NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Duda / Tamat
Popularitas:60k
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Arum

Raden Nandana Rahandika duda tanpa anak yang di jebak oleh seseorang mengakibatkan sebuah tragedi satu malam terjadi. Raden yang dijebak, harus merenggut kesucian gadis asing yang tidak dia kenal.


Apa yang akan Raden lakukan setelah tanpa sadar mengambil paksa kesucian seorang gadis yang tak dia kenal? ikuti kisahnya .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penolakan Elina

"Elin, Elin tunggu!!" Raden memanggil nama Elin namun Elin tetap melangkah menjauh dari Raden. Terlihat Langkah Raden semakin cepat dan Elin pun akhirnya berlari masuk ke dalam hotel. " Elin tunggu,Elina Armita berhenti !!" Raden memanggil nama lengkap Elin dan membuat gadis itu menoleh ke arah belakang.

"Pergilah tuan, jangan ganggu saya !!" Elin dengan tetap melangkah, mengusir keberadaan Raden di dekatnya.

"Kita harus bicara Elin!!" terlihat Elin tetap melangkah menyusuri lorong hotel.

"Nggak ada yang perlu kita bicarakan. Kita nggak ada kepentingan apapun tuan !!" Elin tetap menolak untuk bicara dengan Raden. Hal itu membuat Raden frustasi dan akhirnya dia berlari dengan langkah panjang mampu menyusul langkah Elin.

Raden mencekal lengan Elin dan hal itu membuat Elin terkejut dan bahkan panik. "Tunggu Elin, kita harus bicara!!" dengan nafas memburu, Raden menghentikan langkah Elin.

"Saya mohon tuan , jangan mempersulit saya. Kita nggak punya urusan apapun!"

"Tapi saya punya urusan sama kamu. Ini tentang malam itu.." Elin melebarkan matanya dan wajahnya terlihat panik.

"Tuan, saya mohon jangan pernah ungkit peristiwa malam itu. Anggap semuanya itu nggak terjadi. Apapun yang akan terjadi nanti, saya tidak akan menuntut anda apapun." Elin sadar benar jika malam itu Raden tidak menggunakan pengaman dan bahkan bukan sekali menanam benih di rahimnya. Semua itu sudah dia pikirkan dan dia tidak ingin berurusan dengan yang namanya orang kaya.

Raden mendengar penuturan Elin di buat terdiam. Dia menatap dalam manik mata gadis yang ada di hadapannya saat ini.

"Kita perlu bicara. Saya nggak yakin benih saya akan tumbuh di sana. Karena selama beberapa tahun saya menikah, bahkan istri saya meninggalkan saya karena tidak mampu untuk membuatnya hamil. Bahkan mereka katakan kalau saya mandul. Saya minta maaf sama kamu atas peristiwa malam itu. Saya...

"Saya maafkan. Tapi, untuk melupakan kejadian itu saya belum bisa. Saya bisa memaafkan tuan, saya akan coba. Tapi apa tuan sanggup mengembalikan kondisi saya seperti semula, tidak kan? Jadi, tolong jangan ganggu saya tuan!"

Raden menggelengkan kepalanya dengan cepat." Nggak, aku nggak akan mengganggu kamu jika kamu mau mengikuti keinginan ku saat ini." Elin mengernyitkan dahinya mendengar penuturan Raden.

Elin tersenyum miring dan menghela nafas panjang. " Apa yang ingin anda inginkan, memper*sa saya lagi, begitu? Maaf Tuan, saya bukan pel*cur yang seenaknya tuan pakai dan bayar!' dengan suara tegasnya Elin menolak mentah-mentah ajakan Raden. Walaupun memang bukan itu tujuan Raden tapi, bagi Elin seorang Raden adalah tak lebih dari seorang laki-laki breng*ek, baji*gan.

"Elin, untuk itu saya minta maaf dan saya ingin tanggung jawab atas apa yang saya lakukan."

Pembicaraan keduanya tak lepas dari dua orang yang saat ini sedang bersembunyi di balik tembok. Sari yang mendengar obralan dua orang itu tentu saja terkejut. Sebelum Sari berbuat ulah, Bara dengan sigap membekap mulut Sari supaya tidak berteriak atau membuat kegaduhan.

"Eeemmmm...emmm..!!" Sari mencoba menyingkirkan tangan Bara yang membekap mulutnya. Rasanya mulutnya sudah gatal untuk memakai Bara yang semena-mena padanya.

Saru yang terus memberontak membuat Bara semakin kewalahan. Sebelum dia benar-benar melepas bekapan tangannya di mulut Sari, Bara pun mengingatkan Sari untuk tidak membuat kegaduhan.

"Janji dulu, kalau gue lepasin tangan gue ini, jangan buat berisik. Cukup diam, dengarkan,setuju?" Saru pun mengacungkan jempol nya pertanda setuju.

Akhirnya Bara pun melepaskan bekapan tangannya di mulut Sari.

"Hah ..hah...hahh..."terlihat Sari tersengal mencoba mengatur nafas dan menghirup udara sebanyak-banyaknya.

Plak..

Saru memukul lengan Bara membuat Bara mendelik menatap Sari. "Gil* kamu ya, mau buat aku mat* kehilangan nafas, hah !!" mendengar Omelan Sari, Bara langsung menarik jarinya di atas bibir Sari memberikan isyarat untuk tidak berisik.

Saru pun mengangguk dan kembali fokus mendengar percakapan sahabatnya dengan laki-laki yang sudah menghilangkan kesuciannya.

