spin of novel Mr. Arogant
Alexander Yudista Miller. laki-laki yang menjabat sebagai CEO, calon pengurus perusahaan milik sang ayah. Alex terkenal dengan ketampanannya dan juga kekejamannya jika menghukum.
di balik wajah tampan Alex, laki-laki itu memiliki rahasia yang besar. perjalanan cintanya tidak sebaik kehidupannya. ia terpikat dengan seorang wanita yang sebenarnya ia hanya menginginkan anak dari wanita itu.
bagaimana kisah mereka? apakah mereka akan saling jatuh hati atau sebaliknya? skuyy langsung baca aja.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahayu ningtiyas Bunga kinanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 6
"Huh, hari ini benar-benar melelahkan... aku harus tidur cepat besok masih ada jadwal pagi di rumah sakit, " monolog Carla sambil mencari posisi nyaman untuk tidur.
setelah mendapatkan posisi yang sangat nyaman, Carla Hendak tidur. baru saja ia memejamkan mata handphone nya yang harus ia charger berbunyi membuat Carla kembali terbangun dengan wajah kesal.
"astaga, aku baru saja hendak tidur! siapa yang menelepon malam-malam seperti ini? " monolog Carla bertanya entah pada siapa.
dengan malas Carla bangun dari tempat tidurnya dan berjalan menuju tempat di mana ia menaruh handphonenya. Carla mengambil handphonenya dan melihat siapa yang mengganggunya malam-malam seperti ini.
saat di lihat nomornya tidak di save oleh Carla yang menandakan jika itu nomor baru yang menghubungi Carla. dengan perasaan waspada Carla mengangkat telepon itu.
"halo? "
".... "
tidak ada jawaban membuat Carla semakin bingung dan takut, ia terus memanggil namun tidak ada jawaban sama sekali dari sebrang telepon. karena tidak ada jawaban dengan cepat Carla langsung mematikan telepon dan kembali ke atas ranjang dengan cepat.
"astaga, siapa itu? apakah salah sambung? mungkin saja, " ucap Carla sendiri dan kembali mencari tempat nyaman untuk tidur.
sedangkan di lain tempat waktu yang sama, seorang laki-laki tengah menelepon saat di angkat dia tidak menjawab bahkan berbicara sedikitpun. setelah telepon di matikan laki-laki itu tersenyum sambil melihat ke arah hutan di mana jalan menuju tempat yang sangat ia sukai atau tempat yang biasa ia tempati saat melampiaskan emosinya.
ya laki-laki itu adalah Alex, Alex keluar dari rumah sakit secara diam-diam setelah kedua orang tuanya dan adik kecilnya pulang. ia segera bergegas untuk pergi, bukan karena bosan tetapi ada seseorang yang tengah menunggunya di tempat ia biasa menyiksa pengkhianat ataupun orang yang berbuat masalah dengan nya.
dengan langkah yakin, Alex berjalan masuk ke dalam hutan, saat sudah melewati beberapa pohon besar dan semak-semak. terlihat jalan setapak yang dapat di masukin oleh 1 mobil yang menuju ke rumah besar yang terlihat sangat kumuh namun dalamnya justru kebalikannya.
Alex melangkah menuju gerbang, saat sampai di gerbang ia menaruh sidik jarinya dan gerbang besar itu terbuka dengan otomatis. rumah itu hanya orang tertentu yang dapat masuk, hanya yang memiliki kartu yang sudah ada sidik jari Alex yang dapat masuk.
pertama yang Alex lihat adalah banyak anggota yang tengah berlatih di dalamnya. Alex terus berjalan hingga ke dalam dan kembali keluar lewat belakang, di belakang terdapat rumah kecil yang biasa Alex pakai untuk menyiksa orang.
Alex berjalan ke sana, saat sampai di sana ia membuka pintu besi itu dan ia di sambut eh beberapa anak buahnya yang menjaga di sana dan ada asistennya juga. dan seorang laki-laki yang tengah terikat di tengah-tengah mereka yang sudah babak belur.
dengan gagah Alex berjalan ke tengah-tengah dan duduk di hadapan laki-laki itu, ruangan itu cukup gelap hanya ada 2 lampu yang tidak terlalu terang di sana membuat suasana semakin mencengkram.
terlebih bau amis dari darah yang sangat menyengat membuat siapapun yang masuk akan ketakutan dan mual-mual karena menciumnya. Alex mengambil sebatang rokok dan ia hisap rokok itu.
laki-laki yang berada di hadapan Alex sudah ketakutan, sungguh sial ia telah mengganggu Alex yang sifat aslinya sebelah dua belas dengan iblis. tidak ada bedanya dengan Xavier saat muda dulu hanya saja Alex lebih brutal dari pada Xavier.
