NovelToon NovelToon
Muridku Itu Jodohku

Muridku Itu Jodohku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:78.4k
Nilai: 5
Nama Author: Akmalia

Sang pria merupakan guru baru di sekolah F, beliau mengajar pelajaran biologi untuk kelas tiga. untuk pertama kalinya sang guru terpana oleh muridnya sendiri yang duduk di bangku depan sendiri, siswi tersebut memang terkenal dengan kecerdasan dan kecantikannya, juga pendiam.
Dengan kuasanya sebagai guru pengajar mata pelajaran, serta anak dari kepala sekolah tersebut, pak Sauqi sering memberikan tugas pada Diah, sang murid yang jadi incarannya untuk mengerjakan di papan tulis. dengan begitu dia akan lebih sering memandang tubuh indah muridnya itu...
memang sungguh molek tubuh anak itu..!"batin Sauqi sambil melirik anak didiknya itu.
Namun kisah pendekatan Sauqi ke Diah tak semulus yang dia duga, terlalu banyak rintangan yang menghalanginya.
rintangan apakah itu..?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Akmalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6

Hari Sabtu ini, Delia tampak termenung sendiri di dalam kelas, sedangkan teman teman nya semua keluar dengan tujuan mereka masing masing. Delia masih memikirkan pernyataan cinta gurunya tersebut. Dia takut bila menolak maupun menerima cintanya.

"Delia, tumben kamu gak ke kantin..? Gak laper apa..?"tanya Sisca teman sebangkunya itu.

"Gak, kebetulan aku bawa bekal. Lagian lagi males ke kantin..!"jawab Delia dengan lemas.

"Apa kamu sakit..?"tanya Sisca sambil meletakkan punggung tangannya di dahi Delia, takut kalau kalau temannya itu sakit tapi gak mau bilang.

"Nggak, aku sehat kok...!"jawab Delia dengan lesu, sambil meletakkan kepalanya diatas meja.

"Aku kahawatir Delia,,,apa ada sesuatu yang kamu sembunyikan dari aku..?"tebak Sisca kemudian..

Delia hanya menggelengkan kepalanya.

"Kamu tuh aneh banget hari ini, mulai pagi gak ada semangat sekali..."tanya Sisca mendesak sahabatnya itu untuk cerita.

"Apa ini ada hubungannya dengan pak Sauqi...?"goda Sisca dengan senyum nya.

Delia langsung mengangkat kepalanya, dan membuka matanya dengan lebar, dia heran kenapa Sisca bisa menebaknya!!!

"Kok kamu bisa tahu...??"tanya Delia dengan nada agak meninggi, lalu dia mengatupkan kedua tangannya di mulutnya. Dia merasa dijebak oleh sahabatnya. Dia Baru sadar, hehehe.

"Hahaha...akhirnya...ngaku juga!"goda Sisca dengan seringainya.

"ehh siapa juga yang ngaku, ini bukan karena dia ya...aku males ajja hari ini..."elak Delia, namun Sisca tidak hilang akal. Sisca selalu ada cara untuk membongkar perasaan sahabatnya itu.

"Oia Delia, kamu tahu nggak tadi tuh aku lihat pak Sauqi ngobrol dan bercanda dengan mesra banget sama ibu Nita loh....!"goda Sisca. Dia tahu kalau pasti ada apa apa antara gurunya dan sahabatnya itu.

"Ahh nggak mungkin lahh, lagian semua guru tahu disini kalau ibu Nita agak genit sama laki laki.."kata Delia yang kini diliputi rasa khawatir

"Apanya yang nggak mungkin. Pak Sauqi dan ibu Nita kan masih sama sama single. Mungkin ajja sekarang pak Sauqi mendekati ibu Nita...!"goda Sisca dengan seringainya...

Dan sekarang yang ada Delia tambah sewot pada sahabatnya itu.

"Ya terserah mereka lah mau ngapain. Kan bukan urusanku..."jawab Delia dengan sewot.

"Beneran nih terserah....??"goda Sisca lagi dengan senyum senyum pada sahabatnya itu.

Namun yang ada Delia langsung keluar kelas, dia menuju ke kantin, dan akan lewat ruang guru tentunya. Dia akan melihat langsung apa yang dilihat oleh Sisca sahabatnya itu.

Hhmm..ternyata, ada yang lagi cemburu nih..!"batin Sisca sambil tersenyum penuh arti.

Feeling Sisca, sebentar lagi pasti ada kabar mereka yang jadian...

Sedangkan Delia melangkah ke kantin, melewati depan ruang guru. Dia hanya melirik ke ruangan tersebut. Ternyata di dalam sepi, hanya ada ibu Nita yang genit itu, sedangkan Sauqi tidak ada di ruangan tersebut.

hmm..ternyata aku dikerjain kayaknya nih sama Sisca..., Awas ya ..!""batin Delia.

Setelah sampai di kantin, Delia melihat ada Sauqi yang lagi duduk di kursi depan sendiri...

"Delia, tumben sendiri?sini.. depan saya ini masih kosong kok...!"tunjuk Sauqi sambil menyeret kursi di depannya itu untuk di duduki Delia.

"Nggak usah pak, saya langsung ke kelas ajja...!"tolak Delia dengan halus. Karena Delia malu, di kantin banyak teman teman nya, sekarang banyak mata yang memandang ke arah Delia.

"Ayolah, Delia...sebentar ajja, pesananmu makan disini ajja, barengin saya....ya..!"Sauqi masih memohon pada Delia untuk menemaninya makan siang di kantin.

Akhirnya, karena merasa gak enak sudah jadi tontonan teman temannya di kantin. Kini, Delia duduk di depan Sauqi, sembari menunggu pesanan nya.

