NovelToon NovelToon
Desa Pocong

Desa Pocong

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Hantu
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: qsk sri

Berlatar di sebuah desa bernama Desa Suka Makmur. Anggap saja salah satu desa di Jawa Barat. Desa dengan beberapa fasilitas yang tersedia, seperti bangunan sekolah dasar, balas desa, puskemas pembantu, posyandu , lapangan sepak bola dan lainnya. Namun dibalik itu desa tersebut menyimpan kisah misteri dan terkenal dengan kemistisan nya. Desa pocong sebutan lain dari nama desa itu. Terdapat pantangan untuk tidak membuka pintu dan jendela di malam hari. Lebih-lebih keluar di waktu malam , apapun alasan nya. Jika melanggar maka siapapun akan terkena musibah. Sebuah teror, celaka , jatuh sakit , bahkan hingga kematian. Namun tak hanya itu , teror lain turut membayangi warga desa. Hingga seorang gadis pendatang baru yang tinggal di salah satu rumah yang terkenal angker berusaha mencari tahu tentang desa itu. Fitri namanya, gadis dengan kemampuan spiritual yang akan membantu warga desa terbebas dari ketakutan nyata teror pocong yang sudah berjalan berpuluh-puluh tahun lamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon qsk sri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menginap di rumah Bi Nina

Perempuan paruh baya bernama Nina terdiam saat mendengar pintu rumah nya ada yang mengetuk. Dia baru saja selesai menutup semua jendela termasuk pintu. Suaminya Daryo sontak menahan nafas,seolah hembusan nya takut terdengar sampai ke luar.

"Siapa ?" Tanya nya tanpa suara.

"Gak tahu " Jawab Nina juga tanpa suara.

"Coba cek !" Perintah Daryo

"Gak mau,takut. Abang saja yang periksa !" Bisik Nina menolak nya dan malah balik memerintah.

"Aku juga takut,sebentar lagi Maghrib. Jangan-jangan yang ketuk pintu ...."

"Pocong !" Sela Nina

"Husshh...! Jangan disebut ! Nanti datang beneran" Gemas Daryo

"Maaf kelepasan " lirih Nina menyesal. Ia sampai memukul mulutnya sendiri.

"Assalamualaikum...."

"Eh,..tapi masa iya setan datang ngucapin salam " Gumam Nina

"Makanya sana lihat...!" Ucap Daryo kembali memerintah istri.

"Iihh...kenapa aku,Abang kan bisa. Kalau terjadi apa-apa padaku gimana " Ucap Nina memelas.

"Anggap saja takdir " Ceplos Daryo enteng.

Nina memicingkan matanya," Abang sengaja ya nyuruh aku yang ngecek,biar nanti kalau sesuatu terjadi padaku Abang mau kawin lagi sama janda gatel itu !" Tuduh Nina

"Astaghfirullah...kok kamu bisa baca pikiran Abang ? Ups..." Pria itu kelepasan dan segera memukul bibirnya yang langsung mingkem.

"Ohhh...jadi gitu ya...oke aku bersumpah kalau aku mati dimakan setan orang pertama yang aku gentayangin tuh Abang,aku pastikan hidup Abang gak akan tenang,dan sengsara seumur hidup" Ucap Nina kesal sambil berlalu menuju pintu.

"Eehh...bukan gitu sayang ..maaf Abang salah ngomong " Ucap Daryo panik.

Dengan gelagapan pria itu mengejar istrinya,tujuan nya untuk mencegah istrinya membuka pintu. Namun sebelum lengan nya berhasil meraih sang istri,istrinya sudah terlanjur menarik gagang pintu. Daryo pun dengan cepat bersembunyi di balik lemari pemisah antara ruang tamu dan ruang keluarga.

Melihat seorang gadis berdiri di depan pintu rumah nya Nina sedikit lega,namun ia tetap waspada ,setelah memastikan yang datang benar-benar manusia ,Nina segera meminta gadis itu untuk masuk,karena gadis itu malah diam Nina pun menarik gadis itu masuk ke dalam rumah nya.

