NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Transmigrasi Ke Zaman Kuno

Tiba-tiba Transmigrasi Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Ruang Ajaib / Romansa pedesaan
Popularitas:111.8k
Nilai: 5
Nama Author: Jasmine Oke

#Ruang Ajaib # fantasi wanita # romansa pedesaan

Song Xinglan tidak sengaja menemukan batu Giok Permata Rubi, dia tidak menyangka batu tersebut yang membawanya pindah ke zaman lain yang tidak ada dalam sejarah, zaman yang serba kekurangan dan miskin dengan sumber makanan, dan dia menjadi putri bungsu di keluarga Song.






"Hah... banyak sekali kekayaan di sini, apakah masyarakat disini tidak mengetahuinya!" Gumam Song Xinglan sambil melihat sekelilingnya dengan mata berbinar...!!!

"Ini bukan daerah miskin tapi daerah kaya dengan sumber daya! Karena aku sudah disini, keluarga song akan jaya di tanganku!." Gumamnya lagi.

Ya sekarang Song Xinglang berada di pegunungan, tadinya dia ingin mencari peruntungan untuk mengisi perutnya yang lapar, setelah tiba di pegunungan mata sangat berbinar melihat tumbuhan begitu banyak disana yang bisa di makan..

.

.

.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5. mendengar suara Asing

Beda dengan dirinya dia sejak dulu selalu melakukan perawatan, kulitnya putih bersinar halus dan lembut. Bibir merah muda yang ranum, rambut panjang halus sehat, menambah kecantikannya.

▪︎▪︎▪︎

Setelah makanan selesai ditata mereka semua makan bersama, mereka makan sebelum hari gelap, karena jika malam hari mereka berhemat menggunakan lilin untuk penerangan.

Di zaman ini warga menggunakan lilin yang terbuat dari pohon khusus, harganya sangatlah mahal hanya orang kaya yang bisa menggunakan tanpa berhemat.

Warga miskin seperti keluarga mereka tidak pernah sanggup membeli lilin seperti itu, hanya membeli jika benar-benar butuh saja.

Jadi mereka makan malam sebelum gelap supaya masih bisa melihat makanan jika masih terang.

Song Xing Lan tidak bisa memakan bagiannya, ia hanya memandang makanan tersebut, tidak berani menelannya, melihat makanan itu dia sudah merasa kenyang.

"Lan lan, apakah kamu tidak lapar, mengapa tidak makan?." Tanya sang nenek kepada cucunya.

Jing Meiru hanya melihat Song XingLan memandang makanan yang sudah ada didepan matanya, tidak berani menyentuh makanan itu.

"Nainai, aku tidak lapar! Berikan saja bagianku kepada ayah atau saudara laki-laki." Ucap Song Xinglan lagi sambil meminum air minumannya.

"Kamu belum makan sejak tadi, mana mungkin tidak lapar?, apakah kamu tidak suka makanannya ya? Tapi hanya ini yang kita punya." Ucap ibunya sambil memberikan perngertian.

"Aku memang tidak lapar ibu, sebelum kalian menemukanku dihutan tadi, aku sempat mengambil buah dekat sana." ucap Song Xinglan menjelaskan kepada mereka.

"jadi perutku masih kenyang karena makan buah itu, aku benar-benar tidak lapar ibu, nainai, aku tidak bohong!." Ucapnya dengan sungguh-sungguh ia takut nenek dan ibunya tidak mempercayainya, lalu memintanya segera memakan dedak ini, dia tidak sanggup.

"Baiklah, nanti kalau kamu lapar katakan pada ibu!." Ucap Li Roulan pasrah tidak memaksa XingLan untuk makan saat ini, lalu ia mendekatkan bibirnya dekat telinga Song Xing Lan.

" Ibu masih menyimpan daging kelinci rebus hasil buruan ayahmu kemarin." Bisik ibunya dengan sedikit mengedipkan matanya, supaya menjaga rahasia.

Song Xing Lan sendiri hanya menahan senyumannya ia berpikir ibunya sangat lucu, barusan ibu mengatakan tidak ada lagi makanan tapi nyatanya masih menyimpan daging rebus.

Lalu ia hanya mengangguk tanda setuju dengan bisikan ibunya, ia tidak ingin merusak kepercayaan ibunya.

"Kalau begitu istirahatlah kamu pasti lelah, begitu banyak masalah yang menimpamu hari ini, istirahat dan tenangkan dirimu!." Ucap Ibunya sambil tersenyum kepada putrinya.

"Baik ibu, nainai, bibi, aku kekamar dulu untuk istirahat!." Ucapnya pamit undur diri tidak mengikuti acara makan bersama.

Sedangkan dikamar Song Xing Lan melihat situasi kamarnya, sejak tadi ia belum memperhatikankannya karena ia masih sibuk membersihkan diri dari lumpur,

Setelah itu memakai hanfu yang ribet menurutnya, ia belum bisa menguasai cara memakai baju seperti itu, dia hanya mencoba mencari ingatan dari Song Xinglan asli.

Ia duduk diatas ranjang kayu yang keras hanya dialasi dengan kain yang sedikit tebal untuk pengganti kasur.

Puk... puk... Song Xing Lan menepuk ranjang tersebut, membuat telepak tangannya memerah, saking kerasnya ranjang kayu itu.

"Apa mungkin aku bisa tidur disini, keras sekali!." Gumamnya sambil meneliti seluruh kamarnya yang sempit, lalu ia berdiri dekat sisi kiri ranjangnya,

Disana ada lemari kayu usang untuk menyimpan baju, bentuknya kecil saat ia buka lemari itu sudah penuh dengan pakaiannya sendiri.

