NovelToon NovelToon
Kaisar Naga Petir

Kaisar Naga Petir

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Kultivasi
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Niana Eve.

Dihina, dipandang rendah, dan hidup tanpa harapan di dalam Keluarga Zhang, Zhang Tian tumbuh sebagai pemuda lemah yang bahkan tidak mampu membangkitkan energi spiritual.

Di mata semua orang, hidupnya tidak lebih dari beban dan aib keluarga.

Namun semuanya berubah karena Sambaran petir yang membuat hidupnya hampir di ambang kematian.

Ini membuat Zhang Tian memperoleh warisan legendaris yang telah hilang selama ribuan tahun. Itu adalah warisan Kaisar Naga Petir, penguasa petir kuno yang pernah mengguncang dunia kultivasi di era kuno.

Sejak hari itu, takdirnya berubah.

Dia bangkit menjadi tak terkalahkan setelah di kenal sebagai sampah di seluruh kota.

Lalu bagaimana kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niana Eve., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Genius yang Bangkit

Semua orang memandang Zhang Tian dengan ekspresi berbeda-beda. Ada yang kaget, takut dan penasaran.

Bahkan beberapa murid diam-diam mulai mundur beberapa langkah. Terutama dua wanita yang sebelumnya melakukan taruhan. Saat ini mereka diam-diam meninggalkan halaman keluarga Zhang tanpa diketahui semua orang.

Zhang Yu, Zhang Han, Zhang Ming, Zhang Li dan Zhang Qi yang sebelumnya terang-terangan menghina dan sering membuat masalah dengan Zhang Tian juga menjadi ketakutan ketika melihat Zhang Tian lagi.

Saat ini mereka berharap bisa menemukan lubang untuk menyembunyikan wajah mereka.

Di tengah arena, Zhang Lei masih terbaring sambil batuk darah. Pakainya hangus di beberapa bagian, tubuhnya gemetar hebat akibat sambaran petir tadi.

Awalnya Zhang Lei mencoba berdiri, namun rasa sakit di dadanya membuat wajahnya berubah pucat dan kembali memuntahkan darah.

Tatapannya dipenuhi kebencian saat melihat Zhang Tian, dia masih merasa sulit untuk percaya bahwa dia dikalahkan oleh Zhang Tian dengan mudahnya.

“Kau... Kau…Kau pasti curang…” Zhang Lei menunjuk Zhang Tian dengan tangan gemetar.

Mata Zhang Lei menjadi dingin dan berkata, “Dari awal kamu selalu berkata aku curang, aku menggunakan cara licik dan bahkan mengajak bertarung. Setelah kalah masih mencari dalih? Apakah otakmu rusak?” Zhang Tian seolah teringat sesuatu lalu berkata, “Sepertinya kamu memang sama dengan wanita berdada besar itu, sama-sama tidak memiliki otak.”

Setelah berkata, Zhang Tian melihat ke arah murid keluarga Zhang mencari wanita berdada besar tersebut. Namun melihat wanita berdada besar itu tidak ada, ekspresinya menjadi aneh, “Eh, dimana dua wanita yang sebelumnya akan menjadi anjing dan siap di perkosa di depan umum itu?”

Barulah saat itu beberapa murid keluarga Zhang juga mencari dua wanita itu di antara kerumunan.

“Eh, sejak kapan mereka pergi? Bagaimana aku tidak menyadarinya.”

“Iya, mereka pergi cepat sekali, sepertinya mereka tidak siap dengan taruhan yang mereka ucapkan.”

“Tentu saja mereka harus pergi, satu orang bertaruh akan menjadi anjing, satu orang bertaruh akan menjadi pelacur, siapa yang mau seperti itu.”

Murid-murid keluarga Zhang dengan cepat mengubah topik pembicaraan pada dua wanita yang menghilang sebelumnya.

Sementara amarah Zhang Lei semakin melonjak..

“Kamu….” Dia menunjuk ke arah Zhang Tian dan berusaha berdiri.

Namun sebelum dia selesai bicara dia dihentikan oleh suara keras yang dipenuhi kemarahan.

“Cukup!”

Suara keras menggema di seluruh arena membuat semua orang langsung menutup mulut.

Semua orang langsung menoleh ke arah sumber suara, itu adalah suara Tetua pengawas ujian yang telah berdiri. Matanya menatap dingin ke arah Zhang Lei.

Jika bukan karena Zhang Lei juga seorang jenius, dia ingin sekali menamparnya sampai mati.

