NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Pacarku

Menikahi Kakak Pacarku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: tayanlee

Salam dari author untuk pembaca 😊✨🙏

Putri Adelia yang biasa di panggil adel, usianya kini menginjak 24 tahun. Dia menjalani kisah cinta yang romantis dan begitu membuat iri orang-orang.

Kisah cintanya dengan devan alvano begitu indah dan tampak sempurna di mata siapa pun yang melihatnya.

Devan adalah sosok pria yang hampir tidak memiliki celah—tampan, mapan, dan selalu bersikap lembut pada Adel. Di hadapannya, Devan seperti pria yang hanya hidup untuk mencintai satu wanita.

Tapi tiba-tiba semuanya runtuh ayah adel memutuskan untuk menjodohkan nya dengan kakak Devan, yaitu Lucas yang usianya sudah 36 tahun terpaut jauh dari usia adel.

HEHEH SEMOGA SUKA YA SAMA NOVEL AKU 🙏😁✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tayanlee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 07.

Pengenalan tokoh :

Devan Alvano mahendra atau di panggil Devan, Ia adalah anak kedua dari keluarga mahendra kekasih putri Adelia.

Berbeda dengan kakaknya Lucas yang kaku dan penuh Otoritas, Devan Alvano mahendra adalah sosok pria yang hangat dan berekspresi, Iq memiliki jiwa yang bebas.

di usianya yang ke 27 tahun, Ia di anggap sebagai pemberontakan di keluarga nya, karena lebih mengejar passion nya dari pada terjun sepenuhnya ke dalam politik bisnis ayahnya.

Di balik pintu kayu yang tebal itu adel bersandar, Ia memejamkan matanya mencoba menenangkan dirinya yang terus merasa terpuruk.

Suara detik jam terasa semakin cepat, Adel ingat bahwa Ia hanya di beri waktu lima menit oleh suaminya Lucas.

Adel segera berjalan menuju westlife, Ia menyalakan keran membiarkan air dingin membasahi telapak tangannya, sensasi dingin itu sedikit membantunya kembali memijak bumi.

Adel berusaha menjauhkan pikirannya dari bayang-bayang Devan yang terus menghantuinya.

Adel menatap pantulan dirinya di cermin besar, Ia bisa melihat bawah matanya sedikit bengkak karena menangis di atas altar tadi, telihat make-up yang sedikit pudar.

Adel segera mengambil tisu dan membasahi ujungnya, Ia merampikan noda hitam yang ada di bawah matanya, lalu memoles lipstik merah pada bibirnya agar terlihat segar kembali.

TOK... TOK...

Terdengar suara ketukan pintu dari luar, Adel menoleh Ia cepat-cepat menutup lipstik itu.

Adel membuka pintu toilet, Ia melihat pria itu tak jauh dari sana, dengan wajah dingin Adel keluar dari toilet.

" Ayo kita selesaikan ini " ucap Lucas, Ia mengulurkan tangannya yang kekar ke arah Adel.

Adel menatap tangan itu dengan enggan, namun pada akhirnya Ia menyambut uluran tanga Lucas.

" Tersenyumlah meski hanya sebagai topeng untuk menutupinya " ucap Lucas, dengan suara rendah dan dingin.

Adel menatap sekilas lalu kembali meluruskan pandangannya, sesampainya di ballroom hotel mereka sudah di tunggu oleh keluarga untuk foto bersama.

Pesta akhirnya mencapai puncaknya, satu-persatu tamu mulai berpamitan, meninggalkan keheningan yang mulai merayap di ballroom yang luas itu.

Tuan mahendra dan nyonya risma mendekati Adel yang bersama Lucas, dengan senyum canggung nyonya risma menggenggam tangan Adel dengan lembut.

" Aku berharap kamu bisa menjadi istri yang bisa menerima Lucas yang dingin " ucap nyonya risma dengan senyum tipis.

" Kami sudah menyiapkan kamar pengantin untuk kalian berdua " ucap tuan mahendra.

" Lucas, ini kunci kamar kalian " tuan mahendra memberikan kunci kamar hotel pada Lucas.

" Nikmati malam kalian " ucap tuan mahendra dengan senyum tipis yang terlihat di sudut bibirnya.

Bagaimana aku bisa menikmati malam bersama pria yang tidak aku cintai, bahkan dia terlihat lebih menyeramkan dari setan ( Gumam nya dalam hati ).

Sialan ( gerutu Adel ).

Setelah memberikan kunci itu tuan mahendra menepuk-nepuk bahu lebar Lucas sebelum melangkah pergi bersama nyonya risma, kini di tengah ballroom yang sepi dan hanya menyisakan aroma bunga lili yang mulai layu.

" Ayo " ajak Lucas, Ia tidak menunggu jawaban Adel melainkan langsung melangkah menuju lift.

Adel yang melihat punggung tegap dan lebar itu telah menjauh, Ia menghembuskan nafas kasar lalu mengangkat gaun pengantinnya yang terasa berat dan menjuntai di lantai, Adel mengikuti Lucas masuk ke dalam lift.

Di dalam lift mereka tidak saling menyapa atau berbicara satu sama lain, yang ada di antara mereka hanya keheningan dan rasa yang tidak nyaman.

Ting....

Pintu lift terbuka langsung di depan sebuah pintu tanda besar yang di hiasi rangkaian bunga mawar putih.

Lucas menempelkan kartu kunci tersebut, bunyi klik mekanis itu langsung membuat Adel merasa terkejut saat pintu itu terbuka, menampakkan kamar presidensial suite yang sangat liat dan pencahayaan yang remang-remang.

Ini tidak akan terjadi kan?

Tidak mungkin kan?...tapi! bagaimana jika dia meminta haknya sebagai suami?

