-TAMAT-
aku gak menyangka, malam itu. malam yang sangat tidak ingin aku ingat kembali. malam yang sangat aku benci. malah memberikan aku sekaligus dua kehidupan di dalam hidupku. Entah apa yang akan terjadi kedepannya. tapi yang jelas aku sangat menyayangi mereka walau aku membenci malam itu. - Jeslyn Casey
Holla-Holla!!!!!!
jangan lupa baca cerita pertama ku yaaa, judulnya FAKE NERD.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Zalianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Enam
Sidang ke-1 pun selesai setelah 3 jam menunggu, karena ternyata mereka digabung oleh kelas lain yang masih satu jurusan.
"gimana Jes gimana?" tanya Sinta antusias.
"lancar kok" jawab Jeslyn tak lupa dengan senyum manis nya.
"gak kerasa ya kita udah mau wisuda aja" ucap Manda tiba-tiba.
"kalian abis ini mau ngapain?" tanya Jeslyn.
"gua masih belum tau, soal bisnis keluarga semuanya udah di pegang sama kakak gua. Jadi gua bingung mau ngapain" ujar Sinta.
"kalau gua disuruh megang alih butik nyokap, walaupun gua suka fashion tapi tetap aja gua masih kurang suka megang butik nyokap. Mau megang Perusahaan udah diambil alih sama kakak juga" ujar Manda.
"emm,,, Manda kenapa gak nyoba buat belajar suka sama butik nyokap Manda? Aku yakin kok nanti Manda pasti bakalan membuat sukses usaha nyokap Manda yang udah dibangunnya dari nol" ujar Jeslyn memberi semangat kepada Manda.
"iya Jes, makasih" ucap Manda dengan senyum manisnya.
"Sinta, Sinta mau gak jadi sekretaris kedua Jeslyn?" tawar Jeslyn dan itu membuat Sinta semangat seketika.
"beneran Jes?" tanya Sinta.
"iya, itu pun kalau Sinta gak keberatan" ucap Jeslyn dengan senyum manisnya.
"aaaaa Jeslyn!!!! Lu kok baik banget sih?" ujar Sinta , senyum Sinta pun tak hilang dari dia mendengar tawaran Jeslyn.
"wihhh ada apaan nih? Happy banget kayaknya?" tanya Rey yang tiba-tiba datang.
"eh Rey. Gak ada apa-apa kok" ucap Manda.
"huh mainnya rahasiaan" ucap Rey dengan bibir yang dimajukkan.
"apaan sih Rey... mukanya biasa aja kali, hahaha" ucap Sinta dengan tertawa.
"Rey lebay deh. Ini masalah cewek jadi Rey gak perlu tau" kata Jeslyn dengan mengedipkan matanya ke arah kedua sahabatnya.
"huh kalau bukan karena udah gua anggep adik lu pada, udah gua jitak satu-satu kepalanya" gumam Rey pelan.
"kenapa lu? Ngomong apaan gak kedengeran?" tanya Sinta ke Rey dan hanya di balas gelengan dari Rey.
"yaudah lah ya, gua mau kesana dulu. Semangat sidangnya princess" kata Rey setelahnya dia langsung pergi menuju ke arah teman-teman kampusnya.
"mau aku bantu gak sidangnya? Biar kalian gak gugup banget nantinya" ujar Jeslyn dan langsung dianggukin dengan semangat dari Sinta dan Manda.
"MAU!!!! Ayuk kita kerumah Jeslyn biar lebih enak latihannya" usul Manda.
"yaudah ayuk"
mereka pun langsugn menuju parkiran mobil untuk mengambil mobil mereka masing-masing. Setelah menempuh waktu 20 menit, mereka akhirnya sampai di Mansion milik keluarga Casey yang sangat megah ini.
"entah kenapa setiap gua kerumah lu, gua gak bisa berhenti muji ke indahannya" ucap Sinta memuji.
"ihh inikan bukan rumah Jeslyn, lagian rumah kalian juga gak kalah bagusnya sama rumah Casey kok" ucap Jeslyn balik memuji.
"ayuk masuk" ajak Jeslyn, Sinta dan Manda pun hanya mengekori Jeslyn dari belakang.
"selamat datang non" sapa semua pelayan yang ada di Mansion Casey.
"iya makasih, Mamah sama Papah Jeslyn kemana bik?" tanya Jeslyn ke kepala pelayan.
"nyonya dan tuan sedang menghadiri acara rekan bisnis non" ucap sang kepala pelayan.
"oh baiklah bik. Oh iya bi, tolong bawain makanan ringan dan es jeruk ke kamar Jeslyn buat teman-teman Jeslyn ya bik" ujar Jeslyn ke kepala pelayan dan langsung di anggukinnya.
