NovelToon NovelToon
Mafia'S Favorite Girl

Mafia'S Favorite Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:42.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ade Susanti

Resilia putri nama yang selalu di sapa dengan panggilan Lia. gadis yang merindukan kasih sayang dari orang tuanya. Ketika ayahnya menikah lagi hidup Lia berubah drastis bahkan ia di usir oleh ayahnya demi ibu tirinya.

Anand Robert Alexander adalah seorang pria yang memiliki sikap dingin dan cuek.

Anand memberikan tempat tinggal ke Lia dengan syarat menjadi pembantu di rumahnya, menyiapkan semua yang Anand butuhkan.

_Apakah di antara mereka akan tumbuh benih cinta??

Yuk ikuti terus cerita Anand dan Lia 🤗

#Jangan lupa like, vote, rate dan coment dan jangan lupa juga beri gift untuk karya author. Partisipasi kalian akan menjadi semangat author😍
Follow_iG: suzanarbabu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ade Susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Zey mencari Lia, ia takut kalau Lia akan tersinggung dengan apa yang Anand katakan, tapi ia salah ternyata Lia sekarang sedang minum es krim sambil menonton tv.

"Lia.."

"Apalagi, jangan ganggu aku Zey"

"Aku gak ganggu kamu Lia, apa kamu gak apa-qpa Lia"

"aku gak apa-apa hanya aku gak suka sama sikapnya si pria batu tuh"

"Buahahaha hati-hatiloh nanti dia dengar baru tau rasa"

"Memangnya dia siapa"

"Dia adalah putra dari seorang mafia dan dia juga ketua mafia di kota ini" ucap Zey dengan menakut-nakuti Lia

"Masa bodoh, itu bukan urusanku. dia mau mafia, mau penjahat terserah dia"

"Bener Lia kamu gak takut sama dia"

"Sama orang kayak batu gitu? aku gak takut sama dia"

"Bagus Lia, mari kita lawan dia"

"Gak, aku gak mau ikut-ikutan dengan kamu"

"Buahahaha, ayolah kasih dia pelajaran"

"Apaan sih"

Anand keluar dari ruang kerjanya untuk mengambil air, tenggorokannya sudah terasa kering dan air yang di ruangannya telah habis. Anand sedang berjalan mendengar suara perempuan dan laki-laki yang sedang tertawa. ia mencari arah Suara itu di ruang keluarga.

"Apa yang kalian berdua lakukan di sini"

"Udah tau kita lagi nonton pake di tanya sedang apa"

Zey memukul tangan Lia, suaranya terdengar keras di telinganya. ia tidak ingin emosi pria itu membludak lagi.

"Diam aja Lia, gak usah banyak bicara nanti dia bakal marah lagi"

"Kamu kemarilah" tunjuk Anand "Ambilkan aku air minum"

Kinar pergi tanpa membuka mulut, setelah itu ia pergi memberikan air putih ke Anand. lalu melanjutkan dirinya menonton sambil meminum es krim.

Zey melihat sikap Lia yang acuh, tak menghiraukan Anand yang sedang berdiri ia merasa khawatir kalau Anand akan marah.

"Lia, Lia"

"Hmm ada apa Zey"

"Berdirilah, si Anand melihatmu"

Dengan kesal Lia berdiri kembali di dekat Zey. Anand benar-benar kesal melihat sikap Lia yang tak menghargainya sebagai tuan rumah.

"Kamu ikut aku"

"Anand, Lia belum sembuh loh dia masih butuh istrahat"

"Ini urusanku dengannya, jika kamu ingin tidur di rumah ini, tidurlah jangan ikut campur"

Lia menarik tangan Zey meminta bantuan, seperti di film-film yang di pisahkan. Lia dan Zey berhenti saling menarik tangan ketika Anand menatap keduanya.

"Semangat Lia" ucap Zey dengan suara berbisik

hmmm, Lia menganggukan kepalanya, ia seperti berperang di Medan perang.

Zey yang merasa khawatir ia mengikutinya tapi ketika di depan pintu wajahnya hampir saja kepentok pintu.

"Rapikan semua buku ini, dan bersihkan raknya juga"

"Tapi tuan, ini sudah malam"

"Kalau malam kenapa?"

Dasar pria batu, ini mah bukan membantu tapi menyiksaku,mana ada orang sakit langsung di suruh kerja kayak gini, pantas aja gak ada yang mau sama dia. orang dia gak punya hati. aku doain kamu gak bakalan nikah-nikah selamanya, ya walaupun nikah mungkin dengan orang agak setres juga biar saling melengkapi kalian. Lia tertawa sambil mengingat yang akan terjadi jika anand menikah dengan wanita gila dan setres.

"Apa yang kamu tertawakan, cepat rapikan semua buku ini dan bersihkan"

"Iya tuan besar" ucap Lia sambil menyilang kan kakinya dan membungkukkan tubuhnya sedikit seperti sang pelayan memberi hormat ke sang raja besar.

Anand mengerjakan semua pekerjaannya, dan sesekali ia melihat Lia yang sedang merapikan buku.

"Aku akan pergi untuk tidur, ketika aku bangun semua sudah selesai"

"Tapi.."

Anand langsung menatapnya.

"Baik tuan besar" ucap Lia dengan wajah kesalnya.

ketika Anand keluar, Zey menunggunya di luar.

"Anand, Lia mana?"

