NovelToon NovelToon
TEROR SUANGGI

TEROR SUANGGI

Status: tamat
Genre:Kutukan / Misteri / Horor / Thriller / Mata Batin / Iblis / Tamat
Popularitas:66.2k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Warga desa yang berasal didaerah pulau kecil yang terletak dibagian wilayah Timur mendadak dihebohkan dengan penemuan mayat dengan tubuh yang tinggal tulang belulang saja, karena bagian daging dan organ tubuhnya habis tidak tersisa.

Awalnya warga mengira jika korban dimakan hewan buas. Namun hal itu terbantahkan setelah beberapa warga menghilang dan ditemukan dalam kondisi yang sama dengan menyisakan tulang belulang saja.

Tak hanya itu, teror semakin merebak, dimana pelaku sudah menyerang mereka saat berada didalam rumah.

Siapakah sang peneror? Dan warga menyebutnya 'Hantu Suanggi, sebab berasal dari daerah pulau tempat dimana mereka tinggal berdekatan.

Apakah warga dapat menemukan sang peneror?

Ikuti kisah selanjutnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia

Sebuah rumah yang terletak didasar lembah yang diapit oleh beberapa gunung dan perbukitan, terdapat sebuah rumah yang jauh dari pemukiman lainnya.

Rumahnya terbuat dari bilah bambu dengan bentuk panggung. Sedangkan atapnya terbuat dari ilalang yang dianyam dengan keterampilan yang khusus dan turun-temurun dari berabad-abad tahun lamanya.

Atap ilalang memberikan rasa dingin saat siang hari, dan memberikan rasa hangat ketika malam hari, daya tahannya mencapai lima sampai sepuluh tahun, hanya minus mengalami kebocoran kalau sering terkena hujan.

Seorang wanita tua dengan rambutnya yang putih dan digelung membentuk sanggul ala emak-emak desa pada umumnya sedang membuat bumbu untuk masakan yang akan disajikan siang ini.

Tangannya yang keriput terlihat sangat kuat dan cekatan untuk membuat bumbu meski usianya sudah sangat tua.

Giginya sudah banyak yang tanggal, dan ketika ia tersenyum, hanya akan memperlihatkan gusinya saja.

Tatapannya terlihat sangat nanar, hingga ia melihat seorang gadis cantik yang berjalan menuju kearah rumah mereka, tepatnya gubuk tempat mereka tinggal.

Gadis itu menggunakan kain berwarna merah yang ia lilitkan sepanjang lutut. Sebuah tunik berwarna putih dengan lumuran darah terlihat mengotori pakaiannya.

Melihat kepulangan sang gadis, matanya terlihat sangat ceria.

"Kau sudah mendapatkannya, Milea?" tanya sang wanita saat melihat sang gadis memasuki dapur dengan menuju tempat air minum berupa ketel yang terbuat dari kayu dan berukuran besar. Ia meneguk air minum tersebut dengan sangat rakus.

Sang gadis tak menyahut, namun ia kembali meneguk air tersebut dengan sangat dahaga, lalu menyudahinya, dan memilih duduk didepan pintu dapur dengan kakinya yang berayun dan menatap pegunungan yang berada didepannya.

Sesaat wajah seseorang terngiang dimatanya. Seorang pria pendatang yang entah dari mana asalnya dan menetap dibalik kaki bukit, yang saat ini mengabdikan dirinya sebagai seorang tenaga medis didesa itu.

Ia tak belum pernah merasakan debaran hatinya yang begitu sangat dalam, dan wajah itu selalu hadir dipelupuk matanya.

"Milea, apakah kamu sudah mendapatkan korbanmu?" tanya wanita itu dengan nada yang sedikit keras.

Ia tak begitu takut orang akan mendengarnya, sebab hanya mereka yang tinggal dilembah tersebut, tanpa ada tetangga diantara mereka.

"Aku sudah mendapatkan tiga korban? Harus berapa orang lagi yang akan aku jadikan korban?" tanyanya dengan nada malas. Jujur saja ia tak ingin melakuaknnya, ini sangat bertentangan dengan hati nuraninya, tetapi setiap kali sang ibu membacakan mantra didalam dengan asap dupa, maka keinginannya untuk menyerang manusia tak dapat ia kendalikan.

