Menceritakan Seorang gadis bernama Adelia atau Adel yang jatuh cinta kepada kakak Kelasnya Gunawan atau Gun Dan dia bertekad untuk mendapatkan hati pujaan hatinya itu,Akankan akhirnya Gunawan membuka hatinya untuk Adelia ???
S2 Bercerita tentang Alvin yang mengejar Septi Kakak Kelasnya.
S3 Bercerita tentang Adi Yang Mengejar Echa Teman masa kecilnya.
Saksikan Keseruan Mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mutoharoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
First Kiss Gun Dan Adel
Ditengah Perjalanan Gun Ke kantin, Tiba-Tiba Gun melihat Adel lagi Berjalan Bersama Echa Dan Gun langsung Lari mengejarnya.
"Del Adel tunggu ." Teriak gun sambil lari mengejar Adel.
"Eh Del dipanggil Gun tuh ." Kata Echa Waktu melihat Gun lari kearah Adel.
"Udah biarin aja ." Kata adel Sambil Terus berjalan.
"Loh kok tumben amat seorang Adelia menghiraukan Pacar impiannya ." Kata Echa Sengaja menggoda Adel.
"Aku lagi kesel sama Gun, masa semalam aku telepon malah dicuekin ." Kata Adel.
"Oh begitu rupanya, lagi ngambek ceritanya ." Kata Echa Sambil ketawa.
"Del tunggu ." Kata Gun Waktu Berhasil mengejar Adel dan Langsung Menarik tangan Adel.
"Apaan Sih kak Gun Malu Tuh Banyak Yang Lihatin main Tarik-tarik Aja ." Kata Adel Dengan Wajah masih Terlihat Kesal Sama Gun.
"Kamu marah sama aku ." tanya Gun
"Enggak siapa yang marah sama kamu ." jawab Adel.
"Adel, aku duluan yah enggak enak jadi orang ketiga disini ." ejek Echa sambil pergi meninggalkan Adel dan gun.
"Kamu marah sama Aku, Gara-gara Semalam Aku cuekin waktu kamu telepon ." tanya Gun.
"Enggak siapa yang marah ." jawab Adel sambil memalingkan mukanya.
"Oke Aku Minta Maaf Semalam Bukannya Aku Mau Cuekin Kamu Saat Telepon, Tapi Aku Enggak Sengaja Ketiduran, Soalnya Pas Kamu Telepon Aku Lagi Tidur ." Kata Gun Berusaha Menyakinkan Adel.
"OH ." Kata Adel.
"Kamu masih marah ." Tanya Gun penasaran.
"Enggak siapa yang marah, Emang Aku Siapa nya kak Gun, emang Aku Berhak Marah Sama kak Gun ." Kata Adel Terlihat masih sangat kesal sama Gun.
Tiba-tiba Gun menarik tubuh Adel dan mendorongnya ke Dinding.
"Bagaimana caranya lagi supaya kamu mau maafin aku dan gak marah lagi sama aku ." Kata Gun.
"Enggak Tau ." jawab Adel.
Tiba- tiba Gun Langsung mencium Bibir Adel, Adel sangat kaget dan lama kelamaan Adel pun membalas ciuman Gun.
"Kalau Gini kamu Enggak Marah Lagi Kan Sama Aku ." kata Gun Sambil Melepaskan Ciumannya.
Adel Masih Bengong Seolah Enggak Percaya Dengan Apa Yang Barusan Terjadi, Pria Pujaannya selama ini Menciumnya.
"Ya Ampun apakah ini mimpi, kalau ini mimpi Aku gak akan bangun dulu soalnya ini mimpi yang sangat indah ." kata Adel ngomong dalam hati.
"Eh Del Kenapa Bengong, Udah Enggak Marah lagi kan Sama Aku ." Kata Gun Sambil Tersenyum.
Adel Tidak Menjawabnya, Adel Masih saja Terdiam.
"Ya udah Aku pergi dulu Yah ." Kata Gun sambil pergi meninggalkan Adel yang masih bengong sendirian.
Malam Harinya Terlihat Gun Yang Sedang melamun dikamarnya.
"Aduh Gun-Gun Kok Bisa-bisanya kamu Malah Mencium Adel, Emang Kamu Suka Sama Adel,
Mana itu ciuman pertamaku lagi ." kata Gun mengomel pada Dirinya sendiri.
"Bagaimana Caranya Besok Menghadapi Adel, Bagaimana kalau Adel Minta Tanggung Jawab Dan Minta Aku Jadi Pacarnya, Ah Sudahlah Mending Tidur Aja Biar Besok Memikirkan Caranya Buat Menghadapai Adel ." kata Gun.
Dan kemudian Gun pun Tertidur.
Keesokan Harinya Didalam kelas Echa dan Adel terlihat mereka Lagi mengobrol.
"Cha, Aku Boleh Cerita Enggak Sama Kamu ." kata Adel.
"Boleh Mau Cerita Apa ." Kata Echa.
"Kamu IngatKan Waktu kemarin Aku lagi jalan Sama kamu, Terus tiba-Tiba Kak Gun Menarik Aku ." Kata Adel.
"Iya Ingat, Bukannya Kemarin kamu bilang lagi Marah Sama kak Gun ." Kata Echa.
