NovelToon NovelToon
Darkest Dream

Darkest Dream

Status: tamat
Genre:Action / Misteri / Horor / Tamat
Popularitas:61.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Qaeyra_S Antonio

Sky Belluwig, adalah pria yang mengalami kecelakaan dan berakhir dengan hilangnya memori. Pria itu harus hidup dalam mimpi menakutkan di setiap malamnya. Sky bertahan dengan obat anti depresan dan obat penenang, juga bantuan seorang psikiater keluarga Belluwig.

Cloey Velasquez, seorang wanita dengan satu orang putri yang sangat cantik. Keduanya baru tinggal di California, Amerika serikat selama 3 bulan, karena Cloey mendapatkan pekerjaan sebagai cleaning servis, di perusahaan Belluwig company.

Pekerjaan yang mengantarkan nya pada banyak kisah, rahasia, air mata dan rasa sakit.

Mampukah Cloey bertahan pada keras kehidupan, yang membanting nya berkali-kali ke dasar jurang? Sanggup kah Sky mengungkap misteri dan rahasia kelam, yang tersimpan erat dalam keluarga nya? Bisakah keduanya lepas dari jeratan orang-orang berhati iblis, yang terus menerus meneror kehidupan yang mereka miliki?

Yuk! simak kisahnya guys..!! Jangan lupa oret-oret ketikan kalian, like n favorit+Vote🌹🌹💝💝📝

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qaeyra_S Antonio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

"Benar paman? Padahal aku kira kita bisa pergi bermain ke pantai.." raut wajah Lizzie terlihat kecewa, padahal mereka baru saja bertemu, namun Lizzie merasa nyaman dengan kehadiran Sky. Lizzie paling susah dekat dengan orang asing, dan bertemu Sky membuat nya tampak bersemangat.

"Tidak, siapa bilang. Mommy mu mengada-ada, paman belum akan pulang. Jadi, ayo kita ke pantai setelah ini." Ujar Sky menoel hidup mancung Lizzie.

"Benarkah? Paman tidak berbohong kan?" Wajah Lizzie berbinar senang.

"Benar, ayo habiskan sarapan mu" dengan semangat menggebu, Lizzie menghabiskan sandwich dan susu nya tanpa sisa.

"Aku sudah selesai, mom aku mau mandi dulu. Aku akan siapkan baju pantaiku sendiri, mommy juga bersiap, oke." Lizzie berlari kecil menuju kamarnya.

Cloey menatap Sky yang seolah tak tau-tau kesalahan nya.

"Seharusnya kau pergi saja tadi, tidak perlu ikut sarapan juga. Lizzie bisa salah paham padamu, dia tidak pernah bisa dekat dengan siapapun yang baru dikenalnya." Oceh Cloey lalu beranjak menuju wastafel.

Sky menghentikan sarapan, kemudian meletakkan kembali sandwich nya yang tersisa seperempat. Setelah mengelap tangan nya, Sky berjalan pelan ke arah Cloey.

Tanpa berbicara apapun, Sky memeluk Cloey dari belakang. Wanita itu terpekik kaget karena ulah Sky. Dan berusaha melepaskan diri nya sebelum putri nya melihat.

"Tuan, lepaskan aku. Kau merendahkan ku jika begini" ujar Cloey marah, suaranya mukai bergetar.

"Jangan terus bergerak, aku bisa membangun kan nya. Biar kan seperti ini sejenak, aku merasa nyaman mencium aroma tubuh mu" Sky menaruh wajahnya di ceruk leher Cloey dengan nyaman. Tanpa peduli kata kasar yang Cloey ucapkan padanya.

"Tolong jangan seperti ini, kita tidak sedekat ini hingga kau bisa melakukan ini padaku." Suara Cloey mulai serak. Sky mengangkat kepalanya lalu memutar tubuh Cloey menghadap nya.

"Maaf, jangan menangis. Aku tidak tau apa hubungan kita di masa lalu, namun jika benar kita pernah saling mengenal, tolong jangan hindari aku. Aku kehilangan seluruh memori ku, namun aku hampir setiap malam bermimpi tentang mu. Selama hampir 2 bulan ini, kau terus hadir dalam potongan mimpiku lalu menghilang." Sky berusaha menjelaskan situasi nya.

