NovelToon NovelToon
TERNODA SEBELUM MENIKAH

TERNODA SEBELUM MENIKAH

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Hamil di luar nikah / Pengganti / Angst / Tamat
Popularitas:459.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Virzha

Gwiyomi Allura, wanita yang kesuciannya harus terenggut oleh pria yang tidak dikenal dan meninggalkannya begitu saja. Ia hancur dan kehilangan seluruh masa depannya saat dirinya dinyatakan positif hamil sebelum menikah.

Hingga uluran tangan Hazel datang dengan sukarela mau menikahinya meski tahu dirinya sudah ternoda.

Lantas, siapakah yang sebenarnya telah menghamili Gwiyomi?

******

JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE DAN SUBSCRIBE YA KAK UNTUK MENDUKUNG KARYA AUTHOR!

Follow Ig : putriaayu_98
FB : Putria R.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tempat Magang.

Gwiyomi menghadiri sebuah rumah sakit kecil yang terletak di daerah pinggiran kota Jakarta. Rumah sakit itu sendiri hanya menangani beberapa orang yang mengalami gangguan depresi ringan. Biasanya seseorang yang memiliki keluarga yang tidak harmonis dan bisa menjadikan obat-obatan terlarang sebagai pelariannya.

Gwiyomi datang dengan ditemani temannya Rachel, ia akan melakukan beberapa sesi wawancara kepada kepada orang-orang yang dirawat disana.

"Selamat siang Ibu Handa, sebelumnya maaf jika kedatangan kami kesini tidak berkabar sebelumnya. Kamu dari Universitas X, ingin melakukan beberapa sesi wawancara kepada pasien disini, apakah bisa?" ucap Gwiyomi menemui kepala rumah sakit terlebih dulu begitu mereka datang.

"Boleh saya, tapi kami perlu surat resmi dari Universitas untuk laporan nantinya, Nona." Ibu Handa selaku ketua rumah sakit itu sama sekali tidak keberatan, karena memang setiap tahunnya ada mahasiswa magang yang datang kesana.

"Iya kami membawanya Ibu." Gwiyomi mengangguk seraya mengulas senyum tipisnya, ia lalu meminta Rachel untuk menyerahkan surat resmi dari Universitas mereka sebagai tanda jika mereka sedang magang.

"Baiklah Nona, saya akan mengizinkan kalian untuk magang sementara disini. Sebelumnya kalau boleh tahu, dengan Nona siapa saya berbicara?" ucap Ibu Handa menatap Gwiyomi dan Rachel bergantian.

"Saya Gwiyomi Ibu, ini teman saya Rachel. Terima kasih atas bantuannya Ibu, semoga kedepannya kita bisa bekerja dengan baik disini," ucap Gwiyomi mengulurkan tangannya sebagai tanda berkenalan lalu bergantian dengan Rachel.

Setelah itu mereka berdua diajak oleh Ibu Handa untuk masuk kedalam rumah sakit itu. Dimana terlihat beberapa pasien yang berkeliaran diluar, ada juga yang melamun dengan tatapan kosong. Atau mungkin berteriak histeris karena mengingat rasa trauma yang pernah dialami.

"Biasanya pasien disini rata-rata kenapa Ibu?" tanya Gwiyomi ingin tahu.

"Bermacam-macam Nona Gwiyomi, tapi kebanyakan disini adalah pengguna narkoba sebagai pelarian masalah yang mereka alami. Nona Gwiyomi pasti tahu jika rumah sakit ini juga digunakan sebagai tempat rehabilitasi oleh Kapolres pusat untuk para pecandu narkoba yang sudah tertangkap," jelas Ibu Handa.

Gwiyomi mengangguk-angguk mengerti, ia memang pernah mendengar jika rumah sakit itu memang sering dibuat sebagai tempat rehabilitasi untuk para pecandu narkoba yang cukup parah.

Saat Gwiyomi melihat-lihat sekelilingnya, matanya tidak sengaja menatap sosok pria yang duduk melamun dengan pandangan kosongnya. Meskipun dari samping, Gwiyomi sangat tahu jika itu adalah sosok pria yang pernah ditemuinya.