"Aku tidak ingin mewarisinya, apakah aku punya hak menolaknya?" tanyanya dengan rasa putus asa.

"Kau tidak dapat menolaknya. Hanya kau satu-satunya harapanku, Milea! Kau harus mewujudkan semua keinginanku!"

Traaang

Wanita itu membanting batu penggilingan yang digunakan untuk menghaluskan bumbu masakannya.

Hari ini ia akan memasak rica-rica ular sanca yang sudah dibersihkannya.

Gadis itu tersentak kaget. Namun berusaha untuk tetap tenang, ingin rasanya ia menyela, namun ia tak memiliki keberanian, ia merasa seperti seorang wayang yang dikendalikan oleh dalang.

"Kau harus mencari sembilan puluh tujuh korban lagi, dan totalnya adalah seratus korban yang harua kau dapatkan," wanita itu menekankan ucapannya.

Hati sang gadis terasa sakit, namun setiap kali ia memberontak, maka rasa ingin menyantap manusia kembali hadir begitu kuat.

Membayangkan seratus korban yang harus ia dapatkan, membuatnya merasa miris, namun ia tak dapat berbuat banyak, ia dalam kendali.

"Umurku sudah tak lagi panjang. Aku harus mewariskannya padamu, dan sebelum aku mati, maka ku pastikan kau akan terbiasa dengan semuanya," ucap wanita itu dengan nada penekanan.

Gadis bernama Milea itu itu hanya tertunduk diam. Sebagai pewaris ilmu hitam yang disinyalir dapat membuatnya menjadi sakti, dan membalskan dendam pada siapa saja yang mencoba menyakitinya, serta memiliki kemampuan untuk melakukan apapun yang diminta oleh seseorang untuk melakukan kejahatan dengan menjadi seorang dukun hitam.

Milea menatap nanar kearah balik gunung, dan hatinya seolah menjadi dilema.

Saat bersamaan, wanita itu menyelesaikan masakannya. Aroma bumbu yang ditumisnya dengan menggunakan minyak kelapa yang dibuatnya langsung menggunakan kelapa asli yang ia jadikan santan dan dimasak cukup lama hingga menghasilkan minyak murni.

"Makanlah, ini kesukaanmu," wanita itu menyodorkan rica-rica ular sanca tersebut kepada sang gadis.

"Aku sudah kenyang," sahutnya. Lalu melompat turun dari dapur dan berjalan pergi menuju kaki bukit.

Kemampuannya yang sudah mulai terasah, membuatnya dapat berjalan dengan cepat, dan melesat melewati hutan yang lebat.

****

Seorang pria yang membawa sebuah tas berisi perlengkapan medis sedang mengendarai motor yang mana bannya terdapat sebuah rantai yang dipasang pada setiap sisinya untuk membuat ia meluncur tanpa hambatan saat menyusuri jalanan yang becek dan berbatu.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhirnya ia tiba disebuah pemukiman yang hanya dihuni sekitar sepuluh kepala keluarga saja.

Ia mendapat kabar jika ada diantara mereka yang sakit parah, dan membutuhkan penanganan medis dengan segera.

Ia disambut dengan suka cita. Wajahnya yang cukup tampan dengan kulitnya putih dan bersih, membuat ia terlihat sangat mencolok diantara para warga.

Pria itu menyapa dengan ramah para warga yang menyambutnya dihalaman rumah.

Ia bergegas dibawah masuk ke dalam rumah seorang warga yang sedang mengalami sakit parah. Usiannya sudah sekitar enam puluh tahun dan tak sadarkan diru sejak pagi tadi.

Pria bernama Tommy itu mulai memeriksa pasiennya hang merupakan seorang wanita dengan tubuh kurus dan ceking bahkan menyisakan kulit dan tulangnya saja yang mana sudah sangat keriput dan mengendur.

Ia mengambil sebuah alat pendeteksi kadar gula otomatis melalui darah sang pasien.