"ayuk ke kamar aku aja" ajak Jeslyn.
"gua sama Sinta nginep boleh gak Jes? takutnya kemalaman" tanya Manda ke Jeslyn.
"iya boleh kok, nanti aku suruh maid buat nyiapin kamar tamu buat kalian" ucap Jeslyn dan langsung di balas makasih dari kedua temannya itu.
Sampailah mereka di depan pintu kamar Jeslyn yang di gantungin nama Jeslyn di depan pintu tersebut. Saat baru masuk ke kamar, Sinta langsung berlari kearah kamar tidur Jeslyn yang sangat empuk dan wangi katanya.
"ayuk mulai, dimulai dari Manda ya kan kamu besok sidangnya" ujar Jeslyn.
Manda pun akhirnya bisa mengusai dirinya agar tidak gugup saat presentasi setelah 2 jam latihan. Dan tepat Manda selesai, salah seorang pelayan mengetuk pintu kamar Jeslyn.
toktoktok
"maaf nona menganggu, tapi sudah waktunya makan malam" ucap pelayan itu.
"baik makasih" jawab Jeslyn sedikit berteriak dari dalam kamar.
"yok dah makan dulu, nanti lanjut gua ya" ucap Sinta.
Mereka pun makan malam dengan tenang dan hanya bertiga karena orang tua Jeslyn yang akan pulang larut sepertinya.
"ayuk lanjutin yang tadi" ucap Jeslyn saat mereka sudah berada di kamar Jeslyn lagi.
"emm Jes, gua pinjem baju lu ya" izin Manda dan langsung dianggukin Jeslyn.
Sinta pun memulai latihannya, Jeslyn terus meminta dia untuk mengulang dari awal jika dia merasa gugup atau salah kata. Melatih Sinta ternyata lebih lama dari Manda. Sinta bisa mengendalikan dirinya setela 3 jam berlatih. Dan sekarang mereka malah asik menonton drakor dari Tv Jeslyn.
"hiks..hiks.. pacarnya jahat banget hiks..."
"hahaha.... sumpah ngakak...!!!"
"apaan sih tuh cowok! Udah punya pacar masih aja deketin cewek lain?!"
"huaaaa soswett bangetttttttt"
Ya begitulah suasana kamar Jeslyn saat ini, kalian yang suka drakor ngertikan maksud author...
“udah ah tidur yuk, udah jam 10 nih" ajak Manda ke Sinta. Mereka pun langsung menuju ke kamar tamu, lebih tepatnya Manda dan Sinta yang mengekori Jeslyn karena mereka baru 2 kali ke Mansion Casey.
"ini kamar tamu nya, tempat tidur kalian pisah kok" ujar Jeslyn memberitau.
"aish gila, kalau kamarnya kayak gini sih gua betah banget" ucap Sinta dan hanya dibalas gelengan oleh Manda dan senyum oleh Jeslyn.
"yaudah aku mau kembali ke kamar, selamat malam Sin, Man"
"malam kembali Jeslyn"
Pagi pun menyambut semua makhluk hidup di muka bumi ini. Jeslyn yang baru bangun tidurnya pun langsung turun menuju dapur untuk membantu sang Mamah memasak sarapan.
"pagi Mah" sapa Jeslyn ke Agatha yang sedang memotong bawang.
"pagi juga sayang, kok kamu belum beberes?" balas Agatha.
"hehehe... iya Mah kan aku udah selesai Sidang jadi gak terlalu perlu ke kampus" ujar Jeslyn.
"yaudah sini bantu Mamah. Oh iya temen kamu nginep dirumah?" tanya Agatha saat Jeslyn sedang menyiapkan nasi putih untuk dijadikannya nasi goreng.
"iya Mah, Jeslyn bantuin mereka latihan buat sidang hari ini sama besok" ucap Jeslyn ke sang Mamah.
"terus jam berapa mereka sidangnya?" tanya Agatha lagi.
"emm jam 9 Mah"
"selesai ini kamu langsung bangunin teman kamu ya buat sarapan bareng" perintah Agatha dan langsung di anggukin Jeslyn.
“Mamah sama Papah jam berapa pulangnya kemarin?" tanya Jeslyn ke Agatha.
"jam 1 pagi kalau gak salah, kenapa emang?"
"gakpapa Mah, cuman nanya aja" cengir Jeslyn
"yaudah sana banguin teman kamu, sekalian Papah juga" suruh Agatha.
-----BERSAMBUNG----
jangan lupa LIKE dan KOMEN terbaik kalian!!!!!