"Ehm, bukankah dia artis itu? Siapa namanya?" Gwiyomi kembali bertanya, ia sendiri lupa dengan nama pria itu.

"Rain Anggara, ya dia benar memang artis yang terjerat kasus Narkoba. Dia sudah lama berada disini, tapi belum ada kemajuan apapun," kata Ibu Handa menghela nafasnya.

"Artinya dia sudah pecandu narkoba berat begitu?" Gwiyomi mengernyit heran, ia sering melihat wajah Rain dulu muncul di televisi. Dari tampangnya yang begitu kalem, apakah mungkin Rain seorang pecandu narkoba?

"Sebenarnya hasil pemeriksaan menyatakan jika Rain menggunakan obat-obatan itu belum terlalu lama, hanya saja ia langsung menggunakan banyak jenis narkoba termasuk inex, hal itu yang membuat ia susah diobati," ujar Ibu Handa lagi.

Gwiyomi mengangguk pelan, entah kenapa ia merasa miris mendengar cerita tentang Rain. Ia jadi berpikir apakah Rain menjadi seperti itu gara-gara tidak bisa mendapatkan sahabatnya Jingga?

"Baiklah Nona Gwiyomi, Nona Rachel, saya masih ada urusan yang harus diurus. Silahkan jika Nona ingin melanjutkan berkeliling," ujar Ibu Handa.

"Oh iya, baik Ibu, terimakasih atas waktunya," ucap Gwiyomi dan Rachel hampir bersamaan.

Ibu Handa hanya mengangguk seraya mengulas senyum tipis. Begitu wanita itu pergi, Gwiyomi langsung saling pandang dengan Rachel.

"Apa yang lu pikirin?" tanya Gwiyomi.

"Sayang banget aja, dia ganteng banget loh Gwi, gue aja ngefans berat dulu. Tapi, kenapa dia malah kayak gini?" ucap Rachel menatap Rain dengan pandangan kasihan.

"Ish, gue penasaran apa yang buat dia kayak gini, kira-kira dia mau nggak gue wawancara?" ujar Gwiyomi mendengus kecil saat mendengar ucapan absurd temannya itu.

"Maybe, coba aja, kasusnya cukup berat, mungkin aja lu bisa nanganin, kalau gue sih mau nyari yang mudah aja. Hidup gue udah banyak masalah, nggak mau tambah beban dengan mikirin masalah orang lain," kata Rachel mengangkat bahunya, wajahnya sama sekali tidak berminat untuk mewawancarai Rain.

Sedangkan Gwiyomi malah tertantang setelah mendengar penjelasan Ibu Handa tadi. Seorang pria tidak akan benar-benar frustasi jika tidak terlalu sakit hati. Jika tebakannya tentang Rain benar, entah kenapa ia merasa kasihan, pria ini bisa begini juga karena Kakaknya.

"Yaudah, gue ambil kasusnya Rain," ucap Gwiyomi dengan begitu mantap.

"Oke, gue lanjut keliling kalau gitu, siapa tahu ketemu dokter ganteng disini," celetuk Rachel mengerlingkan sebelah matanya.

"Otak lu emang cowok terus pikirannya," tukas Gwiyomi melirik temannya dengan kesal.

"Maklumi aja Gwi, gue kan nggak punya pacar, beda sama lu yang udah punya suami, mana berondong ganteng lagi," ujar Rachel meledek.

"Mulut lu emang harus gue perban biar berhenti ngomong," sembur Gwiyomi semakin kesal saja rasanya jika mendengar ejekan itu.

"Hahaha, nggak apa-apa kali, berondong lu emang ganteng kok, ganteng banget malah," ucap Rachel semakin meledek saja.

"Ambil aja sana kalau mau," sergah Gwiyomi.

"Nggak ah, gue sukanya yang hot, kayak itu tuh, tapi sayang dia sakit," kata Rachel menunjuk Rain dengan dagunya.

Gwiyomi tidak lagi meladeni ucapan sahabatnya, ia mengalihkan pandangannya kepada Rain. Setelah berpikir sejenak, ia akhirnya memberanikan diri untuk mendekati Rain.

