NovelToon NovelToon
Ranting Kaku Yang Di Peluk Badai

Ranting Kaku Yang Di Peluk Badai

Status: sedang berlangsung
Genre:Kaya Raya / Romantis / Perjodohan
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: istimariellaahmad

Violet Aolani, mahasiswi tengil yang tak kenal kata mundur, nekat mengejar Arden Elio Bayu, CEO kaku yang hidupnya sedingin es. Di mata Arden, Violet hanyalah anak kecil yang mengganggu; namun bagi Violet, Arden adalah takhta yang harus ia taklukkan. Ini adalah kisah tentang "badai" muda yang meruntuhkan tembok beku sang penguasa korporat dengan keberanian yang nyaris lancang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istimariellaahmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedok yang terbuka

Lobi Bayu Group yang biasanya tenang dan elegan kini menyerupai pasar kaget. Arjuna berdiri di tengah ruangan, memegang megafon kecil dengan wajah merah padam. Di belakangnya, beberapa pria bayaran memegang spanduk bertuliskan: "Kembalikan Pacar Saya!"

"Keluar lo, CEO sombong! Jangan cuma bisa nyembunyiin cewek orang di balik jabatan lo!" teriak Arjuna, suaranya menggema hingga ke lantai atas.

Pintu lift terbuka. Arden melangkah keluar dengan wibawa yang luar biasa, diikuti oleh Violet yang tampak geram. Di sudut lobi, Evara, Avyanna, dan Lavanya sudah bersiap dengan ponsel masing-masing, merekam kejadian itu untuk bahan "laporan" kalau-kalau perlu serangan balik.

"Hentikan keributan ini, atau saya pastikan kamu bermalam di sel polisi," suara Arden tenang namun sangat menusuk.

Arjuna tertawa sinis melihat Violet berdiri di belakang Arden. "Vi, lo beneran mau main sandiwara jadi orang miskin di sini? Lo pikir dia bakal cinta sama lo kalau tahu siapa lo sebenarnya?"

Violet melangkah maju, matanya menyipit. "Juna, tutup mulut lo dan pergi sekarang!"

"Nggak! Gue bakal kasih tahu semua orang!" Arjuna berbalik menatap kerumunan karyawan yang mulai menonton. "Kalian tahu siapa 'anak magang' kesayangan bos kalian ini? Dia bukan mahasiswa beasiswa yang butuh duit! Dia itu Violet Aolani, putri tunggal pemilik Aolani Group! Dia cuma lagi main-main sama kalian semua!"

Suasana lobi mendadak hening. Bisikan-bisikan mulai terdengar. Karyawan saling pandang, tak percaya bahwa gadis yang sering mereka suruh-suruh fotokopi itu adalah pewaris salah satu perusahaan konstruksi terbesar di negeri ini.

Violet mematung. Rahasianya terbongkar dengan cara yang paling memuakkan. Ia perlahan menoleh ke arah Arden, takut melihat kemarahan di mata pria itu karena merasa ditipu.

Arden terdiam. Wajahnya tidak menunjukkan keterkejutan yang berlebihan, justru ia tampak sedang mencerna informasi itu dengan sangat dingin.

"Bener kan, Pak CEO?" tantang Arjuna dengan wajah puas. "Dia cuma cewek kaya yang kurang perhatian, sengaja nyamar buat nyari hiburan. Lo cuma jadi mainannya!"

Arjuna hendak melangkah mendekat untuk menarik Violet, namun Arden kembali menghalangi jalan pria itu.

"Sudah bicaranya?" tanya Arden datar.

Arjuna melongo. "Lo... lo nggak marah? Dia bohongin lo!"

Arden memperbaiki letak jam tangannya, lalu menatap Arjuna dengan pandangan meremehkan. "Identitas aslinya adalah urusannya. Tapi kerusuhan yang kamu buat di sini adalah urusan saya. Satpam, seret pria ini keluar dan hubungi pengacara saya untuk tuntutan pencemaran nama baik dan gangguan ketertiban."

Dengan sigap, petugas keamanan yang berbadan besar langsung meringkus Arjuna. "VIOLET! LO LIHAT AJA! DIA NGGAK BAKAL MAU SAMA CEWEK PEMBOHONG KAYAK LO!" teriak Arjuna sambil diseret paksa keluar.

Setelah Arjuna hilang dari pandangan, lobi kembali sunyi. Violet menunduk, meremas ujung kemeja magangnya yang murah. Teman-temannya di pojokan pun terdiam, tak berani mengeluarkan celetukan kocak mereka.

"Ikut ke ruangan saya," ucap Arden singkat tanpa menatap Violet, lalu berjalan kembali ke lift.

Ruang CEO - Lantai 27

Violet berdiri dengan gelisah di depan meja Arden. "Tuan... saya bisa jelasin. Saya nggak bermaksud nipu, saya cuma—"

"Duduk, Violet," potong Arden. Ia duduk di kursi kebesarannya, menatap Violet dengan cara yang berbeda dari biasanya. Ada sedikit binar rasa ingin tahu di matanya. "Putri tunggal Aolani Group? Jadi itu alasan parfum dan makanan emas itu?"

Violet mengangguk pelan. "Iya. Saya tahu Tuan nggak suka cewek manja, makanya saya nyamar jadi anak magang biasa supaya bisa deket sama Tuan tanpa embel-embel perusahaan Papa."

Violet menunggu Arden berteriak atau memecatnya. Namun, yang terjadi justru di luar dugaan. Arden menyandarkan punggungnya ke kursi dan menghela napas panjang.

"Saya tidak akan memecat kamu," ucap Arden.

Violet mendongak, matanya berbinar. "Beneran, Tuan? Tuan nggak marah karena saya bohong?"

"Saya marah karena kamu membuang-buang waktu dengan drama ini," jawab Arden kaku. "Tapi, identitas kamu sebagai pewaris justru menguntungkan saya. Ada proyek kerjasama yang sedang saya bicarakan dengan ayahmu. Jadi, daripada kamu jadi beban di divisi pemasaran, kamu tetap di sini sebagai asisten pribadi saya... untuk sementara."

Violet hampir saja melompat kegirangan. "Asisten pribadi? Berarti kita bakal sering berdua? Di ruangan ini? Sampai lembur?"

"Jangan mulai lagi," potong Arden, meski sudut bibirnya sedikit berkedut—hampir tersenyum. "Sekarang keluar. Ganti parfum kamu dengan yang biasa saja. Saya tidak ingin seluruh lantai ini wangi seperti toko bunga mewah."

Violet berlari keluar dengan tawa riang. Di luar, ia langsung disambut oleh ketiga sahabatnya.

"Gimana?! Lo diusir?! Lo dicoret dari KK?!" tanya Evara panik.

"Nggak! Gue malah jadi asisten pribadinya!" seru Violet sambil memeluk Evara.

"Gila! Strategi 'cegil' lo beneran tembus tembok es!" Avyanna geleng-geleng kepala.

"Tapi inget, Vi," Lavanya mengingatkan sambil tersenyum tipis. "Sekarang dia tahu lo kaya raya. Tantangannya bukan lagi soal status, tapi gimana lo bikin dia bener-bener butuh lo, bukan cuma butuh relasi sama bokap lo."

Violet mengepalkan tangannya. "Tantangan diterima! Operasi 'Meluluhkan Kulkas' berlanjut ke tahap dua!"

Happy reading sayang...

Baca juga cerita bebu yang lain...

Annyeong love...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!