NovelToon NovelToon
My Dangerous Boy

My Dangerous Boy

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: sharon10

Dihadapi oleh kenyataan yang menyakitkan, Shella menjadi lelah untuk menjalani hidupnya. Ia berjalan tanpa arah dan tanpa jiwa. Kepercayaan yang ditaruhnya telah dipatahkan oleh orang yang dicintainya, saudara yang disayanginya juga meninggal dengan tragis.

Ini sangat sakit. Ia telah jatuh pada lubang yang dalam dan tanpa dasar. Tidak ada yang mampu menolongnya dalam kegelapan. Dunianya seakan-akan runtuh, menghancurkan dirinya secara perlahan-lahan.

Tetapi, tiba-tiba semuanya berubah sejak malam itu. Seorang pria yang terkenal kejam dan berbahaya datang padanya. Pria itu mengulurkan tangannya kepada Shella, membantunya untuk kembali bangkit. Ia seperti cahaya yang muncul dalam kegelapan, mengantarkan gadis itu ke dunia baru. Dunia yang tidak pernah disangka olehnya. Dunia yang penuh dengan

Darah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sharon10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 7 - What Have I Do?

Shella menoleh ke asal suara, lalu menatap datar ke arah pria itu. "Apa?" tanya Shella dengan nada sedingin malam. Bagaimana pria itu bisa berada di sini?

Ia hanya ingin mengistirahatkan pikirannya yang dipenuhi masalah, tetapi salah satu masalah yang sedang ingin di hindarinya malah muncul di hadapannya kini.

Sesaat, pria dengan hidung yang sedikit mancung itu menjadi bingung ketika merasakan nada dingin yang keluar dari mulut Shella. Ia lantas duduk di samping Shella. "Ada apa denganmu?" tanyanya.

Gadis itu tersenyum sinis, kemudian memalingkan wajahnya, tidak mau menatap lelaki itu lebih lama.

"Aku? Baik-baik saja," desis Shella.

Perasaan bingung semakin melanda lelaki tersebut. Walau Shella mengatakan baik-baik saja, tetapi nada yang tersirat dalam kalimat itu mengatakan yang sebaliknya. Apa Shellanya sedang terjerat dalam suatu masalah?

"Apa kau yakin?" Mengangkat satu alisnya, pria itu menatap Shella.

Shella meremas ujung roknya, berusaha menetralkan rasa marahnya yang sudah berada di tingkat terakhir. Entah kenapa, ia merasakan kemarahannya langsung naik ke puncak saat pertanyaan Aron kembali muncul.

"SUDAH KUKATAKAN BUKAN, AKU TIDAK APA-APA ARON," bentak Shella. Astaga, ia sudah sangat tidak tahan lagi sekarang.

Bayangan kemarin kembali berputar di dalam benaknya. Air matanya mulai mendesak keluar, merasakan pisau tak kasat mata itu juga menusuk ke jantungnya. Tetapi, ia masih berusaha untuk menahan air matanya, tidak ingin menampilkan sikap lemahnya di depan jerk ini.

Aron sedikit tersentak ke belakang. Ia terkejut. Baru pertama kali pria itu merasakan bentakan dari pacarnya ini. Biasanya Shella selalu mengucapkan kata-kata yang lembut, bukan nada yang seperti tersirat kebencian seperti tadi.

Apa dia ada berbuat salah hingga Shella membentaknya seperti tadi?

Napas Shella terengah-engah setelah mengeluarkan sebagian tenaganya. Ia juga menepis kasar tangan Aron yang hendak memegang lengannya.

"Jangan memegangiku," desis Shella. Gadis itu bangkit dari tempat duduknya, lalu melangkahkan kakinya meninggalkan pria itu sendirian. Ia sudah tidak bisa menahan diri untuk menghajar wajah brengsek itu.

Tidak menyerah, Aron juga ikut bangkit dari tempat duduknya dan mengejar Shella. Kelakuan pacarnya itu membuatnya menjadi bingung. Jika ada masalah, seharusnya Shella mengatakannya, bukan malah membuatnya menjadi bingung seperti ini.

Pria itu berhasil memegangi lengan Shella, kemudian dibalikannya tubuh Shella dengan cepat agar dapat menghadap ke arahnya.

"Kubilang jangan memegangiku." Dalam sekali hentakan kuat, lengan Shella dengan mudahnya terlepas dari tangan Aron.

Shella menatap tajam ke arah pria itu, membuat Aron semakin menatapnya bingung.

"Mulai detik ini, kita putus," ucap Shella lantang. Gadis itu tidak peduli dengan tatapan terkejut dari Aron, ucapannya telah tidak bisa di ubah lagi.