Tidak.... aku tidak mau... yah aku berhak menolaknya, ya aku yakin aku bisa ( batin Adel ).

Lucas masuk lebih dulu, Ia melepaskan jas charcoal nya dan meletakkan nya di sofa, Ia juga melonggarkan dasinya dan membuka dua kancing kemeja putihnya.

Lucas menunjukkan sisinya yang lebih santai, Ia juga tak lupa mengguling lengan kemejanya, Lucas berbalik Ia melihat Adel yang masih mematung di ambang pintu.

" Masuk! apa kamu ingin terus berdiri di situ sampai pagi " ucap Lucas.

Adel mendongak menatap tajam Lucas, dengan wajah yang di tekuk Adel mengangkat gaunya dan melangkah masuk ke dalam, Ia juga menutup pintu kamar hotel menyisakan mereka bedua di sana.

Dengan gugup Adel langsung duduk di ranjang besar itu, tatapannya masih tajam memandang gerak gerik Lucas, bulet bunga yang Ia genggam sejak tadi, Adel meletakkan nya di meja samping ranjang.

" Kasur ini milikku " celetuk Adel, Ia melipat kedua tangannya di bawah dada, dagunya sedikit terangkat.

Lucas yang baru saja hendak menuangkan air mineral, menghentikan tangannya tanpa membalikan tubuhnya Ia tersenyum tipis senyum yang meremehkan.

" Lakukan apapun yang kau mau " ucap Lucas suaranya datar dan berat, Ia membiarkan adel menguasai tempat tidur yang besar itu, Ia tidak ingin berdebat dengan hal-hal remeh yang seperti Adel lakukan.

" Oke!!... "

" Jangan harap kamu bisa naik ke kasur ini jika kedinginan, aku tidak mau berbagi tempat tidur dengan orang asing " ujar Adel, Ia menyinggung soal Lucas yang hanya orang asing bagi Adel.

Lucas akhirnya membalikkan tubuhnya, Ia meletakkan kembali gelas kristal di meja dengan tenang, tatapannya jatuh pada Adel yang masih memasang benteng pertahanan nya.

" tenang saja " ucap Lucas pelan, suaranya lebih rendah dari sebelumnya.

" aku, tidak tertarik memaksakan sesuatu pada orang yang jelas-helas menolak ku " lanjut Lucas.

Adel sedikit terkejut, tapi dia menyembunyikannya dengan memasang wajah dingin.

" Bagus kalau gitu " ucap Adel ketus, namun entah kenapa ada suatu yang terasa aneh di dadanya.

Lucas berjalan pelan menghampiri Adel, tatapannya masih setia pada Adel, membuat Adel merasa canggung dan aneh, jantungnya berdetak kencang saat Lucas mendekati nya, lucas berdiri tepat di depan Adel.

Ia membungkukkan tubuhnya sedikit, Adel yang merasa Lucas semakin dekat merasa takut.

" Apa yang kamu lakukan? " suara Adel sedikit meninggi karena terkejut.

" Aku akan mengambil ini " jawab Lucas, Ia pun mengambil bantal dan membawanya menuju sofa.

Lucas melempar bantal ke sofa dengan santai lalu Ia mengambil selimut tipis dari lemari, gerakannya santai seolah situasi canggung di antara mereka bukan sesuatu yang perlu di permasalahkan.

Adel memperhatikan nya dalam diam, entah kenapa sikap Lucas yang tidak memaksakan apapun membuatnya merasa gelisah.

" aku tidak menyangka kamu tidak seburuk yang terlihat " Gumam Adel

Lucas yang sedang melepaskan jam tangan di meja melirik ke arah Adel.

" apa? "

Adel terdiam sejenak, Ia tak menyangka Gumamannya terdengar oleh Lucas.

" kamu tidak seburuk yang aku kira " ucap Adel pelan, Ia merasa malu telah mengatakan itu dengan mulutnya sendiri.

1
KIM TAMIE
Sosor dia Lucas........sosor Adel .
Lu doyan ma perempuan kaga sih 🙄🙄🙄🙄
a elaaaaaaah lu lambat banget jadi cwo.
Readers kecewa nih 😒😒😒
Estella🍂: sabar" baru sebulan main sosor aje😭😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut lanjut makin seru thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Sals
lanjutt kak, bikin adel sadar dan suka ke lucas
KIM TAMIE
Lucas : gilaaaaaaaa...jadi begini bentukan bini gue, sexi parah woy 🤩🤩

Reader : elu nyesel khan Cas, yg begitu lu anggurin.
Udeh buruan lu tubruk deh...udah halal juga khan
lov_e: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor , sepertinya lucas itu suka adel tp demi sebuah sesuatu yg akan dicapai jadi dia ambai pd adel
KIM TAMIE
Lucaskah yg datang ???
Reni Anjarwani
suka bgt sama jln ceritanya
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Reni Anjarwani
bagus bgt jln ceritanya doubel up trs thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up trs thor
KIM TAMIE
Aelaaaah Lucas..... dedeg gue ma elu 🙄🙄🙄.
Lu gimana sih Lucaaaaaasss, masa iya lu diem aja dibilang laki ga normal.
Harusnya tuh lu tunjukin ke Adel...kasih paham ke Adel, kl lu laki tulen
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
doubel up trs thor
Reni Anjarwani
semanggat doubel up
KIM TAMIE
daaaaan apakah yg akan terjadi selanjutnya ?????
Hanya Othorlah pemegang kendali atas segalanya
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
bagus adel hempaskan pelakor
KIM TAMIE
good Adel 👍🏻👍🏻
Tunjukkan kl kamu ga terpengaruh ocehan Karina, biar Karina tidak memandangmu remeh.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!