Novel ini menceritakan tentang seorang gadis yang mencintai seorang teman kelas nya, namun cinta nya hanya bertepuk sebelah tangan, dan novel ini juga menceritakan tentang perubahan sikap kedua orang tua nya yang berubah semenjak kedatangan sepupu nya yang ikut tinggal bersama keluarga nya, ia sangat sakit dan terluka namun ia di sambut dengan hangat oleh lelaki yang selama ini melindungi nya dari kejauhan dan ia pun pergi tinggal bersama laki laki itu, ternyata laki laki itu adalah seorang CEO dan MAFIA, pada akhirnya laki laki yang ia cintai dan orang tua nya menyesal
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliya sofya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 6 PANIK
Mereka sibuk dengan dunia mereka masing masing, ada yang belajar Debian, ada yang main wifi ada yang sibuk main ponsel
"Eh bagaimana kalau kita pesan makanan di luar". Ucap Rinaldi
"Boleh juga tu, dari pada GK ada yang bisa di makan kan". Jawab Oliv
"Gimana yang lain setuju gak". Tanya Rinaldi
"Setuju". Ucap mereka kompak
Rinaldi menatap ke arah Nathanael yang hanya diam saja
"Eh bro Lo setuju gak?". Tanya Rinaldi
"Oke". Jawab Nathanael singkat
"Nah kalau gitu kan enak, kalau setuju semua berarti sekarang tinggal pesan makanannya". Ucap alletha, ia sedikit melupakan masalah nya yang ada di rumah
"Kalian mau ngikut apa yang aku pesan atau mau milih makanan sendiri-sendiri". Tanya alletha
"Ngikut aja ah". Jawab suci
"Iya kita ngikut aja". Jawab Irma
"Kalau yang lain". Tanya Rinaldi
"Ngikut juga". Ucap mereka kompak
"Okey, sini uang kalian, nanti kalau ada kembalian nya kita kembali kan lagi, atau kalian mau beli es juga?". Ucap Rinaldi
"Iya lah, masa makan gak ada minuman nya, nanti keselek lah". Ucap alletha kesal
"Hehe sorry sorry gw becanda". Jawab Rinaldi
"Kenapa gak pakai uang kas aja si". Ucap baron
"Eh uang kas itu untuk kebutuhan kelas bukan untuk kebutuhan perut loh". Ucap Rinaldi tegas
Akhirnya semua anak kls XI TKJ itu mengumpulkan uang mereka termasuk Nathanael dan
Baron
"Udah semua kan, sekarang aku mau pesan makanan nya dulu ". Ucap alletha sambil mngotak Atik ponsel nya
"Haduh lama banget si Dateng nya, tau gini enak beli makanan di kantin aja". Ucap disha
"Iya nih perut dah laper, makanan belum datang". Jawab Oliv
Sedangkan yang lain hanya diam saja
Saat mereka sedang sibuk dengan fikiran masing masing....
"Assalamualaikum". Ucap adkel
mereka
"Waal aikumsalam". Jawab mereka kompak
"Kk ini pesanan yang kk pesan sama kk saya". Ucap adkel itu(adek kelas)
"Owh iya makasi ya dek". Jawab alletha
"Iya kk sama sama". Ucap adkel itu dan berlalu pergi
"Serius ni gak ada yang bantuin bawain ini". Jawab alletha dan melihat ke arah kawan kawan kls nya dan mata nya berhenti dan menatap ke arah Nathanael
Sedangkan Nathanael yang di tatap hanya diam saja
"Caper". Gumam Nathanael pelan
Mereka pun membantu alletha membawakan makanan kotak itu dan di bagi bagi ke seluruh anak kls itu
"Sudah dapat semua kan". Tanya alletha
"Sudah". Ucap mereka kompak
Lalu alletha melihat ada satu kotak makanan lagi dan di melihat ke arah Nathanael yang belum dapat
"Ini punya mu". Ucap alletha sambil memberikan makanan kotak itu kepada Nathanael beserta minuman nya
"Hm". Ucap Nathanael malas, dan mengambil makanan nya
"Ayo kita makan di lantai saja, makan bersama sama lebih enak". Ucap alletha sambil tersenyum, dan menatap ke arah Nathanael
"Ayo, kan itu ada tikar panjang kita duduk di situ". Ucap suci
"Okey". Ucap yang lainnya
"Pah mereka sudah sampai di mana". Tanya iris mama nya alletha