"Kenapa kamu begitu mengkhawatirkannya Zey"

"Karna dia adalah pasienku"

"Dan sekarang dia adalah orangku, jadi apapun yang aku lakukan padanya itu hakku, kalian jangan pernah ikut campur"

"Tapi Lia belum sepenuhnya pulih Anand"

"itu adalah tanggung jawabku"

Anand pergi meninggalkan Zey, ia masuk ke dalam kamarnya untuk mandi. dan Anand sudah memperingati Zey kalau dia berani melihat Lia di ruang kerjanya, entah apa yang akan ia lakukan ke Zey.

"Sial, apa yang harus aku lakukan. seharusnya aku berfikir dulu sebelum melakukannya. pria seperti Anand tidak akan pernah berubah, benar kata Lia dia memang manusia batu." ucap Zey merasa bersalah dan juga kesal ke Anand.

"Aku harap kamu bisa bertahan Lia, dan besok aku akan membicarakannya karna Anand memang bukanlah manusia"

Zey pergi ke kamarnya untuk tidur, tapi ia terus memikirkan keadaan Lia yang berada dalam ruangan Anand.

Sedangkan pria yang memerintahkan agar Lia merapikan semua buku raknya, ia tidur tanpa merasa bersalah sedikitpun. ia hanya melihat cctv di ruangannya. melihat apakah Lia baik-baik saja habis itu ia melanjutkan tidurnya.

Pukul 2 dinihari Anand bangun dari tidurnya ia memeriksa cctvnya tapi ia tidak menemukan Lia di sana. Anand keluar dari kamarnya menuju ke ruang kerjanya.

Anand melebarkan pandangannya untuk mencari keberadaan Lia. dan ternyata Lia sudah tertidur di lantai di dekat rak-rak buku. Anand melihat sekeliling ruangannya semua buku tertata rapi. ia tersenyum melihat Lia sedang tidur.

Anand menggendongnya ke kamar, sesampainya di kamar Anand meletakkannya di atas tempat tidur. ketika Anand bangun tiba-tiba Lia mengalungkan kedua tangannya di leher anand, Anand yang melihat wajah mereka dekat hanya beda beberapa Senti saja. kalau Anand tak menghindarinya mereka akan berciuman. tapi Anand melepaskan tangan Lia dan mendorongnya.

"Dasar gadis gila, gak punya otak" ucap Anand dengan pergi meninggalkan kamar yang di tempati oleh Lia. di luar Anand menarik nafasnya dalam-dalam mengingat ulah Lia yang menariknya tadi.

Anand menggeleng-gelengkan kepalanya yang tidak ingin perasaannya muncul.

Lia mengeliat dalam tidurnya. dalam tidurnya Lia bermimpi dengan apa yang ibu tirinya lakukan padanya, bahkan perlakuan ayahnya pun menjadi mimpi buruk bagi Lia.

Lia bangun dari tidurnya dengan di penuhi keringat ia langsung memeluk kedua lututnya sambil menangis mengingat ayahnya. Lia mengambil sebuah album foto keluarganya. ia melihat satu persatu fotonya bersama dengan ayah dan ibunya ketika ia masih kecil. Lia menangis sesegukan mengingat semua kenangannya bersama dengan kedua orang tuanya.

Dengan mata membengkak Lia tertidur lagi, ia belum menyadari dirinya sudah berada di dalam kamar pada hal dirinya berada di ruang kerjanya Anand.

Keesokan paginya Anand menyuruh bi Izah membangunkan Lia, tapi bi Izah tidak tega membangunkannya. tapi ia pun takut dengan majikannya. dengan terpaksa bi Izah membangunkan Lia dan menyuruh Lia menemui Anand.

Lia bergegas mandi lalu menemui Anand tapi ia tak menemukan Anand di meja makan, dan di ruang kerjanya.

1
Tati Sri irawan
katanya mafia tapi bodoh masa melacak orang hilang saja tdk tau bgt banyak anak buahnya, disini mafianya tdk terlihat mafia tp cuma ceo yg punya banyak pengawal
Anonim
belum up juga gile bener ini cerita jadi kaga kelar2 dah👎
Anonim
lama ya ternyata up nya , keburu lupa sama jalan ceritanya deh😪
Hani
Next
Nur
lanjut
Nur Aeni
semoga saja itu yg terbakar bukan lia dan ayahnya
lanjut lagi thor tetap semangat 💪😍
Olive 🫒
hai kak San, Broken vow mampir 🤗
Hera Widayanti
aku sampe lupa sama jalan cerita nya dan sama nama tokoh tokoh nya.. saking,,,,,,,
nur: sama saking lama nya ga up
total 1 replies
Novita Sari Fransisca Pinayungan
mantaaap thor lanjutin ceritanya...
double up tiap hari thor...
Hi! kak Sandra aku mampir.. novelnya bgus bat, smngat slalu up nya
Halimah Saadiyah
lanjutt
Halimah Saadiyah
semoga hanya jebakan dan lia sama ayahnya sudah di pindahkan ke tempat lain
Hera Widayanti
lanjut
Halimah Saadiyah
lanjut lagi thor
Hera Widayanti
lanjut dong
Aniek Suzukiwati
lanjut kak
Halimah Saadiyah
lanjut lagi thor
Halimah Saadiyah
wahh mira dan anaknya memang manusia iblis
Halimah Saadiyah
akhirnya up jga, kok lama ngga up thor
Hera Widayanti
aduhhhhh kangennn..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!