NovelToon NovelToon
Love At Second Chance

Love At Second Chance

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:25.3k
Nilai: 5
Nama Author: Tabir Senja

Ruri dan Zainudin adalah orang yang sama-sama punya kisah gagal dalam rumah tangga. Zai mempunyai putra yang menguak tabir rumah tangganya, sementara Ruri harus berjuang sendiri demi anak-anaknya.

Pertemuan keduanya tak terduga di sekolah anak mereka. Apa yang terjadi selanjutnya dengan mereka berdua? Yuk, ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tabir Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LSC 6

"Mama dan Jordan tidak ikut karena baru saja sembuh sayang. Jadi, biarkan adik Jordan sembuh sepenuhnya, baru kita ajak jalan-jalan bersama." ucap Zai berbohong menatap jalan di depan seraya melirik kaca di tengah.

Zai ingin kedua anaknya tumbuh menjadi anak yang cerdas dalam segala hal. Sebisa mungkin Zai akan berjuang merawat mereka dengan baik setelah berpisah dengan Reni.

Perjalanan 15 menit, akhirnya sampai di rumah orang tua Zai.

"Assalamualaikum," sapa Zai mengucap salam.

"Waallaikumsalam," sahut orang dari dalam membuka pintu yang ternyata ayahnya Zai.

"Loh Zai, kalian kesini kok gak kabari Ayah dulu?" Pak Gatot heran saat melihat anak dan cucunya datang.

"Maaf Pak, lupa! Namanya juga dadakan." jawab Zai masih berdiri di depan pintu.

"Lalu dimana istrimu dan juga cucuku yang paling kecil Jordan?" Pak Gatot bertanya seraya melihat ke halaman tak nampak Reni dan juga Jordan datang bersama Zai tadi.

"Mereka berdua di rumah Pak. Jordan baru saja sembuh dari penyakit DBD nya, masih dalam pemulihan." terang Zai menceritakan keadaan Jordan.

"Apa! Jordan sakit. Kenapa tidak menghubungi Bapak Zai." Pak Gatot merasa kesal karena anaknya tidak memberitahunya.

"Maaf Pak. Kelupaan." jawab Zai enteng.

"Hmmm."

"Kakeeekkk," seru Rere dan Gabriel menghambur ke pelukan sang Kakek.

"Ayo masuk dulu," ajak Pak Gatot ke dalam seraya memanggil istrinya.

"Buk, Zai datang!" teriak Pak Gatot memanggil istrinya yang berada di dapur.

Pak Gatot, dulu juga adalah seorang polisi. Namun, saat ini beliau pensiun karena usianya yang sudah mulai tua dan Zai yang meneruskan pekerjaannya. Pekerjaan polisi adalah cita-cita Pak Gatot semasa waktu muda.

Sekarang di hari tuanya ini, Pak Gatot hanya menerima gaji dari pensiunan polisi saja bersama istri tercinta dengan menanam tanaman di belakang rumah agar terlihat asri dan segar di pandang mata.

"Eh, cucuku datang? Nenek sudah kangen banget sama kalian," ucap Bu Erna memeluk dan mencium pipi kedua cucunya yang ganteng dan cantik.

"Tentu Nek, kami juga kangen sama Kakek dan Nenek. Makanya kami menginap malam ini." sahut Gabriel yang begitu antusias bertemu kakek dan neneknya.

"Zai, ada apa? Kelihatannya lesu banget. Tidurlah di kamarmu, untuk kamar anak-anakmu akan kami bersihkan dulu." ujar Pak Gatot menatap wajah putranya.

"Iya Zai istirahatlah bila kamu capek. Kedua anakmu biarkan bermain sama Bapak dan Ibu." sahut Bu Erna senang dengan kedatangan kedua cucunya.

"Baiklah Pak, Bu. Zai istirahat dulu, mau tidur. Gabriel dan Rere, ingat jangan nakal ya!" pesan Zai pada kedua anaknya.

"Oke Papa." jawab keduanya kompak.

Zai pun beranjak berdiri dan berjalan menuju kamar. Kamar yang sudah lama dia rindukan sejak memiliki kesibukan sendiri.

*

Di rumah Zai, Reni menuju kamar anaknya yang sedang tertidur pulas. Memandang wajah Jordan yang polos, Reni bingung menentukan jalan hidupnya ke depan.

"Apa yang harus aku lakukan sekarang?" ucap Reni berbicara pada dirinya sendiri seraya meneteskan air mata.

"Jordan, maafkan Mama Nak. Mama belum bisa jadi ibu yang baik." timpal Reni membelai pipi gembul Jordan.

Reni pun menuju kamar mandi untuk melakukan ritual pagi hari nya. Setelah selesai mandi, Reni menuju lemari dan mengambil satu baju terusan panjang dengan motif bunga.

Berdiri di depan cermin, memakai foundation dan bedak agar terlihat lebih glowing dan tampil cantik. Terakhir, Reni memoles lipstik merah di bibirnya.

Itulah gaya hidup Reni, kecantikan adalah yang utama bagi dirinya. Sikapnya yang manja, materialis, suka memanipulasi keadaan, hingga tak sadar telah membawanya ke jurang nestapa dan kehancuran.

"Apa lebih baik aku hubungi Ayah dan ibuku. Di sini sepi banget, Mas Zai dan anak-anak pergi ninggalin aku begitu saja sama Jordan. Tega banget!" kesal Reni tak merasa bersalah sama sekali setelah apa yang terjadi.

"Halo Ayah, sedang dimana?" tanya Reni pada ayahnya.

"Ayah sedang di jalan Ren. Memang ada apa?" tanya balik Pak Guntur ayah kandung Reni.

"Reni boleh kesana Ayah? Lagi bosen dirumah," jawab Reni.

