Sah
suara yang menggema ditelinga seorang wanita cantik yang hanya bisa terdiam dengan perasaan yang sangat hancur dimana ia harus menyaksikan sendiri pernikahan suami yang sangat ia cintai dengan wanita pilihan ibu mertuanya yang tidak lain cinta pertama sang suami.
hanya karena sebuah alasan yang juga bukan perbuatannya dan ia juga tidak punya kuasa apapun untuk mengabulkannya.
keturunan
ya dua tahun pernikahan mereka sampai saat ini Desi belum bisa memberikan keturunan pada sang suami yang membuat ibu mertuanya selalu marah dan menghinanya wanita mandul.
dan yang terakhir ibu mertuanya memaksa Desi untuk mengizikan Raka suaminya untuk menikahi wanita lain agar ia bisa mendapatkan keturunan, sungguh mendengar permintaan ibu mertuanya itu hati Desi sangat terluka bagaimana mungkin ia sanggup untuk berbagi suami sementara ia sangat membenci poligami karena ia takut jika nantinya sang suami tidak dapat berlaku adil.tapi apalah daya pada akhirnya Desi hanya bisa menuruti keinginan ibu mertuanya karena sudah tidak tahan selalu mendengar ucapan pedas dan menyakitkan dari ibu mertuanya itu.........?
lalu bagaimanakah nasib Desi setelah itu,Sang suami menikah lagi....
ikuti kisahnya hanya disini lika liku kehidupan rumah tangga Desi dan Raka dibumbui oleh hadirnya orang ketiga diantara keduanya....
next jangan lupa dukungannya ya ....
soalnya ini karya pertama author 🥰😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Syah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kekhawatiran Seorang Ayah
Ya setelah meninggal kan kantor suaminya, Jessi melajukan mobilnya menuju sebuah tempat yang bisa membuatnya tenang dan membuat pikirannya jernih agar ia bisa menyusun rencana apa yang harus ia lakukan kedepannya!tentu ia tidak akan menyerah semuda itu.
Setelah kepergian Jessi Raka duduk kembali di kursi kebesarannya dan mengusap wajahnya kasar! Apa yang ia ucapkan pada Jessi tidak semuanya benar karena tanpa Raka sadari didalam relung hatinya yang paling dalam mungkin masih ada sedikit nama wanita itu,tapi ia berusaha menutupinya karena rasa sakit dan kecewa yang ditorehkan oleh Jessica dimasa lalu begitu dalam sehingga Raka bersikap dingin dan tidak perduli pada Jessica.
***
" Nak apa kamu masih bahagia, dengan pernikahan mu sekarang"
Tanya Arman pada putrinya itu.saat ini mereka berada diruang kerjanya setelah makan siang tadi.
" Apa maksud ayah?"
" Kenapa kamu mengijinkan Raka menikah lagi,apa kalian ada masalah dan ayah merasa kamu sedang menyembunyikan sesuatu dari kami?"
Yang Arman tahu rumah tangga putrinya dan menantunya itu baik-baik saja,tapi setelah pernikahan kedua menantunya yang mendadak tanpa mereka ketahui tentu membuat keluarga besar Dinata terkejut dan tidak terima bagaimana bisa Desi yang selama ini mereka sayangi dan jadikan ratu dikhianati oleh suaminya sendiri. Hal itu tentu menyulut amarah didalam hati Arman ia tidak terima putri satu-satunya diperlakukan seperti itu! Ya dikeluarga Dinata hanya Desi satu-satunya anak perempuan yang mereka punya sedangkan adik dan sepupunya semua laki-laki, itulah mengapa mereka sangat mencintai dan menyayangi desi.bagimereka Desi ibarat sebuah permata yang sangat menyilaukan dan harus dijaga dengan baik karena banyak orang diluar sana yang akan memperebutkannya dan juga bisa melukainya.
tapi Arman tidak bisa berbuat apa-apa karena permintaan dari Desi yang tidak ingin masalah rumah tangganya dicampuri oleh keluarganya ia yakin bisa menyelesaikannya sendiri karena ini adalah pilihannya.
***
Desi yang mendengar perkataan ayahnya menunduk berusaha menahan agar air matanya tidak jatuh, Desi tahu sepandai apapun ia menyembunyikan masalahnya! ayahnya itu pasti bisa merasakannya karena ikatan batin seorang ayah yang begitu mencintai anaknya sangatlah kuat.tapi bukan berarti ikatan batin antara ia dan ibunya tidak kuat hanya saja sedari kecil memang yang lebih overprotektif dan posesif terhadapnya adalah ayahnya.
