NovelToon NovelToon
Kisah Aisha

Kisah Aisha

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:513
Nilai: 5
Nama Author: Mia Putry

Kisah seorang anak gadis yang melarikan diri ke negri Jiran Malaysia untuk jadi TKW,
perjalanan panjang dan penuh perjuangan, hingga bertemu dengan seorang pria
penasaran kan yuk simak kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ketulusan Alex

"Aku tidak mengira Alex begitu perhatian " Guman Ais dalam hati.

" Bagaimana dok ,?" Tanya Alex ketika dokter keluar dari bilik perawatan.

" Hanya luka memar , tidak masalah. Tapi kalau boleh dia harus rehat beberapa hari " jawab dokter

Tak berselang lama Ais keluar , dengan jalan tertatih.

" Ais tidak apa apa?" Tanya Alex

" Tidak kok Lex, cuma sedikit keseleo aja ini. Masih bisa kerja kok hehehehe " ucap Ais.

" Ya sudah sini saya antar , sekarang sudah jam delapan pagi. " Ucap Alex , sambil memapah Ais jalan.

" Oh iya Lex terimakasih" ucap Ais .

Ada getaran aneh dalam hati Ais , atas perlakuan Alex seperti itu.

Ais merasa Alex berbeda dari Alex yang Ais kenal dulu . Ais jadi menduga duga jangan jangan sama halnya dulu Heri. Berbuat baik , seakan akan sangat melindungi Ais ,pada kenyataannya semua itu hanya untuk mencari perhatian Ais.

" Ais ,ingat jangan sampai terjebak lagi kedua kalinya. " Ucap Ais dalam hati.

" Ais kalau Balik kerja tunggu disini . Nanti saya jemput yah " ucap Alex ketika mereka sampai di office.  

" Ah iya Lex " Jawab Ais 

" Hati hati yah Ais.  Pelan pelan saja. Kalau kakinya  terasa sakit. Istirahat saja ." Lanjut Alex. 

Ais hanya mengangguk saja . 

Alex lekas pergi untuk bekerja .

Ais juga mulai bekerja . 

***********

Senja tiba. Waktunya Ais untuk pulang kerja . Setelah keluar dari office  , Alex sudah menunggu disana.

" Jom Ais , Balik , kalau jalan kaki dari sini jauh , sini ikut , saya antar sampai bilik " ucap Alex .

Ais tertegun dengan perlakuan Alex. Benar benar jauh beda dengan Alex yang dulu.

" Tapi Lex , apa tidak merepotkan ?" Tanya Ais. Sambil berjalan kearah Alex berdiri.

" Tidak lah . Bilik Ais dengan bilik saya kan berdekatan. Jadi kita searah. " Ucap Alex.

" Oh iya Lex terimakasih sebelumnya. "

" Sama sama Ais. "

***************

Hari hari pun berlalu dengan cepat. Tidak terasa sudah sebulan Ais bekerja di tempat itu.  Waktunya gajian telah tiba.

Ketika sore hari Alex ke bilik tempat Ais tinggali

" Ais , kalau habis gajian mau kebandar " tanya Alex

" Nantilah dipikir , Mana tau gaji tidak cukup untuk jalan jalan " jawab Ais

" Jauh yah Lex  kalau ke bandar ( kota ) "? Tanya Ais .

" Tidak lha , Cuma lima belas menit sudah sampai . " Ucap Alex . " Tambang( sewa ) pun murah , cuma  sepuluh Ringgit sahaja " lanjut Alex lagi.

" Baguslah , kalau macam itu , boleh lha saya ikut , tapi saya tidak ada kawan untuk jalan. "

" Nanti sama saya saja. Janji Ais mau nanti saya yang temani Ais Sampai balik kesini lagi , bagaimana " tawar Alex .

" Tengok esok lha Lex. " Ucap Ais.

********

Hari gajian tiba.

" Alhamdulillah, akhirnya gajian juga. " Ucap Ais . "

" Hay amoi , berapa gaji kamu ?" Tiba-tiba Arjun duduk di sebelah Ais.

Ais kaget apa yang Arjun lakukan. Dengan kesal Ais berkata" Apa kau ini , kenapa duduk sebelah aku ,?" Ais bukanya menjawab pertanyaan Arjun. Malah balik bertanya. Ais tidak nyaman dengan kelakuan Arjun  seperti itu.

" Santai amoi, saya cuma mau mengenal kamu lebih dekat. " ucap Arjun sambil tersenyum, namun tatapan mata Arjun seakan ingin menelan Ais hidup hidup

Amoi ( cewek)

Ais pergi menjauh dari tempat itu , Sebelum itu Ais berucap.

" Jangan dekat dekat dengan saya. Saya tidak suka. " Jawab Ais tegas.

" Woi , pelan , santai , saya cuma ingin jadi teman kamu saja. " Ucap Arjun , sambil mengikuti Ais yang semakin menjauh.

" Bodoh , saya tidak mau. "

" Sial itu orang , macam tidak ada lagi perempuan lain disini. " Gerutu Ais  sambil terus berjalan .

" Aku jadi semakin penasaran dengan mu wahai gadis " ucap Arjun.

Brakk.

Ais membanting pintu kamarnya, saking kesalnya .

************

sore harinya

Tok tok tok tok.

" Ais ,  kita ke kantin yuk. " Teriak Alex

" Iya tunggu , " ucap Ais.

