Aku seorang Kapiten! Mempunyai pedang panjang! Kalau berjalan prok prok prok....
Aku seorang Kapiten!
-Albert Anderson-
*****
Nana menikah dengan Albert tapi pernikahan itu ditentang oleh keluarga besar Albert hingga rencana besar disusun mereka untuk menyingkirkan Nana.
Mereka membuat Nana kecelakaan hebat hingga Nana dinyatakan meninggal.
Tapi tanpa mereka tahu jika Nana selamat dan ditolong oleh seorang pria bernama Kevin.
Saat Nana membuka mata ternyata dia mengalami amnesia dan lebih parahnya dia tengah mengandung anak Albert.
Hingga drama pernikahan palsu dibuat Kevin untuk melindungi Nana dan bayinya.
Bagaimana kisah mereka selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kere Mesum
🍂🍂🍂
Kevin menatap takjub saat Nana keluar menggunakan dress yang dia berikan sebelumnya.
Kevin berdehem. "Ayo cepat! orangtuaku sudah menunggu dari tadi!"
Dengan perasaan tak karuan Nana mengekori Kevin dari belakang.
Saat sampai di depan pintu ruangan dimana orangtua Kevin berada, Kevin menggandeng tangan Nana lalu berbisik," Detik ini kau kekasihku!"
Bulu kuduk Nana langsung meremang mendengar itu. "Maafin aku, Bang," ucap Nana dalam hati mengingat suaminya.
CEKLEK!
Kevin membuka pintu disana dan tatapan tajam sudah diarahkan padanya oleh kedua orangtuanya.
"Sorry telat, tadi dijalan macet. Iya kan sayang?" ucap Kevin dengan melirik Nana.
"I-iya!" Nana mulai melakukan perannya.
Kevin menarik kursi untuk Nana agar wanita itu duduk dan Nana dengan anggun duduk dikursi yang ditarik Kevin untuknya.
"Terimakasih," ucap Nana.
"Sama-sama sayang," sahut Kevin lembut.
Raka dan Vivi, orangtua dari Kevin dibuat terkejut anaknya bisa berlaku seperti itu pada wanita. Selama ini mereka tidak pernah melihat Kevin dekat dengan wanita sampai mereka mengira jika Kevin itu adalah Gay.
"Ternyata kau normal Kevin Alendra," ucap Raka Alendra.
"Pa, stop it! Ada kekasihku," sahut Kevin dengan kesal jika papanya mulai menggodanya.
Vivi hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan anak dan suaminya lalu dia mendelik kearah Nana yang tampak gugup. "Siapa namamu, Nak?"
"Nana, Tante," jawab Nana tertunduk.
"Ceritakan bagaimana kau bisa mau jadi pacar anakku yang bandel itu?"
Kevin langsung menyela. "Nana itu pemalu, Ma. Sebaiknya kita makan! Sekarang kalian percaya kan kalau aku udah punya pacar!"
"Jika begitu cepat kelola perusahaan! Nana bujuk pacarmu itu agar tidak balapan liar terus!" ucap Raka dengan menatap Nana.
"I-iya Om." jawab Nana semakin gugup.
Mereka akhirnya makan bersama dengan Nana yang terus mendengar obrolan keluarga Kevin, keluarga Kevin begitu memperlakukannya dengan baik berbanding terbalik dengan keluarga suaminya sendiri.
"Lain kali kita bertemu lagi ya, Nana. Kita bisa ke salon atau shoping bersama," ucap Vivi saat pamit pulang.
"Iya Tante!"
Raka menepuk keras bahu anaknya. "Belajarlah bertanggung jawab mulai sekarang!"
"Aku akan mencoba," sahut Kevin malas.
Setelah kepergian kedua orangtuanya, Kevin mendekati Nana dan menarik tangan wanita itu ke ruangan Raven.
"Ada apa lagi ini, Kevin?" tanya Nana pada pria yang suka seenaknya sendiri itu.
"Membayarmu lah!" sahut Kevin singkat.
Kevin membuka ruangan Raven dengan keras. "Ven.... " teriaknya.
"Lu membuat gua kaget bangssat!"
Kevin menulikan telinganya lalu mendekati Raven. "Pinjami gua uang!"
"Pinjam uang? berapa?"
"5 mililyar!"
"What? lu gila ya!"
"Nanti gua ganti! Sekarang cepat tulis cek 5 miliyar!"
Nana yang mendengar itu memutar bola matanya malas. "Tidak usah! Aku ikhlas membantumu ternyata kau sama saja denganku! Kere!"
"Bukan begitu Nana, kau salah paham! Aku kaya tapi untuk saat ini kekayaanku tertunda!" elak Kevin.
"Iya itu nama lain dari K.E.R.E.! Kau mengganggu waktuku bekerja!" kesal Nana.
Akhirnya Nana meninggalkan Kevin, dia ingin keluar dari ruangan Raven dan kembali bekerja. Tapi lagi-lagi tangannya dicekal oleh Kevin.
"Lepasin!" teriak Nana.
Tiba-tiba saja Kevin menarik tangan Nana untuk mendekat padanya. Dengan cepat Kevin mengecup pipi mulus Nana.
"Ucapan terimakasih," ujar Kevin kemudian.
Nana langsung memundurkan badannya. "Dasar pria kere mesum!"
🌹🌹🌹
❤❤❤❤
yg ada pas lahir..
palanya kotor parahhh..
❤❤❤❤❤