NovelToon NovelToon
Mama'S Twin

Mama'S Twin

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Anak Genius / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rumaika

IG : @rumaika_sally

Julicia Sanders adalah sekretaris pribadi Dario Axton CEO sebuah perusahaan besar berlabel internasional. Ia satu-satunya pewaris perusahaan.

Sebuah hal tak terduga terjadi malam itu ketika Dario mabuk. Julie yang ternoda dan ketakutan berusaha kabur. Dario mencarinya karena merasa melakukan kesalahan dan ingin menebusnya.

Betapa terkejutnya Dario saat gadis yatim piatu itu hamil. Ia senang juga. Selama ini 7 tahun pernikahannya dengan Celia Adams tak bisa menghasilkan keturunan. Puluhan dokter mereka kunjungi. Celia yang tidak subur selalu memanipulasi hasilnya. Ia selalu menyalahkan Dario agar tetap bercitra baik di depan mertuanya, Nyonya Sanio.

Dario diam-diam pergi ke rumah sakit dimana Anna Tomya yang merupakan teman kuliahnya bekerja sebagai obgyn. Ia diperiksa dan hasilnya berbeda seperti yang selama ini diberitahukan. Ia subur dan tidak ada masalah kemandulan.

Dario yang kalut dan mabuk meniduri Julie yang tak berdaya. Ia tak pernah selingkuh ataupun menghianati istrinya. Tapi malam itu sebuah kecelakaan besar terjadi.

Dario merawat Julie di apartemen pribadinya secara sembunyi-sembunyi dari istri dan Ibunya. Ia ingin anak itu. Julie merasa takut suatu saat Dario mengambil anaknya dan membuangnya.

Julie mencari cara agar Dario tak bisa seenaknya. Ia membuat bayi kembarnya yang telah lahir menjadi selebriti cilik berkat sosial media yang dibuatnya. Kini mereka terkenal sebagai ibu dan anak kembar yang manis. Seluruh kota, bahkan negara itu mengidolakanya. Julie merasa misinya berhasil. Setelah dikenali sedemikian rupa, Dario tak bisa seenaknya saja mengambil putrinya, Brenda dan Bertha.

Kisah panjang dan rumit makin menjadi saat pernikahan Dario dan Celia di ujung kehancuran karena Celia berselingkuh dan tak mau dicerai. Ia bersandiwara di depan Nyonya Sanio dan mertuanya itu menjadi sangat menyayanginya.

Bagaimana akhirnya Dario mengungkap semua kebohongan itu dan mengungkap bahwa putri kembar Julie adalah darah dagingnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rumaika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perselingkuhan

Dario menerima telepon dari Shan malam itu. Dilihatnya tempat tidur di sampingnya kosong. Celia tak ada di rumah.

"Ya, Shan?" jawab Dario agak parau. Ia baru saja bangun.

"Nyonya Celia tadi siang baru pulang dari kantor imigrasi. Kata sopirnya mengurus paspor. Entah kemana. Pak Timos sopir Nyonya Celia setuju untuk memberi informasi. Tapi dia minta bayaran besar dan jaminan keamanan. Nyonya Celia juga sudah menyogoknya dengan uang banyak katanya," kata Shan melapor.

"Berikan dan bikin surat perjanjian. Atur waktu Timos buat menemui saya secara rahasia," perintahnya.

Dario kini bangun dari tidurnya. Ia minum di gelas yang ada di atas meja samping ranjangnya.

"Ada lagi, Shan?" tanyanya.

"Nyonya Celia baru pulang dari club. Dia bersama lelaki. Saya dapat fotonya tapi wajahnya kurang jelas."

Dario termenung. Ia melihat keluar jendela. Mobil Celia tampak baru memasuki area rumah. Ia pura-pura tidur.

"Kirim ke saya. Saya tutup telponnya. Celia akan segera sampai di rumah," katanya lalu menutup telepon.

Dario pura-pura tidur. Ia meletakkan ponselnya di bawah bantalnya. Celia masuk ke kamar dengan bau alkohol menyeruak. Ia terdengar melempar  tasnya di ranjang dan berjalan ke kamar mandi.

Dario bangun. Ia mengawasi Celia mandi sambil menggeledah tas gadis itu.

Tak ada apapun yang mencurigakan. Ia kembali mengecek ponselnya. Tadi Shan sudah mengirimkan foto yang ia dapat dari membuntuti Celia.

Ya, baju yang sama di foto dengan yang dikenakan Celia. Sekarang baju itu dilempar sembarangan saja ke lantai. Dario memandangi foto itu berkali-kali. Siapa laki-laki yang memeluk Celia itu?

"Astaga," kata Celia terkejut. Ia hanya mengenakan handuk kimononya. Dario tengah berdiri di depannya.