"Lagi di jalan mah, sebentar lagi mungkin sampai". Ucap pak raider
Flashback on
"Pah pokoknya mama gak mau tau yah, papa harus temui sahabat papa itu, mamah GK mau anak mama sedih dan kepikiran soal
perjodohan itu pah". Ucap mama iris
"Iya mah nanti papa hubungi cakkra dan kita bahas bersama sama". Jawab pak raider
"Kenapa harus nanti? Kenapa tidak sekarang aja". Ucap mama iris kesal
Pak raider menghembuskan nafas panjang lalu ia menganggukkan kepalanya
"Iya mah, ini papa coba hubungi". Ucap pak raider dan dia dengan cepat menghubungi sahabat nya itu yang tak lain adalah papa nya Nathanael
"(Hallo Assalamualaikum)". Ucap cakkra di sebrang telefon
"(Waalaikumsalam)". Jawab pak raider
"(Bisakah nanti kita bertemu di restoran hati mawar)". Ucap pak raider lagi
"Pah ayo kita ke rumah mba iris, biar mama jelasin semua nya, papa tau sendiri anak kita Nathanael itu keras kepala dan papa malah seenaknya ingin menjodohkan dia yang Masi sekolah ". Ucap mama nya Nathanael emosi
"Iya mah ayo, papa juga ingin bahas ini". Ucap pak cakkra
Mereka bangkit dari sofa ruang tamu, dan belum sempat mereka jalan, ponsel pak cakkra berbunyi
"Siapa pah". Tanya mama nya Nathanael
"Raider mah". Jawab pak cakkra
"Jawab pah". Desak mama nya Nathanael
"............"
"..............."
"..............."
"..............."
"Baiklah kami ke sana". Ucap pak cakkra
"Ayo pah kita ke sana sekarang". Ucap mama nya Nathanael
Flashback off
"Uhuk uhuk". Nathanael terbatuk batuk, saat dia makan makanan yang di pesan oleh alletha tadi
Anak kls itu menatap ke arah Nathanael
Sedangkan alletha langsung berdiri dan menuju ke arah Nathanael
"Dar kamu kenapa". Tanya alletha
"A-air ". Ucap Nathanael
"Tolong ambilkan air putih". Ucap alletha
Kalvin bangkit dan langsung berlari mengambil air putih, dan setelah itu dia langsung memberikan nya pada Nathanael
Nathanael langsung menghabiskan air putih itu
"Aaaaak gatal". Teriak Nathanael
alletha dan Kwan kawan kelas nya pun terkejut melihat wajah dan tangan Nathanael sudah memerah seperti alergi makanan
"Loh ini kayak kena gatal gatal alergi makanan". Ucap disha
"Gimana ini". Ucap mereka panik
"To- long". Ucap Nathanael lemah karna seluruh badan nya kini telah memerah dan terus ia garuki karena gatal
"Tolong yang cowok cowok bawa Nathanael ke UKS". Ucap alletha panik, ya dia merasa bersalah, karna yang memesan makanan tadi adalah dia, namun kenapa Nathanael
hanya mengikut saja to? Dan tidak bilang kalau dia ada alergi makanan
"Ayo cepat bantu ". Ucap rinaldi, ya meskipun dia kurang suka terhadap Nathanael tapi sebagai ketua kelas dia harus bertanggung jawab
"Ayo ". Jawab Kalvin
Nathanael akhirnya di bawa ke ruang UKS sekolah
Guru guru yang melihat itu pun seketika panik, karna wajah dan leher dan tangan Nathanael sudah memerah
"Ada apa ini". Ucap pak Bono
"Nathanael kayak nya alergi makanan pak". Jawab suci
"Jangan di bawa ke ruang uks,
karna percuma saja, kalau alergi itu berbahaya, sekarang ayo bawa ke rumah sakit atau puskesmas". Jawab buk Endah
Ya tadi guru guru setelah selesai rapat mereka berkumpul tidak jauh dari ruang UKS, mangkanya mereka terkejut melihat murid baru yang di angkat oleh Rinaldi dan Kalvin
"Ini org tua nya harus tau". Ucap pak Subarjo
Akhirnya salah satu guru, menghubungi org tua Nathanael, dan menunggu kedatangan kedua org tua Nathanael itu
"Pah Nathanael pah". Ucap mama Nathanael panik
"Kenapa mbak". Tanya mama nya alletha
"Nathanael alergi nya kambuh karna makan udang di sekolah". Ucap mama Clara
Akhirnya mereka berempat yang tadinya sedang berdiskusi akhirnya panik .........