CINTA TAK PERNAH SALAH,
semua sama di mata Tuhan, namun tidak semua beranggapan seperti itu, harta masih menjadi peringkat pertama dalam mencapai tujuan yang hakiki. begitu pun yang terjadi dengan Siska Angelica, dia harus berpisah dengan salah satu anak nya, karena di bawa dengan paksa oleh Ayahnya sendiri. Karena keluarga sang pria yang sudah merenggut kesucian nya tidak menginginkan wanita seperti dirinya menjadi bagian keluarga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isti.n, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER 6
Happy reading 😍
Astaghfirullah...
Siska begitu kaget saat menemukan anaknya yang memang tengah tertidur, tapi tertidur dalam pelukan anak laki-laki yang sama sedang tertidur.
"Siapa dia, bagaimana caranya dia ada di dalam mobil ini, dan memeluk Keyla seperti ini?! Siska ingin sekali meraih tangan Keyla dan membawanya, namun entah kenapa, hatinya begitu tentram dan bahagia melihat Keyla yang tertidur pulas di pelukan anak laki-laki yang tidak di ketahui identitas nya.
Siska lalu membiarkan mereka seperti itu, dan Siska langsung menghampiri Jessica yang sedang membereskan barang bawaan mereka di rumah baru juga akan mereka tempati.
"Jess...
Siska menghampiri Jessica dengan membawa banyak pertanyaan di otaknya.
"Kenapa sih...
Jessica melihat ke arah Siska yang nampak gelisah.
"Sini ikut gue aja," Siska tidak bisa menjelaskan apa yang sudah di lihatnya.
"Ada apaan sih, kok loe panik gituu?!" Jessica mengikuti Siska dan melihat ke dalam mobil.
"Astagaaaaa... Keeeey...
Jessica kini tahu kenapa sahabat nya tadi bertingkah aneh.
"Loe tahu gak ini anak siapa?! tanya Siska kepada Jessica, pandangan tetap lurus ke arah anak kecil yang masih damai dalam tidurnya.
"Kok tanya gueee???
"Mana gue tahu nih bocah anak siapa!! umpat Jessica yang ikut bingung dengan keberadaan anak laki-laki di dalam mobil nya itu.
"Sepertinya Keyla yang tahu jawabannya," tebak Siska setelah melihat keduanya yang seperti bersaudara saja dengan tidur saling berpelukan dan tangan Kenzo yang menjadi sandaran untuk kepala Keyla agar tidak terbentur.
Siska jadi teringat tentang anak pertama nya. anak yang dia lahirkan pertama kalinya. anak yang belum sempat dia belai dan memberi nya Asi. anak yang di ambil dengan paksa oleh pria yang sudah menanamkan benih di rahim nya namun tidak menikahi dirinya.
Siska sangat merindukan nya, dan Keyla belum mengetahui bila dirinya mempunyai seorang kakak. Dan juga seorang Ayah yang masih ada di dunia ini, hanya saja Siska sudah terlanjur mengatakan kepada Keyla bahwa Ayahnya telah lama meninggal kan mereka.
"Keylaaaa... bangun nak, kita sudah sampai," Siska akhirnya dengan berat hati harus membangunkan Keyla.
"Oh... sudah sampai ya Bu?! Keyla terbangun dengan mengucek kedua matanya dan menguap.
"Sudah sampai ya," Kenzo ikut terbangun mendengar suara Keyla.
"Iya kak sudah sampai, ayoo turun," Ajak Keyla dengan tersenyum.
"Ayooo....
Kenzo pun tersenyum ke arah Keyla, keduanya turun begitu saja, dan Keyla telah melupakan sesuatu yang begitu penting untuk hidup nya.
"Tunggu Keyla...
Siska tidak habis pikir, Keyla bahkan melupakan dirinya dalam sekejap hanya karena anak kecil itu.
"Aduuuh ibuuuuu...
"Maaaaf Key Lupaaa," Keyla berbalik, namun tangannya tetap berpegang pada tangan Kenzo.
"Ok... no problem,
"Terus ini siapa, kamu bisa menjelaskan nya sama ibu?! Siska langsung bertanya kepada Keyla tentang siapa anak laki-laki yang sedang bersamanya.
"Iniiii... kakak," ucap Keyla tersenyum ke arah Kenzo.
Keyla tersenyum dan begitu gembira karena kini dirinya tidak sendirian dan mempunyai teman sebaik Kenzo.
"Ka...kakak...," Siska terdiam sejenak, ada rasa sesak di dalam hatinya saat Keyla memanggil anak laki-laki itu dengan sebutan kakak.
Jessica yang melihat Siska terdiam akhirnya ikut berbicara dengan anak laki-laki yang memang belum pernah dia temui sebelumnya.
