,tanpa memberi kesempatan tini untuk menjelaskan nya. Pria yang memiliki tubuh kekar dan besar itu pun langsung meraup bibir tini ,mencium nya dengan kasar membuat tini kewalahan dan hampir mati karena tak bisa bernafas .
Bagaimana kisah selanjut nya? yuk langsung mampir 💁♀️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SK(tatapan aneh)
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Surtini belajar melayani tamu undangan yang datang, dia mendengarkan apa yang di perintahkan oleh mbak Nani. Pelayan senior yang biasa berada di rumah besar keluarga Cendana ,dia selalu bersama dengan tuan muda cendana dan masih single juga .
"Eh....eh....liat tu,nona lulu sama tuan muda cendana sudah datang"
"Mereka nampak serasi ya "
"Ngak lah ,kayak nya tuan muda lebih cocok sama tuan muda Baskoro "
"Kalau aku sih ,nona lulu itu ngak cocok sama kedua nya karena memang nona Lulu itu terbilang kasar "
Surtini dan Mina hanya bisa mendengarkan saja ,mereka ngak ingin ikut campur urusan orang kaya karena memang yang memberikan komentar itu adalah tamu undangan dari keluarga kaya. Surtini mulai berjalan ke arah belakang, dia membawa nampan yang berisi gelas dan bersiap untuk menyusun nya di atas meja.
Sedangkan Mina ,dia membawa piring yang akan di susun di meja depan sehingga mereka harus berpisah hingga saat selesai semua nya . Surtini berniat kembali ke belakang untuk mengambil gelas lagi ,tapi tetap saja ada yang ingin mengganggu nya .
"Kamu pelayan disini ?" tanya seorang pria yang berada di dekat meja gelas, dari tadi dia memperhatikan wajah dan tubuh Surtini . Dia jelas bisa tau kalau Surtini berasal dari desa dan bisa dia manfaatkan ,dia yang kaya akan bisa membuat Surtini percaya pada nya sehingga dia bisa mendapatkan apa pun yang dia mau .
"Iya tuan ,silahkan " jawab Surtini sambil tersenyum dan menyerahkan gelas berisi es buah pada pria itu dengan sopan .
Surtini terkejut saat tangan nya di genggam oleh pria itu saat pria itu ingin mengambil gelas nya, dia pun mendadak mundur dan terjatuh ke dalam pelukan seorang pria.
Tubuh nya menegang ,tatapan mata nya jelas terarah ke arah pria yang ada didepan nya. Wajah nya sudah pucat pasi ,Surtini ketakutan tapi dia langsung tersadar dan berdiri dengan cepat hingga dia mendorong dada bidang pria didepan nya.
"Ma....maaf tuan muda " ucap Surtini dengan gugup ,dia benar benar takut jika pria yang dia tabrak marah .
"Tuan muda Gara ,maaf " ucap pria itu dan langsung pergi dari sana ,sementara Surtini hanya bisa menundukan kepala nya karena mana mungkin dia pergi dari sana mengingat dia yang akan menjaga minuman itu
"Surtini ....di panggil mbak Nani" ucap Mina yang baru datang, tapi kemudian dia terdiam karena ada Gara di sana dan mina pun ikut menundukan kepalanya .
"Surtini " gumam Gara yang memang belum mengetahui siapa pelayan yang menabrak nya dan Surtini yang mendengar nya semakin menunduk, berharap tuan muda cendana didepan nya ini tidak menandai wajah nya .
Gara pun pergi dari sana membuat Surtini merasa sedikit lega ,dia takut nanti nya Gara malah mencoba mencari kesempatan dari rakyat kecil seperti nya ini. Makanya dia berpikir untuk menutupi wajah nya dan untung saja Gara tak mencari masalah dengan nya, langsung pergi meninggalkan nya .
"Untung saja...." batin Surtini, dia mulai memberikan beberapa gelas pada tamu undangan. Dia benar benar ingin menjauhi para orang kaya itu ,karena dia tau kalau orang seperti dia akan menjadi mainan untuk para pria kaya .
