Cerita seorang gadis yang tinggal serumah dengan kakak tirinya, keduanya pernah merasa trauma dari kehidupan keluarga sebelumnya. Alex tipe orang yang sayang dan melindungi walau di awal kelihatan dingin, tapi perhatiannya membuat ia merasa nyaman, prasaan suka yang ia ragukan juga dirasakan Alex.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ji jie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kesepakatan Alex dan Sandra
...Di Cafe Alex bicara baik Baik dengan Linda ingin tau tujuan dia apa selalu mengganggunya. ...
...“Pak Alex akhirnya saya bisa ngobrol dengan Anda.” ...
...“Katakan?”...
...“Pak Alex jangan terlalu dingin, saya tidak bermaksud mengganggu anda tujuan saya datang hanya ingin mengenal anda lebih jauh.”...
...“Untuk apa?”...
...Linda tersenyum tak salah kabar yang beredar tentang Alex selain dingin dia juga irit kata. “Jujur saya tertarik dengan anda dari awal saya melihat anda di pesta waktu itu, makanya itu saya datang ke kantor anda.” ...
...“Saran saya jangan buang waktu percuma hanya untuk menunggu saya karena saya sudah punya orang yang saya sayang."...
...“Kau sengaja kan bilang seperti itu agar tak ada orang yang mendekat pada mu? apa kurangnya aku?”...
...“Untuk apa saya berbohong lagi pula urusan pribadi saya tak perlu anda ikut campur, dari awal sudah saya katakan hal ini pada Pak Santoso dan saya rasa beliau pun sudah mengatakan ini pada anda, kedepannya saya tak butuh alasan apapun.”...
...Linda pikir setelah makan siang dengan Alex dia bisa lebih dekat ternyata sikap nya hanya formalitas saja, terang terangan dia menolak Linda dengan sangat tegas, Linda tersadar dari lamunannya saat Alex hendak pergi. ...
...“Kedepannya tolong jangan bersikap seperti ini lagi saya permisi dulu” tampan menunggu jawaban dari Linda....
...Ini adalah yang pertama bagi Linda biasanya dialah yang akan menarik diri dari orang yang gak disukainya, tapi sekarang orang lain lah yang menarik diri karena tidak tertarik padanya, Linda hanya terdiam menatap Alex yang semakin jauh, ternyata manusia Es ini benar benar sudah ada yang punya menyebalkan sekali gumam sandra....
...Di rumah ...
...Dinginnya air yang mengguyur badan Sandra di sore ini sedikit membuat dia rileks, ingatan peristiwa di hari ini membuat dia merasa konyol, hidup serumah dengan kakaknya tapi tak tau apapun tentangnya, bisa bisanya dia bekerja di kantor tapi gak tau kalau itu kantor milik kakaknya untung sudah selesai semua, mungkin nanti dia akan tanya banyak hal sok Alex. ...
...“Sudah lah yang terjadi biarlah terjadi daripada aku pusing, lagi pula hanya Alex yang bisa mendukungku,sekarang aku merasa sedikit lelah sebaiknya aku istirahat saja.”...
...Dikantor ...
...Pak Ali merasa penasaran dengan kejadian tadi ingatan saat Bosnya memeluk Sandra, tak sabar menunggu bosnya pulang dari kafe dia mondar mandir di dalam ruangan, Alex yang baru datang sampai pusing melihatnya. ...
..."Bisakah kau diam kau buat ku pusing saja mondar mandir seperti itu."...
...“Bos aku menunggumu, apa boleh aku tanya sesuatu.” ...
...Alex menatap Asistennya.” Apa?”...
...“Bos Nona yang tadi itu apa benar Nona Sandra mu?” sambil menatap Alex penasaran berharap perkiraannya benar. ...
...“Hemmm.”...
...“Ha, serius lalu kenapa bos gak bilang dari kemarin.”...
...“Mana kutahu kalau itu dia yang aku tau dia kuliah jurusan Manajemen.”...
...“Jadi dia bohong ya? tapi kok bisa juga dia gak tau Bos disini?”...
...“Iya, Katanya dia ambil 2 jurusan sekaligus, kalau sok kantor aku tak pernah cerita apapun jadi wajar kalau dia gak tau.”...
...“Wah ternyata Nona Sandra hebat juga ya ambil 2 jurusan sekaligus, dia juga sangat ramah.”...
...Alex menatap asisten nya dengan tajam buat Ali ngeri. ...
...“Jangan salah paham itu kenyataan nya” sambil nyengir. ...
...“Kau tadi mengantarnya kemana saja?”...
