NovelToon NovelToon
Cintaku Ditukar Siswi Kembar

Cintaku Ditukar Siswi Kembar

Status: tamat
Genre:Terpaksa Menikahi Murid / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:128.2k
Nilai: 5
Nama Author: Buna Seta

"Pergi kamu dari rumah" Usir Bianca, ibu tiri Sarah. Begitulah, Sarah terpaksa pergi dari rumah sendiri. Bukan hanya Bianca yang kejam, tetapi adik tiri Sarah pun selalu mengganggu hubungan percintaan Sarah dengan Rafi sang guru SMK di sekolah.

Di tengah perjalanan, Sarah bertemu dengan gadis tengil yang bernama Salma. Wajah Sarah dengan Salma mempunyai kemiripan 100 persen. Namun, jika Sarah wajahnya glowing, Salma berwajah kusam.

Rupanya, Salma pun kabur dari rumah lantaran menolak ketika dipaksa menikah dengan guru matematika yang bernama Haris. Salma lantas mempunyai ide gila, mengajak Sarah tukar tempat. Tukar tempat, itu artinya Sarah sudah siap menggantikan Salma menikah dengan Haris.

"Bagaimana kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna Seta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cintaku Ditukar Siswi Kembar bab 7

"Kamu tidak mendengar perintah saya? Keluarkan pr kamu," Perintah Haris, seperti hari-hari sebelumnya, kesabaran Haris memang selalu diuji dengan Siswi bandel, seperti Salma.

"Maaf Pak, saya lupa," Sarah beralasan, padahal Salma tidak cerita jika hari ini mengumpulkan tugas.

"Sudah berapa kali, kamu tidak taat perintah saya Salma? Jadi tidak usah alasan. Sekarang kamu harus menerima hukuman dari saya. Sikat tujuh kamar mandi sampai bersih," Tegas Haris, sambil berlalu melewati meja demi meja ambil lembar jawaban. Siswa, Siswi yang berjumlah 38 anak tidak ada satupun yang berani berbicara.

Sementara Sarah menarik napas berat, niat hati mau terbebas dari ibu tiri, tetapi justru di tangkap monster, seperti film yang sering dia tonton.

"Salma? Kenapa kamu masih duduk?" Haris tiba-tiba sudah berada di samping meja Sarah.

"Maaf Pak, saya akan mengerjakan tugas saat ini juga, tetapi tolong jangan disuruh membersihkan toilet," Tanpa sadar, Sarah memegang telapak tangan Haris, mendongak menatapnya berkaca-kaca.

"Saya pegang janji kamu," Haris melepas tangan Sarah, kemudian ke depan meletakkan tumpukan kertas.

"Salma..." Haris memanggil Sarah ke depan. Tetapi Sarah lagi-lagi lupa jika tukar nama dengan Salma. Alih-alih menjawab, ia justru melamun merenungi nasibnya, di mana-mana mengapa selalu mendapat hukuman seputar kamar mandi.

"Salma..." Haris mengulangi panggilan. Kali ini dengan suara lebih keras.

"Salma cepat maju," Hani menepuk pundak Sarah.

Setelah tersadar, Sarah berjalan cepat ke depan dengan wajah melankolis. "Saya Pak," Ucap Sarah sopan selayaknya murid kepada guru. tidak ada jawaban dari Haris, guru yang irit tawa seperti guru matematika pada umumnya memberikan selambar kertas.

"Terimakasih, Pak," Ucap Sarah, sebelum meninggalkan Haris.

"Kok tumben ya, Salma tidak keluar kelas seperti biasa. Apa mungkin karena kami sebentar lagi mau menikah?" Batin Haris memandangi Sarah hingga kembali ke tempat duduknya. Haris kemudian berdiri, memberikan tugas yang lain kepada murid-murid.

Hening di dalam kelas, semua sibuk menghitung dengan hati-hati. Sebab, jika sampai ada jawaban yang salah, nasib mereka akan seperti Salma yang selalu berlangganan hukuman dari Haris.

Di meja guru, Haris memeriksa tugas murid yang sudah terkumpul. Ia meneliti satu persatu, hingga beberapa menit kemudian.

"Sudah selesai Pak. Mana tugas saya yang baru?" Dengan percaya diri, Sarah meletakkan selembar kertas di meja Haris. Bahkan minta tugas yang baru.

Haris yang masih mengoreksi soal, menunda sejenak. Kaget dan bingung memandangi kertas hasil kerja keras calon istrinya. Kemudian, ia ambil kertas tersebut tetapi tatapan matanya menjurus ke wajah Sarah. Haris tidak yakin, jika Salma mampu mengerjakan soal yang paling sulit untuk siswa kelas 12. Apa lagi secepat ini. Haris dan guru lain tahu, selama ini nilai matematika Salma selalu 5, paling tinggi 6. "Paling kamu mengerjakan soal yang saya berikan ngawur bukan." Tandas Haris, meletakkan kertas paling bawah, di antara kertas yang belum dia koreksi.