"Ayo masuk ! Di luar berbahaya kalau sudah gelap !" seru seorang wanita dari balik pintu.

Fitri terdiam untuk mencerna kata-kata tersebut.

"Astaga...malah diem. Ayo masuk !" Seorang wanita paruh baya terpaksa keluar dan langsung menarik paksa Fitri membawanya masuk.

"Eh Bu....!" Kejut Fitri

"Dibilangin kok ngeyel !" Perempuan itu mengomel. Terlihat sekali gurat kekesalan dan juga takut bercampur di wajahnya.

"Maaf bu,memang nya ada apa ya ?" Tanya Fitri penasaran.

"Haduh ,jangan nanya sekarang deh. Besok saja. Oh iya kamu siapa ? Kenapa datang bertamu ke rumah saya ?" Tanya perempuan itu memperhatikan Fitri dari ujung kepala sampai kaki. Ia juga memperhatikan tas ransel yang dibawanya.

"Maaf Bu ,jangan tanya sekarang besok saja " Ucap Fitri membalas ucapan nya.

Perempuan itu mendelik tajam," heheh...maaf bercanda " cengir Fitri.

Fitri segera memperkenalkan dirinya sebelum Nina benar-benar kesal padanya. "Nama saya Fitri. Fitriana anaknya almarhum pak Iwan. Saya ke sini untuk mencari sodara sepupu almarhum bapak. Setelah bapak meninggal bapak bilang untuk nyuruh saya datang ke desa ini dan mencari sepupu bapak yang bernama Nina,bapak juga nyuruh saya buat minta kunci rumah peninggalan orang tua nya " Terang Fitri panjang lebar.

Mendengar penuturan gadis di depan nya itu membuat perempuan tersebut terkejut dan juga merasa bingung diwaktu bersamaan.

"Tunggu ,bapak kamu Iwan Iwana alias Iwan Setiawan? " Tanya perempuan itu dengan nada sedikit ragu.

"Iya " jawab Fitri singkat sambil mengangguk.

"Bapak kamu sudah meninggal ?" Tanya nya dengan wajah shock.

"Iya " jawab Fitri lagi sambil mengangguk.

"Innalilahi wa innailaihi rojiun....Ya Allah...Wana..." Mata si ibu itu berkaca-kaca. Namun kemudian ia tersadar sesuatu.

" Eh tunggu ,tadi kamu bilang setelah meninggal bapak kamu mengatakan sesuatu,kamu bercanda ya ? Masa orang udah meninggal bisa ngomong ,yang ada sebelum meninggal lah..." Ucap Nina

"Jadi sebenarnya begini Bu,bapak waktu itu bicara lewat mimpi dan tak lama setelah saya terbangun ada telpon dari polisi dan mengatakan bapak kecelakaan masuk rumah sakit. Gitu...." Terang Fitri

"Jadi ibu ini ,bibi Nina sepupu nya bapak ya ?" Tanya Fitri kemudian.

Di balik lemari,Daryo berdehem dan segera keluar.

"Iya betul. Istri ku ini memang sepupu nya si Wana ,bapak kamu. Emang gimana kronologinya sampai bapak kamu kecelakaan?" Tanya Daryo penasaran.

"Saya gak tahu pastinya,hasil penyelidikan polisi katanya ada masalah di mesin mobil bapak "Jawab Fitri apa adanya.

Nina terdiam,ia tentu merasa shock mendengar kabar kematian sodara sepupunya. Daryo langsung menyenggol lengan istri nya.

"Jangan teringat kisah lama " bisik Daryo tanpa membuka mulut.

Nina kesal lalu menginjak kaki suaminya." Aduuhhh...!"

Fitri mengerutkan kening melihat hal tersebut," maaf bibi...paman ! Apa aku gak dipersilahkan duduk dan gak dikasih minum ? Aku haus soalnya " Lirih Fitri meringis.

"Ya sudah ,kamu duduk dulu. Saya ambilkan minum. Mau teh manis hangat atau dingin ? Atau kopi barangkali ?" Tawar Nina berbasa basi,namun di wajahnya terlihat kekhawatiran yang tak bisa ditutupi.