"Begini amat nasibku! Memang benar aku bahagia ketemu mama dan papa dan memiliki beberapa saudara disini!"

" Tapi jika aku kelaparan seperti ini, dan situasinya seperti ini apa aku bisa bertahan."

Imbuhnya, sambil mengambil selimut diatas lemari kecilnya, karena lemarinya sudah penuh jadi beberapa kain bersih lainnya, seperti selimut ia taruh diatas lemari tersebut, supaya tidak memenuhi tempat.

Lalu ia kembali ketempat tidurnya sambil membentangkan selimutnya.

"Aku heran kemana perginya Giok Rubi itu ya! Mengghilang begitu saja setelah membawaku kesini." Gumamnya sambil berpikir, kemana batu permata Giok itu menghilang.

"Bibi paman, mungkin disana kamu tidak menemukanku karena aku menghilang begitu saja, maaf!"

"Mungkin setelah ini aku tidak merepotkan kalian lagi, aku sudah bertemu dengan kedua orang tuaku disini, semoga kalian bahagia disana."

Ucap Song Xing Lan sambil mengingat paman dan bibi didunia modern yang menjaganya setelah kematian orang tuanya.

Saat ia memejamkan matanya, tiba-tiba ia dikejutkan dengan panggilan seseorang yang begitu dekat.

Song Xinglan kembali membuka matanya sambil menelusuri keseluruh kamarnya, tetapi tidak melihat siapapun disana.

"Siapa...?" Song Xinglan bangun dari tempat tidur berjalan kearah jendela, nihil tidak ada siapapun disana atau di luar.

"Tuan! Aku disini kapan kamu mengunjungiku, aku sudah menunggumu?."

Song Xing lan kembali mendengar suara itu sekarang sangatlah jelas, suara itu terdengar dekat ditelinganya.

"Kalau berani keluar jangan jadi pengecut!, bersembunyi ditempat yang gelap, keluarlah tunjukin dirimu?." Song xinglan kesal dengan suara itu, karena selalu bersembunyi.

"Tuan! Aku tidak bersembunyi, suaraku ada dalam pikiranmu, coba kamu fokuskan pikiranmu, lalu katakan Bái Lián Huā, cukup katakan dalam hati saja!" Perintah suara itu kepada Song Xing Lan, supaya Song XingLan datang menemuinya.

"Dalam pikiranku apakah kamu berada dalam tubuhku!" Ucap Song Xinglan lagi, ia cukup terkejut sambil memeriksa seluruh tubuhnya, dan melompat- lompat supaya ada yang keluar dalam tubuhnya, jika benar suara itu berada dalam tubuhnya.

"Tuan! Aku berada disuatu tempat bukan dalam tubuhmu, mengapa kamu begitu bodoh.!" Ucap suara itu lagi.

"Apa! Berani sekali kamu ngatain aku bodoh, keluarlah cepat! Aku tonjol kepala kecilmu itu." Song XingLan kesal, sambil memukul-mukul udara.

"Tuan, jangan banyak berpikir lagi cepatlah fokuskan pikiranmu lalu katakan Bai Lian Hua." Ucap suara itu lagi,

kali ini dengan nada mendesak ia tidak meladani tuan bodoh seperti Song Xing Lan.

"Pasti aku banyak bekerja nantinya, mendapatkan tuan seperti ini!" Pikir suara itu dalam hati, karena song Xinglan tidak tahu apa-apa, terpaksa dia mengajari Song Xinglan dari awal pikirnya.

"Baiklah bagaimana caranya! kau tidak menculikku kan!" Song Xinglan pasrah, karena ia juga penasaran tempat Bai LianHua itu, yang dikatakan suara asing tersebut.

"Pejamkan matamu, lalu pikirkan tempat bai LianHua" ucap suara itu lagi, mengajari Song Xing Lan untuk masuk kedunia Bai LianHua.

Akhirnya Song Xing Lan mengikuti intruksi dari suara itu, ia duduk bersila sambil memejamkan matanya, sebenarnya tidak perlu duduk segala dengan berdiri saja sudah cukup.

°°°°

Bersambung...!!!

°

°

°

《Mohon dukungannya dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komenter dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》

♡Terimakasih😊

1
Siska Sutartini
ayo jingguo katakan cinta. jangan sampe keburu dilamar sama org lain loh
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Erna Fkpg
la ni siapa yg disalahkan lagi bertarung malah peluk pelukan 😂
Erna Fkpg
kemana y kira" song xinglan membawa keluarganya jd penasaran
Leni Ani
kl ngitu kapan song xilannya kuat sih🤔🤔🤔🤔
Leni Ani
lanjut yg banyakup nya thor👍👍😘☺️
Memyr 67
𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝗑𝗂𝗇𝗅𝖺𝗇, 𝗇𝖺𝗆𝖺𝗒𝖺 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗇𝗀𝗓𝗁𝖾?
Atik Kiswati
lnjt....
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
kaylla salsabella
wei jinggou kemana.... kangen aku🤭🤭🤭
Mineaa
Wei jingguo.....pepet terus pujaan hati mu sampai dapat..... fighting....💪🔥🔥🔥
Atik Kiswati
yah....cuma se part....
Sribundanya Gifran
lanjut
Yumi
teruskan thorr..suka sangat cerita novel anda..semangat berkarya thorr..😍😍
Maria Lina
pendek amat hadeh
kaylla salsabella
yeeee tambah koneksi lan lan
Nurhayati Nurhayati
lanjut uf thor. nambah seru
Cinta Lidya
👍👍👍👍👍
Cinta Lidya
💪💪💪💪💪 tetap semangat
Cinta Lidya
❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!