NovelToon NovelToon
Kubalas Suami Brengsekku

Kubalas Suami Brengsekku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:62.2k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Suaminya berkhianat, anaknya di tukar dan dihabisii. Selama lima tahun dia merawat anak suami dan selingkuhannya yang bahkan tinggal satu atap dengannya berkedok sebagai pengasuh.

Bahkan dirinya diracuni oleh pelayan kepercayaannya. Ratih, berakhir begitu tragis. Dia pikir dia adalah wanita paling malang di dunia.

Namun nasib berkata lain. Ketika dia membuka mata, dia berada tepat dimana dia akan melahirkan.

Saat itu Ratih bersumpah, dia akan membalas suaminya yang brengsekk itu. Dia akan mengambil bunga dari setiap perbuatan suami dan semua yang telah menyakitinya dan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Racun yang Disiapkan

Satu bulan berlalu...

Fandi dan bibi Erma sudah berpikir untuk memasukkan Sarah ke rumah Ratih. Dengan alasan supaya Ratih tidak terlalu lelah.

Ratih yang berpikir, hari ini pasti akan datang. Tentu saja, tidak menyia-nyiakan kesempatan yang baik.

"Aku rasa bibi benar. Kita butuh orang yang bekerja di rumah ini lagi. Tapi aku tidak butuh pengasuh, ibu sudah siapkan pengasuh dari yayasan yang sangat bisa di percaya. Kita butuh pelayan di bagian laundry!" kata Ratih.

Bibi Erma cukup terkejut. Selama ini bukanya mereka selalu mencuci pakaian di laundry langganan. Kenapa tiba-tiba ingin mempekerjakan pelayan di bagian laundry.

"Nyonya, bukannya untuk laundry..."

"Aku sudah memikirkan ini, Bi. Pakaiannya Rafa, aku jadi tidak percaya kalau di cuci diluar. Pekerjakan saja orang yang bibi rekomendasikan itu. Di bagian laundry, lagipula di sini hanya tinggal tiga orang kan? aku rasa satu pelayan bagian laundry saja cukup!" kata Ratih dengan tegas.

Bibi Erma sedikit heran dengan Ratih. Kenapa dia bisa punya pemikiran seperti itu. Dulu, Ratih itu selalu menurut pada bibi Erma, kenapa sekarang malah tidak pernah melakukan saran dari bibi Erma.

Bibi Erma yang berpikir, kalau Sarah harus bekerja di bagian laundry, itu cukup berat dan melelahkan. Belum tentu juga Sarah mau melakukannya, segera menoleh ke arah Fandi. Dia ingin pria yang sudah menjadi kekasih anaknya selama 7 tahun itu, membantunya.

Mendapatkan tatapan serius dari bibi Erma. Fandi yang berada di samping Ratih mulai bicara.

"Sayang, aku rasa tidak masalah kita pakai jasa laundry luar. Tempat itu sangat profesional..."

"Mas, kamu mana paham. Kamu seharian ada di perusahaan. Setelah itu masih harus bertemu klien, jarang pulang. Tidak pernah tahu kan, kalau Rafa suka merah-merah badannya?" sela Ratih.

Fandi langsung bungkam. Karena semua yang dikatakan Ratih memang benar. Dia lebih sering ada di luar. Setelah dari perusahaan, dia malah sibuk dengan Sarah. Jadi, dia juga tidak bisa membantah Ratih.

Bibi Erma terlihat kesal saat Fandi terdiam begitu saja.

"Nyonya, bibi akan menegur tempat laundry itu. Supaya mereka lebih memperhatikan pakaian bayi..."

"Bibi tidak perlu melakukan itu. Aku sudah pesan mesin cuci yang baru dan juga mesin pengering. Aku juga sudah siapkan kamar pelayan di samping ruangan laundry. Jadi, kalau dia mengerjakan pekerjaannya, dia sama sekali tidak perlu masuk ke rumah utama. Bibi yang harus ambil pakaian dari ruangan laundry. Jangan berpikir aku tidak percaya pada rekomendasi bibi ya. Aku hanya tidak mau Rafa terkontaminasi hal-hal yang tidak penting. Sudah ya, aku akan bawa Rafa ke rumah sakit. Hari ini jadwal Rafa imunisasi!"

Setelah mengatakan semua itu, Ratih langsung bersiap meninggalkan Fandi dan bibi Erma. Dia sama sekali tak perduli pada Fandi.

Kalau dulu, dia pasti akan minta Fandi ikut. Sekarang dia bahkan tidak ingin pria itu ikut.

"Sayang... aku bisa menemanimu!" kata Fandi.

"Tidak usah mas, selama aku belum masuk kantor. Kamu pegang urusan kantor!" kata Ratih yang bahkan tak menoleh.

Perubahan sikap Ratih pada Fandi memang sangat kentara.

"Bi, apa bibi merasa kalau Ratih ini aneh sekarang. Dia seperti tak perduli padaku, dia hanya memperhatikan Rafa. Dulu kalau aku belum pulang, dia terus menghubungiku, bikin pusing, dan mendesak untuk cepat pulang. Sekarang..."