"Air putih saja bi " Jawab Fitri yang memang membutuhkan air putih untuk menghilangkan dahaga nya.

"Oh... syukurlah untung kamu minta nya air putih,soalnya gula nya sudah habis belum sempat beli. Sebentar ya,bibi ambilkan dulu " Ucap Nina tersenyum lega.

"Heh..." Fitri menatap aneh dengan ekspresi yang komplek.

"Maafin istri saya,dia mah emang gitu orang nya. Suka gak jelas" ucap Daryo yang kini sudah duduk di kursi berhadapan dengan Fitri.

"Iya paman gak apa-apa,saya mah santai orang nya " Ucap Fitri

"Jadi kamu teh beneran anak nya Wana ? Maksud saya Iwan Iwana?" Tanya Daryo memastikan.

"Iya paman,tapi kenapa paman dan orang-orang bilang nama bapak Iwan Iwana ? Setau ku nama bapak Iwan Setiawan" Tanya Fitri bingung.

"Kalau itu saya juga tak tahu,hehe...." Jawab Daryo

"Gitu ya ..." Gumam Fitri datar.

Tak lama Nina kembali dengan segelas air putih ditangan nya.

"Silahkan diminum !" Ucap Nina lalu duduk di samping suaminya.

"Makasih bi..." Ucap Fitri segera mengulurkan tangan mengambil gelas,tak butuh waktu lama untuk gadis itu menghabiskan nya. Dalam satu kali teguk air satu gelas pun masuk ke dalam perutnya.

"Aaahhh ... Alhamdulillah.....hilang sudah dahaga " Gumam gadis itu lalu meletakkan gelas kosong di meja.

"Tujuan kamu meminta kunci rumah itu buat apa ? Mau pindah ke rumah itu ?" Tanya Nina langsung ke intinya.

"Cuman mau mastiin, ucapan bapak di mimpi aku itu benar apa enggak,karena sudah beberapa kali ucapan bapak memang benar-benar nyata. Tentang uang tabungannya,uang kontrakan,terus nama desa Suka Makmur,nama bibi Nina. Sejauh ini semua kata-kata bapak itu nyata,hanya rumah itu yang belum tahu kebenarannya" Tutur Fitri

"Dan ini....kuncinya" Ucap Nina seraya meletakkan kunci tanpa gantungan di meja tepat disamping gelas yang sudah kosong.

Fitri terdiam menatap kunci tersebut,kedua matanya sudah berembun. Ia tak menyangka bahwa apa yang dalam mimpi nya itu benar-benar nyata. Dan itu artinya mimpi itu bukan sekedar mimpi belaka,melainkan pesan yang disampaikan ayah nya secara tidak langsung.

"Terima kasih bi " Ucap Fitri lantas mengambil kunci tersebut.

"Kamu yakin ingin melihat rumah nya ?" Tanya Nina

Fitri terdiam menatap wajah ragu dari sodara sepupu ayah nya.

"Iya bi" jawab Fitri yakin.

"Ya sudah ,kalau gitu besok lagi saja. Sekarang lebih baik kamu istirahat. Ada satu kamar kosong bisa kamu tempatin malam ini" Ucap Daryo.

"Terima kasih paman ,tapi sepertinya aku mau lihat sekarang saja " Ucap Fitri.

"Jangan ngeyel ! Malam di desa ini bahaya apalagi kamu orang baru di sini. Sudah kamu bersih-bersih dan segera masuk kamar nanti bibi panggil buat makan malam ! " Ucap Nina seperti sebuah perintah tanpa bantahan.

"Kamu turutin saja,demi keselamatan kamu sendiri. Besok sebelum ke rumah bapak mu,kita lapor pak RT dulu untuk konfirmasi kedatangan mu ke desa ini. Demi keamanan mu juga " Tutur Daryo setelah istrinya berlalu ke dapur.

"Iya paman " jawab Fitri akhirnya hanya bisa pasrah dengan keputusan paman dan bibi nya itu.