"Lepas, Lepaskan tuan!! Saya nggak mau lihat tuan lagi, titik!!" Elin melangkah meninggalkan Raden. Namun baru dua langkah, Elin menghentikan langkahnya saat mendengar ucapan Raden.

"Saya betul-betul ingin bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan sama kamu Elin!" mendengar ucapan Raden,membuat Elin membalikkan tubuhnya menatap tajam ke arah Raden.

"Tidak perlu. Saya tidak butuh tanggung jawab seorang laki-laki yang masih belum selesai dengan masalalu nya, permisi!" Elin kembali membalikkan badannya dan melangkah meninggalkan Raden yang masih terdiam menatap kepergian Elin.

Melihat sahabatnya meninggalkan Raden, Sari bergegas menyusul Elin dan Bara mendekati Raden.

"Elin, Elin tunggu!!" Sari berlari menyusul Elin yang sudah jauh melangkah. " Elin, tunggu...Lin, aku sahabatmu dengar kan aku!!" Elin akhirnya menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah sang sahabat.

"Sari, aku ini bukan perempuan baik-baik. Aku perempuan kotor, apa kamu yakin masih mau bersahabat dengan ku?" Elin menatap wajah Sari dengan tatapan sendu.

Hal itu membuat Sari semakin prihatin dengan nasib sahabatnya itu. Sari pun berinisiatif untuk memeluk sahabatnya guna menenangkan hati Elin. "Tenanglah, apapun yang terjadi...kamu tetap sahabatku. Kamu tetap Elin yang baik, cuma nasib kamu saja yang benar-benar sedang sial karena bertemu laki-laki bajin*an seperti dia !" Elin membalas pelukan Sari dan tak bisa lagi membendung air matanya yang sedari tadi dia tahan.

" Aku benar-benar bingung harus melakukan apa Sar, dia bilang kalau dia mandul tapi, jika kenyataannya dia nggak mandul bagaimana nasib anak yang ada dalam kandungan ku nanti, sementara jika aku menerima ajakannya untuk menikah, dia belum selesai dengan masalalu nya. Aku ingin menikah sekali seumur hidup Sar, hiks.. hiks...hiks.." Sari mendengar ucapan Elin mulai mengerti kenapa bisa sahabatnya menolak ajakan menikah itu. Dia pun tak mau jika menikah nanti, keberadaan nya tak dianggap oleh suaminya sendiri.

...----------------...

Beberapa hari setelah Raden menemui Elin, laki-laki itu tak lagi mengganggu kehidupan Elin sesuai dengan keinginan perempuan itu.

"Rad, meeting siang ini di Menara Hotel jam dua." Bara mengingatkan Raden untuk meeting dan bertempat di hotel dimana Elin bekerja.

"Siapkan semuanya Bar, gue siap-siap sebentar." Raden beranjak dari tempat duduk nya dan melangkah menuju sebuah kamar yang ada di dalam ruangan nya itu.

Bara menatap punggung sahabatnya itu dan menghembuskan nafas kasarnya saat mengingat bagaimana beberapa hari ini Raden begitu berbeda dari biasanya.

Penolakan Elin begitu berdampak pada hidup Raden. Bahkan Raden membuang semua kenangan dengan Celine. Ya, Raden memang belum selesai dengan perasaan nya pada Celine. Walaupun sudah jelas-jelas Celine mengkhianati nya, Raden masih menyimpan rasa untuk mantan istrinya itu.

Bersambung

1
Normida Naibaho
Saĺah kamu celin udah selingkuh masih berani rebutnya lagi tanpa malu.Mknya otak itu jangan salah letak.🤣🤣🤣
Issya Anissya
keren
Dewi Habibah
bagus ceritanya
cetom😘😘
panggilan nya papa atau daddy torrr, ganti² dari tadi
Lili Handayani
kok panggilanna ganti2 dr dady jd papa
Nar Sih
cerita nya bagus kak tpi syg up nya jarang sipp kak 👍💪
Nar Sih
lama ngk hadir tau ,,udh end ,pdhl bagus lho kak dan blm puas bca nya ,dri semua karya kak puspa yg udah ku bca di nt cerita elin ini yg paling pendek bab nya 💪💪kak dan mksih udh kasih cerita ini🙏🥰
Sonya Nya
semangat up nya kk😘😘😘
Nar Sih
celin nikmati lah sakit mu ,msih untung kmu ngk di bikin mati
Felycia Fernandez
wow 😳
Nazwa Azzahra
lanjut
Delvyana Mirza
Baru kamu rasa sakit nya kalau mengganggu istri orang ya,apa lagi mantan suami lagi bucin2 nya,ah da la nikmati la dulu ya Celine kemarahan Mantan,
Ratna Komala
nah loh...makanya jgn membangunkan singa yg LG tidur cel jd begini nih jdnya,kamu jg kan yg kena nya
AlikaSyahrani
lanjit thor
Ariany Sudjana
bagus Raden harus tegas, jangan sampai ada pelakor dalam kehidupan rumah tangga kamu dengan Elin
Nazwa Azzahra
lanjut
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝘼𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya. trmksh🙏
total 1 replies
Nar Sih
rasakan hukuman dari raden buat mu celin ,atas kejhtan mu pada istri nya🤣
Nar Sih
semoga tdk ada ujian lgi dlm rmh tangga mu ya elin ,lanjutt kak👍
atik
bagus
Sum Arni
kata nya yatim piatu ,TPI ko masih punya ibu sih ..,gimana crita nya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!