"Ya wajarlah, namanya juga baru punya anak satu. Dia sayang sekali pada Rafa itu juga bagus! sekarang kamu pikirkan bagaimana bicara pada Sarah. Tujuannya masuk rumah ini untuk dekat dengan Rafa. Kalau cuma jadi pelayan laundry, mana bisa dia dekat dengan Rafa!" kata bibi Erma.

**

Di rumah sakit, Maya sudah datang bersama dengan pengasuh yang mereka siapkan. Seorang yang sangat ahli di bidangnya. Wanita yang usianya sekitar 37 tahun itu, punya sertifikat resmi untuk pekerjaannya tersebut.

"Namanya Asih, bibi Asih ini sudah sangat berpengalaman. Kamu bisa mengandalkan dia!" kata Maya.

"Terima kasih, Bu. Dan tolong carikan aku dua orang satpam lagi!" kata Ratih.

Mata mengernyitkan keningnya.

"Loh, kenapa nak? bukannya di rumahmu sudah ada satpam? Joni sudah bekerja di sana 3 tahun. Apa dia mau berhenti?"

Ratih menggelengkan kepalanya.

"Belum bu, tapi sebentar lagi dia akan berhenti!" kata Ratih.

"Oh begitu. Baiklah, kalau masalah itu ibu akan minta ayahmu melakukannya. Dia yang paham masalah itu! bagaimana dengan imunisasi Rafa?" tanya Maya.

"Sudah bu, perkembangannya bagus. Berat badan dan semuanya bagus. Aku akan ambil obat di apotik dulu. Ibu duluan saja ke mobil, tolong bawa Rafa ya, Bu!"

Mata langsung terlihat senang.

"Wah, cucu oma. Tentu saja, Oma akan dengan senang hati bawa Rafa! Bibi Asih, bawa tas Rafa!" kata Maya.

"Baik nyonya!"

Keduanya lantas pergi meninggalkan Ratih. Sementara Ratih mengeluarkan ponselnya.

"Kamu dimana?" tanya Ratih.

[Lantai tiga, di depan ruangan laboratorium]

"Aku kesana!"

Langkah Ratih cepat menuju ke tempat yang di sebutkan oleh seseorang yang dia hubungi tadi.

Hingga dia melihat seorang pria berjas semi formal dengan seorang petugas laboratorium.

"Ben!"

"Kita masuk dulu ke ruangan!" kata Ben ketika dia melihat Ratih.

Di dalam ruangan laboratorium itu. Petugas yang tadi bersama dengan Ben. Meletakkan satu botol kecil berisi cairan bening ke atas meja.

"Ini obat yang kamu minta. Ratih, ini cukup berbahaya, kalau kamu menghirupnya juga..."

"Aku tidak akan menghirupnya!" sela Ratih.

Wanita itu lantas meraih botol bening itu, lalu menoleh ke arah petugas laboratorium itu. "Cara pakainya di semprotkan saja kan?" tanya Ratih.

"Benar, tapi menghirupnya dalam waktu lama. Akan menimbulkan kerusakan organ tubuh bagian dalam!"

"Memang hal seperti itu yang aku inginkan. Berapa lama orang itu akan mati?" tanya Ratih.

Ben cukup terkejut, sebenarnya apa yang ingin dilakukan oleh Ratih. Siapa yang ingin dia habisii perlahan?

"Nyonya minta jangka panjang bukan? Obat ini akan melumpuhkan seseorang secara perlahan dalam waktu 8 sampai 9 tahun. Tapi untuk membuat masalah pada kesehatan secara serius dalam 5 sampai 6 tahun. Sudah akan mulai terasa. Setelah itu, tidak akan ada obatnya!"

Ratih tersenyum puas. Dia sungguh puas dengan jawaban dari pertanyaannya itu.

"Terima kasih, aku jamin tidak akan ada yang tahu. Aku akan membayarmu 100 juta untuk satu botolnya, apa cukup?" tanya Ratih dengan sangat serius.

Petugas itu tentu saja langsung mengangguk. Botol itu hanya berisi 7 mililiter racun saja. Dan di bayar 100 juta. Itu lebih dari gajinya selama 3 tahun.

"Bagus! kalau obat ini habis, aku akan minta padamu lagi!" kata Ratih yang langsung menyimpan obat itu.

Dia berjalan dengan cepat keluar dari laboratorium.

"Ratih!" panggil Ben.

"Ben, aku punya satu pekerjaan lagi untukmu!" kata Ratih menyela sebelum Ben bicara.

***

Bersambung...

