NovelToon NovelToon
Bukan Wanita Simpanan

Bukan Wanita Simpanan

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Shanti san

Cerita ini mengkisahkan seorang wanita cantik yang bekerja di sebuah perusahaan besar milik seorang pria terhormat,sesuatu terjadi pada kedua nya dan memaksa mereka untuk menikah dan mengikat sebuah status di antara mereka,namun keterpaksaan menikah di antara kedua nya membuat mereka yang dekat tinggal satu atap tapi berasa berjarak.

pernikahan ini, hanya mereka dan keluarga yang tahu,tak ada satu orang pun yang di perusahaan yang mengira mereka adalah suami istri,kira - kira seperti apa kisah Rara dan Rehan menjalani status suami istri mereka,Yuk di simak.

Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

05 - Kecerobohan Siang Hari

Siang hari nya.

Saat jam makan siang,Rara dan Rini ke kantin untuk makan siang bersama,namun saat duduk di kursi itu,tiba - tiba Manager mereka datang menghampiri kedua gadis itu.

"Maaf,apa boleh saya bergabung,meja - meja sudah penuh." Ucap Dion.

Rara sontak saja melihat - lihat ke sekeliling,karena tak ingin Dion bergabung dengan mereka,tapi sial nya, semua meja memang sedang penuh,karena ini memang jam makan siang. "Boleh kok Pak,silakan duduk Pak Dion." Ucap Rini dengan cepat mempersilakan.

Suasana yang tadi nya masih terdengar obrolan Rini dan Rara seketika menjadi sunyi dan tak ada yang bicara. "Em,aku aku permisi ke toilet dulu ya." Ucap Rini yang sudah selesai makan.

Pak Dion mengangguk,sementara Rara seperti tidak rela sahabat nya meninggalkan nya dengan pria yang sangat ia tidak suka itu,menatap sahabat nya seolah memohon untuk tidak meninggalkan nya,namun Rini harus ke toilet karena ingin buang air kecil.

Saat Rini pergi,tinggallah Rara dan Pak Dion berdua yang masih menghabiskan makanan mereka.

"Rara." Panggil Dion pada Rara yang tertunduk menikmati makanan nya.

"Iya Pak." Jawab Rara mengangkat kepala nya dengan cepat.

"Apa boleh,nanti saya mengantar kamu pulang?." Tanya Dion.

"Hem." Rara mendehem,ia jadi salah tingkah dan tidak tahu harus menjawab apa,ia ingin menolak,tapi Rara takut nanti akan di kerjai lagi oleh Pak Dion.

"Em,bagaimana ya pak,saya tidak mau merepotkan bapak,saya bisa pulang sendiri." Jawab Rara pelan dengan ragu - ragu.

"Tidak merepotkan,kan saya yang menawarkan untuk mengantar mu." Ucap Dion lagi.

"Dasar Pria nyebelin,jangan jangan dia pria yang genit." Gumam Rara kesal.

"Baiklah Pak,boleh." jawab Rara dengan sangat terpaksa.

Rini yang ke toilet pun tak kunjung kembali, membuat Rara nyakin,Rini sengaja meninggalkan nya.

Rara dan Dion pun berjalan kembali ke ruangan nya bersama,Rara membeli segelas Coffe yang akan ia bawa ke meja kerja nga,saat sedang berjalan akan memasuki Lift,Dion di panggil oleh seorang staf yang ingin bertanya sesuatu,Rara sempat terhenti mengikuti Dion.

"Kamu duluan saja ke ruangan mu Rara." Ucap Dion dengan lembut,,Rara pun merasa senang dan dengan cepat mengangguk dan berjalan pergi menjauh dari manager nya itu.

Saat sedang berjalan menuju Lift yang terlihat dari jauh terbuka,tiba - tiba Rara menabrak seseorang yang menyebab kan Coffe yang di pegang Rara tumpah dan mengenai orang yang ia tabrak.

"Maaf - maaf,saya tidak sengaja." Ucapan Rara yang keluar dengan cepat,karena ini memang salah nya berjalan terlalu cepat dan tak melihat sekitar.

"Kau taruh di mana mata mu." Teriak Pria itu dengan kasar nya,membuat semua mata tertuju pada keributan itu.

Rara yang di bentak mengangkat kepala nya,melihat wajah pria itu dan terkejut melihat Pria yang pernah bertengkar dengan nya di jalan.

"Kau." Ucap Rara membulatkan mata nya.