Alex mengepulkan asap dari mulutnya, lalu ia menatap tajam ke arah laki-laki yang lebih tua 5 tahun darinya. laki-laki itu sudah babak belur karena di hajar oleh anak buah Alex sebab ia tidak mau menjawab dengan jujur pertanyaan dari mereka.
"hey! apa kau tahu kau memiliki masalah dengan siapa? " tanya Alex dingin dan menusuk.
laki-laki itu diam, tidak menjawab pertanyaan Alex meski laki-laki itu sudah merasa ketakutan dan kesakitan laki-laki itu tetap berani menatap Alex tepat di iris mata Alex yang hitam pekat dan tajam dengan tatapan yang sulit di artikan.
Alex yang tidak suka di tatap seperti itu berdiri dan menendang bagian ******** laki-laki yang berada di hadapannya, membuat laki-laki itu menjerit kesakitan akibat tendangan yang sangat keras.
"arghhh.... cepat bunuh aku jika kau berani! " teriak laki-laki itu kesakitan.
"hey, aku belum mendapatkan informasi apapun darimu! masa aku harus membunuhmu seperti ini? sungguh sia-sia aku menangkap mu! " tekan Alex dan mengambil bilah pisau yang sangat tajam.
"cepat kau katakan siapa yang menyuruhmu! kau pikir aku tidak tahu kecelakaan kemarin ada dalang di baliknya, " ujar Alex sambil menekan pisau di leher laki-laki itu.
"a-aku tidak tahu namanya, ia hanya memberikan aku kode saja, " ucap laki-laki itu karena kesakitan.
"kode? cepat katakan! " tekan Alex.
"1, 12 , 1, 14, 4, 18, 1, hanya itu yang aku tahu, " jelas laki-laki itu.
"kode itu? itu nama dari si penyuruh tuan! " ucap asisten Alex.
"ya aku tahu, Alandra di balik ini semua! baiklah aku sudah tidak membutuhkan mu cepat bunuh dia Farel! aku harus kembali ke rumah sakit lagi, " ucap Alex dan memberikan perintah kepada Farel asistennya.
Farel mengangguk, setelah kepergian Alex dengan cekatan Farel segera membunuh laki-laki itu dengan sekali hentakan, entah kesialan apa yang membuat laki-laki itu gagal dalam misinya. baru kali ini ia salah berurusan dengan orang.
sedangkan Alex segera Kembali menuju rumah sakit sebelum ada yang menyadari jika dirinya tidak ada di rumah sakit malam ini. sekarang ia sudah tahu siapa orang itu, hanya tinggal menyusun rencana untuk membalas semuanya.
💘💘💘💘💘💘💘💘
halo guyss, author bawa rekomendasi lagi nih karya dari kak NITA. P dengan judul Novel YOU ARE MY LIFE jangan lupa mampir ya guys.
Kejadian masa lalu membuat Hasna harus bertemu dengan pria dingin yang menurutnya begitu menakutkan.
Namun, pada akhirnya dia sendiri yang malah terjebak dengan pesona pria dingin itu.
Bima, seorang asisten pengusaha muda yang cukup terkenal. Dia adalah si genius perusahaan Walton.Corp yang terkenal dengan sikap dingin dan tegasnya.
Dengan sikap dinginnya, Bima seolah membangun dinding besar yang kuat untuk tidak bisa orang lain menyentuhnya.
Namun, masa lalu Tuannya telah mempertemukan dia dengan gadis manis yang siap menggoyahkan hatinya yang beku.
"Aku masih menunggu gadis di masa laluku"
Kata yang membuat seorang Hasna mundur dan melupakan perasaanya pada pria dingin yang dia cintai itu. Bima yang telah menolak perasaannya secara terang-terangan, bahkan sebelum Hasna sempat mengungkapkannya.
Kisah cinta dengan masa lalu yang rumit..
lanjut