"Kamu belum tidur? Bukannya tadi sudah tidur?" Celia berkata dengan manis, mengalihkan rasa kagetnya.

"Ya, terbangun karena bau alkohol," jawab Dario.

"Maaf, sayang," kata Celia. Ia membuka lemarinya dan mengeluarkan dua pasang lingerie sexy di gantungan.

"Pilih yang mana?" tanya Celia berusaha merayu.

Dario hanya menggeleng dan turun ke lantai bawah. Ia begitu malas.

Celia cuek saja diabaikan. Lagipula malam ini ia sudah lelah. Ia mengenakan gaun tidurnya asal-asalan lalu merebahkan dirinya di ranjangnya yang empuk. Ia tak peduli Dario kemana.

Dario menuju garasi. Semua penghuni rumah sudah terlelap sepertinya. Hanya petugas keamanan yang berjaga.

Ia membuka kunci mobil Celia melalui ponsel canggihnya. Ia lalu naik dan memeriksa. Tak ada apapun atau jejak mencurigakan. Ia tak sabar menunggu sopirnya membuka mulut. Ia harus menyelidiki sendiri.

Dario mengecek kotak kecil di atas kemudi. Isinya data CCTV mobil. Ia memasukkan kodenya nya lewat ponselnya. Selama ini ia tak pernah berpikir sama sekali untuk mengecek istrinya sedemikian rupa. Tapi kali ini ia amat penasaran. Celia juga tak tahu menahu soal seperti ini. Yang ia tahu hanya pergi dan menghabiskan uang dengan berbelanja atau mentraktir teman-temannya.

Dario menunggu aplikasi itu memproses. Tak berapa lama kemudian, data terkait tanggal dan jam muncul di layar. Dario memeriksa beberapa. Alisnya berkerut, bibirnya bergetar karena geram. Ia melihat Celia bersama lelaki itu di rekaman. Bukan Pak Timos. Tapi pria itu yang menyetir mobilnya beberapa bulan terakhir ini.

Dario memlihi beberapa. Ia menyimpan file bukti itu di ponselnya. Lalu ia kembali naik ke atas.

Di kamar, dilihatnya Celia terlelap tidur. Ia tak mengenadap-endap lagi. Ia memeriksa tas itu sekali lagi, lagi meja riasnya, lemari pakaiannya. Apapun yang mencurigakan. Dario gelap mata.

Ia tak menemukan apapun. Hanya sebuah paspor. Celia nampaknya akan pergi ka Macau beberapa hari lagi. Kenapa ia belum bilang? Dan apa tujuannya ke sana?

Dario memutuskan untuk pergi malam itu. Ia menyetir malam-malam menuju apartemen Julie. Ah, perempuan itu. Dia sedang hamil anaknya. Ingin rasanya ia melihat wajah teduhnya.

***

Dilihatnya Julie tertidur pulas. Ia lalu duduk di sofa ruangan depan dengan pikiran menerawang. Apa yang harus ia lakukan sekarang? Ia masih perlu banyak bukti lagi. Ia merasa tak terima dan diinjak harga dirinya. Celia menyelingkuhinya bersama pria lain. Dan dengan pria itu ia habiskan hartanya yang ia cari dengan kerja keras dan susah payah.

Dario akhirnya tertidur di sofa setelah sebelumnya meminta Shan untuk mempersiapkan paspor salah satu anak buahnya untuk ke Macau. Kalau Celia benar-benar pergi, harus ada yang membuntuti dan memata-matainya diam-diam.

Julie terbangun malam itu. Ia merasa haus. Ia bermaksud hendak mengambil minum ke dapur. Dilihatnya Dario tertidur di sofa. Ia menghampirinya.

Semenjak kejadian malam itu dan ia tahu ia hamil, Julie teramat membencinya. Ia makin muak saat Dario bersikeras menikahinya dan memperlakukannya bak ratu.

Tapi kini melihat Dario tertidur seperti itu membuat hatinya sedikit luluh. Bagaimanapun Dario berusaha menebus kesalahannya. Ia memperlakukannya dengan baik. Perjanjian untuk keamanannya dari Celia dan Nyonya Sanio juga dipenuhi. Dario hanya ingin melihat anaknya lahir dan tumbuh.

Tiba-tiba Julie duduk di karpet tebal di bawah sofa itu. Ia ingin melihat Dario lebih dekat. Tangannya tanpa sadar ia arahkan ke wajah pria itu. Ia ingin mengelus pipinya.

Dario terbangun. Ia melihat wajah Julie berada dekat dengan wajahnya. Dan tangan Julie juga mengelus pipinya. Apa ini mimpi? Ia memjamkan mata lagi.

Julie cepat berlalu kembali ke kamarnya. Ia tak ingin Dario menyadari kehadirannya tadi. Ia merasa bodoh. Mengapa ia melakukan hal konyol itu?