"Kalau Kemarin Iya aku marah sama kak Gun, Kalau sekarang Enggak lagi ." Kata Adel sambil tersenyum sambil bayangin Waktu Gun menciumnya.
"Kok Sekarang Gak marah lagi, Emangnya Kemarin Kak Gun langsung minta maaf sama kamu ." Tanya Echa penasaran.
"Iya ." Jawab Echa sambil Tersenyum.
"Mudah Amat kamu maafin kak Gun nya ." Kata Echa.
"Masalahnya Kak Gun bukan Cuma minta maaf tapi juga Sambil....
Tiba-Tiba Adel menghentikan Bicaranya.
"Sambil Apa Del ." Kata Echa Penasaran.
"Sambil......" Kata Adel.
"Iya Sambil apa ." Kata Echa makin penasaran
"Kak Gun sambil mencium Aku ." Kata Adel kemudian Adel Langsung Menutup Mukanya Karena Malu.
"Apa, Kak Gun Mencium kamu ." teriak Echa kaget Sambil langsung berdiri dari tempat duduknya.
"Eh Cha Jangan Keras-keras Apa Ngomongnya, Nanti Pada Dengar Semuanya ." kata Adel.
"Tapi Kok Bisa-bisanya Kak Gun Mencium kamu, Emangnya Kamu Sudah jadi pacarnya ." Tanya Echa.
"Belum ." jawab Adel.
"Kamu harus minta penjelasan ke Gun pokoknya Del, Pulang Sekolah Ayo Ke Kelas Kak Gun ." kata Echa
"Oke Cha ." Kata adel.
Pelajaran Disekolahan Pun Akhirnya Sudah Selesai Semua Murid Mulai Meninggalkan Kelasnya, Sementara Itu Terlihat Adi dan Gun Yang Masih Berada Didalam Kelasnya.
"Di, Aku Pulang Duluan Yah ." kata Gun Sambil Langsung Beres-beres Bukunya.
"Tumben Buru-buru Amat Emang ada masalah apa ." Kata Adi Penasaran.
"Enggak ada apa-apa kok ." Kata Gun.
Kemudian Gun langsung bergegas dan pergi meninggalkan kelasnya.
"Kok Aneh banget sifat Gun, Enggak kayak Seperti Biasanya ." Kata Adi dalam Hati.
"Gun tunggu kita pulang bareng ." kata Adi sambil berlari mengejar Gun.
Sementara Itu Terlihat Adel Dan Echa yang lagi Berjalan Ke arah kelas Gun Dan Adi.
"Kak Gun - Kak Gun tunggu ." teriak Adel Waktu melihat Gun keluar dari kelasnya.
Tapi bukannya Gun berhenti tapi malah berjalan tambah cepat dan langsung masuk ke Dalam Taxi.
"Aduh Gun - Gun Jadi cowo kok pengecut banget Sih enggak berani menghadapi Adel Cewe yang Sudah kamu Cium ." Kata Gun Dalam Hati.
Sementara Itu Terlihat Adel Yang Sedikit Kecewa Karena Gun sengaja menghindarinya.
"Del, Kok Gun kabur Melihat kamu ." Kata Echa.
"Enggak tau ." kata Adel.
Wajahnya Terlihat sangat kecewa Melihat kelakuan Gun Yang Sengaja Menghindarinya.
Adi melihat Adel dan Echa, kemudian Adi Langsung Menghampiri keduanya.
"Eh Ada Ayank Echa, Kamu kesini nyariin Aa Adi yang paling ganteng kan ." kata Adi Sambil berjalan Ke arah Echa.
"Percaya Diri amat Kamu jadi Orang, aku kesini Nemenin Adel Tuh Buat nyariin Kak Gun ." kata Echa.
"Kok Kak Gun Enggak Berhenti Yah Fipanggil Malah Naik Taxi ." kata Adel Nanya ke Adi.
"Emang Del, Gun dari tadi pagi emang aneh banget tingkahnya, Apa sesuatu telah terjadi sama Gun yah ." kata Adi penasaran Juga.
"Apa Gun Nyesel Del, atas apa yang Sudah Dilakukannya Kemarin sama kamu ." kata Echa.
"Emang kemarin terjadi apa antara kamu dan Gun Del ." tanya Adi penasaran.
"Enggak terjadi apa-apa kok Kak Adi ." jawab Adel
"Ya Sudah, Kita Pergi Aja Yuk Cha Sekarang ." Kata Adel Sambil Berjalan meninggalkan Adi Dan Echa mengikutinya Dari belakang.
"Ayank Echa Mau Aa Adi Antar Pulang Enggak ." Teriak Adi memanggil Echa.
"Enggak Usah, Aku pulang Sama Adel aja ." Jawab Echa Sambil Terus berjalan Bersama Adel.
"Ya sudah kalau enggak mau Di Antar Pulang, Biar aku pulang Sendiri Aja ." Kata Adi ngomong Sendiri.
Akhirnya Adi Pun Pergi meninggalkan Kelasnya Dan Berjalan Keluar dari sekolahnya.
"Yang Sabar ya Del ." Kata Echa Sengaja Menghibur Adel yang Terlihat Lagi kecewa.
Dan Adel cuma mengangguk.
Star hadir kakak dari The Class B