"Semalam sebelum aku kemari, aku kembali bermimpi tentang mu. Dan itu adalah mimpi paling jelas yang aku ingat. Kau sedang hamil, dan meminta tolong padaku, untuk menyelamatkan mu dan bayimu. Kau menyebutnya dengan kata, anak kita." Sky menjeda ucapannya, mengusap air mata Cloey yang tanpa sadar mengalir begitu saja.

"Itulah kenapa aku kemari, katakan jika mimpi ku hanya mimpi kosong seperti yang selalu ibuku katakan." Cloey masih bergeming, air mata nya saja yang mewakili, jika wanita itu begitu terluka. Masa lalu yang berusaha dia lupakan, kini teringat kembali karena ucapan Sky.

"Tatap aku Lui" Cloey melebar kan matanya, panggilan itu, adalah panggilan dari orang yang paling dia cintai. Tatapan keduanya saling beradu, wajah Sky semakin mendekat, Cloey tanpa sadar memejamkan kedua matanya. Sky tersenyum samar lalu meraih tengkuk Cloey dan mendarat ciuman di bibir mungil Cloey.

Keduanya berpagutan hingga beberapa saat, tangan Sky sudah menelusup sejak tadi di balik penutup dada Cloey. Wanita itu terlihat sangat menikmati permainan tangan Sky di puncak dadanya. Terang saja, 3 tahun, dirinya tidak mendapatkan sentuhan lembut seorang pria.

Ciuman Sky perpindah keleher jejang Cloey, lalu turun ke dada wanita itu yang kancing sudah terbuka sejak tadi. Dengan rakus, Sky melahap dada sintal milik Cloey hingga Cloey mendesah tanpa sadar. Sky menuntun tangan Cloey pada milik nya yang entah sejak kapan, sudah keluar dari balik celana nya.

Mata Cloey membelak saat merasakan benda keras, panjang dan besar ditangannya. Lau tersadar yang dia lakukan sudah terlalu jauh. Cloey mendorong kepala Sky yang masih betah memagut puncak dada nya.

Cloey segera merapikan kembali pakaiannya, wajah memerah. Bagaimana bisa dia semurah itu, hingga merelakan tubuhnya di jamah pria lain selain suaminya.

"Pergilah!" Usir Cloey membelakangi Sky yang juga beru saja membenahi celana nya yang tadi sempat dia buka.

"Aku sudah berjanji dengan Lizzie, aku akan pergi setelah pulang dari pantai." Sky terdiam menatap punggung Cloey, dia pun merasa bersalah.

"Maaf kan kelancangan ku tadi, aku terbawa suasana.." ucap Sky menggaruk pelipis nya.

"Tapi aku tidak menyesali nya, aku menikmati nya. Genggaman tangan mu saja sudah membuat ku hampir gila" seloroh Sky membuat rona di wajah Cloey semakin menjadi.

"Diamlah, tidak usah di bahas" desis Cloey marah. Sky hanya tersenyum lalu meraih tangan Cloey yang dicuci dari tadi.

"Lihat tanganmu sampai pucat, apa kau ingin membersihkan nya, karena sudah menggenggam miliku, hmm?" Goda Sky menatap wajah merona Cloey. Dia sangat menyukai nya.

"Ck! Aku mau melihat Lizzie, minggir lah" Cloey mendorong pelan dada Sky, pria itu masih menghimpit nya di wastafel.

"Tuan Sky? Aku punya putri yang harus aku urus" ujar Cloey kesal. Jantung nya menjadi tidak sehat, bila terus berada di radius terdekat dengan pria mesum itu.

Sky terkekeh pelan memberikan kecupan singkat di bibir Cloey lalu pergi menuju kamar Lizzie. Cloey masih mematung, dan sadar saat sudah tak ada Sky di sana.

"Dasar pria mesum, seenaknya saja." Cloey menuju kamar putrinya, dari arah pintu dia melihat, Sky sedang berusaha menguncir rambut Lizzie.