Hampir saja karena ulah Zhang Lei, mereka akan mengusir jenius di keluarga Zhang mereka.

Kemudian tatapannya tertuju kepada Zhang Tian, lebih tepatnya pada petir di sekitar tubuh pemuda itu.

“Atribut petir…” gumamnya pelan.

Tatapan para tetua lain juga berubah serius. Di Kota Qing, kultivator dengan atribut khusus sangat jarang apalagi atribut petir yang bahkan tidak ada sama sekali. Karena atribut petir adalah atribut yang paling liar dan memiliki daya rusak paling tinggi.

Kekuatan seperti itu biasanya hanya dimiliki oleh para jenius besar dari sekte kuat.

Dan sekarang salah satu anggota muda keluarga Zhang memilikinya. Ini membuat suasana hati para tetua langsung berubah menjadi cerah.

Mereka berkali-kali menganggap Zhang Tian sebagai beban keluarga namun sekarang pemuda itu mungkin adalah harapan terbesar keluarga Zhang di masa depan.

Di kursi utama, Zhang Guocheng perlahan berdiri. Ada tatapannya rumit saat menatap Zhang Tian.

Meskipun begitu, juga ada rasa bangga, terkejut dan sedikit menyesal di dalam hatinya.

Karena selama tiga tahun terakhir dia membiarkan Zhang Tian diinjak semua orang.

Terutama sehari sebelumnya, dia masih mengingatkan akan mengusirnya dari keluarga jika dia gagal dalam tes hari ini.

Mengingat hal yang terjadi kemarin, wajahnya terasa panas dan merasa malu.

Sementara itu, Zhang Tian tetap berdiri tenang. Dari awal hingga akhir, dia tidak menunjukkan ekspresi apapun yang berlebihan.

Di dalam tubuhnya, Roh Kaisar Naga Petir mencibir sinis,"Manusia memang selalu berubah cepat. Saat kau lemah mereka menghina, tapi saat kau kuat mereka mulai mendekat. Inilah dunia dimana kekuatan di hormati."

Zhang Tian tentu tidak membantah hal ini, karena itulah kenyataan yang baru saja dia lihat.

Dulu, saat dia tidak bisa merasakan energi spiritual, semua orang menjauh darinya.

Namun saat ini, tatapan mata mereka melihatnya seperti melihat harta Karun.

Jika itu tiga tahun lalu, dia pasti akan terlena dengan tatapan mata mereka, namun sekarang jelas pola pikirnya jauh lebih stabil.

“Senior, apakah aku boleh turun dari arena?” Zhang Tian menatap Zhang Xue sambil bertanya.

Zhang Xue mengangguk, “Yah, kamu boleh turun.”

Tidak lama kemudian, salah satu tetua berjalan turun ke arena. Dia adalah Tetua Agung Zhang Mingyuan orang paling berpengaruh kedua setelah kepala keluarga.

Tatapan matanya sangat tajam saat memandang Zhang Tian. “Anak muda, dari mana kau mendapatkan kekuatan petir itu?”

Setelah mendengar hal ini, suasana langsung hening. karena semua orang juga penasaran.

Zhang Tian menatap orang yang berbicara padanya adalah seorang pria paruh baya berambut merah dengan tatapan tajam ke arahnya. Jelas dia kenal dengan lelaki ini dia adalah tetua agung yang statusnya nomor dua setelah kepala keluarga.

Jika ini Zhang Tian sebelumnya, dia akan berkata jujur tanpa menyembunyikan apapun, karena dia menganggap keluarga ini sebagai rumahnya. Namun Zhang Tian sudah merasakan penderitaan di keluarga ini selama tiga tahun penuh, belum lagi dia sudah mengingat peringatan Kaisar Naga Petir.

Karena itu Zhang Tian segera menjawab tenang. “Saya juga tidak tahu.”

Dia mengangkat bahu seolah juga tidak mengerti, “Kemarin aku disambar petir, dan tadi malam saat mencoba merasakan energi spiritual i, energi petir ini tiba-tiba muncul.”

Beberapa tetua langsung saling pandang, mereka jelas tidak sepenuhnya percaya Zhang Tian mendapatkan atribut petir setelah tersambar petir.

Jika hal itu begitu mudah, maka semua orang akan mencari atribut petir sambil membiarkan tubuh mereka di sambar petir. Namun hal itu jelas mustahil, karena bukan tidak ada yang mencoba, melainkan semua yang mencoba sudah mati tersambar petir.

Ada yang tubuhnya gosong, ada yang hancur sebagian dan ada yang hancur tak tersisa.

