NovelToon NovelToon
My Sexy Lady

My Sexy Lady

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:292.9k
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

"Hi, Señorita!" Nero tersenyum miring seraya mengacungkan senjata api tepat di kening Elle.

"Kau ingin membunuhku?!" Elle terisak ketakutan saat pria itu hendak menarik pelatuk senjata apinya. Sebentar lagi dia akan mati.

DOR!

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Nero ingin melenyapkan wanita yang sangat dicintai.

Penasaran? Ikuti terus kisahnya. Dan jangan lupa, Follow IG Author @Thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu

"Tunggu dulu! Tadi kau bilang apa?" Nero menghentikan langkah tiba-tiba dan hal itu membuat Pedro terkejut karena hampir menabrak punggung boss-nya.

"Aku merindukan masakan ibuku," jawab Pedro dengan alis mengernyit menatap boss-nya.

"Bukan! Bukan yang itu, tentang Tuan Ben."

"Oh." Pedro mengangguk dan ber oh ria, seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal, otaknya tiba-tiba nge-lag.

"Hanya oh saja jawabanmu? Aku butuh penjelasan Pedro!!" amuk Nero menatap kesal pada asistennya. "Jika Tuan Ben tahu identitas pemuda itu, artinya dia juga tahu tentang identitas Tuan Damon dan aku yang sesungguhnya?"

"Kurang lebih seperti itu, Tuan. Anda tahu sendiri 'kan kalau Tuan Ben berasal dari keluarga terpandang, dan istrinya pun dari keluarga bangsawan, tentu mereka sebelumnya sudah mencari tahu tentang Anda dan Tuan Damon. Itu hanya perkiraanku saja." Pedro memberikan penjelasan, meskipun akhir kalimatnya membuat Nero mengumpat keras.

"Sial!" umpat Nero dengan elegan. "Jika Tuan Ben tahu identitas kami di dunia hitam, kenapa dia tidak pernah membicarakan hal ini padaku atau Tuan Damon?" Nero bertanya-tanya pada Pedro dengan perasaan resah, dan takut kalau Tuan Ben mengetahui identitasnya.

"Mungkin dia menghargai privasi kalian," jawab Pedro asal.

"Mana mungkin seperti itu!" sanggah Nero.

"Iya, mana mungkin seperti itu," beo Pedro, mengangguk-angguk sambil menggosok dagunya dengan tangan kanan. "Anda harus berhati-hati, karena ini bisa menjadi bom waktu untuk Anda." Pedro mengingatkan boss-nya.

"Iya, kau benar," lirih Nero.

"Ya, aku selalu benar," jawab Pedro bangga pada dirinya sendiri dengan senyuman jumawa yang membuat Nero mendengus kesal melihatnya.

Nero kembali melanjutkan langkah, keluar dari markas tersebut.

"Jangan ikuti aku!" Nero menoleh, dan menatap tajam Pedro yang selalu menempelinya seperti lintah.

"Aku butuh tebengan, Tuan. Markas ini jauh dari Kota, jadi..." ucapannya terhenti saat Nero masuk ke mobil tanpa memedulikannya. "Astaga, kejam sekali," keluhnya saat mobil itu perlahan menjauh dari Markas, keluar dari wilayah hutan.

*

Nero mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh. Ucapan Pedro mengenai Tuan Ben tadi terus berputar di otaknya.

"Aku terlalu meremehkan Tuan Ben," gumamnya seraya mencengkram setir mobil dengan kuat. "Aku harus lebih hati-hati dalam melangkah."

*

Ele saat ini sedang berbicara dengan kedua orang tuanya melalui sambungan telepon.

"Ayolah, aku sudah di sini sesuai dengan keinginan kalian, tapi kenapa kalian masih saja cerewet dan mendekteku?!" kesal Ele, sangat marah pada orang tuanya yang selalu mengaturnya.

"Ele, jaga nama baik keluarga! Dan tetap patuh pada Nero! Turuti semua perintahnya!" sentak Ben sangat marah pada putrinya yang sekarang jadi pemberontak.

"Jangan lagi membuat Mommy dan Daddy kecewa!" Gloria tak kalah tegas mengingatkan putrinya.

"Iya ... Iya! Aku paham!" Ele sewot, lalu mematikan sambungan telepon secara sepihak dengan perasaan kesal bukan kepalang. "Ck! Mereka ini sangat menyebalkan, tak ada satupun yang mengerti perasaanku!" geramnya, lalu membuka kontak di ponselnya untuk menghubungi Nick. "Hanya dia yang mengerti perasaanku." Ele tersenyum saat panggilan teleponnya terhubung, namun tak segera mendapatkan jawaban.

