NovelToon NovelToon
My Beautiful Chef

My Beautiful Chef

Status: tamat
Genre:Mata-mata/Agen / Cinta pada Pandangan Pertama / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Romansa / Action / Tamat
Popularitas:146.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Elfesya McCloud adalah seorang chef penerus Kerajaan Bisnis Restauran RR's Meal.
Disaat dirinya hendak menutup restauran, seorang pria yang terluka, menerobos masuk ke restaurannya.

Fesya pun menolong pria bernama Scott Peterson yang ternyata adalah seorang agen FBI yang menyamar. Demi membantu Scott mengawasi unsub incarannya, Fesya memberikan tempat di RR's Meal sebagai... Tukang cuci piring.

Namun penjahat yg diincar Scott sama cerdiknya dengannya hingga Scott harus berjibaku menyelamatkan Fesya yang diculik. Tidak hanya itu, dirinya juga harus berhadapan dengan Eagle dan Rajendra, ayah dan opa Fesya.


Generasi ke tujuh klan Pratomo.
Follow my IG @hana_reeves_nt
JANGAN PLAGIAT ! Karena jiwa Gesrek kita Berbeda

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Shanon Kulnis

Scott semakin mengeratkan pelukannya sambil terus berciuman dengan Elfesya. Keduanya seolah tidak memperdulikan sekitarnya sampai suara ponsel Elfesya berbunyi. Scott dan Elfesya pun melepaskan pagu*tan mereka. Mata hazel Scott bertatapan dengan mata coklat belok Elfesya yang sedang mengambil ponselnya.

"Ehem... Halo?" ucap Elfesya.

"Miss McCloud, ada superintendent Alex Darling. Sudah saya antar ke ruang kerja anda, miss" jawab Dawson dari seberang.

"Baik ... Thanks D ..." Elfesya mematikan panggilan Dawson dan sambil masih menatap Scott, gadis itu mencium sekilas bibir agen FBI yang masih terdiam. "You're a good kisser, Mr FBI."

Elfesya pun berbalik. "Ayo pulang ... Mas Alex di kantorku ..."

Scott menggelengkan kepalanya. Damn it ! Fesya is so seksih ! Aku ingin mencium bibirnya lagi. Scott pun berjalan mengikuti Elfesya dari belakang dan otaknya mulai agak kacau akibat berciuman dengan chef cantik itu.

***

Alex Darling menatap bingung ke Elfesya yang datang dengan wajah aneh, seperti ada yang tidak beres dan patut diselidiki.

"Kamu kenapa Sya?" tanya Alex Darling.

"Tidak apa-apa..." jawab Elfesya mengambang dan Alex Darling semakin menyipitkan matanya ke adik iparnya.

"Fesyaaa..."

"Tidak ada apa-apa, mas. So ada apa mas Alex kemari ?" tanya Elfesya sambil duduk di kursi kerjanya.

"Shanon Kulnis menemukan informasi..." Alex Darling menoleh saat mendengar Scott mengetuk pintu ruang kerja Elfesya.

"Masuk Peterson. Tolong tutup pintunya" pinta Alex Darling.

Scott pun menutup pintu ruang kerja Elfesya dan duduk di sebelah Alex.

"Ada berita apa Lex?" tanya Scott.

"Shanon sudah mendapatkan nama-nama orang yang berseteru dengan mu."

Scott mengeluarkan sebuah kertas dari saku celananya dan memberikan pada Alex Darling. "Apakah ini mereka semua?"

Alex Darling membuka kertas itu dan tersenyum. "Kamu sudah mengerjakan pe-er mu ya .. "

"Cukup sulit mendapatkan nama-nama mereka karena mengganti wajah dengan berbagai macam model. Tapi apa sama dengan penemuan detektif Kulnis ?" tanya Scott ke Alex.

"Sama Lex. Kita akan segera mencari bukti-bukti senjata yang sudah mereka selundupkan ke London."

Elfesya menatap kakak iparnya. "Senjatanya sudah masuk ke London?"

"Sudah Sya, Shanon berhasil mendapatkan informasi bahwa senjata itu ada di pelabuhan Southampton dan akan dibawa ke London tapi kapannya masih diselidiki..." jawab Alex Darling.

"Detektif Kulnis sangat hebat pekerjaannya.." puji Scott Peterson.

"Boleh dibilang dia dari IT dan bisa berbahasa Arab jadi bisa mendapatkan informasi lebih akurat."

"Bagaimana detektif Kulnis bisa berbahasa Arab, mas?" tanya Elfesya.

"Dia pernah menyamar di kasus human trafficking bersama istrinya yang detektif Special Victim Unit. Galena kompak dengan dua orang itu apalagi kalau ada kasus-kasus kekerasan pada wanita dan anak-anak. Anyway, Shanon mempelajari bahasa Arab dan Hindi Tamil karena pelaku utamanya adalah orang timur tengah dan India Tamil. Jadi tidak heran dia bisa menjadi bunglon..." jawab Alex Darling.

"Bagaimana jika ... "

"No, Fesya !" pendelik Alex Darling yang tahu adik iparnya sama saja dengan istrinya, selalu kepo bahkan terkadang Elfesya lebih nekad dari Galena.

"Tapi aku kan hapal Soho ..." eyel Elfesya.

"No, Fesya. Aku tidak mau terjadi apa-apa sama kamu ! Tahu sendiri Opamu itu sangat mengerikan..." ucap Alex Darling mengingat Rama McCloud bisa membunuh tanpa berkedip. ( Baca My Darling )

"Tidak akan terjadi apapun, mas Alex. Kan ada Scott disini ..." Elfesya menatap Scott yang tiba - tiba tersipu saat mata coklat itu ke arahnya.