Namun mereka juga tahu setiap kultivator memiliki rahasia masing-masing, mereka takut jika memaksa akan membuat Zhang Tian tidak nyaman lalu meninggalkan keluarga.

Selama Zhang Tian masih bagian keluarga Zhang mereka tidak ingin menekannya terlalu jauh.

Tetua Agung akhirnya mengangguk pelan. “Bagaimanapun kembalinya bakatmu adalah kabar baik bagi keluarga.”

Lalu tatapannya menyapu seluruh arena.

“Mulai hari ini status Zhang Tian dipulihkan sebagai murid inti keluarga Zhang!”

"Woow!"

Kerumunan langsung ramai, semua murid muda membelalak karena status murid inti sangat penting.

Itu berarti Zhang Tian kembali mendapatkan sumber daya kultivasi, teknik tingkat tinggi, dan perlindungan keluarga.

Murid inti juga memiliki satu status khusus, yaitu dia akan menjadi pewaris keluarga selanjutnya di masa depan.

Dari semua orang yang hadir, wajah Zhang Lei yang berubah paling jelek. Sementara beberapa murid yang dulu sering menghina Zhang Tian mulai gugup karena mereka sadar, orang yang mereka hina kini memiliki status yang setara dengan para tetua.

Dari semua orang, hanya Zhang Tian yang tetap tenang karena dia sudah bisa menebak hasilnya.

Jangankan setelah mengalahkan atribut petirnya saat ini, bahkan tanpa atribut petir saja dia tetap bisa mengalahkan Zhang Lei dengan mudah. Karena tiga tahun lalu saat dia berada di tingkat kesembilan alam penempaan tubuh, Zhang Lei baru berada di tingkat kelima alam Penempaan tubuh.

Tepat saat suasana ramai, suara tawa dingin tiba-tiba terdengar dari luar arena.

“Hahaha!”

“Jadi ini genius keluarga Zhang yang baru? Sepertinya biasa saja.”

Bersamaan dengan suara itu, suara langkah kaki perlahan terdengar dari luar arena.

Semua orang langsung menoleh ke arah gerbang dan melihat beberapa orang asing datang.

Jelas tamu yang datang tidak berasal dari keluarga Zhang.

Ekspresi para tetua berubah suram saat melihat beberapa orang yang hadir tanpa diundang ini.

Terlihat seorang pemuda berjubah biru masuk bersama beberapa pengawal yang memancarkan aura yang sangat kuat di tubuhnya. Di dada pemuda itu terdapat lambang pedang emas yang sangat mencolok.

Melihat simbol itu, salah satu tetua langsung berubah pucat.

“Kalian dari Sekte Pedang Langit…?” suara tetua itu bergetar ketakutan.

Seketika, suasana di keluarga Zhang langsung tegang. Karena mereka tahu, Sekte

Pedang Langit adalah sekte terbesar di wilayah sekitar Kota Qing.

Mereka memiliki ahli tingkat raja langit yang bisa menghancurkan keluarga Zhang dengan mudah jika mereka mau.

Pemuda berjubah biru itu menyapu pandangnya pada anggota keluarga Zhang juga melihat tatapan ketakutan di mata mereka. Lalu dia tersenyum tipis dan berkata, “Namaku

Luo Han. Aku datang untuk mengikuti perjanjian pertunangan.”

“Memutus pertunangan?” Jantung Zhang Tian sedikit bergetar.

Dia tidak menyangka orang yang datang akan mewakili untuk memutuskan pertunangan.

Namun wajah Zhang Guocheng yang duduk di kursi utama langsung berubah jelek.

Tentu saja dia tahu maksud kedatangan Luo Han untuk apa.

Jika itu sebelumnya dia akan setuju memutuskan pertunangan tanpa banyak berpikir, namun saat ini Zhang Tian sudah kembali menjadi jenius nomor satu di keluarga Zhang.

Jika pertunangan ini dibatalkan, maka keluarga mereka akan malu.

Tiga tahun lalu saat Zhang Tian masih genius, keluarga Zhang pernah menjodohkannya dengan putri keluarga Lin yang bernama Lin Xue.

Lin Xue adalah salah satu wanita tercantik Kota Qing yang memiliki banyak pengagum dan mencoba melamarnya. Hanya saja saat itu dia masih memiliki ikatan pertunangan pada Zhang Tian yang juga dikenal sebagai jenius nomor satu di kota Qing.

