NovelToon NovelToon
ASMARA DARI ANGKASA

ASMARA DARI ANGKASA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Romansa-Tata susila / Tamat
Popularitas:259.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: rcancer

Dendam seorang adik kepada gadis yang dia cintai atas kematian kakaknya. Asmara, gadis sederhana, penyanyi dangdut hajatan yang sedang naik daun, berubah nasibnya saat sebuah tuduhan pembunuhan dia terima tanpa dia bisa membuktikan kebenarannya.
Nasib apa itu.?
sepahit apakah nasibnya.?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rcancer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebaikan Dari Sebuah Nasib Buruk..

Esok harinya

Asmara terlihat melamun di dalam sebuah kamar hotel. Semalaman dia telah menumpahkan banyak airmata. Dia tidak menyangka kehidupannya berubah sedrastis ini. Hidup di kota asing tanpa satupun orang yang dia kenal. Entah dia harus melakukan apa disini. Dia belum tahu. Dia tidak memiliki rencana.

Asmara membuka tas dan kopernya. Bahkan ponselnya pun tak ada. Entah dia lupa atau memang sengaja ada yang menghilangkannya. Dia membuka amplop coklat berisi uang yang dia dapatkan kemarin. Sejumlah uang lumayan banyak. Dan beruntung dia juga membawa buku tabungannya dan kartu identitas.

"Baiknya aku keluar, aku perlu ponsel, aku ingin tahu tentang kota kecil ini." Niatnya dalam hati. Dan dia pun bergegas ke kamar mandi.

Tak lama kemudian, Asmara terlihat berada di sebuah pusat perbelanjaan. Dengan modal tanya tanya ke penduduk sekitar, Asmara bisa tahu harus kemana dan naik apa hingga sampai ke supermarket ini.

Tempat yang pertama dia tuju adalah pusat jual beli ponsel. Dia mengitari beberapa gerai ponsel. Setelah dirasa ada gerai yang cocok, dia masuk ke gerai itu dan memilih ponsel yang dia inginkan sekalian nomernya.

Keluar dari gerai ponsel, Asmara berkeliling lagi hingga dia merasa capek. Dia mencari tempat yang kira kira enak buat istirahat. Kebetulan di seberang jalan itu ada sebuah Alun alun yang terlihat sepi. Mungkin karena siang hari dan udara panas jadi hanya ada beberapa orang disana. Asmara pun melangkahkan kakinya menuju tempat itu dan mencari tempat buat itirahat.

Kini perempuan itu sedang duduk menyendiri dibawah pohon rindang dipojokan alun alun dengan memainkan ponsel barunya.

Dia membuka akun sosial medianya. Wajahnya nampak murung. beragam cacian dan hinaan tertulis di dalam komentar akunnya. kesedihan sangat nampak di wajah Asmara. Tanpa tahu cerita yang sebenarnya, mereka hanya melihat apa yang terlihat tanpa mau mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Bahkan akun sodara sodaranyapun sepertinya memblokir akun mereka. Hanya akun satu nama yang dia kenal dekat memberi dukungan dan menanyakan keadaan dirinya dalam pesan inbok. Akun sahabatanya sekaligus menejernya. Namun Asmara tak membalasnya. Dia benar benar ngga mau muncul dikehidupan lamanya yang berakhir sangat menyakitkan.

Dia mengingat sebuah nama dan mengetiknya. Angkasa Arta Rajasa. ternyata pria itu memang pria yang dikenal dengan kebaikannya. berbagai berita positif tertulis di hampir setiap media yang ada.

Tapi tidak untuk Asmara. Nama angkasa adalah nama pria jahat yang telah menghancurkan hidupnya. Pendidikan yang tinggi, kekayaan yang melimpah, otaknya yang cerdas, kebaikan yang ada pada diri Angkasa hanya penutup dari kebusukan jati dirinya. Hatinya tak setampan wajahnya.

Airmata Asmara sedikit menetes tatkala mengingat semua hinaan dan cacian yang dia terima. bahkan pria itu tak akan bertanggung jawab jika Asmara hamil. Pria itu benar benar ingin membuatnya menderita.

Lamunan Asmara terhenti saat dia merasa ada suara yang menyapanya. dia menoleh, ada seorang ibu yang tersenyum padanya dan mengatakan sesuatu yang Asmara tidak tahu artinya karena menggunakan bahasa daerah.

"Maaf bu saya tidak mengerti apa yang ibu katakan." Ujar Asmara sopan dan wanita itu kaget.

"Owalah kamu bukan orang sini mba.?" Dan Asmara mengangguk sembari tersenyum." pantes cantiknya mba beda, dari kota besar.?" Lagi lagi Asmara mengangguk.

"Tapi kenapa menangis.?" Asmara kaget, rupanya ibu itu memperhatikannya dari tadi.

"Ngga kenapa kenapa bu." Jawab Asmara.

"Kamu disini tinggal dimana.? ngikut sodara.?" Asmara bingung mau jawab apa, mau jujur pun merasa tak pantas karena ibu itu orang asing.

"Sebenernya saya mau cari kontrakan bu.?"

"Loh, mau ngontrak.? trus disini sama siapa.? suami.?"

"Saya belum menikah bu."

"Owalah nok nok, berarti kamu sendirian.?" Asmara nampak berpikir dan tak lama kemudian dia mengangguk sampai ibu itu dahinya berkerut.

"Sebenernya aku di usir dari rumah bu.." Jawaban jujur Asmara membuat mata ibu disebelahnya membulat.

"Diusir, diusir kenapa nok.?" Ibu itu pun semakin penasaran.