"Ehm, boleh aku duduk disini?" ucap Gwiyomi mengendapkan kesopanannya terlebih dulu.

Rain sedikit terkejut saat mendengar orang lain, ia mengangkat wajahnya dan semakin kaget melihat Gwiyomi. Ia kemudian menunduk kembali tanpa menjawab ucapan Gwiyomi.

"Diam berarti boleh, aku duduk disini ya, Rain kan namamu?" kata Gwiyomi mencoba akrab dengan pria yang akan menjadi narasumbernya ini.

"Aku tidak berminat," ucap Rain setelah cukup lama diam akhirnya berbicara juga.

Gwiyomi tertegun sejenak, apakah ia salah dengar? Kenapa ia merasa sangat familiar dengan suara Rain?

"Kenapa kau ada disini? Merusak diri untuk alasan cinta? Aku rasa hal itu adalah tindakan yang bodoh," ucap Gwiyomi mengabaikan prasangka buruknya tentang suara itu, mungkin ia terlalu paranoid.

"Sudah tahu aku orang bodoh, kenapa kau harus kesini?" kata Rain menatap Gwiyomi sangat tajam.

Gwiyomi lagi-lagi terdiam, hanya tidak bertemu dengan pria ini beberapa bulan, kenapa Rain sudah begitu berubah. Penampilannya pun sangat berubah, tubuhnya kurus dan terlihat tidak begitu terawat. Sepertinya efek putus obat membuat Rain menjadi seperti ini.

Happy Reading.

TBC.

Visual Rain_

1
Senja
hrs gwi menyelesaikan dulu masalahnya dg hazel. blm pisah kok uda jatuh cinta sm rain.
Senja
sesakit apapun hrsnya hazel tdk kasar ke istrinya. hazal juga hrs sadar kelakuannya selama ini ke gwi yg uda menghancurkan hdp gwi. klo gwi gak respek ke hazel bkn salah gwi.
Nani heri Upitarini
axel jg,knp udah tau anak SM rain,hrsx dijemput pulang dan diberi wejangan yg bener biar masalah slsai dan bisa melanjutkan hidup dgn LBH tenang dan aman
Nani heri Upitarini
qwiyomi bodoh,seharusx kl mau SM rain slsaikn dl masalah SM hazel,jelas hazel marahlah wong statusx msh istri...gmn sih knp g smart
Nani heri Upitarini
kebiasaan...pinjem baju tanpa celana...
Stevaflora Walukow
Luar biasa
Ig: @putriaayu_98: terima kasih sudah membaca kakak ❤️❤️
total 1 replies
Reny Ervina
hazel memang umurnya lebih muda, tp fikirannya dewasa
Sunny Kwok
Luar biasa
Ig: @putriaayu_98: terima kasih banyak kak 🥰
total 1 replies
Dini Lestari
jangan² hazel ayahnya ,jadi penasaran deh kak
Mimin Minasih
bagus
Lena Laiha
Aaah, sukaaaaa banget sama hezel
Lena Laiha
ceritanya keren.
Neng zahra
ninggalin kenangan dulu 😆
yanktie ino
ceritanya super kereeen

eyank kasih mawar cantik buat Gwi yaa
Juna Dong
luar biasa
Ig: @putriaayu_98: terimakasih banyak kak 🥰
total 1 replies
komalia komalia
oenasaran sama isi surat nya,nikah rain sama gwi belum lama cuma anka aja yang banyak belum nyampe 10 tahun
Ig: @putriaayu_98: Rain produksi terus tiap tahun 🤭 btw suratnya pasti udah ketebak isinya gimana 😊
total 1 replies
komalia komalia
bibit unggul sekali jos langsung jadi hahhaha
komalia komalia
udah semua ku baca
komalia komalia
kasihan juga sama hazel biar bagai mana pun dia tetap ayah nya.dan dia sangat mencintai gwiyomi walau dengan cara yang salah.
komalia komalia
wajah hazel takut nya kalau keluar malah menganggu lagi 20 tahun waktu yang sangat singkat belum lagi potongan tahanan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!