Kesunyian malam membawa bisikan lembut dari daun-daun yang saling bergesekan tertiup angin. Angin berhembus lembut masuk dari celah ventilasi, Fitri belum terlelap. Tempat baru mungkin jadi faktor pertama yang membuat matanya enggan terpejam.

"Huuuhhh....sudah jam sepuluh" keluh nya lirih.

Tiba-tiba ponsel nya berdering, panggilan masuk dari sahabatnya Lita.

"Iya Lit ...kenapa ?" Tanya nya tanpa dosa begitu ia menggulir tombol hijau.

"Kenapa pale Lu soak ! Dari kemaren gue telponin handphone Lu kagak aktif. Hampir seminggu Lo tanpa kabar,kan khawatir gue nya Fitriana...." Ucap Lita nampak gemas.

Fitri mengerutkan kening nya," Seminggu ? Gak salah ? Orang gue kan baru juga kemarin berangkat nya !" Ucap Fitri bingung.

"Kemarin apanya ? Lo pikun apa Lo abis kejedot pintu bus sampai hilang ingatan begitu. Sekarang gue tanya tanggal berapa sekarang ?" Tanya Lita

"17 Maret " Jawab Fitri yakin.

Di sana Lita menghela nafas," Fit ! Elo benar-benar ya...sekarang tuh udah tanggal 24 Maret. Wah...otak Lu beneran udah geser " Kesal Lita.

"24 Maret ? Masa sih ....?" Gumam Fitri lalu mengecek kalender di ponsel nya.

"Hah...beneran tanggal 24 ?" Kejut nya

Namun seketika gadis itu tersadar sesuatu,jika dirinya memang sudah pergi selama itu.

"Lit...Lo percaya Bus hantu gak ? Sepertinya kemarin yang gue naikin itu bus hantu deh,soalnya...."

" Gue gak percaya !" Potong Lita cepat.

....

1
Kardi Kardi
ALHAMDULILLAHHH. COME ON TO HOMEEEE👍
Kardi Kardi: bismillahhh. goooo💪
total 1 replies
Kardi Kardi
DREAM ALIAS MIMPI LAGI KAH ?💪
Kardi Kardi: yup. maybeee💪
total 1 replies
Nurr Tika
ridho selamet untung filing fitri bener
Nurr Tika
penasaran ya fit ada mesteri pa didesa
Nurr Tika
😄😄😄 ya ampun bi nina ga usah tkut setanya udah besti ma fitri
falea sezi
🤣🤣 ngakak bi nina ketakutan sendri
Kardi Kardi
CI ... PANCI. GOLET MASALAH WAEEEEE😍
Kardi Kardi: PANCIIIIIIIIII😄
total 1 replies
Kardi Kardi
NAH NASI BUNGKUS LAGIIIIIIII😄
Kardi Kardi: come on. bungkus nasinyaaaa💪
total 1 replies
Kardi Kardi
NAHHHH. ADA JAWABAN KAH ?👍
Kardi Kardi: yup. maybeeee💪
total 1 replies
Kardi Kardi
NGINTIP MANINGGGGG😍
Kardi Kardi: ampiunnnn. tip..tipppp🤭
total 1 replies
Asri
Karena memang orang-orang pada takut,🤭
Asri
Alhamdulillah... ada yang penasaran 🤭,
Nurr Tika
knp ga da yg brni nyeritain mg knp sih
Nurr Tika
apaan sih bkin penasaran ja deh
Nurr Tika
liat apa sih kamu fit sampe teriak
Asri: Ternyata pada gak ngeh si Fitri liat apaan 😅kemarin pas di post di apk sebelah juga sama😅mungkin author yang kurang jelas 😁,baiklah nanti diperjelas di bab selanjutnya 😁🙏
total 1 replies
Nurr Tika
lanjut thor
Kardi Kardi
NEVER GIVE UP MISSSS💪
Kardi Kardi
NEVER GIVE UP MISSSS💪
Kardi Kardi
melasi kang mamattttt💪
Kardi Kardi: sing sabar kang matttt💪
total 1 replies
falea sezi
lanjut q ksih bunga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!