NovelToon NovelToon
Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Anak Genius / Tamat
Popularitas:5.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: brian gontenk

Wanita patah hati melihat sang pacar berselingkuh.
Kemudian wanita mabuk parah dan membawa seorang pria masuk kamarnya.
Ia melahirkan empat anak kembar akan kejadian itu.
Sang pria sendiri adalah orang berkuasa dan dingin, apakah mereka akan berkumpul menjadi sebuah keluarga

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon brian gontenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tuan kecil sama- sama kejam

Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.

Tolong berikan like dan komen.

Happy reading

""___""

Cindy melihat beraneka ragam alat rias milik shella, ia tersenyum penuh arti.

Ini benar- benar cara yang bagus untuk mendekati adrian dengan cepat.

Untungnya tuhan memberikan anak- anak yang cerdas, shella pintar merias dan bobby pintar menjadi hacker.

****

Bimo sedang gundah memikirkan perusahaan yang di hack, saat kepikiran dengan rendi yang sedang keluar mencari dokter Chloe, ia buru- buru bergegas ke villa milik rendy.

Setelah dua puluh menit

Bimo mengetuk villa gerhana.

Yang membuka adalah pengurus tua.

"Presdir adiguna sedang tidak dirumah"

Tentu saja rendy tidak dirumah, makanya bimo berani datang kemari.

"Aku tidak mencari presdir adiguna, aku kesini untuk menemui tuan kecil"

"Untuk apa kamu menemui tuan kecil?"

Bimo mengatakan menengok, ia mengikuti pengurus rumah, pengurus rumah juga tidak merasa curiga, bimo adalah asisten pribadi presdir, ia juga sering datang ke rumah.

Ia melihat adrian sedang duduk di ruang tamu. Bimo mendekat ke arah adrian.

"Adrian, paman datang melihatmu"

Andrian menoleh, lalu bertanya."Bagus tidak?"

Hehhe

"Bagus, sangat tampan"bimo mengacungkan dua jempol.

"Kamu sudah boleh pergi" adrian menjawab dengan malas.

Tuan kecil sedang mengusir tamu?

Bimo tercengang sebentar, lalu tersenyum.

"Adrian, paman masih ada urusan lain"

"Kalau begitu, langsung katakan"

Meskipun masih kecil, anak ini begitu tegas

Bimo merasa bukan menghadapi anak kecil, melainkan menghadapi presdir yang begitu kaku dan dingin.

"Baiklah,Adrian, katanya hacker terbaik dunia vladimir sudah mengajarimu,bagaimana membuka sandi, benarkah?"

Adrian hanya meliriknya.

Bimo langsung mengatakan niat datang kemari."Adrian, apakah kamu bisa membantu paman?Perusahaan sedang mengalami masalah dengan hacker, semua sistem di hack, ini merupakan urusan yang sangat penting, ini berhuhungan dengan perusahaan ayahmu"

"Keuntungan?" adrian tersenyum dingin

"Adrian,kamu tidak perduli dengan perusahaan ayahmu, kalau begitu apa yang kamu perdulikan?"

Adrian tidak menjawab, ia berjalan ke kamarnya.

"Bammm" suara pintu keras tertutup.

Yang menjawab bimo adalah suara pintu di tutup dengan keras.

Bimo menjadi sangat kecewa,ia mengela nafas. Sifat tuan kecil ini sudah membuktikan dia adalah anak dari presdir adiguna.

Ia berinisiativ bertanya pada pengurus rumah yang tua, seharusnya dia tahu apa yang disukai tuan kecil.

"Paman, biasanya tuan kecil suka apa?"

Pengurus tua berpikir sejenak, lalu menghela nafas.

"Lego dan phonsel tuan kecil disita oleh ayahnya, dia biasanya bermain dengan itu"

Tablet, lego...ini mudah di dapatkan

Bimo datang ke pusat perbelanjaan membeli ponsel keluaran terbaru dan lima lego dengan berat hati, lalu membawa barang- barang ke viilla dengan percaya diri mengetuk kamar adrian.

"Tuan kecil, paman punya hadiah untukmu, keluarlah dan lihat, aku jamin kamu pasti suka"

"Katakan saja langsung" adrian menjadi tidak sabaran.

"Aku membawa lego dan ponsel keluaran terbaru"

Adrian, akhirnya membuka pintu.

Bimo tersenyum."Tuan kecil, ini untukmu semuanya, kamu tidak usah berterima kasih"

."Paman, terima kasih"Adrian tertawa."Jangan salah paham, aku sedang mengkhawatirkanmu"

Bimo mengerutkan alis, merasa bingung.

"Ayahku menarik tablet juga legoku,lalu kamu membawa ponsel dan lego kemari, apakah kamu sedang membangkang darinya?"

Jantung bimo berdetak kencang, ini bukan maksudnya.

"Ayahku, tidak suka orang yang melawan, sebaiknya kamu pikirkan akibatnya"

Akibatnya!

Datang ke rumah presdir untuk melawannya, apakah ia ingin bunuh diri?

"Tuan kecil, sebaiknya mainan paman bawa dulu,kalau presdir adiguna mengamuk, aku tidak sanggup menahannya"

Adrian tidak bergeming, lalu memotret tumpukan lego.

"Kamu bawa pergi, ayahku juga akan tahu, aku sudah memotretnya"

Adrian berlagak sombong, di tangannya sudah ada barang bukti.