"Hei nak...apa yang kamu lakukan di sini??? Jessica mencoba memberikan pertanyaan kepada anak kecil itu.
"A...akuu kabur dari rumah Tante," ucap Kenzo seketika dengan memasang wajah sedih agar kedua gadis di hadapannya merasa iba dan kasihan kepada nya.
"Kabuuur???
Jessica terhenyak mendengar apa yang di katakan oleh anak laki-laki itu.
"Apa kamu tidak berbohong," Jessica masih tidak percaya dengan ucapan Kenzo. kenapa kabur segala apakah orang tuanya tidak menyayangi nya.
"Ah, tidak mungkin, mana ada orang tua yang tidak menyayangi anaknya," batin Jessica.
Kenzo tidak menjawab pertanyaan Jessica, dia juga tidak bisa mengatakan hal sebenarnya kepada mereka yang sudah baik menerima nya.
"Kakak boleh tinggal bersama kita ya onty," pinta Keyla dengan tangan memohon nya. melihat permintaan Keyla yang terlihat tulus, Jessica tidak tahu harus bagaimana.
"Baiklah... kami akan mengizinkan kamu tinggal bersama kami sampai orang tua mu datang menjemput ya," ujar Jessica, Jessica akan bertanya berapa no nelpon orang tuanya dan menghubungi nya dan memberi tahu keberadaan Kenzo yang kini bersama mereka.
"Ibu setuju kan," kini Keyla bertanya dan meminta izin kepada ibunya juga.
"Ya sudah, sana masuk giih...
"Ibu masih mau bicara sama onty," Siska pun mengizinkan anak laki-laki itu bersama Keyla saat ini.
"Ayooo kak kita masuk," Keyla memegang tangan Kenzo dan membawanya ke dalam rumah baru mereka.
"Jess.. apa tindakan kita ini sudah benar?! tanya Siska kepada Jessica, Siska hanya merasa khawatir dan kasian bila pada orang tua Kenzo yang mungkin saat ini panik dan sedang mencari keberadaan nya. sedangkan mereka malah membiarkan nya bersama mereka. tanpa sepengetahuan orang tua Kenzo.
"Untuk sekarang biarkan saja dulu, lagian apa loe tega memisahkan dia dengan Keyla, lihat sepertinya Keyla begitu bahagia," Jessica ikut bahagia melihat Keyla yang sudah seperti anaknya sendiri kini mempunyai teman yang bisa di ajaknya bermain.
Siska melihat ke arah Keyla yang tengah bercanda gurau dengan teman barunya, terkadang tawanya begitu keras, entah apa yang membuat Keyla sebahagia itu.
"Ya Jess, kita bahas nanti saja," Siska tidak ingin terlalu banyak berpikir saat ini, tubuhnya sudah sangat lelah dan ingin secepatnya Istirahat.
DI KEDIAMAN KEANU.
"APAAA...
"Tuan muda menghilang???
Keanu bangkit dari duduknya, baru saja dirinya akan menjemput putranya dan mengajak nya makan siang di luar bersamanya. karena Keanu tahu putranya pasti tidak ingin memakan makanan yang ada di rumah nya barang secuil pun.
"I...iya bos...
Anak buah Keanu tidak berani menatap wajah bosnya saat ini.
"Cari dan temukan tuan muda dalam keadaan baik-baik saja," perintah nya kepada semua anak buahnya. Keanu pun tidak tinggal diam, di ikut turun Langsung dalam mencari putra satu-satunya. dan merupakan sang ahli waris yang harus benar-benar mendapatkan penjagaan ketat.
Di suatu tempat...
"Apa???
"Kalian gagal???
"Dasar bodoh, percuma ku bayar kalian mahal, melenyapkan anak kecil saja tidak bisa...
PRAAANG
Shelly melemparkan Handphone nya ke lantai hingga hancur. gagal lagi dan lagi, percuma membayar mereka dengan mahal bila apa yang diperintahkan oleh gagal total.
"Waktunya makan anak-anak" Siska berteriak agar Keyla dan Kenzo berhenti bermain dan menghampiri nya.
"Wah... aku sudah sangat lapar Buu," Keyla berlari dan menghampiri Siska lalu memeluknya.
Kenzo yang ikut berlari di belakang Keyla langsung menghentikan langkahnya melihat Siska dan Keyla yang saling berpelukan.
"Heey... kamu baik-baik saja Kenzo," tanya Siska saat melihat Kenzo terus menatap nya dengan lekat.
"Bolehkah aku meminta satu permintaan??? ucap Kenzo yang masih saja menatap Siska.
"Boleh katakan lah...
"Akuuu....
Happy reading 😍