Seorang wanita dari jaman modern masuk ketubuh Permaisuri yang di jadikan pilar Kekaisaran, Dinny Winata.. umur 25 tahun, Dinny terkejut saat jiwanya di tarik paksa oleh cahaya yang datang ke tubuh nya
"Siapa kau?" tanya Dinny
"Aku jiwa yang dihianati dan di buang ke dalam jurang kebencian" jawab wanita yang persis dengan Dinny
"Apa mau mu? sampai menarik jiwaku yang sedang duduk di balkon" ucap ketus Dinny
"Hahaha... balaskan rasa sakitku, aku serahkan putriku dan putra untuk kau jaga, bukan nya kau di dunia ini hidup sendiri" ucapnya dengan nada penuh kebencian. Dinny menggerutu tidak jelas
"Tidak mau tiba-tiba punya anak, dsini aja aku masih single-single loh" jawab kesal Dinny. wanita yang menatap penuh kebencian langsung menatap penuh kerapuhan
Penasaran dengan cerita ini? yuk mampir kecerita Nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
5
Ang Bei mengangguk saat mendengar pertanyaan sang ibu. sedangkan adiknya yang tadi mendengar ucapan sang Kakak pun langsung melotot tak percaya dengan keinginan kakaknya yang di luar nalar
"Kakak yakin ingin hewan itu? bukan nya hewan itu sangat besar ya?" tanya Nuning. Ang Bei pun mengangguk mendengar pertanyaan dari sang adiknya sedangkan Permaisuri Ai Ning keningnya saat mengetahui keinginan putranya itu
"Tidak putra ku.... tidak putriku.... keinginan mereka memang di luar ekspektasi" gumam hati Permaisuri Ai Ning. Nuning terkekeh geli melihat ekspresi ibunya
"Kakak lebih para ibu..." ucap Nuning. Permaisuri Ai Ning hanya bisa mengganggu saat mendengar ucapan putrinya itu, sedangkan Ang Bei dia hanya terkekeh kecil saat melihat ekspresi Ibunya dan adiknya
"Aku kan minta dua hewan ibu... mei mei saja dapat empat, jadi bebas dong yang satu nya. biar beda dari orang-orang"ucap Ang Bei. Permaisuri Ai Ning memutar matanya saat mendengar ucapan putranya itu memang dia tak bisa mengelak lagi bila kedua anaknya ingin memiliki hewan untuk menemani mereka nantinya
"Haa.... tapi kau yakin yang satunya hewan itu nak? Ibu mendengarnya saja sudah geli, apalagi melihatnya? kau dan adikmu itu memang di luar ekspektasi para pembaca" ucap Permaisuri Ai Ning. Ang Bei tersenyum miring
"Biar beda dengan cerita orang lain ibu.... karena banyak orang di bab pertama sudah berkata kalau ceritanya sama dengan yang sebelah, kasihan Author, capek-capek mikir dikira copy paste" ucap Ang Bei
Permaisuri Ai Ning pun mengangguk membenarkan ucapan putranya itu, dan dia pun segera meminta Yuyung untuk mencari kan anak harimau dan
.
Anak harimau itu langsung menatap Permaisuri Ai Ning. dan dia pun langsung mendekati Permaisuri Ai Ning
"Tuan apa aku akan menjadi peliharaanmu?" tanya harimau itu. Permaisuri Ai Ning dan kedua anaknya terkejut saat mereka mendengar suara harimau kecil yang berada di depan mereka
"Ka kau bisa berbicara? bagaimana bisa sedangkan keempat hewanku tidak bisa berbicara....." ucap Nuning. dengan bernada kecil, Je yang sedang tiduran pun langsung mendongak majikan kecilnya
"Nona kami bisa berbicara juga, Nona kan dari tadi tidak membiarkan kami berbicara jadi kami diam saja...." ucap Je. dan di iyakan oleh ketiga kera itu. Nuning terkejut saat keempat keranya bisa berbicara juga dan dia berlangsung mencubit pipi para kera nya
Harimau kecil itu langsung menggesek-gesekkan tubuhnya ke arah Permaisuri Ai Ning. dan Ang Bei langsung mengangkat tubuh kecil peliharaannya itu
"Tuan mu itu aku.... Jangan bermanja-manja kepada ibuku, cukup Mei mei dan aku saja yang bermanja kepada ibuku" ucap kesal Ang Bei. Permaisuri Ai Ning tertawa
"Satu nya mana Ibu? ibu tidak lupa bukan" tanya Ang Bei. Permaisuri Ai Ning langsung mengangguk tidak mungkin dia melupakan keinginan putranya
"Tapi untuk apa kau ingin memelihara hewan kecil itu? agar mencuri makanan dari luar bukan?" tanya Permaisuri Ai Ning. Ang Bei mendengus saat mendengar pertanyaan konyol dari ibunya itu
"Lihat kita di dalam hutan aja Ibu memiliki banyak makanan, kenapa aku harus minta hewan itu untuk mencari makanan? aku masih bisa bergerak sedikit demi sedikit jadi tidak perlu menyuruh hewan yang aku inginkan itu ibu" ujarnya. Permaisuri Ai Ning pun mengangguk membenarkan ucapan Sang putra
"Lalu untuk apa?" tanya penasaran Permaisuri Ai Ning. Ang Bei pun tersenyum miring saat mendengar pertanyaan sang ibu
"Aku yang akan melanjutkan tahta kekaisaran Ning ini bukan? jadi aku butuh mata-mata kecil yang tidak dilihat oleh orang-orang yang berniat menghianatiku nantinya ibu! Jadi sebelum itu terjadi aku harus antisipasi terlebih dahulu" ucap Ang Bei. Permaisuri Ai Ning pun menuruti keinginan putranya dan dia meminta yuyung mengeluarkan hewan kecil yang berbunyi
CIT
CIT
"Ada yang menginginkan aku?" tanya tikus kaya yang di keluarkan Yuyung
"Eh.... Begitu silau, tubuhnya penuh dengan kilap-kilap yang membuat orang khilaf nantinya" ucap Nuning. Ang Bei menatap tikus kayak itu dengan tatapan yang penuh bangga
"Aku tuan mu... mulai detik ini kau harus menurut kepadaku dan mulai detik ini juga kau akan sering bertemu dengan para menteri atau keluarga yang berniat tidak baik kepada keluargaku nantinya" ucap Ang Bei
,"Baik tuan ku....
BERSAMBUNG.....
2 kaki = 10 kilo?
siapa yang batuk?? 🤭