NovelToon NovelToon
Love Milestone

Love Milestone

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:42.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lenny Normalitasari

Aku bisa menghalau semua rintangan dan menebas semua rumput liar yang akan merusak tamanku.

Aku juga sanggup untuk menunggumu kembali.

Namun, apakah akan ada jaminan untukku jika aku memutuskan untuk menunggumu di sisa umurku

Dapatkah engkau memastikan penantianku tidak akan sia-sia?

Aku menunggumu di Festival Bunga Cherry di Jinhae.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny Normalitasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah Maaf

"Wohoooo...kalian sudah boleh pulang, guys. Kalau sudah sertifikasi baru bisa OT ya!" kata Robin kepada keduanya.

"Hati-hati di jalan!" kata Robin.

"Okee...selamat OT," kata Mirna dan Nila.

"Hai..." sapa para senior yang baru datang. Mereka saling berjabat tangan (untuk yang perempuan).

"Assalamu'alaikum teman-teman," Welfran muncul dari balik pintu.

"Wa'alaikumussalam," jawab anak-anak.

"Assalamu'alaikum ya akhi.. ya ukhti," satu per satu memberi salam.

"Wa'alaikumussalam," jawab lagi mereka yang ada di dalam.

"Hati-hati ya dek pulangnya," kata para senior.

"Di luar gerimis disertai mendung gelap. Siapakah yang akan kena kutuk hari ini?" kata Welfran menyolot. Sontak semua orang memandanginya.

"Ahahha..bercanda," sahut Welfran.

"Iyaa...semangat!!" ucap Nila dan Mirna sambil keheranan mendengar ucapan Welfran.

"Lidah tak bertulang😒," bisik Nila.

"Hahahh. Waton jeplak," kata Mirna.

Tiba-tiba terdengar suara hujan deras dari luar.

"Yah, deras banget, Mir.." kata Nila.

"Kita sholat Ashar dulu yuk.." ajak Mirna.

"Iya,yuk!" jawab Nila.

Seusai sholat mereka memutuskan untuk mencari tempat duduk di koperasi sambil jajan.

Sampai koperasi ternyata padat banget, berdesak-desakan. Setiap orang berjibaku meraih makanan yang hendak dibeli.

Mungkin karena arus balik akibat hujan sehingga sampai pada titik temu yang padat. Antara mereka yang break, kelaparan, sama yang tertahan karena tidak bisa pulang. Di saat yang sama, dua orang tengah meraih satu bungkus cilok terakhir. Matanya saling bertatap. Tiba-tiba..

Ngeeeehehek.....!!!

"Buat mba aja..hehee..😂" Rifat rela mengalah.

"Terima kasih..😁" jawab Nila.

"Kalian uwwuuu sekali😍," bisik Mirna.

"I..i..tu..ga sengaja kok. Heheh😅," jawab Nila.

"Coba tadi itu Si Peri Tampan ya," kata Nila.

"Yee, ngarep. Jangan-jangan pria tadi jodohmu. Hahah," kata Nila.

"Sungguh kata-kata yang tidak berdasar," sahut Nila.

"Kalau kalian nanti berjodoh. Berarti ketidaksengajaan tadi bukanlah sesuatu yang tidak berdasar, bukan...?" ucap Mirna.

"Bisa juga begitu. Kalau jodoh, Mir. Ka-la-u..😁" kata Nila.

"Jadi gapapa nih kalau bukan sama Si Peri Tampan?" tanya Mirna menggoda sambil memberikan sebotol susu fermentasi yang sudah dibuka tutupnya kepada Nila.

Saat Nila menerimanya lalu Mirna menariknya kembali.

"Ya gak gitu juga konsepnya. Sini kasih," Nila meminta susu itu.

"Engga,"jawab Mirna.

"Lepasin ga..!" kata Nila mulai ngegas.

"Engga dong. Bleeeh..😋." Sahut Mirna.

Kemudian terjadilah tarik-menarik yang disebabkan gaya gravitasi emosi keduanya.

Tiba-tiba seorang karyawan lewat menyenggol lengan Mirna bersamaan dengan suara petir yang menggelegar. DHARRRRRR!!!!🌩

Suara petir tersebut membuat Mirna kaget sehingga susu itu terbang, terloncat, dan terlepas dari genggaman keduanya, lalu menumpahi tubuh seseorang.

"Gawat😭," bisik Mirna.

Apalagi setelah tahu bahwa susu itu menumpahi Pak Jay. SPV gudang.

"Woah!😭" bisik Nila dalam hati.

"Senior terkutukkkk!" bisiknya lagi dalam hati.