"Kenapa tidak diangkat?" Ele mengernyit, tidak biasanya kekasihnya seperti ini. Biasanya Nick selalu cepat mengangkat telepon darinya.

*

"Tuan," sapa Botak, menyambut kepulangan Nero.

Nero hanya mengangguk dengan ekspresi datar.

"Kenapa Anda meminta Ava yang menjemput Nona Ele?" protes Botak dengan nada hati-hati.

"Dia baik-baik saja 'kan?" Nero balik bertanya dengan nada dingin.

"Ya, dia sampai dengan selamat. Tapi, pesan Tuan Ben, Anda harus menjemputnya sendiri karena Tuan Ben takut terjadi apa-apa pada Nona Ele, seperti kabur atau membawa kekasihnya, misalnya," jawab Botak, menahan senyum saat melihat rahang Nero mengeras.

'Anda pasti cemburu 'kan? Hayo, mengaku,' ucap Botak, tapi sayangnya hanya di dalam hati.

*

Like dan komentarnya!

1
Ria💝
menghindari karena hati nero tambah kacau kalau melihat elle🤣🤣
Anonim
Nero dan Elle menunda rencana bulan madu.
Nero kesehatannya semakin parah, rasa mual dan muntah semakin hebat mendera. Nero terpaksa di rawat di rumah sakit sampai kondisinya pulih.

Kini Nero di rawat di rumah sakit, tak berdaya, merasa dirinya tak berguna.

Damon dan Glam datang di ruang rawat Nero. Damon meledek Nero - harusnya minum obat kuat agar tidak jatuh sakit setelah malam pertama, tidak harus dirawat seperti ini.

Glam pamit pada Elle, harus segera kembali ke Barcelona, karena anak-anaknya sangat rewel.

Glam dan Elle berpelukan karena akan berpisah.

Nero mual dan muntah di hadapan Damon - tuh mendapat hadiah dari meledek Nero 😄.
Ayna Adam
lanjut lagi kak 😊
Win wina
keren Thor up yg bnyak🥰👍
Eka ELissa
ksian nero😄😄😄
Ainal Fitri
🤣🤣🤣🤣🤣
udh pada somplak setelah punya pawang masing-masing
dulu aj pada mauka datar tp sekarang pada saling ngeledek 😅😅😅😅
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Tuti Tyastuti
wahh nero kalo pedro tau sakitnya sm seperti dia habis kau di tertawakanya🤣🤣🤣
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dwi Winarni Wina
Damon abis-abisan menggoda nero yg lagi terbaring sakit, Nero sampai mual dan muntah membuat damon merasa jijik...

Elle belum sadar dirinya lg hamil, padahal nero yg mengalami gejala hamil simpatik mual dan muntah-muntah...
seorang mafia sangat kuat dan ditakuti terkapar jatuh sakit, nero sampai merasa tidak berguna takut ditertawakan sm anak buahnya...
nero ketula sering ngeledekin sipedro, nero sekarang merasakan apa dirasakan sipedro🤣🤭sekuat apapun nero tetap merasakan sakit juga
😀
Rita
blm ada yg ngeh tah
Yesi Marsela
nero anakmu ingin menyiksa mu hehehehe 🤣🙏
fix Elle hamil🤔😁🤭
Siti Mamahe Kaila Izana
iyuh ngga tuh Damon /Grin//Grin//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Joyful//Joyful//Joyful/
Siti Mamahe Kaila Izana
Jelas pasti mereka menertawakan kamu. apa lagi itu si Pedro /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
isni afif
nero kena karma ...karena sering ngatain asisten nya ...🫢🫢🫢🤗😚
Yunita Akmalia
kenapa gak ada yg sadar ya kalau Elle hamil....
moenay
tuh kan di kasih juga demon... ngeledekin mulu sih dari tadi.... 🤢🤢🤮🤮🤮
Nero lagi ngidam alias hamil simpatik...
Sri Aastuty Julyantii Sadega
akibat ngeledek si pedro yang kena kehamilan simpatik ,sekarang nero kena karma 🤣🤣
Windar Cristiani
kayaknya Hamil elle
Ny Rudi Harianto
hamil itu..... hamil.....
kehamilan simpatik 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!