NovelToon NovelToon
Aku Kembali Bukan Untuk Mencintaimu Tapi Menghancurkanmu

Aku Kembali Bukan Untuk Mencintaimu Tapi Menghancurkanmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Balas Dendam / Nikah Kontrak
Popularitas:401
Nilai: 5
Nama Author: Ilza_

Dulu, Alena percaya bahwa cinta bisa mengalahkan segalanya—bahkan kesombongan seorang pria yang dingin dan tak tersentuh seperti Arkan. Ia menyerahkan hati, harga diri, bahkan masa depannya demi pernikahan yang ternyata hanya dianggap sebagai kesalahan oleh suaminya sendiri.
Di hari ia kehilangan segalanya, Alena tidak hanya diusir dari rumah—ia juga dikhianati, dipermalukan, dan ditinggalkan dalam kehancuran yang nyaris merenggut nyawanya.
Namun, takdir belum selesai menulis kisahnya.
Lima tahun kemudian, Alena kembali.
Bukan sebagai wanita lemah yang dulu diremehkan, melainkan sebagai sosok baru—misterius, elegan, dan berkuasa. Di balik senyumnya yang tenang, tersimpan rencana yang telah ia bangun dengan sabar: menghancurkan satu per satu kehidupan
orang-orang yang pernah menjatuhkannya… termasuk Arkan.
Ketika Arkan kembali bertemu dengan wanita yang dulu ia buang, ada sesuatu yang berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ilza_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7 — AKU TIDAK PERNAH DIPILIH, AKU DICIPTAKAN

Hujan turun lagi malam itu.

Seperti lima tahun lalu.

Bedanya… kali ini aku tidak berdiri di luar.

Aku duduk di dalam ruangan gelap, hanya ditemani lampu kecil dan tumpukan dokumen yang selama ini kusimpan.

Rahasia.

Kebenaran.

Dan luka yang tidak pernah benar-benar sembuh.

“Sudah waktunya,” gumamku pelan.

Tanganku membuka map paling bawah.

Map yang selama ini… tidak pernah berani kubuka lagi.

Nama yang Selalu Menghantui

Di halaman pertama—

Ada satu nama besar.

Ayahku.

Aku menatapnya lama.

Rasa itu kembali.

Bukan sedih.

Bukan marah.

Tapi… kosong.

Karena selama bertahun-tahun—

Aku percaya satu hal:

Aku hanya anak dari keluarga biasa yang kehilangan segalanya.

Tapi kenyataannya?

Itu… kebohongan yang sengaja dibuat.

Kebenaran Pertama

Ayahku bukan orang biasa.

Dia adalah—

pemegang saham lama Arkavera.

Dan bukan sekadar saham kecil.

Tapi…

kunci kendali.

Aku menghela napas panjang.

Semua mulai masuk akal sekarang.

Kenapa kami tiba-tiba jatuh.

Kenapa semua aset hilang.

Kenapa hidupku berubah drastis dalam waktu singkat.

Itu bukan kecelakaan.

Itu…

dibuat.

Kecelakaan yang Tidak Pernah Terjadi

Tanganku bergetar sedikit saat membuka halaman berikutnya.

Laporan kecelakaan.

Tanggal.

Lokasi.

Dan satu kalimat yang membuatku selalu percaya selama ini:

“Kecelakaan tunggal.”

Aku tertawa pelan.

Pahit.

Karena di halaman berikutnya—

Ada bukti lain.

Foto.

Rekaman.

Dan laporan yang tidak pernah masuk ke publik.

Rem mobil sengaja dirusak.

Sunyi.

Dadaku terasa sesak.

“Jadi… ini cara kalian mulai semuanya…”

Alena Kecil yang Tidak Tahu Apa-Apa

Flashback itu datang tanpa diminta.

Aku yang masih kecil.

Duduk di ruang tamu.

Menunggu.

Menunggu orang tuaku pulang.

Tapi yang datang…

bukan mereka.

Hanya kabar.

Bahwa semuanya… sudah berakhir.

Dan sejak hari itu—

hidupku berubah.

Tanpa aku tahu—

itu baru awal dari rencana yang lebih besar.

Aku Tidak Dipilih… Aku Disiapkan

Beberapa tahun setelah itu—

Seseorang mulai muncul dalam hidupku.

Bukan secara langsung.

Tapi lewat bantuan.

Beasiswa.

Kesempatan.

Jalan yang… terlalu mulus.

Dulu aku pikir—

aku beruntung.

