Luna di nikahi Keanu dua tahun yang lalu. Berharap mendapat keluarga baru yang baik dan penyayang. Siapa sangka mulut manis sang mertua berubah seratus delapan puluh derajat setelah beberapa bulan pernikahannya.
Begitu juga dengan suaminya begitu mendengarkan apa yang mamanya katakan. Rumah tangga Luna menjadi tak sehat karna ada campur tangan mertua. Luna di perlakukan tak lebih seperti babu gratisan mereka, hingga Luna mendapat kabar jika kedua orang tuanya menjual tanah. Tanpa memberi tahu suaminya tentang penjualan tanah orang tuanya, Luna berencana membuka usaha untuk masa depanya dan membahagiakan orang tuanya.
Perlahan Luna mulai membalas perlakuan suami, mertua dan iparnya satu persatu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 6
"Kamu kenapa teriak - teriak, Ken?" tanya sang mama yang baru saja pulang dari warung. Ia belum tau jika menantunya sudah pulang.
"Itu ma, aku lagi bicara sama Luna. Eh dianya malah kabur ke kamar." jelas Keanu.
"Apa? jadi Luna udah pulang."
"Hmm...." angguk Keanu.
"Bagus, bearti mama tidak capek lagi ngurusin rumah ini." nampak wajah mama bahagia karna lelahnya ada yang akan menggantikan.
"Mana makana pesana aku ma?" tanya Keanu yang sudah nampak kelaparan.
"Tau Luna balik mama ga usah beli makanan ke warung, mending suruh Luna masak. Uang bisa di simpan buat kebutuhan lain." sesal wanita itu.
"Mama mau kemana?" tanya Keanu saat melihat mamanya bangun dari duduknya.
"Manggil istri Kamu lah, mama mau suruh dia nyuci dan setrika pakain yang sudah menumpuk di belakang." jawab mama.
"Biarkan dia istirahat ma, nyuci dan gosoknya nanti aja." cegah Keanu membuat mamanya heran. Wanita itu memegang kening putranya.
"Ga panas, bearti kamu ga lagi sakit."
"Aku sehat gini ma, masa di bilang sakit."
"Mama kira kamu sakit makanya ngomongnya ngaco."
"Galah, aku cuma kasihan aja." cinta itu sebenarnya masih ada tapi karna hasutan mama dan adiknya Keanu jadi membenci istrinya sendiri.
"Kamu ini aneh, Ken. Ga biasanya kaya gini. Ada apa sih sebenarnya? Kamu takut sama istrimu itu?" kembali mama bertanya.
"Bukan ma, ga taulah." Keanu tidak bisa menjawab pertanyaan dari mamanya. Ia memilih pergi meninggalkan mamanya sendirian di ruang tamu.
"Keanu, kamu mau kemana? Ken, Keanu....." teriak sang mama tapi putranya sama sekali tak menoleh.
"Aneh, kenapa ya anak itu? Kenapa ia jadi membela istrinya? " Wanita itu bertanya - tanya dalam hati tapi hanya kebuntuan ia temui. Karna pusing sendiri mama memilih pergi kekamarnya, nanti saat Luna bangun ia akan memarahinya.
Keanu masuk kekamarnya, nampak istrinya tenang tertidur dengan pulasnya. Lelaki itu mendekat dan duduk di tepi ranjang. Di pandangi wanita yang sudah beberapa tahun ini bersama dirinya.
Wajah cantik yang dulu berganti dengan wajah lusuh karna tidak pernah perawatan." Kamu tak pandai merawat diri sekarang, maaf bila aku berpaling ke yang lain. Aku juga mau punya istri yang cantik dan modis, bisa di pameran sama teman - temanku." gumam lirih Keanu, ia menginginkan istri yang cantik tapi tak pernah memberikan kehidupan yang layak. Bagaimana istrinya mau perawatan, uang untuk makan saja pas - pasang terkadang malah kurang? Mau istri cantik iri butuh pengorbanan.
Lelaki itu lantas menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya yang terasa lengket. Sementara itu Luna membuka matanya saat memastikan suaminya sudah masuk kedalam kamar mandi.
"Dasar lelaki buaya, aku jelek gini juga gara - gara kamu pelit. Tapi liat aja nanti perubahan yang akan kamu liat. Aku juga bisa cantik tapi saat kamu menyadarinya aku ini bukan lagi siapa - siapa kamu." gumam Luna lirih sambil tersenyum miring. Ia kembali memejamkan matanya saat pintu kamar mandi terbuka. Ia tak mau suaminya tau jika ia hanya berpura - pura tidur.
Luna berjanji dalam hati besok adalah hari di mana semua dimulai. Satu persatu rencananya akan ia jalankan.
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 😘🙏
lagian luna gak sopan deh bentak petugas pengadilan.
semangat menulis thor, gak ada salahnya baca novel2 penulis lain lho buat nambah ilmu, yg penting gak plagiat ...semangaaat