NovelToon NovelToon
Istri Tengil CEO Tampan

Istri Tengil CEO Tampan

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / CEO / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.6
Nama Author: neng_yanrie

Rembulan anak kedua dari pasangan pak Hermawan dan Ibu Tika, Rembulan anak yang keras kepala dan bertingkah laku seperti wanita yang berbeda, selalu ceria dan polos. Rembulan menyetujui perjodohan dengan seorang pria yang tidak ia kenal. Tepatnya ia di jual oleh orang tuanya karena hutang akibat perusahaan Papahnya yang bangkrut, dan banyak hutang yang harus di bayar oleh Papahnya.

Apakah Rembulan mau dan menerima perjodohan tersebut???

Yuk kepoin ceritanya 💃💃💃

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon neng_yanrie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 07

"Ingin membunuh ikan itu," ketus Rembulan yang tak ada takutnya sama sekali pada suaminya itu, ia sudah terlanjur marah dan benci dengan semua yang terjadi pada dirinya.

"Jangan pernah menyentuhnya," ucap Tuan muda Raditya yang tak suka jika miliknya di sentuh sama orang yang baru ia kenal.

Rembulan mendongakkan kepalanya keatas melihat dengan seksama wajah tampan suaminya itu, ia pun bangun dan menatap kearah suaminya yang sama menatapnya.

"Kamu sayang dengan ikan itu?" tanya Rembulan yang ingin memastikan jika suaminya itu tak melakukan yang membuat ia marah.

"Hem," sahut Tuan muda Raditya yang enggan untuk menjawab, ia hanya berdehem jika itu miliknya.

"Makan saja sama kamu sana, sekaligus nikahin biar puas," ketus Rembulan yang berlalu meninggalkan Tuan muda Raditya yang masih mematung.

Baru satu langkah kaki Rembulan melangkah, Tuan muda Raditya mencekal pergelangan tangan Rembulan membuat Rembulan refleks terhuyung ke belakang dan..

Brukk...

Rembulan menimpa tubuh kekar milik sang suami yang tak jauh darinya. Keduanya ambruk di atas rumput hijau. Rembulan dan Tuan muda Raditya saling memandang satu sama lain dengan tatapan aneh.

Beberapa detik, Tuan muda Raditya mendorong tubuh Rembulan yang ada di atasnya dan seketika Rembulan tersadar lalu bangun dari tubuh suaminya itu. Ia begitu terpesona melihat dengan jarak dekat seperti yang sekarang ini.

Rembulan bangun dan merapihkan pakaiannya lalu bergegas pergi dari hadapan Tuan muda Raditya, ia tak ingin berlama-lama ada di dekat pria yang memberi luka di hari pertama menjadi seorang istri.

Tuan muda Raditya juga bangun setelah sang istri kecil itu bangun, ia pun membersihkan pakaian dari sisa rumput yang menempel pada pakaian. Ia menatap punggung istrinya itu setelah menatapnya dengan tatapan marah.

Tuan muda Raditya pun menyunggingkan senyumnya sambil menatap kearah Rembulan yang masih terlihat.

"Ada apa, sayang?" tanya Siska yang menghampiri suaminya di dekat kolam ikan hias.

"Tidak ada apa-apa," jawab Tuan muda Raditya yang mengalihkan pandangannya ke arah istri pertamanya, ia yang akan pergi ke kantor harus mendapatkan kejadian seperti tadi.

.

.

.

Ia berlari meninggalkan tempat itu dan masuk kedalam kamarnya dan merebahkan tubuhnya di atas ranjang dengan selimut tebal yang menutupi tubuhnya.

Pelayan pribadinya pun menghampiri majikannya yang sedang meringkuk di balik selimut tebal tersebut.

"Nyonya kenapa? Saya cari-cari tidak ada, apa nyonya sakit?" tanya Tata begitu khawatir dengan keadaan majikannya berada di bawah selimut tebal.