"Kau lagi." Ucap Pria itu geram menunjuk Rara

Dion yang dari jauh melihat Rara sedang dalam masalah ,segera menghampiri.

"Ada apa ini?." Tanya Dion saat datang.

Pria itu menoleh dan membuat Dion terkejut,apa lagi ada noda Coffe di jas Pria itu.

"Pak Rehan." Ucap Dion. Rara terkejut karena Dion bisa mengenal pria ini.

"Ada apa Rara?." Tanya Dion.

"Saya tidak sengaja menabrak nya Pak." Ucap Rara.

"Siapa yang memperkerjakan orang ceroboh seperti dia,memegang Coffe saja tidak bisa,apa lagi bekerja di perusahaan ini." Ucap Rehan dengan nada tinggi.

Rara heran,karena Pria yang bernama Rehan ini bisa berbicara seperti itu,memang siapa dia." Pikir Rara.

"saya Minta Maaf Pak Rehan atas ketidak nyamanan ini,Rara adalah team saya,nanti saya akan mengajari nya agar lebih hati - hati lagi,saya akan meminta sekertaris saya membantu Anda membersihkan baju Anda,Mari Pak,saya antar keruangan Bapak." Ucap Dion mencoba melindungi Rara dari kata pecat yang keluar dari mulut Rehan yang adalah Pemilik perusahaan itu.

Rehan menatap Rara dengan tatapan tajam lalu masuk ke dalam lift bersama Dion.

"Rara,minta mereka (Ob) bersihkan kekacauan ini,dan kembalilah bekerja."ucap Dion sebelum mengikuti langkah Rehan yang masuk ke dalam Lift.

"Baik Pak." Tiara mengangguk.

Rara masih berdiri mematung di depan pintu lift dan melihat Ke arah Rehan dan Dion yang berada di dalam lift,hingga pintu lift itu tertutup dan menelan kedua pria itu.

Tatapan Tajam Rehan pun tidak lepas menatap Rara,hingga pintu lift tertutup.

'Sebenarnya pria itu siapa,ada apa dia berada di perusahaan ini." Gumam Rara heran.

1
aryuu
walopun byk typo... tapi aku suka ceritanya thor.... makasih banyak sudah menghibur kaum rebahan sperti akoh... terus berkarya ya thorrr.........
Aneke Laoh
Luar biasa
sherly
sebenarnya alur ceritanya bagus hanya banyak banget typo yg seketika membuat ambyar jd ngk fokus
sherly
ternyata seperti itu.. baiklah
sherly
kamu yg ngk jelas woiii Rey... hrsnya kamu kasi tau donk si Rara kalo kamu Ama Luna tu dah teman aja, trus kamu tu dah ada rasa Ama rara
sherly
rans nih lama2 buat emosi....
sherly
agak kurang sopan ya Rara... hrsnya kan pakai mas atau pak aja skalian
sherly
kirain Rey main cewek ternyata hanya dijebak dgn ciuman... Luna artinya biasa aja cintanya Ama Rey masalah ngk berat tp sampai ninggalin..
sherly
hei pak Rey situ yg minta tolong Ama Rara untuk smua sandiwara ini situ pula yg kesel ... dasar ngk tau terima kasih taunya ngancam aja
sherly
bisa banget lu rans, mana bisa dosa ditanggung org lain dasar bos sama asst sama gilanya ...noh saja ajak kompromi malaikat
sherly
kok panggil nama aja sih, kurang mas tu Ra ... mas Reyhan
sherly
pandai juga si Rey bersiasat
sherly
saking keponya harus nginap ya Rin .. hahahahha
sherly
dikasi kartu buat belanja nunggu apa lagi Ra cusslah bobol tu kartu biar tau rasa si Rey...
sherly
oo pak Reyhan anda tu plin plan lain dimulut lain kelakuan td aja dah pegang tangan .. agak lain bapak ya...
sherly
dia yg jahat dia pula yg kesel
sherly
iih mulutnya si Rey nih perlu di ospek... ketemu kamu tu si Rara selalu sial...
sherly
ini baru CEO ngk perlu banyak kontak dihp yg penting aja .. tp kenapa ngk ada no mantannya...
sherly
jahat bener Sisil, cemburu membuatmu jd jahat
sherly
efek dah ditraktir plus diantar pulang langsung berubah ya penilaian terhadap Dion... hadew Rara kamu menilai org terlalu terbawa suasana...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!