" Kekantin yuk , kebetulan habis gajian hari ini , tenang nanti saya yang traktir " ucap Alex kemudian

" Ummm tidak perlu Lex , Ais juga ada kok. " Ucap Ais sedikit canggung..

" Santai saja Ais. Saya ikhlas kok.  Mau yah ?"

Kekeh Alex lagi.

" Oke , Tapi untuk kali ini saja . " Jawab Ais mengalah

" mmmm biarlah , untuk kali ini saja. " Guman Ais dalam hati.

Di tengah jalan mereka bertemu Arjun ,.

" Hay amoi , mau kemana ? " Tanya Arjun pada Ais tanpa menyapa Alex.

" Bukan urusanmu. " Jawab Ais singkat.

" Kejam juga , makin suka " kata Arjun dengan seenak jidat nya .

" Minggir kamu dari hadapanku.  Saya mau lewat " kata Ais lagi.

Alex pun menimpali.

" Jangan ganggu pacar aku arjun.  Tengok dia tidak nyaman dekat dengan kamu. " Kata Alex , sontak Ais pun kaget dengan ucapan Alex.

" Ohh, oh, pantas lah dia tidak mau saya dekati rupanya sudah ada pemiliknya. " Ucap Arjun sambil mengulurkan tangannya untuk menyentuh pipi Ais.

Plak ..

Ais menepis tangan Arjun dan berkata ,

" Jauhkan tangan mu dari ku. , Jangan coba coba . " Jawab Ais geram dengan kelakuan Arjun.

" Ayolah amoi, santai saja . " Ucap Arjun sambil terus memandang Ais.

Ais pun menjawab.

" Ayo Lex . Tidak usah haraukan orang gila ini. Kita ke kantin saja. " Ucap Ais , malas dengan kelakuan Arjun sangat menyebalkan itu

" Saya semakin penasaran denganmu Ais .. " guman Arjun ,sambil menatap Ais penuh arti.

********

Tiba tiba Ais rindu sang ayah , lalu tak lama Ais menghubungi ayahnya.

Tutt tuttt tuuttt

" asalamu Alaikum Halo ama , pedahae bhiritamua itu ,? " Tanya Ais ketika telpon terhubung.

( Asalamu Alaikum halo ayah , bagaimana kabar mu )

" Alhamdulillah , netaahi inia . Iya hintu pedagae itu ? " Jawab sang ayah.

( Alhamdulillah baik , bagaimana denganmu ?

" Alhamdulillah , ne taahi dua inia.   Ama , AE pakatu inia , taaka miina nabharia ," ucap Ais

(Alhamdulillah, baik juga . Ayah , saya mau kirim uang ini , walaupun tidak banyak. )

" Mahingga Sendai sumanomo Nando anakku. " Ucap sang ayah. " Nefie o sumuli itua" lanjutannya lagi.

( Walaupun sedikit yang ada anakku.)

( Kapan nanti kamu pulang. )

" In sya Allah , nanti kalau sudah habis kontrak ku ayah. " Jawab Ais sambil menunduk sedih.

Betapa Ais rindu akan ayahnya. Rindu akan keluarganya.

" Yang penting sehat disana nak. Ayah sudah bahagia.  Sehat selalu nak. "  Ucap sang ayah lagi.

" Iya ayah. Terimakasih atas doa ayah. ." Salam untuk ibu , wasalam."

Ais pun mengakhiri telpon tersebut.

Tok tok tok tok.

Tiba tiba pintu di ketuk dari luar.

" Siapa sih malam malam ketuk pintu ,? Ganggu aja" gerutu Ais.

Tak lama pintu di ketuk lagi.

Tok tok tok tok.

Malah makin keras.

" Sebentar, siapa sih " ucap Ais sedikit keras.

Klek.

Pintu terbuka , Ais pun kaget dengan apa yang dilihatnya.

" Arjun , apa apaan kamu ini. ? Tengok jam berapa sekarang ?" Ucap Ais sengit, Ais emosi atas kelakuan Arjun yang sangat menggangu ketenangan

" Ais maukah kamu jadi pacar aku , aku suka Dengan Ais. " Ucap Arjun tanpa basa basi

" Astaga , Arjun. Kamu gila kah.!! ? " Bentak Ais. " Kamu mabuk ?"  Ucap Ais sambil menutup hidungnya. Aroma alkohol dari tubuh Arjun sangat menyengat .

" Ayolah Ais , jangan suka jual mahal. Aku tau kamu sengaja menolakku kan? " Racau Arjun lagi.

" Tolong tolong tolong .." teriak Ais

" Ada apa Ais. '? " Tanya orang di sebelah bilik Ais.

Tiba tiba ,,,

Buk buk buk buk.

" Saya sudah katakan jangan ganggu Ais , Arjun." Ucap Alex sambil memukul Arjun.

" Ohh rupanya kau Alex , hummmm ayolah Alex , Ais itu sama dengan amoi lain.  Hahahaha Alex Alex . "

" Brengsek kau Arjun , . Hiks hiks hiks. Kamu jahat Arjun. Aku bukan gadis seperti itu. " Ucap Ais sambil menangis. " Kenapa Arjun , kenapa kamu menganggap aku sehina itu Arjun?" Lanjut Ais lagi  masih dengan air mata menetes.

" Apa apa ini ? " Ucap mister ( staf kantor)

" Arjun , tuan dia kacau Ais. " Jawab orang orang hampir serentak.

" Arjun ,ikut saya dekat office. " Ucapnya tegas.

" Iya tuan " jawab Arjun . Masih dalam keadaan setengah mabuk.

***********

"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!