...“Cuma mampir ke nasi padang sebentar karena beli untuk dibawa pulang dia beli 2 bungkus, yang satu di berikan pada saya, setelah itu langsung pulang karena Nona bilang ingin cepat istirahat.”...
...“Hemmm.”...
...“Bos lalu Bu Linda gimana?” habiskan kepo hari ini....
...“Tolong kalau besok besok masih datang dan gak ada kepentingan apapun jangan biarkan masuk, dan satu lagi tiap pagi tolong kamu kasih makan ikan hias piaraan Nona di taman.”...
...“Baik, Nona bikin kolam mini juga wah bagus kebetulan saya suka ikan.” ...
...“Sekarang tolong cek apa sore ini ada jadwal rapat kalau tidak kita pulang lebih awal.”...
...Mata Ali berbinar senang, “Siap.”...
..."Urus juga semua biaya renovasi hari ini secepatnya." ...
..."Baik Bos."...
...Alex duduk memeriksa semua pekerjaan nya dan laporan yang masih tersisa, sebelum dia pulang jujur dia tak suka meninggalkan pekerjaannya begitu saja, sebisa mungkin baik pekerjaan atau masalah yang ada dia selalu berusaha secepatnya menyelesaikan dan cari solusinya. ...
...Sebelum pulang Alex pergi ke restoran beli makanan untuk makan malam dengan Sandra di rumah, seperti biasa rumah tampak sepi Alex langsung pergi ke kamar sandra yang masih tertidur pulas, pantas saja rumah gelap gulita padahal sudah jam 6 malam. ...
...Alek mencium kening Sandra dan mengelus lembut kepalanya.” Sandra ayo bangun.”...
..."Hem" setengah sadar menggeliat dan berbalik memunggungi Alex. ...
...“Bocah bangun kalau gak kakak gelitik perut mu.”...
...Kata kata Alex samar samar terdengar buat Sandra langsung duduk. “ Kakak aku masih ngantuk.”...
..."Bangun tolong siapin makanya kakak sudah lapar, kakak mau mandi dulu“ sambil acak acak rambut Sandra. ...
...“Iya… iya.”...
...Alex menatap nya gemes adik nya masih saja malas berdiri. ...
..."Kalau tak bangun nanti kakak makan sendiri dan jangan nangis kalau kau lapar." ...
..."Haaa... iya iya tega banget si."...
...Alex tersenyum uda ngerjain Sandra dan bergegas keluar dia juga harus mandi. ...
...Sandra melihat makanan yang di bawah kakaknya banyak banget, tak lama kakak nya pun datang. ...
..."Kok gak dimakan gak suka ya?" kakak pesan menu biasa tapi yang sehat. ...
..."Aku menunggu mu.'...
..."Oh, ya sudah Ayo makan."...
...Usai makan Sandra mulai bertanya tanya pada Alex. ...
..."Kak wanita tadi siapa?"...
...Alex menatap Sandra. “ yang berdebat denganmu di kantor, dia Linda anak Pak Santoso, ingat waktu kakak mabuk nah saat itu Pak Santoso ingin menjodohkan kakak dengan Linda tapi saat itu juga kakak menolak nya."...
...“Kakak kok tau kalau aku berdebat dengan nya? “...
..."Lihat di monitor, saat itu kakak belum tau kalau itu kamu hanya mendengar namamu dari awal kakak merasa aneh saja kok bisa kebetulan pikir kakak."...
...“Oh. kak wanita itu sedikit berbahaya aku rasa, aku tak sengaja mendengar dia bicara di toilet kalau dia akan mengejar mu sampai dapat.”...
..."Hem, kakak tadi sudah bicara baik baik dengan nya, Sandra kedepannya mungkin kakak akan melibatkan mu di saat mendesak."...
..."Apa maksud kakak? "...
..."Kakak ingin kau berperan sebagai pacar kakak saat kakak butuh dan aku harap kau sedikit peka kalau situasinya kadang gak terduga, apa kau bisa." ...
...“Apa aku” sambil menunjuk diri sendiri. ...
...“Iya kenapa? tak perlu pandai bersandiwara natural aja.”...
...“Haduh ... berurusan dengan orang orang besar seperti kalian memang merepotkan.“...
...Alex tersenyum sambil meng mengacak acak rambut Sandra. “Tenang saja ada kakak.”...
...Sandra bisa apa ingat Linda yang seperti itu pastinya masih banyak wanita lain yang seperti itu juga geri, tentu Sandra harus lebih tangguh. ...
...“Baiklah."...
...“Begitu baru bagus, oh ya biaya renovasi besok akan diurus pak Ali.”...
...“Iya makasih ya kak.”...