"Aku baik-baik saja," sahut Rembulan di balik selimutnya itu, ia hanya ingin menenangkan dan menetralkan detak jantungnya itu.

"Mau ku ambilkan obat?" tawar Tata yang takut jika terjadi sesuatu pada majikannya sejak semalam tak tidur karena sehabis menangis.

"Aku pengen sendirian tolong tinggalkan aku," pinta Rembulan yang enggan untuk di ganggu, ia ingin menenangkan hati dan pikirannya saat ini.

"Tapi, nyo--," belum Tata melanjutkan perkataannya, Rembulan menyibakkan selimut dan menatap kearah pelayan itu dengan tatapan marah.

"Bisa gak tinggalkan aku, aku ingin sendiri," pinta Rembulan untuk kedua kalinya, ia masih merasakan kesedihan di tambah rindunya pada kedua orang tuanya.

"Baiklah, aku tinggalkan kamu istirahat saja," balas Tata setelah itu ia berlalu meninggalkan kamar milik majikannya itu.

"Hiks... Hiks .. Hiks ..., seharusnya aku menolaknya jika caranya seperti ini. Apa dia tak punya hati," lirih Rembulan, ia pikir jika dirinya adalah satu-satunya istri untuk pria yang baru ia kagumi itu, tapi semua berbeda dan Rembulan begitu membencinya.

Bukan malam pertama yang Rembulan rasakan tapi yang ia dapat adalah kekecewaan atas kenyataan jika suaminya itu sudah memiliki seorang istri sebelum dirinya menjadi istrinya. Ia bagai di bohongi menjadi seorang istri.

Di dapur tempat ART melakukan tugasnya seperti memasak membersihkan dapur dan berbagai macam yang di lakukan oleh mereka, Tata pun menghampiri salah satu dari mereka dan meminta tolong untuk di buatkan sesuatu untuk majikannya itu.

"Sedang apa kau di sini,"' tanya Siska yang mengangetkan pelayan pribadi istri kedua dari suaminya itu.

"Eh, nyonya. Saya hanya meminta cemilan untuk nyonya Rembulan," ucap Tata yang mengatakan niatnya masuk ke ruang dapur tersebut.

"Gak usah, tak ada cemilan buat dia," ucap Siska yang mencegah pelayan itu membawakan cemilan untuk majikannya itu.

"Tapi --," belum sempat Tata melanjutkan perkataannya istri pertama dari Tuannya itu menyuruhnya untuk pergi.

Cek lek.

Tata masuk kedalam kamar milik majikannya itu, ia menatap kearah selimut itu, ia merasa tak tega dengan keadaan seperti menimpa seorang gadis yang di nikahi oleh Tuannya itu.

"Tata," panggil Rembulan yang bangun lalu ia duduk bersandar pada dipan tersebut.

"Ada apa? Apa kamu ingin sesuatu?" tanya Tata yang menawarkan sesuatu agar majikannya itu bisa lebih baik dari semalam.

"Aku ingin keluar dari sini," pinta Rembulan yang ingin pulang dan kembali pada kedua orang tuanya.

"Itu tak mungkin, nyonya. Dan Tuan muda tak akan mengizinkan hal itu," jawab Tata, ia tahu apa yang kini di rasakan oleh majikannya itu.

"Aku mau tanya? Apa kamu tahu soal istri pertamanya Tuan mu itu?" tanya Rembulan yang penuh selidik, ia ingin tahu lebih jauh lagi tentang kehidupan seorang Raditya Bagaskara.

"Saya tak tahu, Nyonya. Saya datang ke sini pun baru mengetahuinya," jawab Tata.

"Benar kah?" tanya Rembulan lagi.

Tara mengangguk, ia tak pernah berbohong pada siapapun termasuk Tuannya yang sudah menikah diam-diam tanpa sepengetahuan ayahnya dan para penghuni di kediaman Bagaskara tersebut.

"Apa mereka nikah diam-diam?" tanya Rembulan yang berpikir bahwa mereka nekad melakukan hal itu tanpa sepengetahuan Papah Haris.