Bimo menjadi bingung, bagaimana harus menenangkannya."Tuan kecil, paman sama sekali tidak menyinggungmu,kamu jangan mencelakai paman"

"Kita bisa barter, kamu bisa membantuku melakukan satu hal, aku bisa membantumu menjaga rahasia"

"Hal apa?"

Adrian menyuruh bima menundukkan kepala, ia berbisik di telinganya.

Bimo sangat terkejut."Kamu menyuruhku... tidak bisa...tidak bisa...Presdir adiguna bisa menghajarku"

"Kamu tenang saja, aku tidak akan bilang, ayahku juga tidak akan tahu"

Bimo terlihat bimbang.

Tuan kecil ternyata ingin mencari dimana maminya, memeriksa wanita presdir...hal seperti ini, apakah ia boleh melakukannya?

"Kamu tidak mau, aku jamin tidak sampai satu menit ayahku akan mengetahui foto ini"

"Jangan tuan kecil, kita bicarakan lagi ya"

Saat ini ponsel bimo berdering telepon dari presdir rendy, jantung bimo berdetak kencang.

"Masih belum ketahuan?rupanya kamu ingin beternak pinguin ya?"

"Presdir adiguna, aku sedang memeriksanya, akan segera berakhir"

"Aku beri dua jam terakhir, kalau tidak.."

"Aku akan beternak pinguin di kutup utara"

Bimo menjawab dengan ketakutan.

Setelah menutup telepon, bimo kembali menatap tuan kecil, ia seperti memohon.

""Kamu ingin ke tutub selatan?"

Bimo menganggukkan kepala, ia menghela nafas."Paman, juga tidak ingin pergi kesana"

"Ummm, kalau kamu pergi kesana, pasti semua pinguin akan tertekan"

Bimo hampir menangis, maksud tuan kecil, ia lebih kasihan pada pinguinnya.

"Tuan kecil, bisakah demi pinguin, kamu membantu paman?"

"Kalau begitu, kamu harus setuju untuk mencari keberadaan mamiku"

Setelah berpikir sejenak, bimo sekarang mencari posisi aman, ia menghela nafas panjang."Deal"

Keduanya sepakat, adrian berlari ke ruang kerjanya, lalu membuka laptop, gerakannya cepat sekali membuat bimo kebingungan.

"Sudah! ini alamat hackernya"

Bimo sungguh tercengang.

"Hanya mengetik sembarangan, sudah selesai?"

Adrian menatap bimo tajam, lalu berkata.

"Dalam waktu setengah bulan, aku mau tahu kabar mami" setelah mengatakan andrian turun ke bawah sambil memegang ponselnya.

Setengah bulan...bimo seperti tertindih gunung besar.

Untungnya masalah hacker sudah selesai.

Bimo segera menelepon presdir dengan tidak sabar.

"Siapa yang melakukannya?" rendy tidak sabar ingin tahu secepat mungkin masalah ini.

"Presdir adiguna, alamat hacker berada di gardenia"

"Lanjutkan"

"Baik, presdir adiguna"

Jangankan presdir, bimo saja sangat penasaran, siapa orang aneh yang berani memprovokasi presdir dan masih meninggalkan kata- kata ejekan.

Internett di perusahaan kembali normal,rendy baru saja membuka komputer, ada satu email masuk.

Rendy menjadi senang saat membuka email, ia segera menghubungi no yang tertera.

"Halo, saya rendy, apakah kamu dokter jenius Chloe?"

Mendengar suara serak dan sexy ini, cindy mengepalkan tangan.

Kalau bukan karena masalah adrian, ia tidak akan mengusik "dewa neraka' psikopat seperti rendy.

"Presdir adiguna, saya sudah melihat anda mencari saya,saya bisa menolong putra anda, namun, saya punya syarat?"

Begitu sampai di villa

Perasaan cindy menjadi gelisah dan tidak tenang, ia mengatur nafas panjang, lalu menekan pintu bell..

1
Nani Te'ne
suka
Siti Nurjanah
good adrian dan Bobby kerja bagus
Siti Nurjanah
itu pasti ulah marry
Siti Nurjanah
ternyata peter itu ayah cindy
Siti Nurjanah
utu pasti rendy hilang ingatan
Siti Nurjanah
pasti itu ulah nissa
Siti Nurjanah
jangan jangan gadis masa lalu Rendy adalah cindy. dan soal gadis itu meninggal itu adalah ibunya yg di atas makamnya di kasih foto Cindy
Siti Nurjanah
si bimo mulut ember
anton prasetya
Luar biasa
Neulis Saja
yg tiap hari mengobayimu itu ya mamimu
Neulis Saja
jgn biarkan adikmu dekat dgnmu karena ada niat jahat dlm hatinya
Neulis Saja
makanlah biar ayahmu tidak curiga
Neulis Saja
agak pusing membacanya hrs ekstra memahami isi ceritanya
Neulis Saja
kurasa cara mendeskripsikan perbincangannya kurang komunikatif dan agak terganggu dlm memanggil tokohnya kadang salah menulisnya
Neulis Saja
next
Neulis Saja
oklah adrian please itu ibumu
Neulis Saja
kenapa Bobby gak keluar kalaupun diambil daddy-nya setidaknya dia akan tahu ada kembarannya yg bersama dgn Daddynya
Neulis Saja
adrian belum ada feeling kalau yg mengobati adalah ibunya
Neulis Saja
next
Neulis Saja
adrian sakit karena memendam rindu pada ibunya yg tdk pernah bertemu selama hidupnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!