"Sebenernya..." Asmara akhirnya menceritakan semuanya. toh pada dasarnya dia juga ingin menumpahkan apa yang dipendam dalam hatinya. Dengan deraian airmata membuat ibu yang ada di depannya ikut meneteskan airmatanya juga.

"Ya Allah nok, jahat banget orang itu, kamu ngga mau menuntutnya nok.?"

"Dia orang yang sangat kaya bu, apa lagi aku ngga punya bukti kalo aku ngga bersalah.."

"Ya Allah, yang sabar nok, yang sabar ya, nasib kamu tak beda jauh dengan saya." Asmara tercengang.

"Maksud ibu.?"

"Saya dan suami saya juga di usir dari kampung nok.."

"Kok bisa bu.?" Kini gantian Asmara yang terlihat penasaran.

"Di kampung saya dan suami, kalau hamil diluar nikah tu Aib besar nok. Karena kesalahan kami itulah kami diusir setelah menikah. Dan kami memilih kota ini."

"Jadi ibu bukan asli orang sini.?"

"Bukan nok, Hampir dua puluh tahun ibu dan suami tinggal disini. kadang kangen sama kampung dan keluarga tapi mau gimana lagi nok, mereka mungkin sudah lupa sama kami.?"

"Ibu sama sekali ngga pernah pulang.?" Asmara menatap ibu itu dalam. Wajah ibu itu nampak begitu sedih dari dirinya.

"Ibu ngga berani nok, ibu terlalu takut di usir lagi."

"Yang sabar bu, hanya itu yang bisa kita lakukan sekarang.."

"Iya nok, kamu juga, jangan terlalu sedih. kamu harus maju meski tanpa keluarga nok." Dan Asmara tersenyum sembari mengangguk.

"Terus ibu disini sama siapa.?"

"Sama suami, tuh suami di dalam sana lagi antri kontrol, kena flek paru paru.." Jawab ibu sambil menunjuk rumah sakit yang juga terletak tak jauh dari tempat mereka berada. Asmara hanya manggut manggut.

"Kamu sendiri rencananya gimana nok.?"

"Belum tahu bu, aku cuma ingin nyari kontrakan dulu, baru mau memikirkan langkah selanjutnya aku harus gimana.? Bingung bu.?"

"Gini aja, gimana kalo kamu tinggal sama ibu.?" Asmara tercengang.

"Maksudnya bu.?"

"Iya kamu ngga perlu ngontrak, kamu tinggal sama ibu, sebelah rumah ibu ada ruangan kosong dulu pernah ada yang ngontrak tapi sekarang ngga digunain.."

"Yang bener bu.?" Mata Asmara berbinar saat wanita itu mengangguk. "Makasih bu, makasih.."

"Ya udah kita nunggu bapak dulu, nanti kita pulang bareng." Lagi lagi sang Asmara mengangguk.

Tak lama kemudian suami ibu pun keluar mendekat ke arah mereka dengan meneteng tas plastik berisi obat obatan.

Asmara dan laki laki itu pun saling sapa, dan si ibu menceritakan maksud dan alasannya. Si bapak dengan senang menyetujuinya.

Dengan menggunakan mobil bak terbuka. Mereka menuju hotel dimana Asmara menginap untuk mengambil barang barang. Dan setelah selesai, mobil melaju ke arah kota kecil dimana Asmara akan tinggal.

@@@@@@

1
Edwin Keitaro
Top
Qaisaa Nazarudin
Itu salah kamu sendiri,Kalo emang udah cinta dulu,Kenapa harus kamu membencinya sebelum menvari tau kebenaran ttg kakak mu,Noh sekarang rasakan lah..
Yuliana Purnomo
heeeeh,semoga angkasa nyidam paraaah separah 2nya,,,biar tau rasa
Yuliana Purnomo
naahh kebuka juga Akir nya kebobrokan kakak mu,,angkasa,,nyesel kan luu
Yuliana Purnomo
dasar picik angkasa,,SDH dpat visum dokter kalau kkk nya overdosis,,masih aja dendam
Anonim
Arnav khusi🥰
Ersa
Novel bagus
My atee
Luar biasa
Dafila Nurul
seru ceritanya
Bembi Arkana
😭😭😭
Puji Rahayu
dr dulu mpe saiki...
author ttp konsisten...
hidup bollywood..💪
1 server qitahh...😉👄👄👄
Puji Rahayu
see yu again thor.... 😊
Anggit Juliadi
nagis lagi aku nagis lagi ... entah sudah berapa bab bikin aku nangis 😢😢😢
Anggit Juliadi
kembar ya anaknya ... author seneng banget buat cerita anak kembar hehehe
Anggit Juliadi
saya setuju dengan aturan adat seperti ini ... ketika ada wanita hamil diluar nikah wajib keluar dari kampung sebagai pelajaran bagi gadis2 yg lain di kampung itu ... kecuali hamil karena diperkosa ... lain ceritanya
Anggit Juliadi
diluar kamat ada cctv ... emang di dalam kamar itu gak ada cctv apa ya???
jadi angkasa bisa melihat apa yg terjadi .... kau akan sangat2 menyesal telah memperkosa .. mempermalukan dan menyakiti hati wanita yg kau cintai angkasa ...
Adi Suweni
bagus ceritanya🤩
Rano Kurniawan
kereb hbs cerita y👍
Aminah Aqhifa
seru ,,, terimakasih Thor udah bikin cerita novel yang sesuai sama yang aku pengen selama ini😍😍😍😍🤩🤩
Yohan68
wah Banyumas.. daerahkuuuu.. othor orang Banyumas kah ?? ada juga novel othor yg pemerannya pergi ke Banyumas. hihihi
Wong Ngapak: iya, dari ajibarang 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!