"Kenapa?" Satu pertanyaan itu muncul dari mulut Aron. Ia terkejut, sangat terkejut. Dimana letak kesalahannya?

Tidak mungkin pacar yang dicintai sepenuh hatinya tiba-tiba meminta putus. Setahunya, perasaan Shella terhadap dirinya juga sama besar dengan cintanya. So, It is impossible.

Ia tidak mau semua ini game over. Ini pasti terjadi salah paham di antara mereka berdua.

Ya, pasti.

Namun, tanpa disangka oleh Aron, Shella mengatakan hal yang langsung menghancurkan dirinya menjadi abu saat itu juga.

"Karena aku membenci dirimu."

Kalimat itu simpel, tetapi dapat mengubah seluruh hidup Aron mulai detik ini juga.

Aron tersenyum kecut, mungkin pendengarannya hanya sedikit bermasalah saat ini. Atau mungkin ia sedang berilusi sekarang. "Tidak mungkin. Kau tahu aku mencintaimu, begitu pun dengan dirimu."

Tatapan tajam Shella berubah menjadi tatapan sinis. Ternyata, mantan pacarnya ini sedang berusaha mengelak apa yang diucapkannya tadi.

Gadis itu tidak ingin repot-repot membalas perkataan Aron yang sangat tidak bermutu, walau ucapan itu mampu mempengaruhi hatinya sedikit.

Ya, hanya sedikit.

Saat Shella hendak berjalan meninggalkan Aron, tiba-tiba suara bariton lain masuk ke dalam telinganya. Pemilik suara yang baru dikenalnya beberapa jam yang lalu.

"Hei, Shella," sapa Zavier. Ia sama sekali tidak peduli dengan suasana dingin yang mencengkam di antara Shella dan pria ini.

Zavier dengan langkah wibawanya berjalan mendekati Shella, menghiraukan tatapan permusuhan Aron yang ditujukan padanya.

Ternyata, usaha untuk datang ke tempat ini tidak sia-sia, karena nyatanya Zavier dapat bertemu dengan Shella.

"Siapa dia?" tanya Aron dengan nada yang tiba-tiba menjadi datar. Di lubuk hatinya yang paling dalam, pria itu dapat merasakan rasa cemburu dan benci untuk Zavier.

Dari semua lelaki yang lumayan dekat dengan Shella, Aron tidak pernah bertemu dengan pria ini. Baru pertama kali, ia melihat wajah pria yang penuh misteri itu.

"Ah, dia pacarku. Kenapa?" ujar Shella spontan.

Sejenak, otak Shella tiba-tiba berputar dengan cepat. Ia tidak mampu untuk melarang kata-kata yang keluar dari mulutnya dengan mudah. Itu terjadi secara tidak sengaja, bahkan Shella belum sempat sadar dengan apa yang baru saja diucapkannya.

30 April 2020

1
Sharon10
Veryy gooddd
Biduri Aura
wah rebutan cewek nih,, Daddy vs Son 😂😂😂
S Fatimah 🐼
ak harap yg bunuh adim sehila bukn zavier😌
Maria Antonia Petra Gomu
bagus
indah asyifa
pasti si zavier🤣
indah asyifa
bagus shilla,jgn terlihat lemah agar tdk mudah dipermainkan
indah asyifa
masih nyimak
indah asyifa
gk tau mau ngomong apa😟
indah asyifa
maksutnya gimana sih,,,, apa iya sebenarnya mrk salah faham😕klo beneran kasian aron
indah asyifa
aku suka cwek yg baru baru dn gk lemah😀dn sepertinya disini shella adl gadis pemberani☺
indah asyifa
aku baru mampir thor
sweetheart 🥰🥰
baru mulai baca, sukaaaa
R.Zhie
jangan lupa mampir yaaaa.
R.Zhie
Thor aku mampir, jangan lupa mampir yaaa
RainDher
si christian masih bocil?? masih 6 tahun
Venti Melinda Goe-Chee
buat para pembaca jgn lah komen yg bikin author ny down..klo emng kurng sreng ma cerita ny ya jgn dibaca..simpel kn...& klo ada bhsa inggris ny menurut sy msh wajar2 aj..bnyk kok novel2 yg nyelipin kalimat pke bhasa inggris ...hargailah author yg dah bikin cerita ny ..kita tinggl baca gratis pula...
Nona Camel
hmm
Siska Variestha
visualnya thor
Evve Miss Plot twist
salam putri Pemuas Nafsu daddy
Olivia Sembiring
Aku tidak melihat adanya perbedaan antara Zavier dan Christian btw 😳🙄😂🔫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!