"Nanti lihat saja hasilnya Pak. Sekarang mana tugas saya yang baru?"

"Lihat di buku matematika halaman lima puluh," Jawab Haris tanpa menatap lawan bicara. Tanganya sudah memegang pulpen kembali.

"Terimakasih Pak, tapi jangan marah-marah terus... usia 40 tahun itu sudah mulai rawan penyakit, nanti darah tinggi loh," lirih Sarah. Padahal dia tidak tahu berapa usia Haris. Padahal masih umur 28 tahun, sama dengan usia Rafi. Sarah kembali ke tempat duduknya, tidak menoleh lagi, ketika Haris mendelik gusar.

Sarah mengerjakan soal dengan cepat dan mudah. Bahkan, meskipun mulai mengerjakan paling belakangan, dia selesai lebih awal. Setelah mengumpulkan tugas, tidak lama kemudian bel istirahat berdering.

Sarah bersama Hani berdesak-desak bersama teman-teman yang lain, ketika hendak ke luar kelas.

"Salma, loe yakin, dengan jawaban loe tadi?" Tanya Hani saat mereka berjalan ke kantin. Sama seperti Haris, Hani pun meragukan jika Salma mampu mengerjakan soal secepat itu.

Sarah diam, batinya bertanya-tanya. "Apakah Salma memang tidak pintar? Mengapa semua menilai Salma tidak bisa apa-apa?

"Hai... Salma? Kok kamu malah diam sih,"

"Aku juga nggak yakin dengan jawabanku Han, biar saja Pak Haris yang menilai," Jawab Sarah santai. Tidak mungkin Sarah jujur bahwa dia bukan Salma, karena perjalanan baru dimulai.

Hani pun akhirnya diam, ia heran dengan perubahan Salma pagi ini, tetapi penasaran juga. "Bukan begitu Han, kok tumben, loe hari ini tidak melawan Pak Haris. Biasanya kan loe keluar kelas jika dimarahi Pak Haris. Bahkan, pak Haris hari ini sikapnya sama loe sedikit melunak," Hani menuturkan.

"Sudahlah Han... memang aku nggak boleh berubah lebih baik?" Pungkas Sarah. Mereka tiba di kantin kemudian memesan jajanan.

Sarah memesan teh hangat dengan soto bening, kemudian Hani memesan ice dengan gorengan.

"Sejak kapan loe suka teh Sal, bukannya loe anti minuman teh ya," Dahi Hani mengeryit kala memandangi teh di depan Sarah.

"Sudah... jangan dibahas Han, mendingan kita makan," Pungkas Sarah. Kali ini bisa makan soto kesukaan. Tidak seperti hari-hari sebelumnya, jika ada temanya makan soto, baso dan lain-lain. Hanya bisa clekukan.

Sarah ingat semua rasa pahit yang dia telan selama ini, wajahnya seketika sedih. Sebenarnya jika setiap hari minum teh pahit, itu bukan karena dia suka. Tetapi dengan minum teh, perut terasa kenyang dan kuat hingga seharian, walaupun tidak dikasih makan oleh Bianca.

Sebenarnya Rafi sering kali hendak memberikan uang jajan, tetapi Salma tidak bisa menerima. Ingat Rafi, seketika perut Sarah kenyang. Boleh dia menikmati kemewahan harta Salma untuk sementara. Tetapi Salma sadar telah membohongi dan mengkhianati Rafi. Jika Rafi tahu apa yang dia lakukan, entah akan menilai dirinya seperti apa.

Menjual diri, atau apa namanya. Yang jelas, Sarah tidak akan menyangkal jika kelak Rafi akan berpikiran seperti itu.

Sarah menahan air matanya agar tidak jatuh. "Sebentar ya Han," Ia meninggalkan Hani dan soto yang baru dia suap dua sendok. Kemudian ke toilet. Di tempat itu, dia menangis sesegukan, selama lima menit dia menumpahkan air mata. Puas menangis, kemudian mencuci wajahnya sebelum akhirnya kembali membuka pintu.

Tiba di perbatasan toilet pria dan wanita, langkahnya berhenti kala bertemu dengan Haris. Tidak sepatah katapun berbicara, Sarah pun pergi.

"Kenapa tuh bocah? Tumben, bocah bengal itu bisa menangis juga," Batin Haris.

...~Bersambung~...