1
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
apa anak nya ratih itu anak nya ben yaa 👀
Ria Adek
Tamat sudah Riwayat Sarah di dunia..
Segera menyusul si Fandi kedalam penjara..
Bi Erma yg mulai sakit²an karena tua & penyakit nya..
Kita tunggu saja bab² itu di hari selanjutnya..
Author, terimakasih untuk updatenya..
Semangat berkarya..
Moga sukses buat novel nya..
❤❤❤
Ria Adek: ❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
total 2 replies
Ria Adek
Akibat keegoisan dari manusia² tamak, anak² & bayi yg tak berdosa dijadikan korban.. 🤦🏻‍♀️
Ria Adek: Hmm.. Keterlaluan sekali mereka.. 🤦🏻‍♀️
total 4 replies
Ria Adek
Bi Erma berharap belas kasih untuk anak nya Sarah.. Namun dia lupa, jika ada apa² kemarin pada Ratih, dimana belas kasih mu terhadap Bu Maya jika Ratih gak selamat karena perbuatan mu Erma..?! 😏
Noer: hahahahaha
total 5 replies
Ria Adek
Bi Erma emang gak ada sopan santun & etika nya yaa.. Di depan rumah orang pun sanggup dia teriak².. Kalau udah tabiatnya buruk emang gak bisa di ubah yaa.. Astaghfirullah..🤦🏻‍♀️
Ria Adek: Baru percaya setelah lihat videonya dia.. 🤭
total 6 replies
Ria Adek
Lelaki yang mudah mengeluarkan air mata terhadap wanita, yakinlah dia adalah salah satu dari ciri lelaki yg tulus dan berhati lembut, terutama pada orang terkasih nya.. 🤭
Jewer lagi Buk.. Jewer dia.. Anak angkat mu emang nakal sekali.. Suka bikin cemas orang tua saja..😏🤭
Ria Adek: Emang siapa yg lagi butuh cewek cengeng..? 🤔🤣🤣
total 5 replies
Ria Adek
Tega emang si Ben, Buk Maya..
Hajar saja dia, biar tau rasa..
Berikan hukuman yg setimpal padanya..
Dengan menikahkan Ratih padanya..
Agar Ratih yg menghukum Ben seumur hidupnya.. 🤭
Noer: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 6 replies
Ria Adek
Untukmu wanita..
Jika lelakimu ragu memilihmu, jangan yakinkan.. Sebab lelaki dewasa sangat pintar menggunakan logika dan dia tau mana yang terbaik untuk hidupnya, namun bisa sangat terlihat bodoh karena nafsunya..
Dan kau sebagai wanita, cukup jadi versi yang terbaik saja, dan biarkan dia berperang dengan fikirannya.. Untuk memilihmu atau melepaskanmu pada akhirnya..😊
Jadi Ratih, biarkan Ben berperang dengan fikiran nya sendiri..
Untuk memiliki mu atau memilih berlalu pergi..
Jika memang dia mencintaimu, dia tak akan melakukan semua ini..
Bukan nya bertanggungjawab, justru meninggalkan mu sendiri bersama si buah hati..
Padahal Ben tau, bahwa Rafa adalah anak kandung nya sendiri..
Sungguh terlalu sekali, jika Ben benar² pergi.. 😏
Ria Adek: Thankyou.. ❤❤❤
total 4 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
bibi Erma kapan nyusul 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Fandi sekarat🤭
Noer: iya....
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Innalilahi bener Sarah 🤭
Noer: innalilahi
total 1 replies
Daniela Whu
mungkin gk sih rafa anakx Ratih sm ben 🤔
Noer: bisa jadi
total 1 replies
Ria Adek
Nahh begitu jika wanita marah & merajuk..
Mereka harus di bujuk..
Lalu di peluk..
Dan jangan ulangi lagi Ben, nanti kau kena timpuk.. 🤭
Ria Adek: Hmm.. Betul³.. 😊
total 6 replies
Ria Adek
Sarah sudah mendapatkan Kurma nya.. Lalu, kurma untuk Fandi apakah sudah cukup..? 😅
Tentu blm dong.. Tunggu sampai mereka taubat baru dah selesai tuh hukuman.. 🤭
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 5 replies
awesome moment
tu lah yg disebut tabur tuai. jgn main tabur syuka2 saat menuai gelojotan. mikir pake isi kepala.
Noer: ho'oh
total 1 replies
Salsa Billa
thorr , masak binatang kalajengking separah itu akibatnya?
q sering di entup kalajengking thor , cumak merah dan gk perlu panik tp beda kekebalan tubuh manusia jgk beda reaksinya tp gk sampek bikin orang meningoy kok thor,,harganya gratis ditempat q thor😁😁😁😁 gk sampek 7jt , malah gratis binatang kalajengking itu
Noer: exactly
total 6 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
semoga saja Sarah gak langsung innalilahi 🤭
Noer: iya sih, kalau lama² juga nyusahin. Gimana dong 👉🏻👈🏻
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
mungkin lebih baik jelaskan saja semua pada Sarah bik , dari pada susah susah nyari belum tentu ketemu juga, lagian udah lama juga🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya🤭🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Ratih melihat bibi Ratih 🤔
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ya bener sekali 🤭
Noer: exactly
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!