Bagaimana, jika kau seorang istri yang tidak pernah di perkenalkan ke publik dengan alasan yang menurut mu tidak masuk akal.
Bahkan, kamu juga tidak mengetahui bahwa pria yang menjadi suami mu telah memiliki istri lain selain diri mu dan kamu hanya sebatas istri simpanan dan di jadikan seseorang untuk mengandung benihnya saja.
Raka Jagad Pramudia, Sosok pengusaha ternama yang menikahi seorang gadis 20 tahun dan hanya di sembunyikan dari banyak orang.
Sandra Larisa, Sosok gadis berusia 20 tahun yang terpaksa menikahi pria yang ternyata sudah memiliki istri lain selain dirinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ibadah
Raka yang baru saja masuk ke kamarnya terlihat kaget saat melihat Sandra yang tengah memakai mukena dan melakukan ibadah sholat sebelum mereka tidur.
Melihat itu semua membuat hati raja seperti teriris pisau belati, karena dia tidak pernah melihat Monica melakukan hal seperti ini.
Tapi kelihatannya itu bukan mukena Sandra karena dia tidak ada mengatakan alat untuk beribadah itu pada Frans untuk Sandra.
Saat Sandra telah mengucap salam dia kaget saat melihat suaminya yang berdiri di depan pintu kamar mereka seperti itu.
Apalagi suaminya saat ini tengah menatap ke arahnya dengan tatapan dalam membuat Sandra tersenyum dan langsung menghampiri suaminya.
Dia juga mengambil tangan Raka dan menciumnya setelah melakukan ibadah sholatnya.
" Mas Raka sholat di mana? Sholat di luar ya?"
Deg!
Dia seperti di hantam batu besar saat Sandra menanyakan hal seperti ini padanya. Sandra bertanya dia sholat di luar sementara dia baru saja dari ruangan kerjanya setelah menghubungi Monica tadi dan mengatakan bahwa dia belum pulang.
Dan saat dia masuk ke kamarnya bersama Sandra, dia malah di tanya habis sholat di luar.
Melihat reaksi suaminya yang seperti itu membuat Sandra mengerti bahwa suaminya tidak melakukan hal itu.
Karena tau bahwa Raka yang tidak sholat pun membuatnya tersenyum. " Maaf ya Mas, tapi memang kewajiban kita sebagai umat beragama itu ya harus beribadah mau apapun itu agamanya. Tapi ibadahnya seseorang juga tidak bisa di paksa. Jadi Sandra maklum kok. " Betapa mirisnya hati Raka mendengar jawaban dari istri mudanya ini tentang semua itu.
Raka benar-benar merasa malu sekali, dia tidak menyangka jika jawaban Sandra bisa membuatnya merasa sangat bersalah saat ini.
" Saya akan belajar nanti. " Sandra kembali tersenyum setelah mendengar jawaban dari suaminya.
Dia merasa senang dan bahagia jika Raka bisa melakukan ibadah juga sepertinya. Setidaknya mereka bisa sama-sama menjalani kehidupan rumah tangga sesuai dengan syariat yang telah di ajarkan dan telah di turunkan oleh terdahulu mereka.
Melihat suaminya yang pergi ke kamar mandi me buat Sandra langsung membereskan perlengkapan sholatnya tadi dan langsung naik ke tempat tidur yang sangat besar itu.
Dan saat dia merasakannya itu terasa sangat empuk dan lembut. Apakah begini rasanya tempat tidur orang kaya?
Raka yang baru saja keluar dari kamar mandi setelah membersihkan dirinya pun menatap heran pada Sandra yang terlihat sedang bermain-main di atas tempat tidur mereka dan itu sangat menggemaskan sekali.
Sandra yang mengenakan piyama tidur biru itu memang sangat menggemaskan. Apalagi ketika melihat wajah itu yang terlihat bersih tanpa polesan apapun, benar-benar terlihat sangat menggemaskan.
" Kenapa belum tidur?" Tanya Raka dan langsung menghampiri Sandra yang langsung melihat ke arahnya.
Raka pun ikut naik dan bergabung bersamanya di atas tempat tidur itu bersama Sandra.
" Nunggu Mas Raka,"
" Untuk apa menungguku?" Raka mulai was-was saat melihat gerak-gerik yang di tunjukan Sandra padanya.
Apa istrinya ini juga menginginkan ibadah malam bersamanya?
" Hem, itu Mas, Aku--" Sandra menatap Raka dan itu semakin membuat Raka salah tingkah.
Dia benar-benar belum siap melakukan itu karena dia memang tidak yakin dengan dirinya untuk memberikan nafkah batin pada Sandra.
" Apa?" Tanya Raka yang semakin tidak sabar mendengar apa yang akan di katakan Raka.
Apalagi saat melihat raut wajah istrinya yang terlihat bingung dan malu sekaligus.
Fix, Sandra sudah pasti benar-benar menginginkan hubungan seperti itu dengannya.
Apalagi saat melihat Sandra yang terus saja menunjukan gesture tubuhnya yang salah tingkah. Itu sudah menjadi tanda bagi Raka bahwa istrinya itu menginginkan sesuatu pastinya.
" Katakan apa yang kamu inginkan Sandra! Jangan membuat ku gelisah seperti ini." Raka memang gelisah saat melihat Sandra yang juga terlihat gelisah sambil menatapnya.
" Aku mau minta belikan mukena Mas, karena itu mukena punya Bi Minah. Jadi besok--"
" Aku akan membelikannya besok. Jadi sekarang tidur karena ini sudah malam. " Putus Raka tanpa ingin mendengar apapun lagi yang di katakan Sandra karena dia sudah seperti sedang uji nyali tadi.
...🤍🤍🤍...