Tapi setelah Zhang Tian menjadi sampah yang tidak bisa merasakan energi spiritual lagi, Keluarga Lin mulai menyesali pertunangan itu dan berkali-kali mencoba memutuskan pertunangan. Hari ini adalah hari yang Zhang Guocheng sepakati sebelumnya untuk memutuskan pertunangan.

Awalnya dia berfikir ini akan mudah, lagipula hari ini adalah tes keluarga dan Zhang Tian akan di usir dari keluarga karena gagal dalam tes. Namun siapa yang menduga Zhang Tian bukan hanya tidak gagal dalam tes, dia juga bisa mengalahkan Zhang Lei yang sebelumnya tiga kali menjadi peringkat pertama.

Dan sekarang keluarga Lin mengutus Luo Han datang yang ternyata dari Sekte Pedang Langit.

Jelas memutus pertunangan hanyalah alibi semata, karena tidak mungkin sekte lefang langit yang besar mau menuruti keluarga Lin yang statusnya tidak berbeda jauh dengan keluarga Zhang.

1
sibaweh abduh
menarik sekali thor
Glastor Roy
makasih torku update ya yg baik hati
Glastor Roy
makasih torku update ya
☠♨ˢᶜʟᴢ⏤͟͟͞ʀ
lanjuttt/Good/
Bruno Yoga Fernandes
dalam satu paragraf, kurangi pengulangan nama, alangkah baiknya gunakan "dia" atau spesifik ciri-ciri orang tersebut, bisa dari gender "pria itu" atau dari gelar "si cacat spiritual".
Bruno Yoga Fernandes
udah cocok chapter 1 layak dibilang novel, segala aspek ada, karakterisasi: Zhang Tian yang mudah marah. Konflik Eksternal: Ujian Keluarga Zhang dan sebab-akibat jika gagal (Eskalasi) ketegangan udah terasa dari chapter 1 ini. Konflik Internal: Kondisi cacat Qi Zhang Tian. Eksposisi walau over di awal masih dimaklumi karena menjelaskankan kondisi MC untuk set up bagian tengah naskah.

Dan plot twistnya:

Game Changer: Zhang Tian dihadapi suara kuno yang menyambarnya dengan petir (Di sini kondisi Zhang Tian gaakan sama lagi, set-up yang harus dibayar di konflik ke depannya).

Rating 8/10 dari segi aspek storytelling.

Rating 7/10 dari segi narasi.

Rating 9 dari segi tone.

Rating 8, pacing aman walau agak terasa cepat, dan bagus karena ini bisa dibilang chapter prolog (pembukaan), dan langsung menanamkan benih konflik.
ₛₖₐ.ᴮꜰ: terimakasih kritik & srnny Sensei yog.prmn2 Sama
total 1 replies
Bruno Yoga Fernandes
Well, ini PoV tiga limited Zhang Tian, narasi masih berupa suara narator, tapi gapapa.

saranku, bisa dipadatkan jadi lebih simple langsung dekat kepala tokoh utama, agar lebih hidup tokohnya.

Zhang Tian meremas tangannya hingga jari-jari tangan memutih, ia bisa menerima segala hinaan yang tertuju padanya, tapi tidak demikian jika ayahnya diperlakukan sama seperti dirinya.
Bruno Yoga Fernandes
ini bisa lebih dipadatkan lagi pemilihan diksinya.

Mendengar ayahnya direndahkan, mata Zhang Tian menatap dingin.
Bruno Yoga Fernandes
pengulangan kalimat 'sejak saat itu' thorr
‎ ‎ ‎Basah Mas... Sampe Banjir
jejak dulu
Glastor Roy
update ya torku yg baik hati
🌹Widian,🧕🧕🌹
hai aku mampir..... cerita nya seru nih !
Itu apa naga petir ungu masuk ke raganya Zhang ?
Ryuuji
yaoloo padahal udah kalah masih aja manggil sampah🗿
Ryuuji
kan plot twist emang nggak mau di buang jauh jauh nih chara🗿
Ryuuji
apakah akan ada plot twist lagi🗿
Ryuuji
aku mencet like 2 kali kak/Smile/ gapapa kan?
Ryuuji
njr di back up bapak diem diem nih🗿
Ryuuji
halo ayah🥀😔
Ryuuji
banyak yang perlu di bahas dari narasi ama dialog nya bahkan monolog sama monolog internalnya🗿 tapi yah gapapa lanjut 🤣🤣
Ryuuji
whyyyy kenapa setiap baca bab selanjutnya harus nonton iklan bosan bet njr nontonin iklan satu menit😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!