NovelToon NovelToon
Kalau Memang Serius Lamar Aku Pada Ayahku.

Kalau Memang Serius Lamar Aku Pada Ayahku.

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Murni
Popularitas:145
Nilai: 5
Nama Author: DP aja

perjuangan seorang gadis yang merantau ke kota,dan hampir di lecehkan oleh pacar sendiri,hingga akhirnya dia di selamatkan oleh seorang pemuda. apakah meraka bisa menjalin kasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DP aja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab7

Anak dari lek gimin menyusul orang rua asri ke sawah setelah tau asri pulang,dan di suruh asri untuk menyusul.

"Pakde,pakde...."seru riski kepada pak arjo ayah asri yang masih di tengah sawah,ya pak arjo bersama istrinya bu sumi masih di sawah karna jam masih jam 10 pagi,biasanya pulang waktu dzuhur nanti.

Pak Arjo yang merasa di panggil langsung menoleh.

"Ada apa ki,kok triak triak?jawab pak arjo sambil menepi ke gubuk yang ada di pinggir sawah,dan bu sumi juga menyusul karena penasaran liat riski triak triak.

"Anu.anu pakde,"jawab riski yang masih ngos ngosan,karna mengayuh sepedanya agak ngebut.

Bu Sumi yang mendengar perkataan Riski hanya anu anu saja malh jadi gregetan sendiri.

"Anu.anu.anu nih minum dulu."jawab bu sumi sembari mengulurkan minum ke riski.dan anak 12 th itu lalu mengambil gelas minum dan meminumnya hingga habis.

Setelah Riski menghabiskan minumnya,baru dia bisa menceritakan dengan benar.

"Anu pakde tadi mbak asri pulang." ucap Riski akhirnya.

Pak Arjo yang mendengar jawaban dari Riski tampak lega,karena dia kira ada apa sampai menyusul dia ke sawah.

"Yaudah kalau mbak asri pulang yo ndak apa apa to,nanti kalau dzuhur aja pakde pulang."jawab pak Arjo sambil minum.

Karena Riski melihat bahwa pak Arjo tidak akan pulang maka Riski kembali mengatakan kalau Asri pulang dengan pacarnya.

"Mbak asri pulang sama pacarnya,makanya aku di suruh nyusul."

"Uhuk.uhuk."sontak pak arjo terbatuk karena kaget.

"Apa! jadi dirumah ada tamu?"sahut pak arjo lagi

"Yaudah yoh pak kita pulang dulu aja."sahut bu sumi,tanpa sadar banyak tetangga yang masih di sawah dengar,termasuk bu siti terangga agak jauh yang berniat menjodohkan asri dengan anaknya yang baru lulus kuliah dan baru di terima di sebuah perusahaan di kota "j".

"Loh tunggu jo,sum. maksutmu gimana to?kan aku dah bilang ke kamu kalau mau menjodohkan asri sama bambang,kok malah asri pulang bawa pacar?"tanya bu siti tak terima.

"Lah bentar bu siti,saya kan ndak tau asri udah punya pacar atau belum,dan saya ndak tau rencana asri hari ini pulang membawa pacarnya,masalah niat bu siti mau menjodohkan anak saya dengan nak bambang,kan saya udah pernah bilang,semua saya serahkan ke asri,karena yang mau menjalankan asri,saya ndak mau ikut campur."jawab bu sumi panjang lebar,

Bu Siti tampak tak terima,karena merasa di bohongi oleh tetangganya itu.

"Halah yang namanya anak harus nurut sama orang tua,"sahut bu siti masih tak terima.

"maaf bu siti kami ada tamu,jadi kami pulang dulu,lagian juga belum jelas tamunya siapa dan maksut tujuannya apa."sahut pak arjo yang langsung mengajak bu sumi pulang.

Dan di sawah masih bu siti dengan amarahnya karena lamarannya secara tidak langsung di tolak sama pak arjo dan bu siti.

Lebih memilih ikut mengemasi semua barangnya untuk segera ikutan pulang.

Setelah sampai rumah pak arjo dan bu siti memang lewat belakang,langsung bersih bersih dan ganti baju lalu baru kedepan menemui dani dan asri.

"Wah ada tamu to rupanya?udah lama nak?maaf bapak sama ibuk tadi masih di sawah,jadi ndak tahu kalau nda di susul sama riski."pak arjo dan bu sumi masuk beriringan sambil menyalami dani,dan dani pun menyalami kedua orang tua asri dengan takzim.

"Ah,baru kok pak." jawab dani dengan sopan,bahkan pak Arjo sangat terkesan terhadap sikap Dani.

"Perkenalkan saya pak arjo dan ini bu sumi,kami orang tua asri."sahut pak arjo sembari memperkenalkan diri.

Setelah mendengar orang tua Asri memperkenalkan diri, akhirnya Dani juga ikutan untuk memperkenalkan diri.

"Saya dani pak teman dek asri,saya tadi nganter dek asri pulang sekalian ingin tau dan kenal keluarga dek asri." jawab dani.dan obrolan pun mengalir sampai saat dani berniat ingin mengutarakan niatnya,terhenti karena masuk sosok pemuda yang masih sekitar sma.

"Assalamualaikum." ucap rizal sembari masuk dan menyalami tangan pak arjo dan bu sumi.yang belum sadar ada kakaknya.

"Loh mbak asri pulang to." lalu menyalami asri dan dani.

"Nak dani perkenalkan ini rizal adik dari asri mereka cuma dua bersaudara,rizal ini beru lulus sma kemarin masih nunggu pengumuman di universitas." terang pak arjo.