"Kamu pesan apa Delia..?"tanya Sauqi memecah keheningan antar keduanya.

"Pesan bakso pak..!"jawab Delia malu malu.

"Tumben kamu sendirian?biasanya bareng Sisca..!"tanya Sauqi lagi.

"Sisca sudah makan siang pak, tadi saya masih ada sesuatu...!"jawab Delia sekenanya.

Delia sungguh tidak bisa berkutik sekarang, dia serasa di awasi oleh teman temannya yang mengenalnya. Karena baru kali ini Delia berbincang dengan Sauqi di depan umum.

Setelah keduanya selesai dengan makan siangnya...

"Makasih ya pak, sudah dibayarin...!"ucap Delia dengan malu malu.

"Terima kasihnya, nanti ajja ya...!"kata Sauqi kemudian dengan mengerlingkan matanya.

Ahhh Delia makin gak karuan deh rasanya, dapat kerlingan dari guru tampan nya itu.

"Maksud bapak, nanti gimana?"tanya Delia yang sungguh penasaran.

Mereka masih berjalan beriringan di lorong sekolah.

"Kalau kamu penasaran, ntar pulangnya bareng, saya kasih tahu nanti saja...!"jawab Sauqi kemudian.

"Oia, kamu tunggu di depan toko sebelah seperti biasanya ya, kalau kamu malu..!"ujar Sauqi, dia berkata dan langsung menuju ruang guru. Dia merasa kasihan sama Delia yang jadi pusat perhatian teman temannya, karena berjalan dan makan bareng di kantin tadi.

Sedangkan Delia diam seribu bahasa, dia bingung dengan perasannya saat ini.

"Sepertinya pak Sauqi mulai diktator deh...padahal kan aku belum mengiyakan untuk bareng dia nanti...!"ujar Delia dengan suara sepelan mungkin.

"Cieee,,,yang habis makan siang bareng sama kekasih baru...!"goda Sisca setelah Delia duduk di bangkunya.

"ihh..kok kamu tahu sih..?, Kan aku belum cerita..!"ujar Delia malu malu

"Gosip dari mulut ke mulut tuh cepet sekarang sista...lagian apa gunanya punya handphone canggih bila gak dimanfaatkan..?!!"kata Sisca dengan tertawa khas nya.

Yang langsung membuat Delia kaget, dan hampir keluar tuh kedua bola matanya...hehehe

Namun Sisca langsung diam yang menggoda Delia, disaat tahu ada teman satu kelasnya satu persatu mulai masuk ke kelas 3A. Dia gak mau menambah beban pikiran Delia. Dia gak mau Delia dijadikan bahan gosip di sekolahnya.

Dan kini jam pulang berbunyi. Delia langsung mendapat pesan dari Sauqi.

Tunggu saya di toko sebelah sekolah ya,,,!"pesan dari Sauqi langsung dibaca oleh Delia.

Iyya,...!"pesan balasan Delia.

Sedangkan Sauqi yang di seberang, hanya tersenyum penuh arti.

Sebentar lagi aku pasti mendapatkanmu, Delia..."batin Sauqi.

Setelah sekitar10 menit Delia menunggu Sauqi.  kini tampak mobil sport milik Sauqi dengan merk terkenal keluaran eropa, warna hitam, parkir di halaman depan toko sebelah sekolah.  Delia langsung berjalan menuju mobil Sauqi, kemudian Delia membuka sendiri pintu samping sebelah kiri, dia nggak mau Sauqi membukakan pintu untuk nya lagi, dia merasa sungkan.

Setelah sampai di dalam mobil.

"Lama ya, nunggu saya..?"tanya Sauqi pada gadis pujaannya itu.

"Nggak, paling hanya 10 menit an...!"jawab Delia pelan

"Mau mampir kemana nih..?"tanya Sauqi kemudian.

"Terserah bapak, saya sudah izin orang tua kalau pulang terlambat.."kata Delia kemudian.

Wahh lampu hijau nih kayaknya,,,!"batin Sauqi, karena dari jawaban Delia, dia masih enggan untuk pulang, semakin bersorak Sorai lah perasaan Sauqi hari ini, dia yakin cintanya akan diterima oleh Delia. Dia janji akan membahagiakan gadisnya ini.

"Kalau begitu, bagaimana kalau kita makan dulu di cafe grand..!"tawar Sauqi kemudian.

"Kalau saya terserah bapak saja...!"jawab Delia dengan menoleh ke arah Sauqi.

Kini mobil yang dikendarai mereka melaju ke cafe grand yang letaknya tidak terlalu jauh dari sekolah Delia. Butuh waktu 15 menit untuk sampai disana.

1
Putri Chaniago
hadeuh....
tiba-tiba ja ada yg menyamar 😅😅
Putri Chaniago
g asyik mudah banget sauqi terjebak. pisahkan saja Delia dulu dari sauqi sejauh mungkin
akmalia: ikuti terus kisahnya. dipastikan akan lebih seru
total 1 replies
akmalia
yukk terus ikuti novel Author, yang pastinya akan lebih seru
Miza Hasbullah
sepatutnya ceritanya sauqi tidak begitu..
Dewi Khanza
kok di buat sauqi nglakuin kyak gt si thor, aturan di jebak pura2 tidur berdua,,,
akmalia: ikuti terus kisah cinta Sauqi dan Delia, yang di dalamnya penuh dengan hal hal tidak terduga
total 1 replies
akmalia
maaf kak, Delia. itu ada salah ketik.
anindita
lanjut kak
Yulianti
delia atau Diah yg jd jodoh pak guru?
Putri Chaniago
kurang etika Delia sebagai seorang istri, dah tau Abdul Karim suka padanya masih di ladeni
akmalia
terima kasih like nya. semoga senantiasa suka dengan karya Author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!