Setelah merasa sudah bisa mengendalikan dirinya desi pun mengangkat wajahnya dengan senyum yang tersungging di bibirnya menunjukkan bahwa semua baik-baik saja.
" Aku tidak menyembunyikan apapun dari kalian yah, memang akulah yang meminta mas Raka untuk menikah lagi karena untuk saat ini aku belum bisa memberikannya keturunan! Karena aku ingin pokus membantu ayah diperusahaan"Jelasnya meyakinkan
Desi sengaja tidak menceritakan bagaimana kelakuan keluarga suaminya selama ini, karena ia tidak ingin membuat kedua orang tuanya kepikiran dan terbebani karena masalahnya.
" Apa memang hanya karena itu"
" Ya yah, hanya itu ko"
" Kalau begitu maafkan ayah,karena ayah kamu jadi terbebani seperti ini"
" Ko ayah ngomong gitu sih, aku juga bantuin ayah tidak selamanya kan! Kalau Ardi udah lulus SMA dia udah bisa bantuin ayah sambil kuliah dan aku akan dirumah mengurus suamiku"
Ya Desi memang berhenti menjadi model saat akan menikah dengan suaminya Raka, tapi ia meminta izin pada suaminya untuk bekerja di perusahaan ayahnya karena pak Arman yang kesehatannya mulai tidak baik sering sakit-sakitan sehingga urusan perusahaan terbengkalai karena tidak ada yang mengurusnya, kebetulan waktu ia kuliah dulu Desi mengambil dua bidang yaitu Fashion dan manejemen.sehingga ia sedikit paham tentang bagaimana bekerja di perusahaan .
Desi pun bangkit dari duduknya dan memeluk ayahnya dari samping
" Jadi ayah jangan pernah berpikir bahwa apa yang sekarang terjadi pada Desi itu karena ayah" lanjutnya
" Baiklah! tapi ingat nak jika suatu saat nanti suamimu menyakiti kamu,Pintu rumah ini selalu terbuka lebar untukmu."
Ucap Arman yang membuat Desi merasa sangat terharu akan kasih sayang dan cinta ayahnya.
Desi pun mengeratkan pelukannya pada sang ayah yang juga dibalas oleh Arman.
***
" Selamat datang nyonya muda"
Sambut bi mirna
" Hm"
Jawab Jessi dengan gumaman
" Maaf nyonya, didalam ada nyonya besar sedang menunggu anda"
Mendengar ucapan kepala pelayan itu, membuat langkah Jessica pun terhenti dan berbalik menatap bi Mirna
" Apa maksud mu, ibunya Raka"
" Ya nyoya"
Jessi lantas langsung masuk kedalam, saat tahu jika ibu mertuanya datang kerumah ini.
" Ma"
Ucapannya saat melihat seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik diusianya yang sudah tidak lagi mudah sedang duduk disebuah sofa singel diruang keluarga sedang membaca majalah.
" Kamu sudah pulang"
Ucap Maria sembari menatap jam didinding yang menunjukkan pukul 03,45 sore.
" Ya ma,ini Jessi baru saja sampai"
Dengan senyum manisnya Jessi langsung duduk disamping ibu mertuanya itu.
" Apa kamu lupa dengan persyaratan yang saya ajukan padamu, sebelum saya menyetujui menjodohkan mu dengan putraku."
Senyum yang tadinya tersungging di bibir Jessi seketika pudar saat mendengar perkataan ibu mertuanya.
" Kamu tahu Jes,saya memilih kamu sebagai istri Raka agar kamu bisa memberikan keturunan Untuk keluarga BRAMANTYO dan karena kamu juga merupakan wanita yang sangat dicintai Putraku , tapi dengan karir kamu sekarang akan sangat susah kamu bisa kembali dekat dengan Raka karena kesibukan kalian akan pekerjaan masing-masing! Kamu lihat Desi ia juga sibuk sehingga untuk memperhatikan kesehatan dan penampilannya pun tidak ia lakukan sehingga sampai sekarang ia sangat sulit untuk bisa hamil." Jelasnya panjang lebar" dan hari ini mama sangat kecewa mengetahui ini".
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Next Sampai sini dulu ya gays 🥰😌
Jangan lupa like comen dan Votenya
karna sejatimyatdk. ada satu. manusia pun yg bisa benar² berbuat adil... jgn. kan utk org lain bahkan ke diri sendiri pun kadamg lalai..