"Maaf, Pak😢," Mirna cepat-cepat meminta maaf.

"Tidak apa-apa," Pak Jay berlalu sepertinya ia merasa kesal.

"Kamu sih, Mir.." kata Nila menyalahkan.

"Iya, kan. Wuaduhhh..aku jadi gak enak nih," kata Mirna.

"Sudahlah, jangan menyalahkan hujan ketika turun. Jangan menyalahkan musibah ketika ia menimpa," kata Nila.

"Mungkin ia lagi badmood. Sudah, jangan dipikirkan. Kan sudah minta maaf," kata Nila.

Mirna masih cemberut. Nila menepuk-nepuk tangan Mirna. Mencoba menenangkan sahabatnya.

"Mirna...." panggil Nila dengan lembut sambil menggenggam tangan Mirna.

"Hujan yang turun atas kehendak langit. Musibah yang menimpa atas kehendak Yang Maha Kuasa. Kita tidak berkuasa untuk menolaknya. Itulah takdir yang harus kita terima dan harus kita hadapi," kata Nila.

"Akan tetapi kehendak langit bisa menuju kepada skenario terbaik jika kita juga menjalaninya dengan sebaik mungkin. Karena semua itu akan mengalir sesuai dengan apa yang kita lakukan," lanjut Nila berucap.

"Iya, kamu benar.." kata Mirna.

"Apa yang kamu pahami, Mirna?" tanya Nila.

"Kebaikan bagaikan pohon yang bercabang , setiap cabangnya akan berbunga, bunganya menjadi buah , begitu dan seterusnya tiada henti. Meskipun, orang di luar sana melemparinya dengan batu. Batu akan tetap menimpanya. Akan tetapi tidak akan pernah bisa menghentikannya untuk berbuah," kata Mirna. Nila mengangguk dan tersenyum kepadanya.

"Tidak setiap kebaikan bisa dibaca, tidak setiap rasa bersalah bisa diterima, tidak setiap kesalah pahaman harus mendapatkan pengakuan." kata Nila.

"Jika kita salah, mintalah maaf. Jika kita dizdolimi, tetaplah memberi maaf. Memberi maaf itu membuat hati kita jadi lapang," ujar Nila.

"Ketika kita tidak memberi maaf, sebenarnya kita sedang mendzolimi diri kita sendiri. Karena telah membiarkan rasa dendam, amarah, benci dan angkuh menjelma di dalam hati," Nila melanjutkan kata-katanya.

"Lalu, hati kita menjadi seperti apel busuk yang menggantung di pohonnya." ucap Nila.

"Ketika kamu sudah meminta maaf tetapi ia masih jengkel kepadamu, abaikan saja. Suatu saat dia akan mendapatkan pelajaran yang sama untuk bisa mengerti keadaan yang tidak bisa ia terima atas kesalahan kamu saat ini," Nila menyemangatinya.

"Ohhh, aku tersentuh sekali. Terima kasih banyak Nila. Telah menyadarkanku," ucap Mirna terharu dengan sikapnya.

"Nila, kalau suatu hari nanti ada kesalah pahaman di antara kita. Maukah kamu bersedia duduk lagi bersamaku untuk mendengarkan penjelasanku?" tanya Mirna.

"Iya, insya Allah aku mau. Tapi, please..aku tidak mau hal itu terjadi di antara kita.." ucap Nila.

"Aku takut kita akan bertengkar sengit karenanya. Meskipun pada akhirnya kita akan berdamai lagi.." lanjut Nila berkata-kata.

"Karena pertengkaran akan menjauhkan kita dari rasa saling percaya satu sama lain," kata Nila.

"Saat aku mempelajari Sejarah Pemikiran Modern. Aku jadi ingat kata-kata Rene Descartes," kata Mirna.

"Siapa itu?" tanya Nila.

"Descartes dikenal sebagai Bapak Filsafat Modern. Ia adalah pendobrak pemikiran yang menyatakan bahwa kebenaran berdasarkan indera yang manusia rasakan," jawab Mirna.

"Jadi orang itu bilang apa?" Nila terus bertanya sambil menggigit kue.

"Ia mengemukakan bahwa kebenaran itu berdasarkan akal dan rasio," sahut Mirna.

Lalu Mirna bergerak mengambil pensil dan gelas kosong di meja kasir. Ia menuang air menjadi setengah gelas.

"Apa itu?" tanya Nila.

"Bagaimana bentuk pensil ini?" tanya Mirna.

"Tentu saja panjang dan lurus," jawab Nila.