Surtini memperhatikan proses acara dari MC yang di undang ,dia merasa terpukau dengan semua yang hadir dan dekorasi cantik disana . Bukan hanya itu saja ,dia tak percaya kalau ternyata dekorasi itu disiapkan oleh para ahli dengan harga yang fantastik.
"Cantik banget ya kan tin" bisik mina yang sudah duduk disamping Surtini, Surtini pun mengangguk. Memang semua nya seperti mimpi dan seperti mereka berada didalam acara televisi yang mewah ,dia tak menyangka bisa melihat hal ini secara langsung.
Surtini menatap seluruh ruangan yang jelas begitu mewah ,dia tak percaya jika dia bisa melihat semua nya saat ini dan berada disini . Dia benar benar merasa takjub hingga tak menyadari kalau ada yang memperhatikan nya dari jauh, hingga Mina menyenggol lengan Surtini karena dia melihat Gara yang menatap ke arah Surtini dengan tatapan tajam nya.
"Tini.....liat ke sudut kanan mu " bisik Mina ,dia bisa melihat kedua mata Gara menatap Surtini dengan tatapan yang sulit di arti kan.
Surtini yang memang tak tau apa maksud ucapan Mina ,dia pun melihat ke arah yang di tujukan oleh Mina dan tatapan nya langsung bertemu dengan kedua mata indah dan dingin milik Gara . Dia terkejut, lalu dengan cepat menunduk .
"Kenapa dia liatin aku min? Apa ada sesuatu di wajah ku ?" tanya Surtini yang bisa melihat tatapan aneh dari Gara fan Mina hanya tersenyum tipis sambil menggelengkan kepala nya, walaupun Surtini tak melihat nya tapi dia juga tak tau apa maksud tatapan aneh itu
Surtini tak berani menatap kemana pun, dia hanya sibuk memperhatikan meja hidangan yang saat ini dia jaga. Menyusun gelas dan menyiapkan semua minuman disana ,dia tak ingin bersinggungan dengan siapa pun disana karena dia takut seperti drama drama yang sering dia lihat di televisi atau novel yang dia baca .
Braaak
Surtini terkejut melihat Lulu yang sudah berada didepan nya ,Lulu memukul meja hidang yang masih ada minuman diatas nya membuat sebagian air yang ada di dalam gelas .
"Dasar perempuan murahan " ucap lulu dengan suara yang sedikit tertahan ,hanya sebagian orang yang ada didekat mereka yang mendengar nya .
"Kau pikir Gara akan melirik mu hah ? Sadar....kau itu hanya pelayan " ucap Lulu dengan tatapan mata yang menusuk ,dia menggertakan gigi nya karena merasa geram pada Surtini
"Maaf nona ,mungkin anda salah orang " ucap Mina yang berada di samping nya karena Surtini masih terkejut dan merasa bingung dengan apa yang terjadi didepan nya .
"Salah ? Jelas jelas dia mencari perhatian Gara ,makanya dari tadi Gara menatap nya saja " jawab Lulu dengan kedua mata melotot ke arah Mina ,Mina ikut terkejut
"Dia yang liatin Tini ,kok malah Tini yang cari perhatian sama dia . Dasar gila" ucap Mina dalam hati karena ngak mungkin dia mengatakan nya begitu saja, apalagi kini dirinya juga sudah menjadi sasaran kemarahan lulu
"Kamu siapa ? Jangan ikut campur urusan saya " bentak Lulu pada mina ,membuat mina hanya bisa diam
"Saya....saya baru di sini nona ,saya dan tuan muda ngak saling kenal jadi mana mungkin saya bisa mencari perhatian tuan muda " ucap Surtini yang mulai sadar maksud kemarahan lulu
"Alasan .....kamu pasti cari perhatian Gara kan " bentak Lulu lagi dengan kesal
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