"Boleh. Tentu boleh Reni. Datanglah! Ibumu ada di rumah." sahut Pak Guntur di seberang telepon.

"Oke Ayah. Reni tutup dulu teleponnya."

"Oke sayang. Ayah akan segera pulang setelah ini." sahut Pak Guntur.

Tut

Telepon terputus. Reni segera menyiapkan baju-baju Jordan, sisanya akan dia urus nanti setelah sampai dirumah orang tuanya.

Selesai menyiapkan baju Jordan, Reni keluar kamar dan menuju kamarnya untuk bersiap-siap pindah ke rumah orang tuanya.

Reni pun membawa koper dan meletakkan di ruang tamu. Lalu, kembali ke kamar Jordan membangunkannya.

Membuka pintu kamar, terlihat Jordan sedang bermain di kasurnya. "Jordan sayang? Kita jalan-jalan ke rumah Opa dan Oma ya?" Reni mengajak Jordan berbicara.

Bocah lelaki itu terlihat senang saat mamanya datang ke kamar seraya mengangkat tangan ke atas.

"Mama-mama,"

"Jordan anak Mama, udah pinter ngomong sekarang." kata Reni memangku Jordan.

"Baiklah, kita berangkat kerumah Opa dan Oma ya? Kita menginap disana dulu sementara." Reni kembali mengajak bicara Jordan walau bocah lelaki itu belum mengerti maksudnya.

Reni lalu menggendong Jordan dan membawa tas Jordan seraya melihat sekeliling rumah nya yang sepi.

"Untuk sementara tinggal dirumah orang tuaku saja daripada disini sendirian." ucap Reni berjalan ke depan dan mengunci pintu rumahnya.

Reni menatap rumah itu dengan perasaan rumit. Banyak kenangan dirumah itu, akan tetapi kini hanya tinggal kenangan. Hanya tinggal menunggu proses perceraian dari suaminya.

Setelah menutup pintu gerbang dan menggemboknya, Reni berjalan beberapa langkah dan melambaikan tangan saat melihat sebuah taksi lewat.

Sopir membuka pintu untuk membantu meletakkan koper di bagasi mobilnya.

Reni masuk bersama Jordan di kursi penumpang. Tak lama sopir masuk dan melajukam kendaraannya.

"Pak, ke alamat komplek Perumahan Residen blok Puntadewa no. 2." kata Reni pada sopir taksi itu.

"Baik."

Taksi melajukan kendaraan dengan kecepatan sedang menuju alamat yang dituju.

Satu jam perjalanan. Taksi yang di tumpangi Reni sampai di depan rumah orang tuanya.

"Ini Pak uangnya, ambil saja kembaliannya." ucap Reni menyerahkan uang 2 lembar seratusan kepada sopir taksi. 

"Terimakasih Bu, terimakasih. Semoga keluarga Ibu di berkahi rejeki dan lancar." kata sopir taksi itu mendoakan Reni. Namun, dalam kenyataannya tak sesuai harapan untuk kehidupan rumah tangganya.

"Terimakasih Pak untuk doanya." Reni membuka pintu begitu juga dengan sopir taksi yang langsung membuka bagasi menurunkan koper milik Reni.

Sopir taksi itu segera berlalu pergi dari wilayah komplek untuk mencari rejeki demi kebutuhan keluarganya.

Reni berdiri di depan rumah kedua orang tuanya dan memencet bel. Tak lama, gerbang yang tinggi itu terbuka oleh seseorang.

"Selamat datang Mbak Reni." 

Kira-kira siapa yang membuka pintu untuk Reni ya?🤭 Author mohon dukungannya ya. like komen, rate dan hadiah juga tip bolehlah. Happy reading.

1
🎧✏📖
hadir😇
Rahma Putri
aku suka cerita nya bagus
Dina⏤͟͟͞R: makasih kak. dah mampir🙏
total 1 replies
Rahma Putri
ya thorr semangat terus berkarya
wonder mom
klo.mo dpt suami kaya, selingkuh j dlu. kek Reni. pembohong, tukang selingkuh tp malah dpt suami yg puluhan x lbh kaya dri Zai. naik derajat bgt kn?
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭namanya juga ketiban rejeki. tp dr situ reni secara perlahan dah mulai sadar akan kesalahannya.
total 1 replies
wonder mom
koq reni beruntung bgt c. ditiduri ceo. jd pacar ceo. wkwkwk...patut ditiru tu. peselingkuh yg sukses
blue¹⁸
keren thor. mampir. semangat berkarya
dino²
sangat bagus dan menarik
blue²
aku mampir kak
Alimkin
mampir kak 🏃
blue⁴
mampir kak othor
blue⁶
semangat berkarya kak
R.F
2like hadir semangat
mampir y
Dina⏤͟͟͞R: makasih. kak dah mampir
total 1 replies
Senajudifa
aku mendukung mu zai
Senajudifa
tp mantan istri zai kok nggak bersyukur punya suami baik dan ganteng y
Dina⏤͟͟͞R: kaarena hanya materi yang di inginkanny
total 1 replies
Senajudifa
jodoh kan zai dan ruri
Dina⏤͟͟͞R: hehehe begitlah
total 1 replies
Senajudifa
ksh racun aj tuh si Bagas
Dina⏤͟͟͞R: 😂😂😂 🤭🤭haruse
total 1 replies
Senajudifa
lanjut din
Dina⏤͟͟͞R: iya sen
total 1 replies
Senajudifa
ngga akan pernah sadar tuh reni
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭moga aja sadar
total 1 replies
💞Amie🍂🍃
kesalahan orang diingat sedangkan kesalahan sendiri ditutupi
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭iya kak
total 5 replies
💞Amie🍂🍃
Wihh si reni/Sleep/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!