Sekarang aku tahu—

aku sedang diarahkan.

Dibentuk.

Dijaga… agar tetap berada di jalur tertentu.

Sampai waktunya tiba.

Hari Aku “Ditemukan”

Aku masih ingat hari itu.

Pertama kali aku bertemu ibu Arkan.

Dia datang dengan senyum hangat.

Tatapan lembut.

Seolah benar-benar peduli.

“Kamu anak yang kuat,” katanya waktu itu.

Aku percaya.

Aku benar-benar percaya.

Padahal sekarang aku tahu—

dia sudah mengenalku jauh sebelum itu.

Dia tahu siapa aku.

Dia tahu apa yang kumiliki.

Dan dia tahu…

aku adalah jawaban atas masalahnya.

Pernikahan yang Sudah Ditentukan

Dokumen berikutnya membuat napasku tertahan.

Tanggal.

Rencana.

Catatan internal.

Semua tentang—

pernikahanku.

Bukan sebagai hubungan.

Tapi sebagai…

proyek.

Aku membaca satu kalimat berulang kali.

“Subjek Alena siap dimasukkan

ke dalam lingkaran utama melalui pernikahan.”

Subjek.

Bukan nama.

Bukan manusia.

Aku menggenggam kertas itu kuat.

Sampai hampir robek.

Cinta yang Tidak Pernah Diberi Kesempatan

Air mataku akhirnya jatuh.

Bukan karena lemah.

Tapi karena…

aku baru sadar satu hal paling menyakitkan:

Bahkan sebelum aku mencintai

Arkan—

semuanya sudah ditentukan akan berakhir.

Tidak peduli seberapa keras aku mencoba.

Tidak peduli seberapa tulus aku bertahan.

Aku…

tidak pernah punya kesempatan.

Penghancuran yang Direncanakan

“Dan ini bagian terbaiknya…”

Aku membuka halaman terakhir.

Rencana fase kedua.

“Penghapusan.”

Isinya jelas.

Tanpa basa-basi.

Menciptakan konflik dalam pernikahan

Mengarahkan Arkan untuk menjauh

Membentuk persepsi negatif terhadap Alena

Mengeluarkan Alena tanpa meninggalkan jejak

Aku tertawa.

Kali ini lebih keras.

Lebih gila.

“Rapi sekali…”

Malam Aku Dibuang… Bukan Kebetulan

Semua kejadian malam itu—

kata-kata Arkan

sikap dinginnya

keputusannya

bukan hanya emosinya sendiri.

Tapi hasil dari—

dorongan.

Manipulasi.

Dan skenario yang sudah disiapkan.

Aku menutup mata.

Menarik napas panjang.

“Jadi bahkan… kebenciannya padaku…”

Aku membuka mata lagi.

Tatapanku berubah.

“Bukan sepenuhnya miliknya.”

Kembali ke Sekarang

Pintu terbuka pelan.

Leon masuk.

Melihatku.

Melihat semua dokumen yang terbuka.

“Kamu buka semuanya…”

Aku tidak menoleh.

“Hari ini… tidak ada lagi yang perlu disembunyikan.”

Dia diam sejenak.

“Kalau Arkan tahu ini…”

Aku tersenyum tipis.

“Itu tujuannya.”

Aku berdiri perlahan.

Menghadap jendela.

Hujan masih turun.

Persis seperti malam itu.

“Tadinya aku hanya ingin menghancurkannya.”

Aku menghela napas.

“Tapi sekarang…”

Aku menoleh ke Leon.

Tatapanku tajam.

“Aku ingin menghancurkan seluruh permainan ini.”

Keputusan yang Tidak Bisa Dibatalkan

Leon menatapku serius.

“Begitu ini keluar… tidak ada yang bisa kembali normal.”

Aku tertawa kecil.

“Sejak kapan hidupku pernah normal?”

Sunyi.

Lalu aku mengambil satu dokumen.

Yang paling penting.

Yang paling berbahaya.

Dan memasukkannya ke dalam tas.

“Besok.”

Aku tersenyum.

“Semua akan berubah.”

Di malam yang sama—

Seseorang di masa lalu akhirnya membuka semua luka yang disembunyikan.

Dan besok—

Kebenaran itu tidak lagi akan jadi rahasia.

Bukan hanya untuk Arkan.

Tapi untuk semua orang.

Karena kali ini—

aku tidak akan diam.

Aku akan memastikan… mereka merasakan semua yang pernah mereka lakukan padaku.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!