Sebuah Kisah Perjalanan Dari anak yang bisa di bilang bukan dari kalangan biasa dan mereka pun memiliki tujuan dan jalan hidup yang berbeda namun mereka masih bersama dan saling bekerja sama jika ada musuh yang mencoba untuk menghancurkan apa yang sudah di bangun oleh orang tua mereka bahkan mereka akan melenyapkan siapapun yang berani mengusik ketenangan mereka dan keluarga nya .
Kisah dari generasi Pewaris bos dan ketua mafia yang di isi oleh anak Dave Lawrence Miller Dan Shawn Adrian sang ipar bersama dengan para anak dari sahabat mereka.
Apakah akan se menarik kisah orang tua nya atau justru malah sebaliknya, yuk simak kisah mereka di sini
Jangan Lupa follow ig @wachyuni_17
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SPM 07
Elang berjalan masuk ke dalam rumah dengan sangat santai sekali dan terlihat juga jika mobil sang kakak sudah terparkir di garasi rumah mereka. Saat ini Elang berjalan sambil bersiul seolah dia baru pulang dari kampus . Tampak di kediaman nya sangat lah rame sekali karena sahabat dari Daddy nya berkunjung dan tak lupa juga uncle Dave serta istri nya juga ada di rumah nya jadi suasana pun terlihat semakin rame saja karena banyak orang di kediaman nya
"Lang, baru pulang ?". Tanya Revan
"Lihat kan jika Elang baru sampai uncle jadi kenapa masih tanya baru pulang . Aneh sekali ". Kata Elang
Mereka para sahabat Revan menertawakan nya karena dulu Revan Suka membuat mereka kesal dan saat ini hal itu pun di balas oleh anak Shawn yang bungsu
"Aku basa basi tapi kau menanggapi seperti itu , mirip dengan Daddy mu ". Kata Revan
"Jika aku mirip dengan mu rasa nya itu sungguh sangat tidak mungkin sebab kau bukan Daddy ku dan mom mana mau menikah dengan mu karena nanti anak nya tidak akan setampan aku jadi mom memilih Dad Shawn dari pada kau uncle Revan ". Kata Elang
Tawa semakin terdengar saat ini karena Revan terus saja di sudut kan oleh Elang dan tampak juga wajah kesal nya saat ini jika sudah menghadapi Elang
"Lang jangan kurang ajar seperti itu , jika mom dengar dia bisa marah ". Kata Shawn
"Maaf Dad tadi Elang hanya bercanda saja ". Kata Elang
"Bercanda mu sangat kelewatan sekali dan tidak tahu aturan juga ". Kata Revan
"Bukan nya kita sama kan uncle ". Kata Elang sambil mengedipkan kedua mata nya menggoda Revan kembali
"Apa Satria tadi bersama mu Lang?". Tanya Dave
"Oh iya papa , tadi kakak bersama dengan ku dan dia seperti nya kekurangan uang hingga meminta kepada ku . Katanya jika meminta lebih ke papa nanti tidak enak ". Kata Elang
Tentu saja jika di depan mereka Elang akan memanggil satria kakak karena jika tidak seperti itu maka Mel akan sangat marah dengan nya dan dia tidak mau jika kena tendang Sang mama lagi
"Anak mu masih sama Dave yang satu itu , tidak akan mengungkapkan keinginan nya berbeda dengan Ken ". Kata Carles
"Kenapa dia sangat pendiam sekali Dave , apa kau tidak pernah mengajak nya untuk berbicara hingga dia diam tanpa kata seperti itu ". Kata Revan
"Jangan salah menilai , mungkin saja dia hanya di rumah pendiam tapi kalau di luar tidak ada yang tahu bukan ". Kata Elang
"Bukan nya sama saja dengan mu Lang dan kau pun malam ini akan balapan lagi ". Kata Shawn
"Pasti uncle Marvin yang sudah mengadukan nya . Sial sekali , padahal perjanjian jika aku membantu nya mencari data musuh nya dia akan tutup mulut tapi aku di bohongi. Awas saja nanti akan aku balas ". Kata Elang
"Jangan melakukan hal yang membuat mom bersedih dan juga cemas Lang. menurut lah sedikit jangan membuat masalah karena keluarga kita sudah tenang " . Kata Shawn