Julie menatap cermin besar di kamarnya. Ia melirik perutnya. Ah, apakah anak-anak itu yang memintanya?

"Ah..." Julie meringis pelan. Sebuah tendangan di perutnya mengangetkannya.

Ada perasaan hangat menjalar di hatinya. Bayi-bayi itu ingin mengajaknya bicara. Julie tertawa pelan. Dari sudut matanya menetes air mata.

***

Dario merasa semalam ia hanya bermimpi. Mana mungkin Julie mau menyentuhnya seperti itu.

Semalam ia membawa bajunya untuk si kantor. Ia mandi dan berganti baju. Pelayan bilang Julie belum bangun.

Dario menengok kamar Julie sebelum berangkat. Disentuhnya perlahan perut Julie yang sedikit membuncit. Ia tersenyum dan menyapa "hai" dengan lirih.

Dario berlalu dan menutup pintu kamar Julie sepelan mungkin. Julie membuka matanya. Tadi ia hanya pura-pura tidur. Ia tahu apa yang Dario lakukan padanya.

Julie mengelus perutnya. Kemarin ia begitu jijik saat Dario menyentuhnya. Ia pasti langsung menampiknya. Kini ia menyukainya.

Ah, apa bayi ini lagi yang meminta? Apa mereka menyukai ayahnya? Julie tersenyum.

***

Dario hendak membuka pintu mobilnya saat ponselnya berbunyi. Celia yang menelponnya.

"Honey, kamu dimana? Udah ke kantor? Kenapa kamar berantakan sekali dan barang-barang berhamburan?" Celia bertanya dengan nada manja.

"Tadi aku nyari sesuatu. Udah ketemu. Maaf ya. Suruh pelayan untuk membereskan," jawab Dario singkat.

"Okay. Oh iya sayang, aku mau izin pergi ke Macau beberapa hari ya. Udah urus paspor kemarin. Boleh kan?" tanyanya manja.

"Untuk apa ke Macau? Sebentar lagi di Suresh musim panas," jawab Dario.

"Ada kawan yang merayakan ulang tahun. Boleh ya aku ikut? Okay?" tanyanya lagi.

Dario mengembuskan nafas panjang lalu mengiyakan.

"Thankyou Honey," katanya lalu menutup teleponnya.

Dario segera memanggil Shan, orang kepercayaannya.

"Gimana?" Katanya tanpa basa-basi lagi. Ini soal Celia.

"Sopirnya bilang besok Nyonya Celia ke Macau. Doa akan menemui anda untuk memberi tahu soal rahasia Nyonya Celia," lapor Shan.

"Soal anak buah kamu gimana? Pastikan bisa lolos ke Macau di hari yang sama dengan Celia. Ikuti dia dan laporkan segera. Paham?" Dario memerintah.

Shan menyanggupi lalu meninggalkan ruangan. Dario menatap meja kerjanya dengan perasaan tak karuan. Cobaan apa lagi ini?

1
Dewi Anggita
brti yang mandul istri nya y thor
Sumiati 32
males bacanyaasa Dario jadi meninggal
Mazree Gati: untung baca endingnya dulu klo ga pasti nyesel , DARIO MATI,,,

UNSUBCRIBE
total 1 replies
Wirda Lubis
lanjut
Wirda Lubis
lanjut..
Wirda Lubis
lanjut
Wirda Lubis
si Juli pingsan
Naura Azahra
ceritanya nagus agak menegangkan dan bikin penasarsn
Asyatun 1
keren
Cynthia Savitri
sedikit tidak suka dg endingnya sich kk... Terkesan cepat utk di akhiri...
Tapi utk keseluruhan ceritanya saya tetap suka, kk... Semangat terus dalam berkarya ya kk...
Hanip Hanipah
ko darionya mati si jadi ga puas
Fathin Auliya
baca maraton.....bagus banget ceritanya
Erlinda
inilah novel yg dari awal sampai part ini masih penuh dgn konflik..yg ga ada habis nya..mulai jenuh
Erlinda
kelamaan Thor .mulai bosan
Erlinda
rasakan lah nyonya sanio yg terhormat yg lebih percaya sama menantu jalang mu daripada anak kandung sendiri .dasar org tua goblok
Erlinda
ada ya org tua yg seperti ini lebih percaya ke menantu daripada anak sendiri. memang luaaaar biasa
Indrijati Saptarita
duuhhh.... dario koq jadinya meninggal.... sad ending.... 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Indrijati Saptarita
ditungguuuuuu....
lanjuuuuuuuuuuttttt....
Fransiska Siba
ga suka endingnya, benci endingnya
Alya Yuni
Malas bca thor
Alya Yuni
Thor msa Mario hlng gini yg mls bca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!