Ia menggelengkan kepalanya, dan melihat hasilnya jika kadar gula tersebut sangat rendah, hanya 54 mg/dL (3.0 mmmol/L) sehingga menyebabkan gejalan neuroglycopenic atau kekurangan kadar gula ke otak dan menyebabkan kehilangan kesadaran.

Tommy bertindak cepat dengan memberikan infus berupa cairan Dextrose untuk menetralkan kadar gula pasiennya.

Perlahan sang pasien mengalami kesadaran, dan para warga sangat berbahagia dan memuji kecakapan Tommy.

Setelah berhasil membuat pasiennya terselamatkan, Tommy dihadiahi berbagai hasil panen, terutama pisang dan sebotol minyak kayu putih.

Kemudian ia berpamitan pulang, dan harus kembali ke rumah dinas sebelum senja tiba.

Motornya kembali melaju membelah jalanan berlumpur. Tak jarang percikannya membuat pakaiannya kotor.

Sepanjang perjalanannya. terlihat sekelebat bayangan yang melesat dari balik pepohonan, dan sepertinya sedang mengintainya sejak tadi.

Tommy merasakan bulu kuduknya meremang dan merasa tak nyaman. Namun ia terus mengendarai motornya dijalanan sepi tanpa adanya rumah penduduk, dan hari mulai tampak petang, semakin membuatnya tak nyaman.

1
novita setya
mas tomi dirudapaksa babi..🤣
CADAS JALARAMBANG
daeng gelar bangsawan suku makassar
Dylan Sokoy
memang di daerah2 timur seperti ini terkenal dgn hantu suanggi terbang,, memang nyata
Erna Wati
cerita paling seru dan bagus banget yg pernah ku baca, happy ending lagi akhirnya... lope lope lope buat kk author buat cerita dari berbagai daerah yg banyak kk Siti 💪❤️❤️❤️
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: Makasih, jangan luoa besok ada novel baru, Teror Parakang
total 1 replies
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Semangat thor, buat lh ide2 yg smkin seru yahh. ☺🤩
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Semua barang Tommy tertinggal dong😢Tpi gimana nasib Ahmed dn ke 2 tmn x itu ya, smoga ga dhakimi lg. 😞
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Gimana akhirnya ini,😢😢 semua hnya krena ksalahan 2 orang pd awalnya,mnjd mrembet ke semua orang dkmpung itu yg kena hasutan,apkh dendam itu telah usai.
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Dendam kesumat ya, tp kan udah pd mati juga pelaku x, lalu warga yg tidak bersalah knp dibunuhnya juga.
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Ktemu lg thor dikarya mu yang ini, smoga seru juga ya. 😃

kabur dulu ksini smentara nunggu Balas dendam sang pemilik khodam up. 😅😁
🥀🥀Anggita.🥀🥀: Smoga cpt sembuh, minum obat thor mungkin kecapean tuh mikirin ide2 cerita sm mikir dunia nyata. 😁😁🤭

udah smpai akhir baca x thor, rasa x syng aja ko gak smpai 100 bab thor. 😌
total 2 replies
estycatwoman
best 💯👍🥰
estycatwoman
The best thanks thor 💯👍🥰
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: sama2😘
total 1 replies
Dyana
sangat bgus ceritanya Thor... apik, gaya bahasanya bgus, penulisan ny teratur dan tak da pengulangn kalimat.. .. makasi utk cetitanu y Thor.. sehat xllu dan d tungu cerita seəanjutny
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: Makasih.. si ggah di novel Misteri Telaga Gintung
total 1 replies
Dyana
apik dan bgus bgd cerita nya Thor..... 👍👍😍😍😍😍
Sri Ningsih
baguuus bngettt
Mamake Nayla
semacam santet yah...
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: Ya. penyebutannya saja yang berbeda pada setiap daerah
total 1 replies
AZLEN HASLINA BT. AWANG KPM-Guru
hebat
Nur Bahagia
makin ke sini, makin ke sana 🤔
Nur Bahagia
sekarang penjahat nya berbalik menjadi gaba Rama 🤭
Nur Bahagia
aku jadi. ilfil sama para warga nya.. wes udah biarin aja mereka semua di makan suanggi
Nur Bahagia
padahal dulu awalnya milea keberatan kalo harus nyari mangsa.. sekarang semangat banget 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!