"Wah selamat ya dek rizal,di universitas mana?ambil fakultas apa?" tanya dani .

"Di universitas bangsa fakultas ekonomi bisnis mas dani." jawab rizal sambil tersenyum.dan dani membalas senyum dengan manggut manggut.

Setelah perkataan Dani tadi terjeda karena kedatangan Rizal,akhirnya Dani kembali melanjutkan.

"Maaf pak buk,dek rizal."potong dani mulai serius.

"Kedatangan saya kemari mengantar dek asri,dan sekaligus untuka berkenalan dengan kluarga,di samping itu maksut dan tujuan saya adalah ingin meminta restu kepada bapak dan ibuk untuk kami menjalin hubungan yang lebih serius,yaitu untuk membina rumah tangga."papar dani panjang lebar dengan mantap tanpa keraguan.

Deg,

Jantung asri langsung berdetak dan ber disco.dalam hati asri membatin,"gila ni cowok,yakin banget ni, beneran enggak sih,kenal juga baru,tau tau main lamar aja."batin asri yang dari tadi lebih banyak diam.

Ketiganya tampak diam,mereka masih mencerna apa yang mereka dengar, karena tak ada hujan dan tak ada badai,tiba tiba ada laki laki yang ingin melamar anaknya.

"Maaf nak dani,kalau mas dani minta restu ke kami,kami selaku orang tua tetap saya serahkan ke asri yang menjalani,tapi yang perlu saya tanyakan apa yang menjadi latar belakang,dan alasan nak dani melamar anak saya?apa kalian telah melakukan kesalahan dosa?"todong pak arjo yang membuat semua jadi kaget.

"Maaf pak kami kenal juga baru dan sebelumnya kami tidak menjalin hubungan lain atau pacaran,karena saya maunya pacaran setelah halal,dan untuk alasan saya karena setelah pertama saya bertemu dek asri saya selalu terbayang,dan selalu mengganggu fikiran saya,dan akhirnya saya memantapkan hati untuk meminang dek asri ke bapak dan ibu setelah shalat istiqarah."jelas dani,dan itu membuat pak arjo dan kluarga laga,berati anak mereka tidak melakukan dosa,dan asri jadi terharu setelah dengar penjelasan dani.

"berati mas dani bisa di bilang taat beragama,terbukti urusan hati aja masih meminta petunjuk allah."batin asri .

Pak Arjo menatap ke arah Asri.

"Benar itu nduk?trus kamu bagai mana,bapak serahkan semuanya ke kamu,toh yang menjalani kamu."tanya pak arjo ke anak sulungnya.

Asri yang masih tertunduk mengangkat kepalanya dan menatap ayah ibuk dan adiknya bergantian.

Yah,buk dek,apa kalian memberiku restu seandainya saya menerima pinangan dari mas dani?" Asri tidak menjawab,tapi malah bertanya balik.

"Kami cuma bisa merestui dan mendoakan nduk,jadi apapun keputusanmu kami mendukung."jawab pak arjo.

Mendengar jawaban dari ayahnya,Asri terdiam dan memandang satu persatu anggota keluarganya.

"Bismillah asri menerima pinangan mas dani yah,tapi dengan syarat,mas dani ndak boleh menghianati asri,bisa?"jawab asri yang membuat hati semua lega.

Dani yang mendengar jawaban dari Asri tampak lega,tanpa sadar terukir senyum di bibirnya.

"Insya allah dek mas cuma bisa berusaha,"sahut dani mantap.

"Nak dani rumahnya mana." lanjut pak arjo bertanya.

"Saya dari kota "S" juga pak,tapi maaf saya cuma montir,dan orang tau saya pas pasan,jadi mungkin saya tidak bisa menjanjikan.materi berlimpah untuk dek asri."jawab dani yang tidak semuanya bohong,karena dirinya memang seorang montir saat ini,mengenai orang tua memang kekayaan dani semua di dapat dari keringat sendiri sejak masih sekolah.sebenarnya pak pradipta ayah dari dani dulunya seorang pengusaha,tapi harus bangkrut karena di tipu oleh temannya.

Pak Arjo tampak tersenyum puas atas keterusterangan Dani, karena menurutnya sebuah hubungan harus di dasari atas kejujuran.

"Bagi kami yang penting nak dani menerima putri kami dengan tulus dan mencintainya,bukan materi berlimpah,materi bisa di cari bersama nak,yang penting kalian saling menerima."nasehat pak arjo.yang di angguki dani dan asri.dan obrolan mereka terhenti saat terdengar adzan dzuhur,lalu rizal,pak arjo dan dani pergi ke masjid tak jauh dari rumah asri.

Sesampainya di masjid dani jadi pusat perhatian,karena tampak asing,dan semua mulai bertanya tanya,lalu karna pak arjo yang sadar akan hal itu lalu pak arjo memperkenalkan dani.

"Maaf bapak bapak perkenalkan ini nak dani calon suami asri."kata pak arjo menjawab penasaran para jamaah yang di balas anggukan kepala yang lain.

"Wah bentar lagi mantu pak arjo,keliatannya calon mantunya soleh,ganteng lagi." sahut saah satu warga,dan tak lama iqomah pun berkumandang dan sholat jamaah pun di mulai.

1
Merpati Putih
jangan pernah memandang sesuatu dari luarnya,pasti tertipu
Merpati Putih
menerima kekurangan masing masing
Merpati Putih
lanjut tor
Merpati Putih
contoh cowok jentle,langsung datangi orang tuanya ,dan minta secara baik baik
Merpati Putih
👍
Merpati Putih
menginspirssi,kehidupan nyata
Merpati Putih
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!