Alex melihat ke keduanya dan tampak tertarik. "Apakah ada sesuatu diantara kalian berdua?"

Elfesya dan Scott kompak menggelengkan kepalanya.

"Nothing ..." jawab keduanya juga kompak namun Alex Darling adalah seorang detektif pengalaman dan merasa bahwa ada sesuatu diantara adik ipar dengan teman law enforcement nya.

"Oke then... Jangan macam-macam ya Sya. Aku tidak mau kamu kenapa-kenapa..." ancam Alex.

***

Malam Harinya

Scott mengawasi dari jendela ruang kerja Elfesya sementara gadis itu melihat dari layar iMac nya kegiatan orang-orang dekat mesjid itu. Semua orang sudah pulang kecuali dua orang di ruang kerja Elfesya.

"Mereka datang dengan mobil Van, Scott..." ucap Elfesya.

"Apakah mereka akan membawa senjata?" tanya Scott dengan teropong malam canggih milik Elfesya yang diambil dari vault keluarga McCloud di rumah gadis itu.

"Nope ... Apakah terlihat dari zoom CCTV kamu?" tanya Scott.

"Mereka mengambil sesuatu dari dalam van ... Bukan senjata Scott..."

Scott menzoom teropongnya. "Kotak buah?"

"Aku yakin di dalamnya ada senjata. Karena kalau aku sendiri membawa senjata supaya tidak dicurigai, akan aku preteli dan aku pasang di tempat."

Scott berjalan ke arah Elfesya. "Memang kamu bisa membongkar dan memasangnya kembali, Fesya?"

Elfesya mengambil Glocknya dan menatap Scott. "Pasang stopwatch kamu. Cek berapa lama aku bisa melepaskan Glock ini."

Scott pun bersiap dengan stopwatch nya. "Mulai !"

Elfesya dengan cekatan melepaskan semua bagian dari pistol Glock itu dengan hanya bantuan satu obeng. Scott melongo karena gadis itu sama dengan para agen FBI yang bisa dengan cekatannya melepaskan bagian per bagian senjata klasik itu.

"Berapa ?" tanya Elfesya.

"Tujuh menit tiga puluh detik" jawab Scott.

Elfesya tersenyum smirk. "Sekarang hitung berapa lama aku susun kembali hingga bisa digunakan."

"Siap? Mulai !"

Elfesya menyusun ulang semua bagian dari Glock itu dengan cekatan dan persisi. Hingga akhirnya bisa dikongkang dan ditembakan tanpa peluru.

"Berapa ?"

Scott menggelengkan kepalanya. "Delapan menit."

"Yes ! Lebih cepat dari Anala !" seru Elfesya.

"Siapa Anala?" tanya Scott bingung.

"Sepupu aku yang di Jakarta ..."

Scott hanya ber 'oh' ria. "Kalau kamu sendiri bisa melakukan seperti ini, mereka pun pasti bisa kan?"

"Bukankah semua agen FBI diajari juga seperti ini?" balas Elfesya sambil menatap Scott.

"Kami iya... Tapi kamu? Sungguh mengejutkan..."

"Kamu tahu sendiri kan keluarga kami seperti apa ..." Elfesya terdiam. "Scott..."

"Ada apa?" Scott bergegas menuju sisi Elfesya.

"Shanon Kulnis berada disana..."

"Damn it ! Dia sendirian !" Scott segera menyiapkan senjatanya begitu juga Elfesya yang segera memasang magazine di Glocknya dan mengambil SIG Sauer dari brangkas.

"Kamu butuh tambahan?" tawar Elfesya.

"Ada apa saja?"

"Ada Glock, SIG, PPK ..."

"PPK !"

Elfesya memberikan pistol kecil itu ke Scott berserta peluru tambahan. Gadis itu mengambil magazine yang ada disana. Setelah dirasa cukup, mereka pun keluar dari RR'S Meal guna membantu Shanon Kulnis.

***

Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
LikCi Vinivici
ada gitu dispensasi u kissing🤭
LikCi Vinivici
duhh bikin eagle murka nihh
LikCi Vinivici
Scott bisa assalamu'alaikum gak nihh??
LikCi Vinivici
what??
ǝs
serasa ikut ngejar
ǝs
Luar biasa
ǝs
beda dengan ibu nya ya fesya
This Is Me
Edisi laki² berbrewok
This Is Me
Daddy Eagle /Heart//Heart//Heart/
This Is Me
Suka banget kalau mbak Hana sudah buat 'film action' seperti ini
This Is Me
Aq selalu sedih kalo ada pangeran Louis
This Is Me
Gak kok, papa Eagle gak tua. Masih ganteng maximal /Kiss/
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻
Hana Reeves: mamaciiiihhh /Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Ita Xiaomi
Insyaa ALLAH selalu keren ceritanya. Berasa ikut serta dlm ceritanya. Keluarga yg selalu kompak, saling menyayangi. Cerita yg menegangkan, kocak dan penuh strategi. Semangat berkarya kk. Berkah&Sukses selalu.
Ita Xiaomi: Insyaa ALLAH kk. Semangat berkarya. Berkah&Sukses selalu.
total 4 replies
Ita Xiaomi
Maaf kk, novelnya bs baca dimana?
Ita Xiaomi
Boleh dibuat novel fantasi tentang Ransh Khalara memimpin perang di dunia lain.
Ita Xiaomi
Mafia dan mafioso.
Ita Xiaomi
Dimaafkan polisinya sebab memuji sang pangeran😁
Ita Xiaomi
Auto ngakak🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Ndak kebayang klo di rmh sakit dokter di ICU bw pistol😁.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!