"Biar mommy saja, paman tidak paham tentang menata rambut. Duduk sini" Cloey menepuk sisi sofa agar putri nya duduk di sampingnya.

Lizzie duduk di depan sang ibu sedangkan Sky duduk dibelakang nya. Tangan jahil Sky dilingkarkan di perut datar Cloey membuat wanita itu terperanjat. Namun tak ingin Putri melihat aksi tak beretika Sky, Cloey memilih diam saja walau tak nyaman. Dan sesekali tangannya mendorong tangan nakal Sky. Sky menyeringai penuh kemenangan, tangangnya di selipkan masuk dibalik kancing baju Cloe yang sudah dia buka satu.

Cloey nampak gelisah, jari-jari nakal Sky bermain di puncak dada nya.

"Lizzie sayang, seperti ini saja ya, tidak usah di kuncir kecil-kecil, akan memakan waktu lama." Ujar Cloey membujuk. Tangan Sky sudah tidak bisa di biarkan lama-lama didalam sana. Pria itu benar benar mengambil keuntungan dibalik ketidak berdayaannya.

"Aku ingin di kuncir kecil-kecil, mommy" rengek Lizzie tidak mau di tawar lagi.

Cloey menghela nafas kasar, lalu mencoba mengeluarkan tangan Sky dari balik bajunya. Namun kekuatan pria tak mampu dia lawan, Cloey menyerah. Putri nya pun tak bisa di ajak berkompromi dengan kunciran nya. Cloey frustasi berat.

Sesekali wanita itu memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut tangan Sky. Pria itu maju semakin mendekat, dan memutar sedikit kepala Cloey hingga bibir mereka bertemu. Ciuman yang terasa saling menuntut mulai menguasai, hampir saja Cloey lupa pada putrinya. Hingga sebuah suara membawanya kembali ke kenyataan.

"Mom, kenapa lama sekali?" Cloey dan Sky segera melepaskan ciuman mereka, namun tangan Sky masih bertahan di dalam sana.

"Ya, maafkan Mommy. Tadi sedang memilih ikat rambut warna apa yang cocok." Elak Cloey masih dengan nafas memburu.

Sky tersenyum di balik punggung Cloey lalu memeluk nya dari belakang. Pria itu menaruh dagu nya di bahu Cloey kemudian berbisik pelan.

"Aku sudah menemukan jawaban dari mimpi ku, aku merindukan mu sweet heart" Sky mengeluarkan tangannya dan mengancing Kembali baju Cloey. Sementara Cloey hanya diam, berusaha mencerna apa yang di katakan oleh Sky.

1
Friska Pegi
best I ever read
Luzi Refra
bagus banget ceritanya. sdh pernah baca cerita yg punya kekuatan ajaib, tapi yg ini beda Skali.. Baguuuusss Pake banget .. Semoga bisa di lanjutkan lagi ya ceritanya.. Lizzy dgn segala kelebihan dan kekurangannya.. semoga happy anding buat semua...
Luzi Refra
dosa yg membuat nyawamu di ujung tanduk wkwkwwk
Luzi Refra
baru pertama baca karyamu Thor ,dan agak lain dgn yg lain. KEREEN menurutki...
Riezki Arifinsyah
keren Thor
Riezki Arifinsyah
baru pertama kali di noveltoon ada cerita yg banyak menyiratkan makna kehidupan tks pencerahannya THOR /Pray//Pray/
Riezki Arifinsyah
makin keren ini ceritanya
Riezki Arifinsyah
Kecewa
Riezki Arifinsyah
Buruk
Riezki Arifinsyah
mulailah tegang
Senajudifa
lamax aku ngga pernah mampir kemari qaya
Yosi Navalita
bagus Thor lanjut
Senajudifa
semangat dn sukses selalu y qaya
Senajudifa
aku kok jd ngeri jg
Senajudifa
lizzie yg cantik
Senajudifa
lama aku ngga mampir qaya
Senajudifa
lizie jd tumpuan semua
Senajudifa
cpt sembuh lizzie
Senajudifa
aku yakin lizie kuat
Senajudifa
mantap lanjut lizie
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!