1
LENY
SUDAH BACA DULUAN BAGUS BANGET CERITANYA THE POWER OF MBAK JAMU👍👍👍
LENY
AKHIRNYA MAMA RAFI YG SOMBONG SETUJU JG SALMA SAMA RAFI. ALHAMDULILLAH BERAKHIR BAHAGIA. YG JAHAT JULID SDH SADAR. KEREN CERITAMU THOR❤👍👍
LENY
DASAR MANA RAFI WANITA SOMBONG ANGKUH. KEL SALMS JG KAYA TAPU GAK SOMBONG😡
LENY
TERNYATA RAFI KELUARGA KAYA TAPI SOMBONG DUH AMIT2 MERTUA KAYAK BEGITU
LENY
SARAH HATI NYA MEMANG BAIK TULUS GAK DENDAM WALAUPUN SDH DISIKSA BERTAHUN TAHUN 😥😥
LENY
RASAKAN KAMU BIANCA MANUSIA GAK TAHU DIRI😡 RANIA JG SEKARANG KALIAN MISKIN 😅😅
LENY
SALAH PILIH PAK AIMAN MALAH BIKIN SARAH MENDERITA PUNYA IBU TIRI BIANCA😡
LENY
TAPI BIANCA SDH DITOLONG GAK TAHU DIRI SAMA RANIA MALAH JAHAT SAMA SARAH BUJAN SAYANG MALAH MENYIKSA. CERAIKAN AJA PAK AIMAN JAN SDH KESEPAKATAN LAIN SOAL KALAU BIANCA BAIK TULUS SAYANG SAMA SARAH.
LENY
KASIHAN SALMA
LENY
KAYAKNYA PRIBADI HARIS LBH BAIK DARI RAFI
LENY
RAFI GANTENG SALMA CANTIK
LENY
WAH TAMPAKNYA SALMA JATUH CINTA SAMA RAFI GAWAT NIH.
LENY
DUH BEDA BENER SALMA DAN SARAH YG SATU TOMBOY MALAS AGAK BODOH YG SATU LEMAH LEMBUT CANTIK PINTAR LAGI 😊
LENY
RAFI KAYAKNYA GAK TEGAS BUKTINYA WAKTU ADIK TIRI SARAH MINTA ANTAR KAYAKNYA DIANTAR
LENY
KASIHAN BANGET SARAH MANA LAPER DIBIKIN BABU SAMA IBU TIRINYA DAN ADIK TIRINYA JG IBLIS😡
Bahari Sandra Puspita
Ah Buna, endingnya itu loh bikin speechless, wkwkwkwk..
bagus banget ceritanya Buna..
jujur menurut aku, ini cerita Buna yg paling aku suka dari sekian novel Buna yg udah aku baca..

setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing2, tugasnya ada mencari tahu biar bisa mengembangkan kelebihannya dan jg memperbaiki kekurangannya..
garis besar cerita masih mirip2 dg novel2 Buna lainnya ya..
cinta guru dan murid, perpisahan dan pertemuan kembali pasangan suami istri, penolakan karena perbedaan status sosial..
walopun garis besar ide ceritanya mirip, tapi cerita kali ini seru banget menurut aku..
dan yg paling penting, finally happy ending for all characters.. 🎉🎉🎉

Terima kasih Buna sudah bikin cerita sebagus ini..
walopun hasilnya tidak sesuai harapan, jangan sedih ya Buna..
setidaknya ada doa2 tulus dari para reader setia untuk Buna..
semoga selalu diberi kesehatan..
tetap semangat berkarya dan jangan pantang menyerah..
semoga sukses selalu Buna..
🙏🏻💪🏻😘🥰😍🤩💕💕💕

di dunia ini tugas kita hanya ikhtiar dan berdoa, sedangkan hasil bukanlah ranah kita..
jadi tak perlu terlalu merisaukan hasilnya bagaimana, tapi cukup terus berusaha dg niat yg baik dan tak lupa terus berdoa..
Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan usaha kita sekecil apapun, semua pasti ada balasannya..
hanya saja kita tidak tau kapan waktunya balasan itu akan tiba..
kita hanya perlu terus bersabar, berusaha, dan berdoa..
semangat Buna.. 💪🏻💪🏻💪🏻💕💕💕
Bahari Sandra Puspita: yang sabar ya Buna
total 2 replies
Juna Dong
luar biasa
falea sezi
rejeki salma dpet raffi yg tajir
falea sezi
salma kn emank gatel makanya mondar mandir ke apartemen haris dia kn jelek mana ada yg mau beda ma sarah yg cantik lembut banyak yg suka makanya cara satu satunya berlagak gatel deh ke pcr saudara sendiri /Puke/ nyuruh sarah nikah ma haris karena dia serakah egois
falea sezi
ganteng nya rafii deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!