"Jika musuh mu mendekat aku juga yakin mereka akan kalah karena anak mu satu ini sungguh di luar nalar cara kerja nya ". Kata Gerald
Elang masih diam tidak mencela apa yang di bicarakan orang tua nya bersama dengan para sahabat nya dan kali ini dia pun menjadi pendengar yang sangat baik sekali
"Elang". Panggil Garvin dengan suara berat nya membuat mereka menoleh dan Elang tersenyum menatap sang kakak yang kini sudah mulai mendekati nya
"Aku tadi sudah masuk kelas kak dan baru pulang juga ". Kata Elang ketika melihat tatapan Garvin
"Jangan bohong, Grace bilang jika kau membuat masalah di kelas bahkan tidak mendengar kan apapun yang dosen katakan ". Kata Garvin
"Itu karena aku sudah sangat paham sekali dengan materi nya jadi jika di ulang lagi aku sungguh sangat bosan kak dan aku juga tidak membuat onar sama sekali tadi jadi jangan salah paham . Bisa tanya Langsung saja ke dosen nya jika tidak percaya ". Kata Elang
"Dan mereka pun akan diam sebab kau sudah membuat mereka bungkam ". Kata Garvin
"Cih kau ini kak selalu saja tidak percaya dengan adik mu ini ". Kata Elang dengan wajah memelas nya dan tentu saja itu hanya akting nya agar Garvin menyudahi interogasi nya saat ini sebab dia juga tidak ingin jika sang mama tahu dan mendengar nya . Bisa kena masalah jika sang mama sampai mendengar hal itu
"Kau jangan enak nya Lang, jangan membuat ulah lagi karena mom sudah mengatakan jika kau harus belajar dengan benar atau kau ingin pergi ke Texas saja bersama dengan uncle Vin di sana mengurus semua pekerjaan Daddy yang ada di sana ". Kata Garvin
"Kak , kau ini kenapa mengancam ku bahkan Daddy saja tidak seperti itu tapi kenapa kau malah menyuruh ku ke sana dan malah meminta ku untuk berbisnis . Aku tidak suka bisnis ". Kata Elang
"Daddy mana pernah marah kepada kita bertiga bahkan kau merusak benda mewah kesayangan Daddy pun Daddy akan tetap diam dan tidak marah berbeda sekali jika dengan mom , kau tahu betul bagaimana mom bukan jadi jangan cari masalah dan kuliah lah dengan benar. Jangan terus mengajak sahabat mu berbuat onar di kampus karena aku selalu mengawasi mu Lang ". Kata Garvin
Dia sangat tegas dengan adik nya yang satu ini karena memang hanya Elang saja yang sangat sulit sekali untuk di kendalikan dan lagi Daddy nya juga sudah mengatakan kepada Garvin agar bisa mengendalikan Elang karena Elang memang berbeda sekali dari kedua anak nya yang lain bahkan terkadang jika Sudah berkeinginan maka tidak akan ada yang bisa menghentikan nya sama sekali dan itu membuat keluarga Elang sungguh sangat kerepotan dengan Elang yang seperti itu
"Ya sudah aku tidak akan membuat ulah tenang saja dan sekarang aku akan tidur dulu ". Kata Elang
"Awas saja jika kau pergi secara tiba-tiba nanti ". Kata Garvin
Kini dia pun juga naik ke atas untuk menuju ruang baca dan Elang dia benar masuk ke dalam kamar nya , entah apa yang akan dia lakukan yang jelas dia kini sudah masuk ke dalam kamar nya
"Dia sama seperti mu Shawn , sangat keras sekali dan apa yang menjadi keinginan nya tidak bisa di bantah sama sekali ". Kata Jack
"Sisi baik nya dia ada seperti sang mama dan beruntung juga ada sisi baik mama nya yang melekat jika tidak dia akan sangat berbahaya sekali ". Kata Sean
Shawn juga menyadari hal itu dan memang Elang sangat berbahaya sekali namun dia di minta sang Daddy untuk memimpin kelompok nya dia tidak mau jadi Shawn pun tidak melarang dia jika ingin melakukan apapun