"Okay, cluenya lurus ya. Lalu aku masukin ke dalam gelas. Bagaimana bentuknya?" tanya Mirna.

"Bengkok," kata Nila menjawab.

"Itulah jawabannya!" sahut Mirna.

"Misal kita melihat tongkat lurus yang dimasukkan ke dalam air. Dalam penglihatan manusia terlihat bahwa tongkat itu bengkok padahal lurus," kata Mirna menuturkan.

"Jangan percaya dengan apa yang kamu lihat lalu kamu simpulkan menjadi sebuah kebenaran," kata Mirna melanjutkan.

"Tahukah engkau? Aku kagum dengan kata-katamu," kata Nila memuji Mirna.

"Aaah, itu hanya kesimpulan dari kata-kata seorang filsuf saja, hehe.." sahut Mirna.

Jangan percaya dengan apa yang kamu lihat lalu kamu simpulkan menjadi sebuah kebenaran - (Rene Descartes)

1
Vivi Cicilia Tanaya
Akhirnya Mirna menikah dengan Surya....
Akhir yang bahagia buat semua nya😊😊😊
Sukses untuj karya selanjutnya ya thor dan tetap semangat 🥰🥰🥰
L_light: Hello, assalamu'alaikum sist Vivi.. aku mau ngasih tahu ke kamu kalau novel kedua aku udah rilis berjudul The Rain is Pouring😍
total 2 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Semoga si Surya bisa tegas sama Berlian...
Dari awal kurang tegas soalnya, klo emang ga serius sama Mirna lepasin aja.
Karena Mirna orang nya tulus dan baik dan banyak yang suka sama Mirna.
Semoga Mirna bahagia ya thor....
Semangat ya thor 😊😊😊😊
L_light: Harapannya mas Surya bisa tegas, tetapi kita tidak tahu apa yang ada dipikiran Surya. Yukk kita tunggu next episodenya ya sist.

Terima kasih atas kritik, saran ,dan dukunganmu ya sist Vivi Cicilia Tanaya😊🙏😍😍
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Keren kasus terpecahkan semua....
Akhirnya semuanya aman 😊😊
Semangat ya thor 🥰🥰🥰
Ayu Pertiwi
hai kakak author "Suamiku brondong" hadir menyapa
Ayu Pertiwi: hallo juga kakak
total 2 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Semoga Ruumi selamat ya thor...
Semakin dewasa Mirna tapi masih berharap dengan Surya.
Dan semoga Hyeo Ri mendapatkan pasangan yang baik 😍
Semangat ya thor dan lanjutkan ceritanya 😘😘😘
L_light: Betul. Terima kasih atas dukungan dan harapan-harapan baiknya dear Vivi Cicilia Tanaya.🙏😍
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Wah wah.... semoga Mirna dan teman-teman baik-baik saja.
Semakin seru kisah Mirna, Hyeo Ri dan Ruumi....
Semangat ya thor, sehat selalu agar bisa up terussss 😍😍😍😍
L_light: Aku terharu.. terima kasih banyak Sist Vivi Cicilia Tanaya. Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan untuk kamu sekeluarga ya😍🙏
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Semakin menarik cerita Mirna nya...
Semangat ya thor....
L_light: Masya Allah Tabarakallah, terima kasih banyak sissy Vivi Cicilia Tanaya😍🤗🙏
total 1 replies
Fransisca Dj
kapan up
L_light: Sudah up ya sis.. terima kasih atas dukungan & kesabarannya menanti😊
total 1 replies
Anita Jenius
Hadir kak..
5 like buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..
L_light: Terima kasih Anita🌺🌺🌺
total 1 replies
Anita Jenius
Hadir kak..
10 like buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..
L_light: Thankyou Anita😊
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Sedih liat Mirna nya...
Belum bisa wujudin apa harapan ibu nya, semoga jodoh Mirna yg baik n tegas n sayang ya thor....
Ditunggu crazy up nya thor hehehehe
Semangat ya 😍😍😍
L_light: Aamiin.. thankyou sis Vivi😊
total 1 replies
Lusi Handayani
semangat 😇
Lusi Handayani
lanjut 😇
Lusi Handayani
semangat 😇
Lusi Handayani
dukung aku juga ya kak😇
Lusi Handayani
up!!
Lusi Handayani
semangat
Lusi Handayani
karya kk lenny selalu bikin penasaran, semangat terus kak. Dan buat pembaca jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak Buat karya kak lenny.😇
L_light: Terima kasih Lusi. Kamu juga semangat ya!!
total 1 replies
Lusi Handayani
buat temen-temen mampir juga dikarya aku yaa😇
Lusi Handayani
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!