"Pantas saja Mas Raditya kekeh ingin membawaku ke sini dan ternyata ada istri kesayangannya." lirih Rembulan, ia bagai istri tak di anggap hanya sebatas istri di atas kertas.

"Sabar, nyonya. Kita tak bisa berbuat apapun kecuali kamu mengambil hati Tuan muda Raditya," sahut Tata yang menyakinkan jika pernikahan yang baru seumur jagung itu akan baik-baik saja.

"Gimana caranya bisa keluar dari sini, Ta. Aku tak sanggup lagi harus melihat mereka bermesraan di depan ku," lirih Rembulan yang sambil menitikkan air matanya. Kali ini ia bukan seorang gadis ceria dan periang yang selalu tertawa lepas saat bersama, ada saja tingkah konyolnya yang membuat semua orang tertawa dan bahagia jika di dekatnya.

"Gimana kalau kita keluar, keliling rumah ini dengan udara begitu sejuk." ajak Tata yang mengalihkan perhatian agar majikannya tak sedih lagi.

"Aku tak mau, Ta. Pasti mereka sedang bermesraan." tolak Rembulan yang enggan untuk melihat pemandangan yang membuat matanya perih.

"Tuan muda sudah berangkat tak usah khawatir," balas Tata.

"Baiklah, tapi--,"

"Ayo," ajak Tata sambil menarik tangan Rembulan dan menyemangati majikannya itu.

Setelah ada di luar Rembulan dan Tata berkeliling melihat pohon dah tanaman hijau yang begitu asri, Rembulan sesekali tersenyum kearah pelayannya itu.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan mu, Ulan...

1
Nani Widia
keluarga ulang ga hilang thor
Nani Widia
rembulan ya lemah ga konsisten katanya benci tapi masih aja mau d deketin
Maz Ubhet
maaf ya Thor bukannya GC menghargai karya nya tp ini cerita semua isi nya orang bodoh padahal orang kaya banyak penjaganya tp knp istri nya gak ada yang jagain aneh sekali kaya tp kek gak punya kuasa apa2
Maz Ubhet
cerita tergoblok sumpah baru kali ini Nemu cerita orang kaya nya goblok
Deni Prasetyawati
keren
Sisilia Fonny Alit
aneh bener
Sisilia Fonny Alit
duh ceritanya nggak mutu org kaya kok tdk punya cctv aneh banget
Sisilia Fonny Alit
bingung byk yg loncat" kejadiannya
Risma
Luar biasa
Fitria
maaf mau tanya asisten radit yg lama kmn ya?? perasaan tadinya bukan angga
NpScr EH
gila sih ini, niat nenangin pikiran ortu bukannya ngomong baik² malah dihukum kyak gini meskipun pulang malam
Ana Khumaira Sari
Luar biasa
Welma Latul
ceritanya menarik..
Rusme Juthec
kan pasti ada bekas operasi
yg menunjukan bahwa Laura sudah punya ank
Rusme Juthec
dulu saat d mall ada mata2 yg mengawasi Wulan dan melapor pada Adit

knp sekarang malah gak ada yg awasin aduuuuuhhhh
Rusme Juthec
pasti stelah ini d maafkan

😠😠😠hedeeeh
Rusme Juthec
ini pasti hasilnya tdkcocok karena yg mengurus asisten pribadi yg jg berkhianat
Rusme Juthec
kok komennya pada gak nyambung ya

apa ceritanya d ubah
NpScr EH: sama🤣🤣dari tadi nyari penyusup pebinornya si Siska kgak ada dah ga mudeng aku
total 1 replies
Safira Wan
seru banget
anita
bgus bnget thor mnurutku ceritanya gk mlenceng sm skali,jlas jg,cb tmn2 pembaca pahami bahasanya author, mungkin tta kalimat aja yg krg sempurna tp jln ceritanya gk mlenceng kok,smngat ya thor,smg kritik dr pmbc membuatmu smkin sukses,amiin.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!